Rangkuman LARI JARAK JAUH / MARATON (Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar, Peraturan dan Strategi Memenangkan Lari Jarak Jauh)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yaitu tentang rangkuman materi lari jarak jauh atau maraton, adapun disini kita akan bahas lengkap mulai dari pengertian lari jarak jauh, sejarah singkat lari jarak jauh di indonesia maupun di dunia, teknik lari jarak jauh / maraton, manfaat dan peraturannya. Semoga dapat membantu

Lari Jarak Jauh

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yaitu tentang rangkuman materi lari jarak jauh atau maraton, adapun disini kita akan bahas lengkap mulai dari pengertian lari jarak jauh, sejarah singkat lari jarak jauh di indonesia maupun di dunia, teknik lari jarak jauh / maraton, manfaat dan peraturannya.

Pengertian Lari Jarak Jauh

Pengertian lari jarak jauh atau maraton adalah salah satu dari cabang olahraga atletik dimana para pelari harus memiliki stamina lebih dan kecepatan dalam berlari dengan jarak tempuh 5.000 m, 10.000 m, dan 42,195 km.

Sejarah Singkat Lari Jauh

Awal mula adanya perlombaan lari jarak jauh dimulai sejak seorang prajurit perang Yunani yang sangat berjasa.
Pada abad ke-5 SM, terjadi perang besar-besaran antara bangsa Yunani dan bangsa Persia. Konflik yang terjadi di kedua bangsa ini karena Yunani tidak senang jika Persia menguasai wilayahnya. Oleh sebab itu, Yunani melakukan pemberontakan kepada Persia.
Bangsa Yunani akhirnya memenangkan perang besar tersebut dan Persia mengakui kekalahannya. Kemudian, salah satu prajurit Yunani diutus untuk kembali ke Yunani untuk memberitakan kemenangan melawan Persia. Setelah berlari sekitar 42 km jauhnya, sampailah dia di Athena (Ibukota Yunani), lalu mengumumkan kabar baik itu dan beberapa jam setelahnya, prajurit yang sangat berjasa itupun meninggal.
Masyarakat Yunani kemudian mengenang jasa prajurit tersebut dengan diadakannya perlombaan lari jarak jauh di hari kematiannya. Lari jarak jauh semakin terkenal dan mulai diperlombakan di berbagai belahan dunia. Sampai pada akhirnya dibentuknya International Association of Athletics Federation atau disingkat IAAF pada tahun 1912 yang saat ini berpusat di negara Monako dengan anggota 212 negara.

Teknik Dasar Lari Jarak Jauh

Pada dasarnya teknik dasar pada olahraga lari jarak jauh ada 4, yaitu teknik saat melakukan start, teknik saat berlari, teknik pernafasan dan teknik saat menyentuh atau mencapai garis finish, berikut penjelasannya:
1. Teknik Start
Dalam lari jarak jauh, teknik start yang digunakan adalah dengan menggunakan start berdiri, dalam stert berdiri ini terdapat beberapa tahapan yang harus di kuasai oleh pelari yaitu:
  • Tahap Pertama
    Pada tahap pertama ini merupakan tahapan persiapan yang biasanya menggunakan hitungan 1 (satu) dan dengan segera pelari bersiap menghadap arah tujuan lari, dengan merendahkan lutut dan pandangan lurus kedepan.
  • Tahap Ke-2
    Pada Hitungan 2 (dua), tumpuan berat bedan berada pada kaki yang disimpan pada bagian depan dan kedua lengan bersiap untuk melakukan lari.
  • Tahap Ke-3
    Pada Hitungan 3 (Ketiga), Pelari mulai berlari dengan mengayunkan kaki yang berada di belakang sebagai tolakan kaki yang berada di bagian depan dan mulai lah berlari.
Dalam melakukan start dengan teknik berdiri ini pelari harus memperhatikan aba-aba yang di berikan oleh juri, karena lari marathon ini di ikuti oleh puluhan atau bahkan ratusan orang peserta sehingga terkadang pelari tidak mendengar aba-aba yang di berikan oleh juri.
2. Teknik Berlari
Teknik berlari pada lari Jarak jauh ini sangatlah berbeda dengan teknik berlari lari jarak pendek yang mengharuskan pelari untuk berlari sekencang-kencangnya, akan tetapi pada olahraga jarak jauh ini, pelari harus pandai dalam mengatur tempo ketika berlari. Hal ini bertujuan untuk mengefisiensikan tenaga agar kita tidak kehabisan tenaga sebelum menempuh jarak yang harus di tempuh, pada lari jarak jauh ini pelari harus melakukan lari dengan langkah yang konstan dan tidak terlalu cepat, akan tetapi pada saat memasuki jarak 2-1 Km terakhir pelari di usahakan mengeluarkan seluruh kemampuannya dan berlari sekencang mungkin, apalagi pada saat kita sedang menguasai perlombaan ini akan memungkinkan kita untuk memenangkan perlombaan.
3. Teknik Pernafasan
Ketika melakukan lari jarak Jauh, teknik yang terpenting penting adalah Teknik Pernafasan karena pernafasan ini merupakan teknik yang berfungsi untuk mempertahankan Stamina si pelari, otot-otot seorang atlet ketika berlari sangat membutuhkan asupan oksigen sehingga pelari akan terengah-engah ketika melakukan lari, terlebih jika melakukan lari dengan intensitas tinggi. Dengan manajeman pernafasan yang baik maka akan memungkinkan seorang pelari akan dapat mengefisienkan tenaga karena dengan ini kebutuhan otot akan oksigen akan tercukupi.
Teknik pernafasan mulut akan akan memungkinkan oksigen (O2) yang masuk dan Karbon Dioksida (CO2) yang keluar lebih banyak jika dibandingkan dengan teknik pernafasan dari hidung, teknik pernafasan dari mulut ini juga akan memungkinkan kita lebih rileks dan santai jika dibandingkan dengan pernafasan melalui hidung, karena apabila bernafas dengan menggunakan hidung maka otot wajah akan cenderung tegang sehingga beban tubuh dan otot akan bertambah sehingga daya tahan tubuh (endurance) juga akan berkurang.
Disamping dengan teknik pernafasan menggunakan mulut seorang pelari ini juga harus menguasai tenik pengambilan nafas, untuk memungkinkan seorang pelari dapat menyelesaikan jarak yang harus di tempuh seorang pelari juga harus dapat menguasai teknik pengambilan nafas, pengambilan nafas yang baik adalah dengan bernafas dangkal dan pendek sehingga seorang pelari dapat dengan mudah untuk mengatur pernafasan.
4. Teknik Finish
Teknik finish adalah terknik akhiran ketika kita melakukan perlombaan lari, pada saat kita akan memasuki garis finish seorang pelari pastinya akan berlari dengan kecepatan tinggi akan tetapi bukan hanya kecepatan saja akan tetapi teknik saat memasuki garis finish juga sangat diperlukan apalagi jika kita sedang kejar-kejaran dengan pelari lainnya, dsst kita memasuki garis finish dada harus dibusungkan dan ketika dada akan menyentuh pita garis finish maka dengan segera dada di turunkan akan tetapi hal yang harus di perhatikan adalah jangan sekali kali menggapai pita garis finish dengan menggunakan tangan hal ini akan di nyatakan sebagai pelanggaran oleh dewan juri.

Manfaat Lari Jarak Jauh

Secara umum semua olahraga memiliki manfaat yang baik bagi kesehata tubuh kita, namun berikut ini adalah manfaat yang bisa kita dapatkan dari olahraga lari jarak jauh, antara lain:

  • Membakar lemak
  • Meningkatkan stamina
  • Memperlancar pernafasan
  • Melancarkan peredaran darah
  • Memperlambat penuaan
  • Dll

Peraturan Lari Jarak Jauh

Adapun peraturan yang harus diterapkan dalam pertandingan olahraga lari jarak jauh adalah:
  1. Wasit harus memberitahukan area mana saja yang dilewati oleh pelari agar para peserta tidak salah pilih jalur dan melakukan kecurangan.
  2. Tidak boleh memilih jalur yang membahayakan para pelari seperti melewati jurang, tebing, dan sebagainya.
  3. Memasang benda-benda sebagai penunjuk arah bagi para pelari.
  4. Pelari dinyatakan sebagai pemenang jika memiliki catatan waktu yang paling rendah diantara semua pelari.
  5. Pelari boleh berlari saat aba-aba “ya” atau suara pistol dibunyikan.
  6. Jika peserta lebih dari 3 kali berbuat kesalahan ketika melakukan start, maka peserta akan didiskualifikasi.
  7. Tidak boleh mengganggu peserta lain saat berlari.
  8. Dilarang keras memakai obat-obatan yang dapat merugikan peserta lainnya.

Strategi Memenangkan Lomba Lari Jarak Jauh

Berikut ini akan saya terangkan mengenai strategi dan taktik untuk memenangkan perlombaan lari jarak ajuh, antara lain:
  • Menabung kekuatan fisik
  • Pelajari Rute yang akan di lombakan
  • Buat tubuh menjadi ringan (tidak banyak makan karbo)
  • Bawa perbekalan yang cukup
  • Melakukan Pemanasan
  • Pergi ke kamar mandi sebelum perlombaan (buang air kecil / besar)
  • Rehidrasi (penuhi kebutuhan cairan tubuh)
  • Tencukan Pace
  • Nikmati konsumsi yang ada
  • Lakukan Final Sprint

Rangkuman Biologi JANTUNG (Pengertian, Fungsi, Struktur Anatomi, Bagian, Penyakit Pada Jantung dan Cara Kerja Jantung Manusia)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK  kelas 10,11,12 kurikulum 2k13 edisi revisi terbaru 2018 yaitu tentang rangkuman materi jantung, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian jantung, fungsi jantung, struktur atau anatomi jantung, bagian bagian jantung, macam macam penyakit penyakit yang ada atau yang menyerang pada jantung dan cara kerja jantung manusia. Semoga dapat membantu

Jantung

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK  kelas 10,11,12 kurikulum 2k13 edisi revisi terbaru 2018 yaitu tentang rangkuman materi jantung, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian jantung, fungsi jantung, struktur atau anatomi jantung, bagian bagian jantung, macam macam penyakit penyakit yang ada atau yang menyerang pada jantung dan cara kerja jantung manusia.

Pengertian Jantung

Pengertian jantung adalah suatu organ berotot yang memiliki empat ruang yang terletak dirongga dada dibawah perlindungan tulang iga, letaknya sedikit ke sebelah kiri sternum (tulang dada).

Fungsi Jantung

Fungsi utama jantung adalah untuk menyediakan oksigen (O2) ke seluruh tubuh dan membersihkan tubuh dari hasil metabolisme berupa karbondioksida (CO2). Cara jantung melaksanakan fungsi tersebut yaitu dengan mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan memompanya ke dalam paru-paru, dimana darah akan mengambil oksigen dan membuang karbondioksida (disebut sirkulasi pulmonal). Kemudian jantung mengumpulkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan memompanya ke jaringan di seluruh tubuh (disebut sirkulasi sistemik).

Baca Juga: Rangkuman biologi tentang Otak

Struktur Anatomi Jantung

Berikut dibawah ini adalah struktur anatomi jantong yang perlu kita ketahui, yaitu mulai dari bentuk dan ukuran jantung, lapisan jantung, ruang jantung, katup katup jantung, betikut penjelasannya:

1.  Bentuk Serta Ukuran Jantung

Jantung adalah organ utama dalam sistem kardiovaskular. Jantung sendiri terbentuk oleh organ-organ muscular (otot), apex (pucak) dan basis cordis (dasar jantung), atrium (serambi) kanan dan kiri serta ventikel (bilik) kanan dan kiri.
Ukuran jantung masing-masing berurutan panjang, lebar, dan tebalnya adalah 12 cm, 8-9 cm, dan 6 cm. Dan jantung memiliki berat sekitar 7-15 ons atau setara dengan 200-425 gram dan sedikit lebih besar dari kepalan tangan kanan. Setiap harinya jantung berdetak 100.000 kali dan dalam masa periode itu jantung memompa 2000 galon darah atau setara dengan 7.571 liter darah.
Posisi jantung terletak diantara kedua paru (pulmo) dan berada ditengah rongga dada (thoraks).

2. Lapisan Jantung

Secara umum, jantung memiliki 3 lapisan yang terdiri dari perikardium, miokardium dan endokardium dan tiap tiap lapisan tersebut memiliki fungsi yang berbeda, berikut penjelasannya:
A. Perikardium, Perikardium adalah selaput-selaput yang mengitari jantung yang terdiri atas dua lapisan, yaitu:
  • Perikardium parietalis (lapisan luar yang melekat pada tulang dada dan selaput paru).
  • Perikardium visceralis (lapisan permukaan dari jantung yang disebut epikardium).

Diantara kedua lapisan jantung diatas, terdapat 50cc cairan perikardium yang berfungsi  sebagai pelumas agar tidak terjadinya gesekan antara perikardium dan epikardium yang timbul akibat gerak jantung saat memompa.


B. Miokardium, miokardium adalah apisan tengah (lapisan inti) dari jantung dan paling tebal serta terdiri dari otot-otot jantung. Fungsinya adalah kontraksi jantung.
C. Endokardium, endokardium adalah lapisan terluar yang terdiri dari jaringan endotel.

3. Ruang Jantung

Jantung manusia terdiri dari 4 bagian atau 4 ruang yaitu atrium dextra (serambi kanan), atrium sinistra (kiri), ventrikel dextra (bilik kanan) dan ventrikel sinistra.
Pengertian atrium adalah ruangan sebelah atas jantung dan berdinding tipis, sedangkan pengertian ventrikel adalah ruangan sebelah bawah jantung dan mempunyai dinding yang lebih tebal karena harus memompa darah ke seluruh tubuh.
Berikut dibawah ini adalah fungsi dari masing-masing ruang yang ada pada jantung:

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK  kelas 10,11,12 kurikulum 2k13 edisi revisi terbaru 2018 yaitu tentang rangkuman materi jantung, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian jantung, fungsi jantung, struktur atau anatomi jantung, bagian bagian jantung, macam macam penyakit penyakit yang ada atau yang menyerang pada jantung dan cara kerja jantung manusia.
  1. Serambi (Atrium) kanan, Serambi kanan berfungsi sebagai penampung darah rendah oksigen (O2) dari seluruh tubuh.
  2. Serambi (Artium) kiri, serambi kiri berfungsi sebagai menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan mengalirkan darah tersebut ke paru-paru.
  3. Bilik (Ventrikel) kanan, bilik kanan berfungsi sebagai penerima darah dari atrium kanan dan memompakannya ke paru-paru.
  4. Bilik (ventrikel) kiri, bilik kiri berfungsi sebagai memompakan darah yang kaya oksigen (O2) keseluruh tubuh.
Di tiap-tiap bagian jantung manusia, atrium dan ventrikel dipisahkan oleh suatu sekat atau septum. Dan kedua atrium dipisahkan lagi oleh suatu sekat antar atrium (septum interatriorum), sementara kedua ventrikel dipisahkan oleh sekat antar ventrikel (septum inter ventrikulorum).

4. Katup Jantung

Diantara serambi kanan dan bilik kanan ada katup yang memisahkan keduanya yaitu katup (valvula) trikuspidalis, sedangkan pada serambi kiri dan bilik kiri juga memiliki katup yang disebut dengan katup mitral atau bikuspidalis. Kedua katup ini berfungsi sebagai pembatas yang dapat terbuka dan tertutup pada saat darah masuk dari serambi ke bilik.

Baca Juga: Rangkuman Jaringan Pada Tumbuhan

Katup pada jantung ada 4 macam, yaitu katup Trikuspid, Pulmonal, Bikuspid dan Aorta. Berikut penjelasannya

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK  kelas 10,11,12 kurikulum 2k13 edisi revisi terbaru 2018 yaitu tentang rangkuman materi jantung, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian jantung, fungsi jantung, struktur atau anatomi jantung, bagian bagian jantung, macam macam penyakit penyakit yang ada atau yang menyerang pada jantung dan cara kerja jantung manusia.

  • Katup Trikuspid
    Letak katup trikuspid berada diantara serambi dan bilik kanan serta terdiri dari tiga daun katup. Bila katup trikuspid terbuka, maka darah akan mengalir dari serambi kanan menuju bilik kanan. Katup trikuspid berfungsi sebagai pencegah kembalinya darah menuju serambi kanan dengan cara menutup pada saat kontraksi bilik (ventrikel).
  • Katup Pulmonal
    Setelah katup trikuspidalis tertutup, darah akan mengalir dari dalam bilik kanan melalui trunkus pulmonalis.
    Pada pangkal trunkus pulmonalis terdapat katup pulmonalis yang terdiri dari tiga daun katup yang akan terbuka jika bilik kanan bertkontraksi dan menutup jika bilik kanan relaksasi, sehingga memungkinkan darah mengalir dari bilik kanan menuju arteri pulmonalis.
  • Katup Bikuspid
    Katup bikuspid disebut juga dengan katup mitral, katup mitral terdiri dari dua daun katup. Katup ini berperan dalam mengatur aliran darah dari serambi kiri menuju bilik kiri. Sama halnya dengan katup trikuspidalis, katup ini akan menutup saat bilik berkontraksi.
  • Kaup Aorta
    Katup aorta terdiri dari tiga daun katup yang terdapat pada pangkal aorta.
    Ketika bilik kiri berkontraksi maka katup ini akan membuka sehingga darah akan mengalir ke seluruh tubuh.
    Sebaliknya katup akan menutup jika bilik kiri relaksasi, sehingga mencegah darah masuk kembali kedalam bilik kiri.

Penyakit Jantung

Pengertian  penyakit jantung merupakan masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Ada berbagai jenis penyakit jantung, mulai dari penebalan dan pengerasan dinding arteri sebagai akibat dari pengendapan bahan berlemak dikenal sebagai arteriosklerosis.
Proses yang sama juga mempengaruhi aorta dan pembuluh besar lainnya dan dikenal sebagai aterosklerosis.
Banyak penyakit yang tidak langsung berhubungan dengan jantung juga dapat terjadi jika sistem peredaran darah yang tidak berfungsi dengan baik. Ini termasuk tekanan darah tinggi, aneurisma dan stroke.
Berikut ini adalah langkah pencegahan pada penyakit jantung:
Dalam upaya mencegah penyakit jantung dan untuk mempertahankan sistem peredaran darah yang berfungsi baik.
Salah satunya adalah untuk menghindari merokok dan segala bentuk dari narkoba, terutama tembakau.
dan yang lainnya adalah untuk makan sehat dan mencoba dan meminimalkan pada makanan berminyak dan berlemak. Minum dalam jumlah yang cukup juga penting yaitu minimal 8 gelas sehari. Juga berolahraga secara teratur untuk menjaga fungsi sistem peredaran darah secara efisien. Pergi untuk jalan-jalan biasa, melakukan aerobik atau jogging adalah bentuk yang baik dari latihan kardiovaskular. Pergi untuk pemeriksaan rutin di tempat praktek dokter juga merupakan cara yang baik untuk memastikan bahwa orang sehat dan bahwa jantung dan pada gilirannya sistem peredaran darah berada dalam kondisi kerja yang baik.

Macam Macam Penyakit Pada Jantung

  1. Penyakit Jantung Koroner
    Penyakit jantung koroner merupakan penyumbatan yang terjadi di dalam pembuluh darah coroner akibat menumpuknya lemak dan kolesterol. Arteri coroner yang sebelumnya bertugas untuk memberikan nutrisi ke otot-otot jantung menjadi terganggu. Sehingga jika arteri coroner benar-benar tersumbat, maka akan menyebabkan jantung berhenti berdetak.
  2. Penyakit Jantung Bocor
    Penyakit jantung bocor adalah suatu kondisi atau keadaan dimana adanya lubang di sekat jantung akibat kelianan bawaan, atau kelainan yang terjadi dari lahir. Penyakit ini menyebabkan terganggunya distribusi darah, baik itu darah yang kaya oksigen atau darah yang kaya karbon dioksida, dikarenakan darah tersebut kaan bercampur-campur di ruang jantung.
  3. Penyakit Jantung Lemah
    penyakit jantung lemah, pada kondisi ini disebabkan karena melemahnya kondisi jantung akibat beberapa hal, seperti usia yang semakin tua, dan kondisi lain, sehingga kemampuan jantung untuk memompa darah tidak sesuai lagi dengan kebutuhan tubuh. Kondisi ini banyak dialami oleh penderita hipertensi (tekanan darah tinggi). Penderita hipertensi lama kelamaan otot jantungnya akan membesar dan berpengaruh pada kerja jantung.

Cara Kerja Jantung Manusia

Pada saat berdenyut setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah disebut juga diastol. Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung disebut sistol. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan.
Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida atau darah kotor dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, ia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan melalui katup trikuspidalis.

Baca Juga: Rangkuman Usus 12 Jari

Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (pembuluh kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen, melepaskan karbondioksida dan selanjutnya dialirkan kembali ke jantung. Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner karena darah dialirkan ke paru-paru. Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri melalui katup bikuspidalis/mitral, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disirkulasikan ke seluruh tubuh, kecuali paru-paru. dan sebagainya.
Jantung bekerja melalui menkanisme secara berulang dan berlangsung terus menerus yang juga disebut sebagai sebuah siklus jantung sehingga secara visual atau disebut sebagai denyut jantung. Melalui mekanisme berselang-selang, jantung berkontraksi untuk mengosongkan isi jantung dan melakukan relaksasi guna pengisian darah. Secara siklus, jantung melakukan sebuah periode sistol yaitu periode saat berkontraksi dan mengosongkan isinya yaitu darah, dan periode diastole yaitu periode yang melakukan relaksasi dan pengisian darah pada jantung. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan pula untuk melakukan mekanisme tersebut.
Sel otot jantung melakukan kontraksi dengn tujuan untuk memompa darah yang dicetuskan oleh sebuah potensi aksi da menyebar melalui membrane sel otot. Ketika melakukan kontraksi, jantung menjadi berdenyut secara ‘berirama‘, hal ini akibat dari adanya potensi aksi yang ditimbulkan oleh kegiatan dari jantung itu sendiri. Kejadian tersebut diakibatkan karena jantung memliki sebuah mekanisme untuk mengalirkan listrik yang ditimbulkannya sendiri untuk melakukan kontraksi dan memompa dan melakukan relaksasi. Mekanisme aliran listrik yang menimbulkan aksi tersebutdipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K+, Na+ dan Ca++. Sehingga apabila didalam tubuh terjadi gangguan pada kadar elektrolit tersebut maka akan menimbulkan gangguan pula pada mekanisme aliran listrik pada jantung manusia.
Otot jantung menghasilkan arus listrik dan disebarkan ke jaringan sekitar jantung dan dihantarkan melalui cairan-cairan yang dikandung oleh tubuh. Sehingga sebagian kecil aktifitas listrik ini mencapai hingga ke permukaan tubuh misalnya pada permukaan dada, punggung atau pada pergelangan atas tangan, dan hal ini dapat dideteksi atau direkam dengan menggunakan alat khusus yang disebut dengan ElectroKardioGram (EKG). Jadi fungsi EKG adalah merekam aktifitas listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung yang muncul hingga mencapai permukaan tubuh. Berbagai komponen pada rekaman EKG dapat dikorelasikan dengan berbagai proses spesifik di jantung. EKG dapat digunakan untuk mendiagnosis kecepatan denyut jantung yang abnormal, gangguan irama jantung, serta kerusakan otot jantung. Ini disebabkan oleh karena adanya aktivitas listrik yang dapat memicu aktivitas secara mekanis, sehingga apabila terjadi kelainan pola listrik, maka biasanya juga akan disertai adanya kelainan mekanis atau otot jantung manusia.
Setiap darah yang kehabisan oksigen dan mengandung terlalu banyak darah kotor (carbon diocsida), dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena besar untuk menuju ventrikel kanan. Hal ini berlangsung setelah pada atrium kanan terisi darah, yang selanjutnya mendorong darah ke dalam ventrikel kanan. Selanjutnya dipompa melalui katub pulmoner ke dalam arteri pulmonalis dan menuju ke paru-paru. Dari paru-pari darah mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil yang disebut kapiler, dan mengelilingi kantong udara pada paru-paru dan menyerap oksigen untuk melepaskan karbondioksida guna mengalirkan darah ke dalam vena pulmonalis menju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Ketika darah berada pada atrium kiri, selanjutnya didorong menuju ventrikel kiri, da selanjutnya akan memompa darah bersih melalui katup aurta masuk ke dalam aorta yang merupakan arteri terbesar dalam tubuh manusia. Pada darah yang kaya oksigen tersebut kecuali pada paru-paru, maka disediakan untuk kepentingan seluruh tubuh manusia.

Rangkuman Biologi OTAK (Pengertian, Struktur, Bagian – Bagian Pada Otak Beserta Fungsinya dan Gambar Otak)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA kelas 10,11,12 smester 1 dan 2 kurikulum 2k13 edisi revisi terbaru yaitu tentang rangkuman materi biologi tentang otak, pengertian otak, struktur otak, bagian bagian pada otak beserta fungsinya dan, fungsi otak secara umum. Semoga dapat membantu

Rangkuman Otak

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA kelas 10,11,12 smester 1 dan 2 kurikulum 2k13 edisi revisi terbaru yaitu tentang rangkuman materi biologi tentang otak, pengertian otak, struktur otak, bagian bagian pada otak beserta fungsinya dan, fungsi otak secara umum.

Pengertian Otak

Pengertian otak adalah salah satu organ terpenting pada tubuh manusia yang merupakan pusat dari sistem saraf. Otak memiliki Volume berkisar 1.350 cc dan mempunyai 100 juta sel saraf atau neuron untuk menunjang fungsinya.
fungsi otak salah satunya adalah sebagai pusat regulasi sebagian tindakan yang dialami dan sebagai pusat pengatur organ-organ tubuh (misalnya mengatur kerja jantung, hati, dan lain-lain)
Otak juga merupakan pengendali tubuh. Jika seseorang memiliki otak yang sehat, maka akan mendorong tubuh sehat juga. Namun sebaliknya, jika otak seseorang dalam kondisi yang tidak sehat, maka itu merupakan penyebab dari segala masalah pada tubuh.

Struktur Otak

Otak manusia terbentuk atas 2 sel, yaitu glia dan neuron. Glia adalah sel yang melindungi neuron, atau bisa disebut dengan sel pelapis neuron. Sedangkan neuron merupakan sel saraf yang membawa segala informasi yang dibutuhkan tubuh ke otak.
Neorun membawa informasi tersebut dalam bentuk potensial aksi.
Antara neuron yang satu dengan neuron yang lain saling terkait, sehingga dapat diibaratkan sebagai rantai yang tidak pernah terputus. Neuron yang satu akan membawa informasi berupa potensial aksi ke neuron yang lainnya dengan turut serta membawa bahan kimia yang disebut dengan neurotransmitter. Neurotransmitter ini dibawa dan dikirimkan melalui sinapsis (suatu celah antara neuron).
Manusia atau bahkan makhuk hidup lain memiliki ratusan bahkan jutaan neuron yang saling terkait untuk membawa segalam macam informasi ke otak.

Bagian Bagian Otak

Secara umum, otak terbagi menjadi 4 bagian yaitu otak besar atau cerembrum. otak kecil atau cerebellum, batang otak atau brainsteam dan sistem limbik namun dalam bagian besar tersebut masih terbagi menjadi bagian bagian kecil lagi, berikut penjelasannya:

1. Otak Besar (cerebrum)

Sesuai dengan namanya yaitu otak besar, otak besar merupakan bagian yang terbesar pada otak. Otak besar merupakan bagian yang membedakan antara otak manusia dengan otak binatang.
Dengan otak besar, manusia mampu berpikir, mengendalikan pikiran, berbicara, mengingat, dan bahkan berbicara. Kecerdasan seseorang juga turut diukur berdasarkan kemampuan otak besar.
Otak besar terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
  • Lobus Frontal, Lobus Frontal yaitu bagian otak besar yang menduduki bagian terdepan dari sturktur otak besar.
    Lobus temporal memiliki hubungan dengan perilaku manusia, seperti kemampuan bergerak, kognitif, perencanaan, penyelesaian masalah, kreativitas, pusat control perasaan, seks, dan kemampuan berbahasa.
  • Lobus Parietal, Lobus Pariental adalah bagian otak besar yang berada di tengah. Lobus Parietal berhubungan dengan proses sensorik tubuh berupa tekanan, sentuhan, rabaan, dan lain-lain.
  • Lobus Occipital, Lobus Occipital adalah bagian otak besar yang terletak paling belakang. Bagian otak besar ini memiliki hubungan dengan penglihatan (visual) manusia, sehingga tubuh mampu membedakan segala hal yang dilihat oleh mata.
  • Lobus temporal, Lobus Temporal adalah bagian otak besar yang berada di bagian samping kiri dan kanan otak. Lobus temporal berhubungan dengan suara (verbal) manusia, sehingga dengan adanya lobus temporal ini, manusia dapat berbicara serta membedakan berbagai bahasa yang digunakan.

2. Otak Kecil (Cerebellum)

Otak kecil adalah salah satu bagian otak yang berada di bawah lobus occipital otak besar, tepatnya di bagian belakang kepala dan berhubungan dengan leher bagian atas.
Otak kecil memiliki hubungan dengan fungsi gerakan manusia, seperti mengontrol gerakan manusia, mengontrol gerak koordinasi antar otot, mengatur keseimbangan tubuh, dan mengatur sikap dan posisi tubuh.
Tanpa ada otak kecil, Gerakan manusia menjadi tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga mengakibatkan seseorang tidak dapat menggunakan otot-ototnya untuk melakukan aktivitas.

3. Batang Otak

Batang otak adalah bagian yang memiliki peran penting layaknya otak besar dan otak kecil. Batang otak berada di leher bagian atas dan memanjang hingga sampai ke sumsum tulang belakang manusia. Batang otak mengatur fungsi dasar manusia, seperti mengatur proses pernapasan, proses denyut jantung, proses kerja ginjal, dan hal lain yang vital bagi manusia. Oleh karena itu, di dalam medis dikenal dengan mati batang otak yaitu suatu keadaan cederanya batang otak yang mengakibatkan orang tersebut mati biologis.

Batang otak terbagi menjadi beberapa bagian lagi yaitu :

  • Otak Tengah (Mesencephalon),  Otak tengah adalah bagian batang otak yang menjadi penghubung antara otak besar dan otak kecil. Otak tengah berhubungan dengan proses penglihatan pada manusia.
  • Medulla Oblongata, Medulla Oblongata adalah titik awal dimulainya saraf yang akan menuju ke tulang belakang sehingga dilanjutkan ke seluruh tubuh. Medulla oblongata berhubungan dengan pengontrolan fungsi otomatis organ-organ pada manusia.
  • Pons, Pons adalah bagian batang otak yang terletak di bawah medulla oblongata dan mengatur serta meneruskan segala informasi ke bagian otak yang lain.

4. Sistem Limbik

Sistem limbik adalah bagian otak yang terletak di tengah-tengah otak. Komponen sistem limbik yaitu hipotalamus, thalamus, amigdala, korteks limbic, dan hippocampus.
Sistem limbik merupakan bagian otak yang berhubungan dengan alam sadar manusia.
Pusat emosi, pusat data, pusat haus, pusat lapar, pusat dorongan seks, dan masih banyak lagi, bahkan LeDoux mengistilahkan sistem limbik sebagai tempat duduk bagi segala nafsu manusia, tempat penghargaan, kejujuran, dan tempat bermuaranya cinta dan benci.

Fungsi Otak

Sebagai pusat regulasi untuk melakukan aktivitas atau bergerak, kognisi, mampu membuat perencanaan, mampu menyelesaikan masalah, memberikan penilaian, merangsang kreativitas pada manusia, mengontrol perasaan, mengontrol perilaku yang berhubungan dengan seksual dan juga mampu berbahasa secara umum, berikut ini adalah fungsi otak secara umum:
  1. Sebagai alat sensor terhadap perasaan contohnya adalah tertekan, tekanan, merespon sentuhan dan menghasilkan rasa sakit.
  2. Sebagai alat untuk menerjemahkan verbal sehingga seseorang mampu mendengar, mampu menangkap dan memaknai informasi dan mampu menangkap bahasa dalam bentuk suara.
  3. Sebagai pusat pengatur gerakan koordinasi antar otot tubuh dan pengaturan keseimbangan, sehingga seseorang akan dapat bergerak sebagai mana mestinya dan tidak terjatuh.
  4. Sebagai pusat masuknya informasi visual untuk deiterjemahkan dalam bentuk penglihatan yang sesuai dengan aslinya.
  5. Berfungsi dalam penerjemahan visual manusia, seperti menggerakkan bola mata, membesarkan atau mengecilkan pupil mata (sesuai cahaya yang masuk), dan juga mengatur gerakan tubuh manusia.
  6. Melakukan pengontrolan terhadap fungsi otomatis otak, seperti mengatur detak jantung, mengatur sirkulasi peredaran darah di dalam tubuh manusia, mengatur pernafasan dan juga mengatur sistem pencernaan manusia.
  7. menghasilkan perasaan, pengaturan emosi, pengaturan produksi hormon seperti fungsi hormon testosteron, memelihara homeostasis, menciptakan rasa haus, menciptakan rasa lapar, menciptakan keinginan tentang seks, merangsang perasaan untuk senang, mengatur metabolisme tubuh dan juga mengatur memori jangka panjang manusia.
  8. Sebagai penjaga tubuh bai dalam keadaan tertidur atau terjaga.

Rangkuman LEMPAR LEMBING (Pengertian, Sejarah Singkat, Macam-macam Teknik dan Gaya, Peraturan, Peralatan / Perlengkapan dan Lapangan Lempar Lembing)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing. Semoga dapat membantu

Lempar Lembing

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.

Pengertian Lempar Lembing

Pengertian lempar lembing adalah salah satu cabang olahraga atletik nomor lempar. Olahraga lempar lembing ini dilakukan dengan cara melempar lembing dalam jarak tertentu.
Lembing yang digunakan yaitu berupa tombak dengan sudut tajam pada salah satu ujungnya. Pada dasarnya, lempar lembing berarti melempar lembing dengan tangan sekuat tenaga untuk mendapatkan lemparan dengan jarak sejauh mungkin.
Untuk mencapai jarak maksimum, seorang atlet lempar lembing harus dapat menyeimbangkan kecepatan, teknik dan kekuatan.

Sejarah Singkat Lempar Lembing

Sejarah singkat olahraga lempar lembing, Lempar lembing merupakan suatu aktivitas yang memerlukan kecekatan, teknik dan kekuatan dalam melempar sebuah tongkat berbentuk tombak akan tetapi lebih ringan dan lebih kecil, seperti hal nya olahraga atletik lain nya, lempar lembing ini merupakan hasil adopsi dari kebiasaan (Ketangkasan) pada zaman tersebut. pada zaman dahulu lempar lembing ini lebih digunakan masyarakat sebagai senjata ketangkasan untuk berperang atau berburu.
Aktifitas Lempar lembing mulai berkembang menjadi sebuah olahraga yaitu ketika umat manusia mulai memasuki zaman bercocok tanam dan meninggalkan aktivitas nomadennya yang kental dengan aktivitas berburu, sehingga terjadi perubahan mulai dari gaya hidup aktivitas maupun kebudayaan seperti Lempar lembing ini yang dahulunya digunakan untuk berburu pada masa itu mulai berkembang menjadi sebuah Olahraga.

Baca Juga: Rangkuman Materi Softball

Walau belum ada catatan yang  otentik mengenai olahraga, Lempar lembing ini dipresiksi telah berkembang pada zaman yunani klasik. sehingga jamak jika olahraga atletik ini merupakan asal dari Olahraga atletik ini.
Lempar lembing ini merupakan olahraga yang mengharuskan atletnya untuk melemparkan sebuah benda yang hampir mirip seperti tombak yang disbut dengan Lembing sepanjang 2,5 meter sejauh mungkin, pada tahun 1908 lempar lembing mulai dimasukan kedalam ssalahsatu cabang olahraga dalam olimpiade pada saat itu lempar lembing sudah mulai banyak diminati ini terbukti dengan berpartisipasinya 42 orang peserta (Atlit) Lempar lembung dari 11 Negara. Dan swedia merupakan negara yang menjuarai olahraga lempar lembing ini yang kala itu diwakili oleh Erik Lundqvist, ia berhasil melemparkan lembing sejauh 54,83 meter. akibat perang dunia I maka olimpiade selanjutnya dilakukan pada tahun 1920 di antwerp, dan Jonny Myyra dari Finlandia berhasil menjadi juara dengan lemparan sejauh 65,78 meter. myyra juga berhasil memenangkan Olympiade berikutnya di paris pada tahun 1924 dengan jarak lemparan sehauh 62,96 meter.

Teknik Dasar Lempar Lembing

Dalam bermain lempar lembing sangatlah perlu memahami dan mengetahui dari teknik dasar bermain olahraga lempar lembing, teknik dasar lempar lembing yaitu teknik memegang lembing membawa lembing dan melempar lembing, berikut penjelasannya:

1. Teknik Memegang Lembing

Secara umum teknik memegang lembing ada 3 macam yaitu teknik amerika, teknik finlandia dan teknik lembing penjepit atau tang, berikut penjelasannya:
  • Teknik Amerika
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Cara amerika adalah cara memegang lembing pada bagian belakang lilitan lembing dengan jari telunjuk melingkar pada belakang lilitan dan ibu jari menekannya pada bagian permukaan yang lain. Sementara jari yang lain turut melingkar pada badan lembing dengan longgar.
  • Teknik Finlandia
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Cara finlandia adalah cara memegang lembing pada bagian belakang lilitan lembing dengan jari tengah dan ibu jari, jari telunjuk berada sepanjang batang lembing dan agak serong ke arah yang wajar. Sementara jari yang lainnya turut melingkar pada badan lembing dengan longgar.
  • Teknik Tang
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Posisi tangan pada gaya ini adalah jari telunjuk dan jari tengah menjepit pegangan paling belakang lembing, sementara jari jempol, jari manis dan telunjuk menggenggam longgar lembing bagian pegangan sisanya.

2. Teknik Membawa Lembing

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Secara umum teknik dasar dalam membawa lembing ada 3 yaitu :
  1. Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap serong ke atas.
  2. Lembing dibawa di belakang badan sepanjang alur lengan dengan mata lembing menghadap ke arah depan serong ke atas. Dan
  3. Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap serong ke arah bawah.

3. Teknik Melempar Lembing

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Teknik dasar melempar lembing ada 3 yaitu pada saat awalan, saat melempar dan pada akhiran, berikut penjelasannya:
Awalan
teknik awalan pada lempar lembing yaitu berlari membawa lembing diatas kepala dengan lengan ditekuk, sikut menghadap ke depan dan telapak tangan menghadap atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah.
Bagian terakhir dari awalan terdiri dari langkah silang (cross step), pada bagian akhir dapat dilakukan langkah dengan beberapa cara, seperti berikut:
  1. Dengan jingkat atau hop step
  2. Dengan langkah silang di depan atau cross step
  3. Dengan langkah silang di belakang atau rear cross step
Proses peralihan atau cross step dilakukan saat kaki diturunkan.
Kedua bahu diputar dengan perlahan ke arah kanan (bukan kidal), lengan kanan mulai bergerak dan diluruskan ke arah belakang dengan tubuh bagian atas condong ke belakang. Pandangan selalu melihat lurus ke depan.
Lemparan
Pada gerak melemparkan lembing, tarik bahu sebelah kanan dan lengan melakukan gerakan melempar melalui poros bahu dengan kuat ke depan atas.
Badan bergerak melewati kaki depan, lalu melepaskan lembing.

Baca Juga: Rangkuman Materi Pencak Silat

Sikap Akhiran
Pada gerak akhir lemparan dilakukan dengan melangkahkan kaki ke depan untuk menyeimbangkan gerak agar tidak terjatuh dan tidak melebihi garis batas dari lemparan.

Gaya Pada Lempar Lembing

Selain gaya dalam memegang lembing, berikut ini adalah gaya memulai awalan hingga melakukan lemparan. Gaya ini fokus pada langkah kaki dengan dua jenis, yakni:

1. Gaya Berjingkat atau Hop Step

Teknik ini dimulai dengan melangkahkan kaki dengan cara berjingkat mulai dari kecepatan sedang menuju kecepatan tinggi.
Gaya ini berdampingan dengan gaya memegang lembing cara Finlandia dan tang dimana posisi lembing berada diatas bahu, baik dibawa sejajar bahu pada saat awalan atau berada pada posisi atas lurus ke depan.
Gaya ini dipergunakan untuk menciptakan gaya dorong pada seluruh bagian tubuh ke arah depan yang dipusatkan pada lengan pembawa lembing.
Pada saat melempar, karena saking kuatnya daya dorong yang diciptakan tubuh akan melompat dan jatuh kedepan setelah lembing terlempar.
Secara teori, biasanya akan menghasilkan lemparan ke arah tengah lapangan atau kurang lebih lurus dengan posisi pelempar.

2. Gaya Cross Step atau Gaya Langkah Menyilang

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Gaya cross step atau langkah menyilang ini akan tampak pada saat atlet sampai pada 2 sampai 3 langkah terakhir sebelum melempar.
Silangan kaki dihasilkan dari putaran badan sejak hendak melempar hingga mulai melempar. Karena badan berputar dari arah kanan ke kiri, demikian pula dengan posisi kaki sehingga tampak menyilang.
Gaya ini biasanya bersanding dengan gaya memegang lembing Amerika yang cenderung mengarahkan ujung tombak ke atas dengan sudut 45 derajad.
Awalan yang digunakan adalah lari biasa dengan kecepatan sedang menuju kecepatan tinggi.
Silangan kaki dan badan yang bersamaan dengan lengan yang melempar akan menghasilkan daya lempar yang kuat dengan arah yang lebih cenderung menyamping alias tidak terlalu ketengah.
Berbeda dengan gaya hop step, pada gaya cross step ini tubuh atlet tak akan jatuh ke depan seusai melemparkan lembing. Kalaupun tubuh jatuh, maka tubuh tersebut akan jatuh ke samping mengikuti arah putaran tubuh dan silangan kaki.

Peraturan Lempar Lembing

Ukuran, bentuk, berat minimum dan pusat gravitasi dari lembing ditentukan oleh aturan dari International Association of Athletics Federations (IAAF).
Dalam sebuah kejuaraan internasional, laki-laki melempar lembing yang memiliki panjang sekitar 2,6-2,7 meter dan dengan berat minimum 800 gram.
Sedangkan, untuk perempuan, melempar lembing yang memiliki panjang sekitar 2,2-2,3 meter dengan berat minimum 600 gram. Lembing tersebut dilengkapi dengan pegangan yang terbuat dari tali dan terletak pada bagian pusat gravitasi lembing. Untuk laki-laki letak pusat gravitasi berada diantara 0,9-1,06 meter sedangkan untuk perempuan berada diantara 0,8-0,92 meter.
  • Dalam pertandingan berskala internasional seperti olimpiade, semua lembing disediakan oleh panitia penyelenggara dan semua yang dipergunakan telah diperiksa sedemikian rupa hingga masing-masing 99% identik satu sama lain berdasarkan kelasnya.
  • Ketika dalam pertandingan, atlet lempar lembing hanya boleh menggunakan awalan hingga melempar pada tempat yang disediakan.
  • Melempar melebihi batas yang ditentukan merupakan lemparan yang tidak sah.
  • Pendaratan lembing bisa dinyatakan sah dan dapat dinilai apabila bagian lembing yang jatuh terlebih dahulu merupakan mata lembing pada area yang disediakan dengan posisi menancap tanah atau hanya menggores tanah.

Perlengkapan Lempar Lembing

Beberapa peralatan yang diperlukan oleh seorang atlet lempar lembing adalah lembing, serbuk untuk tangan agar tidak basah karena keringat sehingga nyaman untuk melakukan lemparan, pakaian yang nyaman digunakan untuk pertandingan, dan sepatu.
Lembing yang digunakan dalam lempar lembing ini bukanlah sembarang lembing, melainkan lembing dengan tiga bagian khusus, yakni tongkat yang terbuat dari metal ringan (dahulu merupakan kayu), mata lembing yang terbuat dari logam dan berujung runcing, dan tali yang dililitkan di lembing sebagai pegangan.

Gambar Lapangan Lempar Lembing

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Dari gambar di atas, dapat kita ketahui ada tiga bagian lapangan lempar lembing, yakni jalur awalan, sudut lemparan dan sektor lemparan lembing. Berikut penjelasannya :

Baca Juga: Materi Lempar Cakram

  • Jalur awalan merupakan trak dengan panjang minimal 30 meter dan maksimal 36,5 meter. Jalur ini memiliki lebar 4 meter.
  • Sementara pada area gambar sudut merupakan area untuk melemparkan lembih setelah berlari dalam trak awalan. Dari poros tengah menuju pojok busur, sudut yang terbentuk adalah 30 derajad. Sudut ini merupakan petunjuk garis batas luar kanan dan kiri area sektor lemparan. Jarak antara titik A atau titik ancang-ancang untuk melempar hanyalah 8 meter dari bibir busur, yakni garis akhir yang tak boleh dilewati oleh atlet ketika melempar. Namun boleh disentuh jika sudah melempar, misalnya untuk menjatuhkan tubuh.
  • Sektor lemparan merupakan lapangan yang berbentuk kerucut dengan sudut sebagaimana telah ditetapkan di area sudut. Panjang lepangan pendaratan ini minimal 100 meter karena sejauh ini belum ada atlet yang bisa melempar lembing sejauh 100 meter.

Rangkuman Merencanakan PAMERAN (Pengertian Menurut Para Ahli, Tujuan, Unsur, Jenis, Langkah Mengadakan, Manfaat dan Contoh

Kali  ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya/rupa kelas 12 SMA semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi 2017 yaitu tentang rangkuman pameran karya seni rupa atau mengadakan pameran, ada pun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian pameran menurut para ahli, tujuan, unsur-unsur, jenis-jenis pameran, langkah cara mengadakan sebuah pameran seni, manfaat dan contoh pameran. Semoga dapat membantu

Pameran

Kali  ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya/rupa kelas 12 SMA semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi 2017 yaitu tentang rangkuman pameran karya seni rupa atau mengadakan pameran, ada pun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian pameran menurut para ahli, tujuan, unsur-unsur, jenis-jenis pameran, langkah cara mengadakan sebuah pameran seni, manfaat dan contoh pameran.

Pengertian Pameran

Pengertian Pameran adalah kegiatan yang dilakukan oleh para seniman baik itu perorangan ataupun kelompok untuk menyampaikan ide gagasan pada masyarakat melalui media seni rupa sehingga pameran tersebut dapat menjadi alat komunikasi antara seniman dengan sang apresiator.
Pengertian Pameran Menurut Para Ahli:
Pengertian pameran menurut B. Myers, pameran adalah aktivitas yang menggunakan suatu ruangan untuk memamerkan hasil karya seni, seperti lukisan, cetakan, ukiran, foto, ataupun karya seniman lainnya.
Pengertian pameran menurut Adi Irwanto, pameran adalah cara untuk menyajikan hasil karya seni, baik itu karya seni dua dimensi ataupun tiga dimensi secara visual.
Menurut Galeri Nasional pengertian pameran adalah  suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.

Tujuan Pameran

Pameran merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan ide atau gagasan perupa ke pada publik melalui media karya seninya. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi komunikasi antaran perupa yang diwakili oleh karya seninya dengan apresiator
Berikut ini adalah tujuan dari diadakannya sebuah pameran seni rupa :
  • Tujuan sosial, artinya karya seni yang dipamerkan memiliki tujuan untuk kepentingan sosial.
  • Tujuan kemanusiaan, artinya pameran dilakukan dengan tujuan untuk kepentingan pelestarian, pembentukan nilai-nilai, serta pengembangan hasil karya seni yang dimiliki masyarakat. Hasil keuntungan dari pameran dengan tujuan kemanusiaan akan disumbangkan ke korban bencana alam, masyarakat yang tidak mampu, dan lain sebagainya.
  • Tujuan Komersial, artinya pameran dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan bagi seniman atau penyelenggara pameran. Dengan kata lain, karya yang dipamerkan itu dijual kepada publik.

Unsur-Unsur Pameran

Berikut dibawah ini adalah unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah pameran seni rupa:
  • Karya seni rupa yang akan dipamerkan ke publik.
  • Dekorasi tertentu agar karya seni yang ditampilkan bisa terlihat lebih indah di mata publik.
  • Panel atau sketsel, standard display atau box yang digunakan untuk memajang karya seni yang akan dipamerkan.
  • Sound system, sebagai sarana audio yang diperlukan untuk menciptakan suasana nyaman bagi para pengunjung pameran.
  • Label karya, digunakan untuk menulis identitas seperti judul, nama pencipta, teknik yang digunakan, tahun cipta, dan lain sebagainya. Label karya biasanya ditempel di dekat karya seni yang dipamerkan.
  • Katalog adalah lembaran petunjuk yang berisi hal-hal seputar kegiatan pameran.
  • Buku tamu. Buku yang satu ini nantinya akan diisi oleh orang yang mengunjungi pameran.
  • Buku pesan atau kesan. Buku ini digunakan untuk mengetahui tanggapan pengunjung terhadap karya seni yang dipamerkan. Dengan kata lain, buku pesan merupakan media komunikasi antara seniman dengan para pengunjung.

Jenis Jenis Pameran

Secara umum pameran memiliki 3 jenis, yaitu pameran periodik, insindental dan permanen. Berikut penjelasannya :
  1. Pameran periodik adalah jenis pameran yang diadakan secara ruin dalam jangka waktu tertentu, seperti setiap bulan atau setiap tahun.
  2. Pameran insidental adalah pameran yang diadakan di saat yang diperlukan sehingga waktunya tak bisa ditentukan.
  3. Pameran permanen adalah pameran yang diadakan di tempat yang tetap dan dibuka pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Contohnya seperti pameran yang diadakan di musem tertentu.

Langkah Perencanaan Mengadakan Pameran

Tahapan umum mengadakan pameran adalah menentukan tujuan, menentukan tema, menyusun kepanitiaan, menentukan waktu dan tempat, menyusun agenda kegiatan, menyusun kegiatan proposal, 

1. Menentukan Tujuan

Langkah pertama yang harus diperhatikan dalam menyusun program pameran adalah menetapkan tujuan pameran. Cobalah diskusikan dengan guru dan teman kamu tujuan penyelenggaraan yang paling tepat untuk kegiatan pameran seniman atau lembaga kesenian profesional di sekolah.

2. Menentukan Tema

Setelah tujuan pameran dirumuskan selanjutnya adalah menentukan tema pameran. Penentuan tema berfungsi untuk memperjelas tujuan yang akan dicapai. Dengan adanya tema dapat memperjelas misi pameran yang akan dilaksanakan. Melalui penentuan tema ini kamu akan lebih mudah menentukan jenis karya yang akan dipamerkan.

3. Menyusun Kepanitiaan

Setelah rumusan tujuan dan tema telah kita tetapkan, langkah berikutnya adalah menyusun kepanitiaan pameran. Penyusunan struktur organisasi kepanitiaan pameran disesuaikan dengan tingkat kebutuhan, situasi, dan kondisi sekolah. Oleh karena itu tujuannya adalah untuk memamerkan karya seniman atau lembaga kesenian profesional, maka seksi yang mengurus karya yang akan dipamerkan harus bekerja lebih hati-hati. Kehati-hatian dalam merawat karya yang akan dipamerkan menunjukkan profesionalitas penyelenggaraannya. Untuk itu, perlu dibuat seksi dan atau subseksi yang secara khusus menerima karya, mencatat, mengategorikan, merawat hingga mengembalikannya.

4. Penentuan Waktu dan Tempat

Penentuan waktu pameran yang diselenggarakan bersamaan dengan pekan seni di sekolah biasanya dilakukan saat tidak ada kegiatan pembelajaran di kelas seperti pada akhir semester atau tahun ajaran menjelang hingga saat pembagian raport.
Penentuan tempat pameran disesuaikan dengan kondisi sekolah dan ukuran, jumlah serta karakteristik karya yang akan dipamerkan, apakah akan dilakukan di kelas, di aula, gedung serba guna, di halaman sekolah atau tempat lain di luar sekolah.

5. Menyusun Agenda Kegiatan

Penyusuan agenda kegiatan bertujuan untuk memberikan kejelasan waktu pelaksanaan dan tahapan kegiatan kepada semua pihak yang berkaitan dengan proses penyelenggaraan pameran. Agenda kegiatan dapat disusun dalam sebuah tabel dengan mencantumkan komponen jenis kegiatan dan waktu (biasanya dalam bulan, minggu, dan tanggal). Untuk lebih jelasnya, di bawah ini contoh agenda kegiatan.

6. Menyusun Proposal Kegiatan

Penyusunan proposal kegiatan sangat bermanfaat dalam kegiatan persiapan pameran. Proposal kegiatan dapat digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pameran. Selain itu, proposal ini juga dapat digunakan untuk mencari dana dari berbagai pihak (sponsorship) untuk membantu kelancaran penyelenggaraan pameran. Secara umum sistematika isi proposal biasanya mencakup: latar belakang, tema, nama kegiatan, lkamusan/ dasar penyelenggaraan, tujuan kegiatan, susunan panitia, anggaran biaya, jadwal kegiatan, ketentuan sponsorship, dan lain-lain. 

Persiapan Kegiatan Pameran

Setelah menyusun perencanaan, maka kegiatan selanjutnya adalah mempersiapkan (pelaksanaan) pameran. Kegiatan utama dalam persiapan pameran ini menyiapkan dan memilih karya serta menyiapkan perlengkapan pameran.
Persiapan kegiatan pameran antara lain:
  1. Penyiapan dan memilih karya
  2. Menyiapkan perlengkapan pameran
  3. laporan kegiatan pameran

Manfaat Pameran

Berikut dibawah ini merupakan manfaat diadakannya pameran :
  • Bisa menumbuhkan dan menambah kemampuan apresiasi seseorang terhadap karya seni rupa.
  • Bisa melatih diri agar bisa bekerja sama dengan orang lain.
  • Bisa melatih sikap tanggung jawab dan mandiri.
  • Bisa menumbuhkan motivasi.
  • Bisa menghilangkan rasa stres dan jenuh setelah melakukan rutinitas tertentu.
  • Bisa dijadikan sebagai sarana promosi.

Contoh Pameran

Contoh pameran antara lain Karya seni lukis, seni patung, kramik, grafis, atau karya seni lainnya atas nama perorangan.
pameran produk kerajinan seperti arsitektur, pameran hasil riset produk, pameran kriya, pameran furnitur, pameran produk elektonik, pameran otomotif, pameran perhiasan, pameran produk pelengkap rumah sakit, dan sebagainya.

RANGKUMAN SENI RUPA TERAPAN NUSANTARA (Pengertian, Sejarah Singkat, Fungsi, Bentuk, Makna, Teknik dan Contoh Karya Seni Rupa Terapan Nusantaran)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya kelas 8 SMP, 10,22,12 SMA/SMK semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang seni rupa terapan nusantara, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai rangkuman, pengertian, sejarah singkat seni rupa terapan nusantara, fungsi, bentuk, makna, teknik penciptaan karya dan contoh karya seni rupa terapan nusantara 33 provinsi. Semoga dapat membantu

Seni Rupa Terapan Nusantara

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya kelas 8 SMP, 10,22,12 SMA/SMK semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang seni rupa terapan nusantara, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai rangkuman, pengertian, sejarah singkat seni rupa terapan nusantara, fungsi, bentuk, makna, teknik penciptaan karya dan contoh karya seni rupa terapan nusantara 33 provinsi.

Pengertian Seni Rupa Terapan Nusantara

Pengertian seni rupa terapan nusantara adalah karya seni rupa yang berwujud dua atau tiga dimensi yang memiliki fungsi tertentu dalam kehidupan sehari-hari yang terdapat di wilayah Nusantara. Di wilayah Nusantara ini, terdapat beragam karya seni rupa terapan daerah. Ragam seni daerah tersebut tumbuh dan berkembang dalam sukusuku di wilayah Nusantara melalui proses waktu selama ratusan bahkan ribuan tahun.

Sejarah Singkat Seni Rupa Terapan Nusantara

Secara umum, sejarah seni rupa terapan nusantara terbagi menjadi 2 fase yaitu fase prasejarah dan fase sejarah berikut penjelasnnya:

Fase Prasejarah

Keberadaan seni klasik di Indonesia pada masa prasejarah tampak pada beberapa benda yang ditemukan pada masa itu.
  • Peninggalan zaman Palaeolithikum berupa benda-benda yang terbuat dari batu dan tulang yang dikerjakan secara kasar, misalnya kapak genggam.
  • Peninggalan zaman Mesolithikum, berupa kapak batu yang hasil pengerjaannya lebih halus, peralatan tulang, dan sejumlah gambar pada gua.
  • Peninggalan zaman Megalithikum, berupa benda-benda dalam ukuran besar yang berfungsi sebagai perlengkapan ritual, antara lain dolmen, menhir, kubur batu, sarkofagus, punden berunduk, dan relief batu.
  • Zaman logam, mulai digunakan logam sebagai karya terapan. Teknik pengolahan barang-barang perunggu dilakukan dengan pengecoran. Benda-benda peninggalannya, antara lain kapak corong, candrasa, nekara, moko, emas, dan bejana.

Fase Sejarah

Keberadaan seni klasik di Indonesia pada masa sejarah tampak jelas pada wujud dibangunnya rumah-rumah berukir oleh para pendatang yang masuk Indonesia, yang sebelumnya berkediaman di Indo-Cina. Sejak adanya hubungan Indonesia-India, lahirlah seni Hindu-Indonesia,terutama di Jawa dan Bali.
Peninggalan-peninggalannya yang hingga kini masih ada adalah bangunan CandiBorobudur, Candi Prambanan, dan Candi Penataran.

Fungsi Karya Seni Rupa Terapan Nusantara

Pada dasarnya karya seni rupa terapan Nusantara memiliki dua fungsi yaitu :
  1. Pemenuhan kebutuhan yang bersifat praktis (kegunaan), yaitu karya yang fungsi pokoknya sebagai benda pakai, selain juga memiliki nilai hias. Misalnya, perabotan rumah tangga, seperti meja dan kursi, lemari, dan tekstil.
  2. Pemenuhan kebutuhan yang bersifat estetis (keindahan), yaitu fungsi yang semata-mata sebagai benda hias. Misalnya, karya batik atau tenun yang dibuat khusus untuk hiasan dinding dan benda-banda kerajinan untuk penghias ruangan, seperti topeng, patung, dan vas bunga.

Bentuk Karya Seni Rupa Terapan Nusantara

Karya seni rupa terapan yang terdapat di Indonesia sangat beragam dengan beraneka jenis, bentuk, fungsi, dan juga teknik pembuatannya. Bentuk karya seni rupa terapan tersebut diantaranya terdapat pada bentuk rumah adat, senjata tradisional, transportasi tradisional, dan seni kriya. berikut penjelasannya:

1. Rumah Adat

Rumah adat di Indonesia mempunyai bentuk yang sangat beragam. Jika melihat bangunan rumah adat di Indonesia secara keseluruhan maka kita akan dapat membedakan bangunan rumah adat tersebut berdasarkan atapnya, ragam hiasnya, bentuk, dan bahan bakunya.
Misalnya, rumah Gadang di Padang bentuknya memanjang ke samping dan rumah adat Minahasa bentuknya memanjang ke belakang.
Rumah beratap joglo di Jawa, rumah beratap bubungan tinggi di Jambi, rumah beratap gonjong di Minangkabau, dan rumah beratap limas terpenggal di Papua.
Bentuk rumah dengan tiang yang berkolong, atau yang biasa disebut rumah panggung terdapat di Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi.

2. Senjata Tradisional

Berbeda dengan masa lalu, beragam senjata tradisional saat ini lebih sering digunakan sebagai peralatan untuk bekerja. Selain itu juga digunakan sebagai perlengkapan acara ritual, perlengkapan pakaian adat, pertunjukkan seni tradisional, dan sebagai benda hias.
  • Pedang, badik, dan pisau tradisional.
Termasuk dalam jenis ini adalah parang dari Ambon, mandau dari Kalimantan, sundu dari NTT, celurit dari Madura, pasa timpo dari Sulawesi Tengah, karih dari Sumatra Barat, piso surit dari Sumatra Utara, golok dari Jakarta, dan rencong dari Aceh.
Sebagaimana senjata tradisional umumnya, bilah senjata dibuat dari bahan logam besi. Bilah mandau yang berkualitas terbuat dari batu gunung yang dilebur secara khusus dengan hiasan berasal dari bahan perak, tembaga, bahkan emas.
Hampir semua jenis senjata menggunakan ragam hiasan dengan beragam motif. Ragam hias senjata jenis rencong seringkali menggunakan motif ular, bunga, dan lipan. Hiasan berupa jumbai-jumbai menyerupai rambut terdapat pada sebagian senjata mandau. Pada sarungnya yang terbuat dari bahan kayu masih diberi hiasan manik-manik dan bulu burung. Senjata khas Suku Dayak Kalimantan ini memang penuh hiasan yang estetik.
  • Keris
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya kelas 8 SMP, 10,22,12 SMA/SMK semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang seni rupa terapan nusantara, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai rangkuman, pengertian, sejarah singkat seni rupa terapan nusantara, fungsi, bentuk, makna, teknik penciptaan karya dan contoh karya seni rupa terapan nusantara 33 provinsi.

Keris adalah senjata tradisional berujung lancip dan bermata dua yang merupakan karya asli bangsa Indonesia yang adiluhung. Termasuk dalam jenis ini adalah senjata kujang dari Jawa Barat.
Ada dua kelompok jenis keris, baik dari segi kegunaan, bahan, teknik pembuatan, dan kualitasnya. Ada keris yang digunakan untuk keperluan ritual-ritual adat, dibuat dari bahan-bahan pilihan dengan teknik yang lebih rumit dan lama. Kebanyakan keris ini diciptakan oleh para Mpu pada zaman dahulu.
Kelompok kedua adalah jenis keris yang kegunaannya lebih sebagai hiasan atau untuk pertunjukan kesenian tradisional, termasuk untuk pelengkap busana dalam acara adat perkawinan. Para pengrajin sekarang kebanyakan membuat keris jenis ini.

3. Transportasi Tradisional

Alat transportasi yang masih mempertahankan bentuk dan ciri khas tradisionalnya masih dapat dijumpai di wilayah Nusantara. Misalnya, perahu, kereta kuda, pedati, dan becak.
  • Perahu
Keberadaan perahu di Indonesia seusia datangnya nenek moyang bangsa Indonesia ke Nusantara. Sebagai bukti, telah ditemukan lukisan perahu pada dinding gua di Papua, Sulawesi, dan Maluku. Perahu pada masa itu bentuknya masih sederhana.
Perahu yang digunakan di Nusantara memiliki bentuk dan hias yang beragam. Keragaman tersebut sebagai akibat perbedaan latar budaya tiap tiap daerah, pengaruh budaya asing, daya kreasi pembuatnya, dan ketersediaan sumber daya alamnya. Semua pola hiasnya menggunakan warna, sebagian lagi paduan warna dan pahatan. Sebagian besar perahu tersebut bermotif garis dan bidang, baik bidang geometrik maupun bidang organik, sebagian lagi bermotif hewan, tumbuhan, stilasi, pilin berganda, serta motif huruf.
Posisi hiasan ada yang di seluruh bagian kapal, ada yang separuh bagian kapal, atau salah satu bagian saja. Misalnya, perahu penangkap ikan jenis compreng di Jawa Barat yang penempatan hiasannya di seluruh bagian kapal.
  • Andong, pedati, dan becak
Andong merupakan alat transportasi darat tradisional yang masih banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia.
Kendaraan ini terbuat dari bahan kayu, termasuk bagian rodanya. Hanya bagian-bagian tertentu yang harus menggunakan besi. Andong ditarik dengan tenaga kuda. Di Jawa Timur andong disebut dokar.
Setiap daerah memiliki pola khas yang sudah menjadi tradisi dalam menghias andongnya. Motif hiasan dokar di Jawa, terutama di Jawa Timur cenderung memiliki ciri khas khusus yang ditempatkan di beberapa bagian. Warna hitam mendominasi seluruh bagian dokar dengan motif hiasan warna cerah.
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya kelas 8 SMP, 10,22,12 SMA/SMK semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang seni rupa terapan nusantara, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai rangkuman, pengertian, sejarah singkat seni rupa terapan nusantara, fungsi, bentuk, makna, teknik penciptaan karya dan contoh karya seni rupa terapan nusantara 33 provinsi.
Selain andong, alat transportasi konvensional yang masih banyak dimanfaatkan adalah pedati. Meski sudah jarang terlihat, namun di beberapa daerah masih seringkali ditemukan kendaraan jenis ini. Kendaraan pengangkut bertenaga sapi ini biasanya untuk mengangkut barang dengan beban berat.
Jenis transportasi tradisional lainnya yaitu becak. Becak dapat dijumpai di Jawa, Sulawesi, dan Sumatra. Becak bermotor terdapat di Gorontalo dan Pematang Siantar (Sumatra Utara). Becak motor merupakan kombinasi antara motor dan becak. Keunikannya adalah karena sebagian motor yang digunakan adalah motormotor tua yang kebanyakan peninggalan zaman Belanda.

4. Seni Kriya

Bentuk karya seni kriya Nusantara amat beragam. Beragam pula bahan alam yang digunakan. Dari sejumlah seni kriya Nusantara, ada yang tetap mempertahankan ragam hias tradisional dan ada pula yang sudah dikembangkan sesuai dengan tuntutan pasar. Seni kriya dapat dikelompokkan menjadi seni kriya pahat, seni kriya tekstil, seni kriya anyaman, dan seni kriya keramik, berikut penjelasannya :
  • Seni Kriya Pahat
Jenis, bentuk, bahan, dan teknik dalam seni pahat sangat beragam, dari jenis ukir, patung, dan aneka kerajinan lainnya. Seni pahat selain menggunakan bahan kayu, juga menggunakan batu, aneka logam, emas, serta tulang dan kulit hewan.
  • Seni Kriya Tekstil
Keragaman karya seni tekstil bisa dilihat dari jenis, teknik, ragam hias, dan bahan yang digunakan. Jenis karya tekstil di Nusantara bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu karya batik dan karya tenun.
1. Karya Batik, Proses pembuatan kain batik dapat dilakukan dengan teknik tulis, teknik cap, dan teknik lukis. Teknik batik tulis merupakan teknik yang paling banyak diterapkan di Indonesia. Selain di Jawa, batik juga terdapat di Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Bali.
2. Karta Tenun, Indonesia adalah salah satu negara penghasil tenun terbesar terutama dalam hal keragaman corak hiasannya. Ada dua jenis tenun, yaitu tenun ikat dan tenun songket. Yang membedakan keduanya adalah pada teknik pembuatan dan bahan yang digunakan. Pada songket ada tambahan benang emas, perak, atau benang sutra.
  • Kriya Anyaman
Seni kerajinan anyaman di Indonesia sangat beragam, baik jenis, bahan, maupun bentuknya. Bahan untuk membuat anyaman kebanyakan dari kulit bambu, batang rotan, dan daun pandan. Bahan-bahan alam lainnya adalah pelepah pisang, enceng gondok, dan serat kayu. Teknik pembentukan anyaman adalah dengan memanfaatkan jalur lungsi (vertikal), jalur pakan (horizontal), dan jalur gulungan (diagonal). Pembentukan pola motif anyaman diperoleh dengan cara memanfaatkan perbedaan warna.
  • Kriya Keramik
Bahan dasar keramik adalah tanah liat. Benda keramik dibentuk dengan berbagai teknik, antara lain teknik cetak, lempeng, pijit, dan pilin. Setelah dibentuk, kemudian diberi hiasan. Jika sudah melalui proses pengeringan, dibakar dengan suhu tertentu.
Keramik diproduksi untuk benda-benda hias atau benda pakai dengan keragaman variasi bentuk, misalnya guci, pot bunga, vas bunga, dan sebagainya. Daerah-daerah penghasil keramik tersebar luas di Nusantara, antara lain di Yogyakarta, Malang, Cirebon, dan Purwokerto.

Makna dalam Karya Seni Rupa Terapan Nusantara

Karya-karya seni rupa terapan yang berkembang di wilayah Nusantara umumnya sarat dengan makna atau simbol-simbol tertentu. Makna tersebut berkaitan erat dengan nilai-nilai budaya yang berkembang dalam kehidupan masyarakatnya. Nilai-nilai simbolis tersebut bisa dalam pemilihan warna, bentuk, atau motifnya. Misalnya, di Sumatra, kain tenun bagi masyarakat Melayu memiliki nama dan simbol tertentu, begitu pula warna-warna yang digunakan, masing-masing pewarnaan erat kaitannya dengan makna-makna tertentu.

Ragam teknik penciptaan karya seni rupa terapan nusantara

Teknik penciptaan karya seni rupa terapan Nusantara sangat beragam, yaitu :
  1. Teknik pahat, adalah mengurangi bahan dengan menggunakan alat pahat, seperti patung, relief, dan ukir.
  2. Teknik butsir, adalah mengurangi dan menambah bahan sehingga menjadi bentuk yang diinginkan, misalnya kerajinan keramik atau gerabah.
  3. Teknik lukis, adalah membuat karya seni dengan cara menggoreskan kuas atau peralatan lainnya pada bahan kertas, kain, kaca, dan kulit. Misalnya, lukisan di atas kain kanvas, lukisan pada kain batik, dan lukisan kaca.
  4. Teknik cor, adalah membuat karya seni dengan membuat alat cetakan, kemudian dituangkan adonan berupa semen, gips, dan sebagainya sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Misalnya, membuat patung.
  5. Teknik las, adalah membuat karya seni dengan cara menggabungkan bahan satu ke bahan lain sehingga membentuk karya seni yang unik. Misalnya, membuat patung kontemporer.
  6. Teknik konstruksi, adalah menggabungkan bahan bangunan yang satu ke bangunan yang lain. Misalnya, rumah dan mesin.
  7. Teknik cetak, adalah membuat karya seni dengan cara membuat mal (cetakan) terlebih dahulu. Misalnya, membuat keramik dan patung.
  8. Teknik tempa, adalah membuat karya seni dengan cara ditempa (dibentuk) melalui proses perapian. Misalnya, membuat keris, kujang, dan benda-benda perhiasan

RANGKUMAN SENI KRIYA (Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Macam, Teknik dan Corak Serta Contoh Seni Kriya)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya kelas 8 SMP maupun SMA/SMK kelas 10 semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang rangkuman seni kriya, adapun yang akan kita bahas taity mengenai pengertian, fungsi seni kriya, jenis jenis, macam macam, teknik dan corak serta contoh seni kriya nusantara indonesia. Semoga dapat membantu

Seni Kriya

ali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya kelas 8 SMP maupun SMA/SMK kelas 10 semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang rangkuman seni kriya, adapun yang akan kita bahas taity mengenai pengertian, fungsi seni kriya, jenis jenis, macam macam, teknik dan corak serta contoh seni kriya nusantara indonesia

Pengertian Seni Kriya

Pengertian seni kriya adalah karya seni yang dibuat dengan keterampilan tangan (hand skill) dengan memerhatikan aspek fungsional dan nilai seni. Penciptaan karya seni kriya tidak hanya didasarkan pada aspek fungsionalnya (kebutuhan fisik) saja, tetapi juga untuk pemenuhan kebutuhan terhadap keindahan (kebutuhan emosional).
Dalam perkembangannya, karya seni kriya selalu identik dengan seni kerajinan.
Hal ini disebabkan pembuatan karya seni kriya yang tidak lepas dari pengerjaan tangan (hand made) dan memiliki aspek fungsional.

Fungsi Seni Kriya

Secara garis besar, fungsi seni kriya terbagi menjadi 3 golongan, yaitu sebagai hiasan, benda terapan, dan benda mainan, berikut penjelasannya:
  1. Hiasan (dekorasi)
    Banyak produk seni kriya yang berfungsi sebagai benda pajangan. Seni kriya jenis ini lebih menonjolkan segi rupa daripada segi fungsinya sehingga bentukbentuknya mengalami pengembangan. Misalnya, karya seni ukir, hiasan dinding, cinderamata, patung, dan lain-lain.
  2. Benda Terapan (Siap Pakai)
    Seni kriya yang sebenarnya adalah seni kriya yang tetap mengutamakan fungsinya. Seni kriya jenis ini mempunyai fungsi sebagai benda yang siap pakai, bersifat nyaman, namun tidak kehilangan unsur keindahannya. Misalnya, senjata, keramik, furnitur, dan lain-lain.
  3. Benda Mainan
    Di lingkungan sekitar sering kita jumpai produk seni kriya yang fungsinya sebagai alat permainan. Jenis produk seni kriya seperti ini biasanya berbentuk sederhana, bahan yang digunakan relatif mudah didapat dan dikerjakan, dan harganya juga relatif murah. Misalnya, boneka, dakon, dan kipas kertas.

Jenis Jenis Seni Kriya

Jenis-jenis seni kriya banyak sekali dan sangat mudah ditemukan di berbagai daerah di indonesia mapun dunia. Berdasarkan dimensinya, jenis-jenis seni kriya berdasarkan dimensinya dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu seni kriya 2 dimensi dan 3 dimensi :
ali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni budaya kelas 8 SMP maupun SMA/SMK kelas 10 semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang rangkuman seni kriya, adapun yang akan kita bahas taity mengenai pengertian, fungsi seni kriya, jenis jenis, macam macam, teknik dan corak serta contoh seni kriya nusantara indonesia

Seni Kriya 2 Dimensi

Karya seni kriya dua dimensi meliputi sulaman, bordir, mozaik, kolase, batik, tenun, relief, dan hiasan dinding.

Seni Kriya 3 Dimensi

Karya seni kriya tiga dimensi meliputi kerajinan keramik, logam, kulit, kayu, anyaman, dll, berikut penjelasannya:
  • Kerajinan Keramik, Kerajinan keramik menggunakan bahan dasar tanah liat. Produk yang dihasilkan, misalnya vas bunga, guci, teko, kendi, dan peralatan rumah tangga.
  • Kerajinan Logam, Kerajinan logam menggunakan bahan jenis logam, seperti emas, perak, perunggu, besi, tembaga, aluminium, dan kuningan. Produk yang dihasilkan, misalnya perhiasan emas dan perak, patung perunggu, senjata tajam, peralatan rumah tangga, dan alat musik gamelan.Sekarang kerajinan logam dibuat dengan berbagai variasi bentuk.
  • Kerajinan Kulit, Kulit banyak digunakan untuk membuat berbagai benda kerajinan, seperti wayang kulit, tas, sepatu, jaket, dan alat musik rebana.
  • Kerajinan Kayu, Kayu banyak menghasilkan berbagai benda kerajinan, seperti topeng, wayang golek, furnitur, patung, dan hiasan ukir-ukiran.
  • Kerajinan Anyaman, Kerajinan anyaman biasanya menggunakan bahan dasar, seperti bambu, daun mendong, dan tali plastik untuk membuat tempayan, topi, tutup nasi, tikar, dan gantungan pot tanaman.
  • Kerajinan Lainnya, Masih banyak jenis kerajinan lain yang dapat kita jumpai di berbagai daerah, antara lain kerajinan rotan, kerajinan payung, dan kerajinan membuat lampu hias.

Macam Macam Seni Kriya

Macam macam seni kriya berdasarkan teknik pembuatannya dibedakan menjadi 5 macam yaitu seni kriya pahat atau ukir, batik, tenun, anyaman,dan bordir, berikut penjelasannya:

Seni Kriya Pahat atau Ukir

Jenis, bahan, bentuk dan teknik dalam seni pahat sangatlah beragam, mulai dari jenis patung, ukiran dan aneka kerajinan lainnya.
Selain menggunakan kayu, seni pahat juga dapat menggunakan aneka jenis logam, batu, serta tulang dan kulit hewan sebagai bahan dasarnya.
Contohnya Bali, Bali merupakan salah satu daerah yang paling banyak menghasilkan seni pahat yang berupa patung, ukiran hingga berbagai macam barang kerajinan lainnya, salah sat hasil pahat dari bali adalah patung arca dengan bahan baku batu andesit.

Seni Kriya Batik

Proses pembuatan kain batik bisa dilakukan dengan berbagai macam tekhnik salahsatunya adalah menggunakan teknik cap, tulis dan teknik lukis.
Teknik batik tulis adalah salah satu teknik membantik yang paling banyak digunakan di Indonesia. Selain di pulau jawa, batik juga terdapat di pulau Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Bali.
Corak kain batik dari setiap daerah juga beraneka ragam. Corak batik jawa umumnya bergaya naturalis dengan sentuhan warna yang beragam.

Seni Kriya Tenun

Indonesia adalah salah satu negara penghasil kain tenun terbesar di dunia terutama dalam hal keberagaman corak hiasannya.
Tenun terdiri dari dua jenis yaitu tenun songket dan tenun ikat. Perbedaannya tenun songket dan tenun ikat ada pada teknik pembuatan dan bahan yang digunakan. Tenun songket berupa benang perak, emas atau benang sutra.
Daerah-daerah di Indonesia terkenal dengan penghasil tenun ikat adalah aceh, sulawesi tengah, bali, sumatra utara, toraja (sulawesi selatan), NTT, kalimantan timur, flores, dan kalimantan bvarat. Sedangkan daerah penghasil tenun songket adalah sumatra barat, aceh, riau, sumatra utara, lombok, palembang, sumatra barat, nusa tenggara dan maluku.

Seni Kriya Anyaman

Seni kriya anyaman adalah tekhnik membuat dengan mengatur bahan-bahan dasarnya dalam bentuk yang tindih – menindih, silang – menyilang dan lipat – melipat pakat dan lungsen dengan pola tertentu. Bahanyang digunakan dalam seni kriya anyaman adalah rotan, bambu, pandan, lontar, mendong, enceng gondok, kertas, plastik, dan tali. Pusat kerajinan anyaman yaitu di bali, sulawesi, tasikmala, kalimantan dan papua.

Seni Kriya Bordir (sulam)

Seni kriya bordir atau sulam adalah kriya yang menempatkan hiasan dari benang yang dijaitkan pada kain yang berfungsi untuk menghias dan mempercantik tampilan kain.
Pengaplikasian kriya bordir digunakan pada baju, tas, kerudung, taplak, dan mukena.
Daerah penghasil bordir atau sulam adalah di jawa barat tepatnya di tasikmalaya. 

Merancang dan Membuat Karya Seni Kriya Daerah Setempat Daerah Setempat

Sebelum membuat karya seni kriya yang sesungguhnya, terlebih dahulu dibuat rancangan atau desain sebagai panduan. Berdasarkan rancangan tersebut, selanjutnya karya seni kriya dapat diwujudkan dalam bentuk karya jadi. Pembuatan karya seni kriya umumnya dikerjakan dengan tangan sehingga hasilnya tergantung dari keterampilan tangan pembuatnya.
Beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam merancang dan membuat karya seni kriya adalah kegunaan, kenyamanan, bahan dan teknik serta nilai seni, berikut penjelasannya:

1. Kegunaan

Faktor kegunaan dalam seni kriya menempati porsi yang utama. Misalnya, pada kendi terdapat leher yang dibuat untuk pegangan saat menuangkan air ke dalam gelas. Jika tidak diberi leher atau pegangan, benda tersebut menjadi tidak berguna.

2. Kenyamanan

Karena kegunaan menempati porsi yang utama, maka seni kriya harus mempunyai unsur kenyamanan. Kenyamanan dalam hal ini berarti enak dipakai. Dengan adanya unsur kenyamanan, berarti suatu benda telah memenuhi fungsinya dengan baik. Misalnya, sebuah kursi harus disesuaikan dengan ukuran duduk sehingga nyaman untuk diduduki.

3. Bahan dan Teknik

Pengetahuan terhadap bahan serta penguasaan teknik pembuatan harus dimiliki seorang pencipta kriya. Setiap bahan selalu memiliki sifat yang berbeda-beda. Tanah liat berbeda dengan lilin. Semen berbeda dengan gips. Bahkan setiap jenis kayu mempunyai karakter yang berbeda pula.
Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan seni kriya harus dipilih sesuai karakteristik benda yang dibuat. Misalnya, keramik dibuat dari tanah liat yang baik agar tidak mudah retak (pecah). Pemilihan bahan tersebut disesuaikan pula dengan kemampuan teknis penciptaannya.

4. Nilai Seni

Daya tarik terhadap karya seni kriya ditentukan oleh tampilan keindahannya. Jika dikaitkan dengan tujuan komersial (penjualan), selain pertimbangan estetis, perlu juga mengikuti selera konsumen dan ide kreatif.

Teknik dan Corak Seni Kriya Daerah

Karya seni kriya di setiap daerah memiliki teknik dan corak yang beragam. Teknik pembuatan karya seni kriya pada umumnya masih menggunakan teknik yang sederhana dan tradisional. Teknik-teknik yang digunakan dalam pembuatan karya seni kriya, antara lain butsir (menggunakan alat sudip, cocok untuk bahan tanah liat), membentuk (cocok untuk bahan-bahan lunak), pahat (ukir), anyam, sulam (bordir, renda), cetak (grafis), dan lain-lain.
Corak karya seni kriya terapan di setiap daerah umumnya masih bersifat tradisional, terikat pakem, monoton, dan diwariskan secara turun-temurun. Namun ada juga pola hias yang mengalami pengembangan, tetapi masih dapat dikenali ciri-ciri corak tradisionalnya. Corak karya seni kriya biasanya mengambil objek flora, fauna, atau alam sekitar daerah setempat. Corak tersebut umumnya bersifat dekoratif (menggunakan ornamen atau ragam hias), lembut, kontras, klasik, dan penuh simbolik.

RANGKUMAN SOFTBALL : (Pengertian, Sejarah Singkat, Cara Bermain, Teknik Dasar, Peraturan, Perlengkapan dan Gambar Lapangan Softball)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes kelas 12 semester 1 kurikulum 2013 yaitu tentang rangkuman materi softball, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian softball, sejarah singkat softball di indonesia dan di dunia, cara bermain, teknik dasar memukul dan melempar bola beserta cara melakukannya, peraturan dan contoh gambar lapangan permainan bola softball. Semoga dapat membantu

SOFTBALL

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes kelas 12 semester 1 kurikulum 2013 yaitu tentang rangkuman materi softball, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian softball, sejarah singkat softball di indonesia dan di dunia, cara bermain, teknik dasar memukul dan melempar bola beserta cara melakukannya, peraturan dan contoh gambar lapangan permainan bola softball.

Pengertian Softball

Pengertian softball adalah adalah satu jenis permainan olah raga yang dimainkan secara beregu yang terdiri atas 2 tim. Masing-masing tim berjumlah 9 orang dan dipimpin oleh satu kapten. Softball merupakan perkembangan dari olahraga sejenis, yakni baseball (bisbol) atau hardball.

Sejarah Singkat Softball

Sejarah singkat permainan softball di dunia yaitu berasal dari Amerika Serikat dan diciptakan oleh George Hancock pada tahun 1887 di kota Chicago. Diameter bola softball adalah 28-30,5 cm. Dalam permainan softball, terdapat sebuah regu yang berjaga (defense) dan tim yang memukul (offense).
Pada awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat. Setelah skor akhir diumumkan dengan kemenangan didapatkan oleh Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard. Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu. Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Lalu dia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi. Dia pun mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan bisbol.
Sebagai pengganti pemukulnya saat itu menggunakan sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-40. Semenjak itu permainan bisbol versi dalam ruangan mulai dikenal. Dinamakan indoor baseball. ‎ Karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama sofbol sebelumnya menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground ball.
Pada awal abad ke-20an softball mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini (National Amateur Playground Ball Association of the United States) mengatur olah raga ini untuk dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Pada tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) meminta komisi untuk menstandardisasi olah raga ini, dan tahun 1926 nama “softball” digunakan walaupun belum diresmikan.
Kapan Kejuaraan dunia softball pertama kali digelar? yaitu pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) dimana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada saat itu adalah J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi industri di wilayahnya.
Dan sejak tahun 1933 permainan “softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934, pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standardisasi peraturan softball. Sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946, di mana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh dinamakan “shortfielder” pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar yang menjelalajah di belakang dalam. Tahun 1950 jarak antara pitcher’s plate dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki (13.114 meter).
Dilihat dari partisipannya, softball telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari olah banyak orang. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria, dapat memainkannya. Lebih jauh pria di luar usia atlet dapat memainkan sebagai kegiatan di luar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam bisbol.
Pada tahun 1960-an, sebagian dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun. Ini tidak termasuk anggota pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara lain sofbol juga menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun muda.
Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto’s Tip Top Tailors memenangi kejuaraan internasional yang dilakukan berkala oleh Asosiasi Sofball Amatir dan merupakan kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera. Diadakan tahun 1966 dibawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional (International Softball Federation). Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965.
Sejarah perkembangan permainan softball di asia indonesia.
Seperti yang telah kita ketahui olahraga ini menjalar pertama kali dari AS ke Kanada, Eropa, dan kemudian Asia.
Perkembangan di Asia terpesat terutama setelah usainya Perang Dunia II. Saat ini, di Jepang, Philipina, Taiwan dan Korea Selatan, softball telah menjadi permainan rakyat. Olahraga ini menjadi olahraga yang sangat pesat perkembangannya dan sangat digemari di Asia, sehingga dibentuklah Amateur Softball Asia, yang disingkat ASA-ASIA. Anggotanya antara lain Jepang, Philipina, Korea Selatan, Taiwan, Hongkong, Pakistan, India, Muangthai, Singapura dan Indonesia.
Kejuaraan Softball wanita se-Asia pertama kali diselenggarakan di Manila, pada Februari 1967, dan pesertanya baru 5 negara yaitu Philipina, Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Hongkong. Demikianlah selanjutnya direncanakan kejuaraan Asia ini setiap tahun sekali, dengan penyelenggaraan setahun sekali bergantian antara putera dan puteri. Misalnya tahun ini kejuaraan softball putera, maka tahun depan untuk bagian puterinya. Softball juga sedang berjuang untuk dipertandingkan di Asian Games. Dalam Asian Games Bangkok tahun 1966, Softball juga ikut demonstrasi.
Sebelum perang kemerdekaan, sebetulnya softball sudah ada yang melakukannya di Indonesia, namun sifatnya masih sangat terbatas. Artinya hanya dimainkan di sekolah-sekolah tertentu saja. Pada mulanya ada anggapan bahwa permainan olahraga Softball hanya pantas dimainkan oleh golongan wanita saja. Hal ini terus berlangsung sampai tahun 1966an. Oleh karena itu softball hanya dimainkan oleh puteri saja. Ketika Asian Games Bangkok, terbukalah mata kita bahwa sebenarnya olahraga Softball itu dapat dimainkan baik oleh puteri maupun putera. Pada waktu itu putera-putera kita, masih menyenangi olahraga baseball.
Melihat perkembangan Softball begitu pesat dan adanya kompetisi antara negara setiap tahunnya. Timbullah perhatian kita terhadap cabang olahraga ini secara serius. Awalnya Softball hanya berkembang di Jakarta, Bandung, Pelembang, Semarang dan Surabaya. Tetapi kini telah menjadi salah satu cabang olahraga yang yang sangat digemari masyarakat, terutama para pelajar dan mahasiswa. Untuk menyalurkan kegiatan-kegiatan softball di Indonesia, diperlukan suatu badan yang mengaturnya, maka dibentuklah Organisasi Induk dengan nama PERBASASI (Perserikatan Baseball & Softball Amatir Seluruh Indonesia). Dengan adanya wadah PB. PERBASASI ini mulailah diadakan kompetisi softball tingkat nasional. Kejuaraan Nasional I diselenggarakan tahun 1967 di Jakarta. Di samping itu sejak PON VII di Surabaya, Softball menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Cara Bermain Softball

Cara bermain permainan olagraga softball, permainan ini dimainkan oleh dua tim di lapangan softball. Setiap tim minimal memiliki 9 pemain dan selebihnya merupakan cadangan. Posisi 9 orang pemain ini adalah 1 orang pitcher, 1 orang catcher, dan 7 orang bertahan/fielder yang terbagi dalam 4 penjaga daerahd alam (infielder) dan 3 orang penjaga daerah luar (outfielder).
Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding masing-masing mempunyai kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka (run). Ketika tim yang menyerang mendapat giliran memukul, seorang pelempar bola (pitcher) tim bertahan melemparkan bola kearah penangkap bola (catcher) sekencang-kencangnya agar bola tidak dapat dipukul.Tim yang mendapat giliran memukul bergantian seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim yang berjaga berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan
Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua base secara berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan menginjak home plate mendapat satu angka. Waktu permainan ditentukan oleh inning. Setiap tim mendapat giliran memukul sampai 3 kali out dan mematikan tim lawan 3 kali out, disebut 1 inning. Dalam tiap pertandingan sofbol durasi permainan setidaknya 7 inning tergantung situasi, atau lama waktu 2 jam. Setelah menghabiskan inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang.
Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu disebut tie break atau seri. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.

Teknik Dasar Bermain Softball

Secara umum, teknik dasar bermain softball ada 4 yaitu teknik melenpar bola, menangkap bola, memegang pemkul (bat) dan teknik memukul bola, teknik memukul dalam permainan softball ada 2 macam yaitu swing dan tumbuk / bunt, sedangkan teknik melempar dan menangkap bola ada 3 macam, berikut dibawah ini penjelasannya:

Teknik Dasar Melempar Bola

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melempar bola pada permainan softball adalah melempar bola.
Cara memegang bola softball yaitu bola dipegang, beri jarak antara bola dengan telapak tangan sehingga terdapat rongga. Jari telunjuk dan jari tengah digunakan untuk menekan bola, sedangkan ibu jari dan jari lainnya digunakan untuk menahan bola agar tidak jatuh. Pelambung bola dalam permainan softball disebut dengan pitcher.
Dalam teknik melempar bola softball ada 3 macam, yaitu lemparan samping, bawah dan atas berikut adalah bagaimana cara melempar bola pada permainan softball:
  • Lemparan Atas (Overhand Throw), Cara melakukan lemparan atas yaitu pada saat melempar bola, ayunan tangan ayunan tangan dan langkah kaki secara bersamaan dengan berat badan bertumpu pada kaki yang di depan, badan sedikit condong ke belakang.
  • Lemparan Samping (Sidehand Throw), Dalam lemparan samping, lengan bawah sejajar dengan bahu dan sedikit lecutan pergelangan tangan.
  • Lemparan Bawah (Underhand Throw), Lemparan bawah pada permainan softball umumnya digunakan dalam keadaan darurat dan dilakukan dalam waktu yang cepat, posisi tubuh membungkuk dengan kedua kaki ditekuk.

Teknik Dasar Menangkap Bola

Berdasarkan arah datangnya bola, teknik dasar menangkap bola softball ada 3 yaitu Bola Datar (Straight Ball), Bola Lambung dan Bola Menggelinding (Ground Ball), Berikut penjelasan cara melakukannya :
  • Cara menangkap Bola datar (Straight Ball) yaitu Posisi badan saat menangkap bola dengan teknik ini adalah berdiri, kaki kangkang, pandangan lurus ke depan ke arah datangnya bola, posisi kedua tangan siap di depan dada. Bola ditangkap dengan menggunakan tangan kiri yang memakai glove,sedangkan tangan kanan bersiap untuk melempar bola.
  • Cara menangkap Bola Lambung yaitu Posisi badan saat melakukan tekni yang satu ini adalah ditempatkan tepat di mana bola akan jatuh. Bola tersebut kemudian ditangkap dengan satu tangan atau dua tangan secara bersamaan.
  • Cara menangkap Bola Menggelinding (Ground Ball) yaitu  dengan cara berlutut dan tangan yang memakai glove ditempatkan tepat pada arah datangnya bola, sedangkan tangan yang lainnya bersiap untuk menangkap dan melempar bola.

Teknik Dasar Memegang Kayu Pemukul (Bat)

Cara memegang kayu pemukul atau bat dalam permainan softball adalah dengan cara pemukul atau kayu tersebut dipegang erat-erat dengan tangan merapat atau sedikit renggang dengan posisi tangan kanan di sebelah atas dan tangan kiri di sebelah bawah.

Teknik Dasar Memukul Bola

Pada dasarnya teknik memukul bola dalam softball dibagi menjadi 2 macam, yaitu pukulan swing dan pukulan tumbuk / Bunt. berikut penjelasannya:
1. Cara Melakukan Pukulan Swing
  • Sikap awal
    Sikap awal dalam pukulan swing adalah berdiri dengan kedua kaki dijarangkan. Kemudian kaki kiri diputar mengarah lurus dengan pitcher. Berat badan bertumpu pada kedua kaki dan badan sedikit condong ke depan. Pemukul dipegang erat-erat oleh kedua tangan dan posisi memukul sedemikian rupa sehingga tepat di atas bahu. Pandangan lurus kearah datangnya bola serta lengan kanan lebih rendah dibandingkan lengan kiri.
  • Sikap Saat memukul Bola
    Jika bola sudah dilempar oleh pitcher, selanjutnya bola segera dipukul secara tepat dengan mengayunkan pemukul ke arah datangnya bola yang dilemparkan. Posisi badan adalah kaki kanan sedikit ditekuk dan kedua tangan diluruskan.
  • Sikap Akhir
    Setelah bola berhasi dipukul, selanjutnya gerakan ayunan bat sebagai gerakan lanjutan.
2. Cara Melakukan Pukulan Tumbuk (Bunt)
Pengertian pukulan tumbuk adalah memukul bola tanpa harus mengayunkan pemukul tetapi cukup menahan arah datangnya bola sehingga bola akan jatuh dekat dengan si pemukul.
Pada waktu pukulan tumbuk atau bunt, sikap kedua kaki cukup dengan posisi kaki disejajarkan dengan arah datangnya bola.

Peraturan Permainan Softball

Peraturan pemain dalam softball :
  • Satu tim terdiri dari 9 orang pemain,dipimpin oleh seorang kapten regu.
  • Pergantian pemain harus memberitahukan kepada umpire.
  • Pemain yang sudah diganti tidak boleh main lagi.
  • Adapun susunan pemainnya 1 orang pitcher’s, 2 orang catcher’s, 3, 4,  base man, 6 shortstop, short fielder, 7, 8, 9 left fielder, middle fielder, dan right fielder.
Peraturan dalam pertandingan :
  • Dilakukan undian dengan uang logam untuk menentukan siapa yang menjadi tim penjaga (Home-Team / HT) dan siapa tim pemukul (Visiting-Team/ VT).
  • Jumlah permainan dilakukan dalam 7 inning. (ronde)
  • Apabila sebuah tim tidak datang di lapangan pada waktu bertanding, tim tersebut dinyatakan kalah dan tim yang menang mendapat nilai 7-0.
  • Nilai tidak dihitung apabila terjadinya bersamaan dengan terjadinya out yang ke-3 di base 1 di-katuk di tempat lain (sebelum mencapai base).
  • Untuk lamanya pertandingan Softball ditentukan oleh inning yaitu 7 inning. Pengertian 1 inning adalah setiap regu bermain 1 kali giliran memukul dan 1 kali menjadi regu penjaga.
  • Dalam permainan softball terdapat 4 orang wasit, base umpire . 1 orang wasit kepala, base umpire sebanyak 3 orang dengan posisi : Wasit kepala tempatnya dibelakang catcher dan base umpire bertugas dilapangan menentukan matinya pemain pemukul di masing-masing base.
Cara Mendapatkan Nilai atau angka:
  • Setiap pelari dengan pukulan baik dan dapat kembali dengan selamat mendapat nilai satu.
  • Setiap pelari yang menuju base harus ada pada base atau menginjak base, tidak boleh lewat begitu saja. Jika dilewati maka boleh di-tick . Hanya pada base pertama boleh lewat. Tetapi tidak berpura-pura, maksudnya untuk bisa lewat di base yang kedua.
  • Jika ada bola yang ditangkap dari hasil pukulan, maka si pemukul dinyatakan mati. Para pelari masing-masing kembali ke basenya dengan cepat agar basenya tidak dibakar oleh penjaga
  • Pelari yang kembali dapat dimatikan.
  • Pelari yang sudah dimatikan tidak dapat melanjutkan perjalanannya.
  • Jika memukul dan dapat kembali ke home base dapat selamat, maka ia mendpat nilai 6 dan setiap base lawannya mendapat nilai satu.
Batter dikatakan mati apabila :
  • Pemain pemukul tidak dapat memukul bola sebanyak tiga kali, dan cachter dapat menangkap bola yang dilempar Pitcher sebelum bola jatuh maka pemukul dinyatakan mati.
  • Catch ball/Fly Out terjadi apabila bola yang dipukul dapat ditangkap oleh regu penjaga sebalum bola menyentuh tanah, jika terjadi Fly Out maka pelari tidak bolah berlari ke base salanjutnya dan apabila berlari maka dinyatakan Out.
  • Dapat ditick apabila tidak menginjak Base.
Cara Mematikan dan Tukar Tempat:
Cara mematikan dapat dilakukan dengan cara di tick sebelum pelari mengenai base. Pada waktu men-tick bola tidak boleh dilepaskan atau terlepas dari tangan. Kecuali dalam keadaan lari cukup dengan membakar base, yaitu sambil memegang bola, menginjak base yang dituju pelari. Bertukar tempat dilakukan setelah tiga kali mati.

Perlengkapan dan Lapangan Softball

Berikut ini adalah perlengkapan perlengkapan yang harus ada dan digunakan dalam pertandingan softball, demi keamanan dan kelancaran pemain:
  1. Glove (pelindung tangan)
    Pemain penjaga menggunakan glove (sarung tangan) terbuat daari kulit agak tebal dengan ukuran gloves softball adalah 38 x 38 dan berat gloves softball 283 gram
  2. Bola Softball
    Bola softball terbuat dari kulit yang di dalamnya terdiri atas campuran gabus dan karet. Lingkaran bola softball adalah 30 cm dan berat bola softball adalah 190 gram.
  3. Pemukul
    Alat pemukul atau stick yang dipakai harus sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh PB PERBASASI yang panjangnya tidak lebih dari 40 cm
  4. Leight guard
  5. Body protector
  6. Masker
  7. Lapangan lengkap
Lapangan sofball berbentuk segi empat, dengan panjang tiap sisinya 16,76 m, Ukuran lapangan softball adalah sebagai berikut:
  1. Panjang setiap sisinya 16,76 meter.
  2. Jarak dari home base ke tempat pelempar adalah 13,07 meter.
  3. Tempat pelempar berdiri (pitcher plate, berukuran 60 x 15 meter)
  4. Tempat pelempar berdiri (pitcher plate, berukuran 60 x 15 meter)Permainan softball mempunyai tiga tempat hinggap pelari yang disebut base. Base terdiri atas base I, II, dan III, sedang base IV langsung tempat untuk memukul (home base). Setiap base terdiri dari karet atau kanvas yang merupakan bantalan, dengan ukuran masing-masing base 38 x 38 cm, dan tebal 5-12,5 cm, kecuali home base berukuran 42,5 x 21,5 cm, sisi puncaknya berukuran 30 cm.
  5. Perpanjangan garis dalam home base ke base I dan II disebut garis batas/sector, gunakanya untuk menentukan bola itu jatuhnya di dalam atau di luar garis batas.

KLASIFIKASI KINGDOM MONERA: ( Pengertian, Peranan, Ciri-Ciri, dan Contoh Organisme Kingdom Monera Beserta Gambarnya)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi kelas 10 SMA/SMK  semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang rangkuman klasifikasi kingdom monera, adapun yang akan kita bahas kali ini yaitu mengenai klasifikasi, pengertian, peranan kingdom monera dalam kehidupan sehari-hari, ciri-ciri eukariotik dan prokariotik, bentuk dan struktur tubuh bakteri dan contoh organisme kingdom monera beserta gambarnya. Semoga dapat membantu

Kingdom Monera

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi kelas 10 SMA/SMK  semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang rangkuman klasifikasi kingdom monera, adapun yang akan kita bahas kali ini yaitu mengenai klasifikasi, pengertian, peranan kingdom monera dalam kehidupan sehari-hari, ciri-ciri eukariotik dan prokariotik, bentuk dan struktur tubuh bakteri dan contoh organisme kingdom monera beserta gambarnya.

Pengertian Kingdom Monera

Pengertian kingdom monera adalah makhluk hidup yang terdiri atas satu sel (uniselular) sesuai dengan asal kata dari bahasa Yunani, moneres yang berarti tunggal.
Monera belum mempunyai membran inti sel, memiliki nukleoid (bagian sel yang mengandung DNA), dan belum memiliki organel bermembran, seperti mitokondria, kloroplas, dan badan Golgi. Dinding selnya terbuat dari peptidoglikan yang tahan terhadap tekanan osmotik hingga 25 kali tekanan atmosfer. Anggota kingdom ini secara umum disebut dengan bakteri.

Peranan Kingdom Monera

Kingdomg monera memiliki banyak peran dalam kehidupan sehari hari kita, namun dalah hal tersebut ada bakteri yang menguntungkan dan ada juga yang merugikan, berikut penjelasannya:

Contoh Peranan Kingdom Monera Yang Menguntungkan

  1. Archaebacteria dari kelompok metanogen yang berperan menguraikan kotoran pada sampah dan hewan sehingga dapat dijadikan bahan bakar.
  2. Bakteri pembusuk sampah organik sehingga mudah diuraikan. Bakteri pembusuk ini antara lain, Pseudomonas, Xantomonas, Flavobacterium dan Streptomyces
  3. Bakteri Rhizobium adalah bakteri yang berperan mengikat nitrogen yang dibutuhkan tanaman karena ia hidup bersimbiosis dengan tumbuhan terutama polong-polongan dengan cara menginfeksi bulu akar dan memperbanyak diri sehingga terbentuk bintil. Bintil inilah yang mengikar unsur nitrogen yang akan diberikan ke tubuh tumbuhan.
  4. Bakteri nitrifikasi adalah bakteri yang mampu mengubah amonium menjadi nitrat. Bakteri ini berfungsi menyuburkan tanah. Contoh bakteri nitrifikasi anatara lain, Nitro somonas,Nitrobacter.
  5. Bakteri Azotobacter adalah bakteri yang berperan mengikat nitrogen tanpa bersimbiosis dengan tanaman tinggi.
  6. Bakteri Streptomyces griceus,yaitu bakteri yang berperan membentuk antibiotik streptomisin
  7. Bakteri Escherichia coli,yaitu bakteri yang berperan membusukkan sisa makanan dan membentuk vitamin K dan Vitamin B12 yang ada di sistem ekskresi dalam usus besar (kolon)

Baca Juga: Klasifikasi Kelas Mamalia

Bakteri yang berperan dalam pembuatan makanan dan bidang industri,diantaranya sebagai berikut:
  1. Bakteri stretococcus termophlus dan Lactobacillus bulgaricus yang berperan dalam pembuatan yoghurt
  2. Bakteri Streptococcus sp. dan Propionibacterium skermanisi yang berperan dalam pembuatan keju
  3. Bakteri streptococcus lactis yang berperan dalam pembuatan kefir
  4. Bakteri Pseudomonas sp.yang berperan dalam pembuatan vitamin B
  5. Bakteri Acetobacter sp.yang berperan dalam pembuatan asam asetat
  6. Bakteri Candida krussei yang berperan dalam pembuatan cokelat
  7. Bakteri Acetobacter xylinum yang berperan dalam pembuatan nata de coco

Contoh Peranan Kingdom Monera Yang Merugikan

Berikut ini adalah beberapa contoh kingdom monera yang merugikan dalam kehidupan kita, yang dapat menimbulkan penyakit, mempercepat pembusukan dan merusak makanan.
Bakteri yang menimbulkan penyakit antara lain:
  • Clostridium tetani,bakteri yang menyebabkan penyakit tetanus
  • Corynebacterium dipteri,bakteri yang menyebabkan difteri
  • Staphylococcus aereus,bakteri yang menyerang saluran alat alat pernapasan
  • Streptococcus pyogenes,bakteri yang menyebabkan sistem pernapasan
  • Micrococcus gonorrhea,bakteri yang menyebabkan penyakit kelamin
  • Diplococcus pneumoniae,bakteri yang menyerang paru-paru
  • Klebsiella pneumoniae,bakteri yang menyebabkan penyakit pada saluran pernapasan dan paru-paru
  • Salmonella typhosa,bakteri yang menyebabkan penyakit tifus
  • Shigella shigae,bakteri yang menyebabkan disentri
  • Brucella abortus,bakteri yang menyebabkan abortus
  • Pasteurella pestis, yang menyebabkan penyakit pes
  • Hemophylus influenza,bakteri yang menimbulkan influenza

Berikut dibawah ini adalah bakteri yang menyebabkan pembusukan:

  • Flavobacterium dan Archomobacter,yakni bakteri yang membusukkan telur
  • Lactobacillus,bakteri yang menimbulkan pembusukan pada syur-sayuran,buah-buahan dan umbi-umbian
  • Staphylococcus dan Achromobacter,bakteri yang menimbulkan pembusukan pada daging dan ikan

Berikut dibawah ini adalah contoh bakteri yang dapat merusak makanan:

  • Clostridium botulinum,yaitu bakteri yang menghasilkan racun pada makanan kemasan
  • seudomonas cocovenenans ,bakteri yang menghasilkan racun pada tempe bongkrek. Tempe bongkrek adalah tempe yang terbuat dari ampas kelapa,jika kebersihannya kurang maka bisa terjangkit bakteri Pseudomonas yang menghasilkan aflatoksin.

Klasifikasi Kingdom Monera

Ahli mikrobiologi Amerika Carl Woese pada tahun 1977 dan 1990, monera dipisahkan menjadi dua kelompok berdasarkan perbedaan struktur dinding sel dan fisiologinya yaitu Archaebacteria dan Eubacteria.

Baca Juga: Klasifikasi Kelas Reptilia

  1. Eubacteria meliputi kelompok Bakteri dan Cyanobacteria (bakteri fotosintetik, dulu disebut ganggang hijau-biru)
  2. Archaebacteria meliputi kelompok mikroorganisme yang hidup di lingkungan yang ekstrim dan mempunyai sifat fisiologis, materi genetik, dan komposisi sel yang berbeda dengan bakteri.

1.  Eubacteria (Bakteri)

Bakteri adalah organisme bersel tunggal yang hidup bebas dimana-mana. Bakteri berukuran sangat kecil, yaitu hanya 0,2–10 mikrometer (1 mikrometer = 1/1000 milimeter).
Eubacteria merupakan kelompok bakteri yang memiliki dinding peptidoglikan. Kelompok eubacteria dibedakan menjadi:

1.1 Spirokaeta

Spirokaeta, berbentuk spiral (spiro: spiral) dengan panjang sekitar 0,25mm. dan mendapatkan energi melalui kemoheterotrof dan menyebabkan penyakit.
Contoh eubacteria spirokaeta adalah: Treponema pallidum (penyebab sifilis).

1.2 Klamidia

Klamidia adalah parasit di dalam sel hewan.
Contoh klamidia yaitu Chlamydia trachomatis penyebab kebutaan yang ditularkan melalui hubungan seksual. Bakteri ini mendapatkan energi dari inangnya.

1.3 Bakteri Gram

Bakteri gram adalah jenis bakteri yang didasarkan atas pewarnaan gram. Terdapat dua macam bakteri gram yaitu gram negatif dan positif :
  1. Gram negatif, dinding peptidoglikan tipis. Berwarna merah pada pewarnaan gram.
    Umumnya patogen, contohnya yaitu Salmonella sp.
  2. Gram positif, memiliki dinding peptidoglikan yang tebal. Berwarna ungu jika dilakukan pewarnaan gram.
    Umumnya menguntungkan, contohnya yaitu Basillus sp.

1.4 Cyanobacteria

Cyanobacteria adalah golongan alga hijau-biru. Fotoautotrof dengan fotosintesis. Memiliki klorofil a seperti pada tumbuhan.
Biasa ditemukan di air tawar, air laut atau dalam bentuk simbiosis dengan organisme lain seperti simbiosis dengan fungi membentuk lichens. Ada juga yang membentuk koloni dan tidak memiliki alat gerak seperti Anabaena sp.

1.5 Proteobacteria

Secara umum Proteobacteria, dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu:
  1. Bakteri ungu, memiliki pigmen. Fotoautotrof atau fotoheterotrof.
  2. Proteobacteri kemoautotrofik, bakteri yang bersimbiosis dengan tumbuhan,
    Contoh: Nitrosomonas.
  3. Proteobacteri kemoheterotrofik, bakteri yang hidup dalam tubuh hewan.
    Contoh: Eschericia coli.

Bentuk tubuh Bakteri

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi kelas 10 SMA/SMK  semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang rangkuman klasifikasi kingdom monera, adapun yang akan kita bahas kali ini yaitu mengenai klasifikasi, pengertian, peranan kingdom monera dalam kehidupan sehari-hari, ciri-ciri eukariotik dan prokariotik, bentuk dan struktur tubuh bakteri dan contoh organisme kingdom monera beserta gambarnya.
Bakteri mempunyai bentuk yang bermacam-macam.
Bentuk bakteri yang paling dikenal adalah batang atau basil (tunggal: basilus), bulat atau cocci (tunggal: coccus), dan spiral atau spirila (tunggal: spirilum).
  • Bakteri coccus ada yang tersusun sendiri (monococcus) atau berkelompok.
Bentuk kelompok bakteri yaitu bergandengan (diplococcus), untaian anggur (staphylococcus), rantai (streptococcus), dan tersusun delapan-delapan (sarcina).
  • Bakteri bacillus ada yang berdiri sendiri (monobacillus), berpasangan (diplobacillus), dan membentuk rantai (streptobacillus).
  • Bakteri spiral ada yang berbentuk koma (vibrio), spiral, dan spiroseta (spirochete).

Struktur Tubuh Bakteri

Pad umumnya struktur tubuh bakteri terdiri dari membran plasma, dinding sel dan sitoplasma:
  1. Membran plasma adalah membran yang membatasi sitoplasma dan dinding sel serta tersusun atas lemak dan protein. Membran plasma memiliki banyak enzim yang terdapat dalam mitokondria sel eukariotik. Membran plasma ini membentuk tonjolan ke bagian dalam dan membentuk struktur multi membran yang disebut mesosom.
  2. Dinding Sel adalah membran sel yang diselaputi oleh dinding sel yang mengandung karbohidrat, lemak, protein,f ossfor, garan anorganik, asam amino, dan asam diamino pimelik (ditemukan pada sel bakteri dan alga biru).
    Fungsi dinding sel yaitu melindungi dan memberi bentuk tubuh pada bakteri. Di bagian luar dinding sel diselaputi oleh lapisan lendir yang disebut kapsul. bila bakteri kapsul maka itu menunjukkan bakteri memiliki tingkat menimbulkan penyakit yang tinggi juga kapsul tersebut melindunginya dari racun organisme lain.
    Contoh bakteri berkapsul yaitu, Diplococcus pneumonia. Ada juga bakteri yang memfungsikan dinding selnya sebagai pelindung yaitu Escherichia coli,bentuk dindingnya seperti rambut lalu disebut pili.
  3. Sitoplasma adalah bagian dalam membran plasma terdapat sitoplasma yang tidak mengandung organel, seperti retikulum endoplasma, badan Golgi, mitokondria, lisosom, dan sentriol. Bakteri yang memiliki organel adalah ribosom bebas.
    Pada sitoplasma bagian dalam terdapat juga materi genetik yaitu DNA dan RNA.

2. Archaebacteria

Kelompok Archaebacteria adalah organisme yang menempati daerah yang ekstrim seperti sumber air panas dan air dengan kadar garam (salinitas) tinggi. Para ilmuwan mengelompokkan Archaebacteria ke dalam tiga kelompok, yaitu Metanogenik, Halofilik dan Termofilik (Start and Taggart, 1995: 352).

2.1 Metanogenik

Kelompok Archaebacteria ini bersifat anaerobik dan kemosintetik.
Bakteri ini memperoleh makanan dengan mereduksi CO2 menggunakan H2 menjadi metana (CH4). kelompok bakteri metanogenik bisa kita temukan dan biasa hidup di rawa-rawa dan danau yang kekurangan oksigen karena konsumsi mikroorganisme lain. Metanogenik juga berperan dalam pembusukan sampah dan kotoran ternak.
Metanogenik merupakan bakteri utama dalam pembentukan biogas atau gas metana. Beberapa bakteri metanogenik bersimbiosis dalam rumen herbivora dan hewan pengonsumsi selulosa lainnya. Contohnya Methanosarcina mazei.

2.2 Halofilik

Bakteri Halofilik (halo: garam, philis: suka) ini hidup pada lingkungan dengan kadar garam tinggi dan sebagian memerlukan kadar garam 10 kali lebih tinggi dari pada air laut untuk dapat hidup. Beberapa bakteri halofilik dapat berfotosintesis dan memiliki zat warna yang disebut bacteriorodhopsin.

2.3 Termofilik

Sesuai dengan namanya yaitu (thermo: panas, philis: suka).
Archaebacteria ini hidup di tempat dengan suhu 60°C hingga 80°C. Beberapa bakteri termofilik mampu mengoksidasi sulfur, seperti Sulfolobus yang hidup di mata air sulfur.
Bahkan, beberapa spesies mampu hidup dekat rekahan dasar laut dengan suhu 105°C.

Ciri Ciri Kingdom Monera

Ciri ciri eukariotik dan prokariotik, dan atau perbedaan ciri ciri antara eukariotik dan prokariotik dapat anda lihat pada tabel dibawah ini !
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi kelas 10 SMA/SMK  semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang rangkuman klasifikasi kingdom monera, adapun yang akan kita bahas kali ini yaitu mengenai klasifikasi, pengertian, peranan kingdom monera dalam kehidupan sehari-hari, ciri-ciri eukariotik dan prokariotik, bentuk dan struktur tubuh bakteri dan contoh organisme kingdom monera beserta gambarnya.

Contoh Organisme Kingdom Monera

Sebutkan contoh organisme yang termasuk kedalam kingdom monera!
Berikut dibawah ini adalah beberapa contoh organisme yang termasuk atau tergolong kedalam kingkom monera, antara lain:

Baca Juga: Materi lengkap jaringan epitel

  • Actinomyces
  • Bacillus
  • Bacteroides
  • Bordetella
  • Campylobacter
  • Chlamydia
  • Clostridium
  • Corynebacterium
  • E.coli
  • Enterobacteriaceae
  • Haemophilus
  • Helicobacter
  • Klebsiella
  • Legionella
  • Listeria
  • Moraxella
  • Mycoplasma
  • Neisseria
  • Nostoc
  • Prochloron
  • Proteus
  • Pseudomonas
  • Rickettsia
  • Salmonella
  • Shigella
  • Staphylococcus
  • Streptococcus
  • Treponema

AGROFORESTRI (Pengertian, Manfaat, Tujuan, Bentuk, Komponen, Ruang lingkup dan Contoh Agroforestri)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran agroforestri kelas XII 12 SMK semester 1 kurikulum 2013 hasil revisi, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian agroforestri, manfaat, tujuan, komponen komponen, bentuk bentuk, ruang lingkup dan contoh agroforestri. Semoga dapat membantu

Agroforestri

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran agroforestri kelas XII 12 SMK semester 1 kurikulum 2013 hasil revisi, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian agroforestri, manfaat, tujuan, komponen komponen, bentuk bentuk, ruang lingkup dan contoh agroforestri.

Pengertian Agroforestri

Pengertian Agroforestri adalah penggunaan lahan terpadu yang memiliki aspek struktur, fungsi, sosial ekonomi dan ekologi, dilaksanakan melalui pengkombinasian pepohonan dengan tanaman pertanian atau ternak baik secara bersama-sama ataupun bergiliran. Hutan pada hakekatnya merupakan perwujudan dari lima unsur pokok yang terdiri dari bumi, air, alam hayati, udara dan sinar matahari.
Memanfaatkan hutan sebenarnya mengarahkan kelima unsur pokok kepada suatu bentuk tertentu pada tempat dan waktu yang diperlukan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia lahir dan batin sebesar mungkin tanpa mengabaikan aspek kelestarian.

Manfaat

Manfaat diadakannya kegiatan agroforestri adalah antara lain untuk:
  • Memberikan potensi kepada petani
  • Mengurangi kemiskinan melalui produksi agroforestri untuk komsumsi rumah tangga dan penjualan kesejahtraan hidup
  • Berkontribusi untuk ketahanan pangan dengan mengembalikan kesuburan tanah pertanian untuk tanaman pangan dan produksi buah-buahan kacang-kacangan dan minyak nabati
  • Untuk mengurangi deforestasi dan tekanan terhadap hutan dengan menyediakan kayu bakar
  • Meningkatkan keanekaragaman pada pertanian.
Manfaat argoforestri menurut Rianse (2006) agroforestri bermanfaat dalam mencegah perluasan tanah tergradasi, melestarikan sumberdaya hutan, meningkatkan mutu pertanian, serta menyempurnakan intensifikasi dan diversifikasi silvikultur.
Manfaat agroforestri bagi lingkungan:
  • Mengurangi ketergantungan terhadap hutan
  • Menjaga kesuburan lahan
  • Menurunkan suhu pada tanah dan lingkungan sekitarnya
Manfaat agroforestri bagi sosial dan ekonomi / dalam bidang sosial dan ekonomi yaitu:
  • Mencegah terjadinya gagal panen
  • Memantapkan dan meningkatkan pendapatan
  • Tersedianya kayu pertukangan, kayu bakar, pangan, pakan ternak dan pupuk hijau
  • Merubah sikap masyarakat dalam cara mengolah lahan

Tujuan

Tujuan agroforestri adalah untuk  meningkatkan kesejahteraan rakyat petani, terutama yang di sekitar hutan, yaitu dengan memprioritaskan partisipasi aktif masyarakat dalam memperbaiki keadaan lingkungan yang rusak dan berlanjut dengan memeliharanya.
Program-program agroforestri diarahkan pada peningkatan dan pelestarian produktivitas sumberdaya, yang akhirnya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Menurut Rianse (2006), ada beberapa keunggulan agroforestri dibandingkan dengan sistem penggunaan lahan lainnya yaitu:
  1.  Produktivitas (Productivity): Produk total sistem campuran dalam agroforestri jauh lebih tinggi dibandingkan pada monokultur.
  2. Diversitas (Diversity); Diversitas keragaman yang tinggi, baik menyangkut produk maupun jasa.
  3. Kemandirian (Self-regulation); Mampu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dan petani kecil.
  4.  Stablitas (Stability); Mampu memberikan hasil yang seimbang sepanjang penguasaan lahan sehingga dapat menjamin stabilitas dan kesinambunga pendapatan petani.
Tujuan menurut para ahli, Menurut Maydell (1986) dalam Rianse (2006), agroforestri pada umumnya diharapkan dapat membantu mengoptimalkan hasil suatu bentuk penggunaan lahan secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.

Bentuk Bentuk Agroforestri

Bentuk bentuk agroforestri menurut Nair (1993) 7 yaitu:
  1. Agrisilviculture adalah penggunaan lahan secara sadar dan dengan pertimbangan yang masak untuk memproduksi sekaligus hasil-hasil pertanian dan kehutanan.
  2. Sylvopastoral system adalah sistem pengelolaan lahan hutan untuk menghasilkan kayu dan padang penggembalaan untuk memelihara ternak.
  3. Agrosylvo-pastoral system adalah sistem pengelolaan lahan hutan untuk memproduksi hasil pertanian dan kehutanan secara bersamaan, dan sekaligus padang penggembalaan untuk memelihara hewan ternak.
  4. Multipurpose forest tree production systems adalahsistem pengelolaan dan penanaman berbagai jenis kayu, yang tidak hanya hasil kayunya, akan tetapi juga daun-daunan dan buah-buahan yang dapat digunakan sebagai bahan makanan manusia, ataupun pakan ternak.
  5. Sylvofishery adalah sistem pengelolaan lahan hutan untuk menghasilkan kayu dan perikanan.
  6. Apiculture adalah sistem pengelolaan lahan hutan untuk menghasilkan pohon-pohon yang merupakan sumber pakan lebah sekaligus dilakukan pemeliharaan lebah madu.
  7. Sericulture adalah sistem pengelolaan lahan hutan untuk menghasilkan pohon-pohon dan pemeliharaan ulat sutera.

Komponen Komponen dan Ruang Lingkup Agroforestri

Pada dasarnya ruang lingkup agroforestri tersusun dari 3 komponen utama / pokok, yaitu kehutanan, pertanian dan kehutanan.
Penggabungan 3 komponen dalam agroforestri adalah Agrisilvikultur, Silvopastura dan Agrosilvopastura.
  • Agrisilvikultur yaitu Kombinasi antara komponen atau kegiatan kehutanan (pepohonan, perdu, palem, bambu, dll.) dengan komponen pertanian.
  • Silvopastura adalah Kombinasi antara komponen atau kegiatan kehutanan dengan peternakan
  • Agrosilvopastura adalah Kombinasi antara komponen atau kegiatan pertanian dengan kehutanan dan peternakan/hewan
  • Silvopastura adalah Kombinasi antara komponen atau kegiatan kehutanan dengan peternakan

Dari keempat kombinasi tersebut, yang termasuk dalam agroforestri adalah Agrisilvikutur, Silvopastura dan Agrosilvopastura. Sementara agropastura tidak dimasukkan sebagai agroforestri, karena komponen kehutanan atau pepohonan tidak dijumpai dalam kombinasi.

Di samping ketiga kombinasi tersebut, Nair (1987) menambah sistem-sistem lainnya yang dapat dikategorikan sebagai agroforestri. Beberapa contoh yang menggambarkan sistem lebih spesifik yaitu:
  1. Silvofishery adalah kombinasi antara komponen atau kegiatan kehutanan dengan perikanan.
  2. Apiculture adalah budidaya lebah atau serangga yang dilakukan dalam kegiatan atau komponen kehutanan.

Contoh Agroforestri

Contoh sistem agroforestri sederhana :

1. Strip Rumput

Strip rumput adalah bentuk peralihan dari sistem pertanian tanaman semusim menjadi sistem agroforestri.
Strip rumput adalah barisan rumput dengan lebar 0,5-1 m dan jarak antar strip 4-10 m yang ditanam sejajar garis ketinggian (kontur). Pada tanah yang berteras, rumput ditanam di pinggir (bibir) teras. Jenis rumput yang cocok adalah rumput yang mempunyai sistem perakaran rapat dan dapat dijadikan hijauan pakan ternak, misalnya rumput gajah (Pennisetum purpureum), rumput BD (Brachiaria decumbens), rumput BH (Brachiaria humidicola), rumput pahit (Paspallum notatum) dan lain- lain. Adakalanya rumput akar wangi (Vetiveria zizanioides) digunakan juga sebagai tanaman strip rumput. Akar wangi tidak disukai ternak, tetapi menghasilkan minyak atsiri yang merupakan bahan baku pembuatan kosmetik.
Keuntungan strip rumput adalah untuk mengurangi kecepatan aliran permukaandan erosiMemperkuat bibir terasMenyediakan hijauan pakan ternakMembantu mempercepat proses pembentukan teras secara alami.

2. Pertanaman Lorong

Sistem pertanaman lorong merupakan sistem pertanian di mana tanaman semusim ditanam pada lorong di antara barisan tanaman pagar yang ditata menurut garis kontur.
Jenis tanaman yang cocok untuk tanaman pagar adalah tanaman jenis kacang-kacangan (leguminosa) seperti, gamal (Flemingia congesta Gliricidia sepium), lamtoro (Leucaena leucocephala), dan Calliandra callothirsus.
Jarak antar baris tanaman pagar berkisar antara 4 sampai 10 m. Semakin curam lereng, jarak antar barisan tanaman pagar dibuat semakin dekat.

3. Pagar Hidup

Pengertian Pagar hidup adalah barisan tanaman perdu atau pohon yang ditanam pada batas kebun. Bila kebun berada pada lahan yang berlereng curam, maka pagar hidup akan membentuk jejaring yang sangat bermanfaat bagi konservasi tanah.
Pangkasannya dapat digunakan sebagai sumber bahan organik atau sebagai hijauan pakan ternak.
Jenis tanaman yang baik dipakai untuk pagar sebaiknya yang mudah ditanam dan mudah didapatkan bibitnya.
Contohnya gamal dengan stek, turi, lamtoro dan kaliandra dengan biji.
Untuk tanaman pagar jenis leguminose perdu (lamtoro, gamal), ditanam dengan jarak antar batang ± 20 cm. Jarak yang rapat ini untuk menjaga agar tanaman pagar tidak tumbuh terlalu tinggi.
Keuntungan Pagar Hidup
  • Mengurangi intensitas cahaya matahari, misalnya untuk kopi dan coklat yang butuh naungan.
  • Karena banyak jenis tanaman, diharapkan panen dapat berlangsung secara bergantian sepanjang tahun dan ini dapat menghindari musim paceklik.
  • Tanah selalu tertutup tanaman sehingga aman dari eros