Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK kelas 10,11,12 kurikulum 2k13 edisi revisi terbaru 2018 yaitu tentang rangkuman materi jantung, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian jantung, fungsi jantung, struktur atau anatomi jantung, bagian bagian jantung, macam macam penyakit penyakit yang ada atau yang menyerang pada jantung dan cara kerja jantung manusia. Semoga dapat membantu
Jantung
Pengertian Jantung
Pengertian jantung adalah suatu organ berotot yang memiliki empat ruang yang terletak dirongga dada dibawah perlindungan tulang iga, letaknya sedikit ke sebelah kiri sternum (tulang dada).
Fungsi Jantung
Fungsi utama jantung adalah untuk menyediakan oksigen (O2) ke seluruh tubuh dan membersihkan tubuh dari hasil metabolisme berupa karbondioksida (CO2). Cara jantung melaksanakan fungsi tersebut yaitu dengan mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan memompanya ke dalam paru-paru, dimana darah akan mengambil oksigen dan membuang karbondioksida (disebut
sirkulasi pulmonal). Kemudian jantung mengumpulkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan memompanya ke jaringan di seluruh tubuh (disebut sirkulasi sistemik).
Baca Juga: Rangkuman biologi tentang Otak
Struktur Anatomi Jantung
Berikut dibawah ini adalah struktur anatomi jantong yang perlu kita ketahui, yaitu mulai dari bentuk dan ukuran jantung, lapisan jantung, ruang jantung, katup katup jantung, betikut penjelasannya:
1. Bentuk Serta Ukuran Jantung
Jantung adalah organ utama dalam sistem kardiovaskular. Jantung sendiri terbentuk oleh organ-organ muscular (otot), apex (pucak) dan basis cordis (dasar jantung), atrium (serambi) kanan dan kiri serta ventikel (bilik) kanan dan kiri.
Ukuran jantung masing-masing berurutan panjang, lebar, dan tebalnya adalah 12 cm, 8-9 cm, dan 6 cm. Dan jantung memiliki berat sekitar 7-15 ons atau setara dengan 200-425 gram dan sedikit lebih besar dari kepalan tangan kanan. Setiap harinya jantung berdetak 100.000 kali dan dalam masa periode itu jantung memompa 2000 galon darah atau setara dengan 7.571 liter darah.
Posisi jantung terletak diantara kedua paru (pulmo) dan berada ditengah rongga dada (thoraks).
2. Lapisan Jantung
Secara umum, jantung memiliki 3 lapisan yang terdiri dari perikardium, miokardium dan endokardium dan tiap tiap lapisan tersebut memiliki fungsi yang berbeda, berikut penjelasannya:
A. Perikardium, Perikardium adalah selaput-selaput yang mengitari jantung yang terdiri atas dua lapisan, yaitu:
- Perikardium parietalis (lapisan luar yang melekat pada tulang dada dan selaput paru).
- Perikardium visceralis (lapisan permukaan dari jantung yang disebut epikardium).
Diantara kedua lapisan jantung diatas, terdapat 50cc cairan perikardium yang berfungsi sebagai pelumas agar tidak terjadinya gesekan antara perikardium dan epikardium yang timbul akibat gerak jantung saat memompa.
B. Miokardium, miokardium adalah apisan tengah (lapisan inti) dari jantung dan paling tebal serta terdiri dari otot-otot jantung. Fungsinya adalah kontraksi jantung.
C. Endokardium, endokardium adalah lapisan terluar yang terdiri dari jaringan endotel.
3. Ruang Jantung
Jantung manusia terdiri dari 4 bagian atau 4 ruang yaitu atrium dextra (serambi kanan), atrium sinistra (kiri), ventrikel dextra (bilik kanan) dan ventrikel sinistra.
Pengertian atrium adalah ruangan sebelah atas jantung dan berdinding tipis, sedangkan pengertian ventrikel adalah ruangan sebelah bawah jantung dan mempunyai dinding yang lebih tebal karena harus memompa darah ke seluruh tubuh.
Berikut dibawah ini adalah fungsi dari masing-masing ruang yang ada pada jantung:
- Serambi (Atrium) kanan, Serambi kanan berfungsi sebagai penampung darah rendah oksigen (O2) dari seluruh tubuh.
- Serambi (Artium) kiri, serambi kiri berfungsi sebagai menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan mengalirkan darah tersebut ke paru-paru.
- Bilik (Ventrikel) kanan, bilik kanan berfungsi sebagai penerima darah dari atrium kanan dan memompakannya ke paru-paru.
- Bilik (ventrikel) kiri, bilik kiri berfungsi sebagai memompakan darah yang kaya oksigen (O2) keseluruh tubuh.
Di tiap-tiap bagian jantung manusia, atrium dan ventrikel dipisahkan oleh suatu sekat atau septum. Dan kedua atrium dipisahkan lagi oleh suatu sekat antar atrium (septum interatriorum), sementara kedua ventrikel dipisahkan oleh sekat antar ventrikel (septum inter ventrikulorum).
4. Katup Jantung
Diantara serambi kanan dan bilik kanan ada katup yang memisahkan keduanya yaitu katup (valvula) trikuspidalis, sedangkan pada serambi kiri dan bilik kiri juga memiliki katup yang disebut dengan katup mitral atau
bikuspidalis. Kedua katup ini berfungsi sebagai pembatas yang dapat terbuka dan tertutup pada saat darah masuk dari serambi ke bilik.
Baca Juga: Rangkuman Jaringan Pada Tumbuhan
Katup pada jantung ada 4 macam, yaitu katup Trikuspid, Pulmonal, Bikuspid dan Aorta. Berikut penjelasannya
- Katup Trikuspid
Letak katup trikuspid berada diantara serambi dan bilik kanan serta terdiri dari tiga daun katup. Bila katup trikuspid terbuka, maka darah akan mengalir dari serambi kanan menuju bilik kanan. Katup trikuspid berfungsi sebagai pencegah kembalinya darah menuju serambi kanan dengan cara menutup pada saat kontraksi bilik (ventrikel).
- Katup Pulmonal
Setelah katup trikuspidalis tertutup, darah akan mengalir dari dalam bilik kanan melalui trunkus pulmonalis.
Pada pangkal trunkus pulmonalis terdapat katup pulmonalis yang terdiri dari tiga daun katup yang akan terbuka jika bilik kanan bertkontraksi dan menutup jika bilik kanan relaksasi, sehingga memungkinkan darah mengalir dari bilik kanan menuju arteri pulmonalis.
- Katup Bikuspid
Katup bikuspid disebut juga dengan katup mitral, katup mitral terdiri dari dua daun katup. Katup ini berperan dalam mengatur aliran darah dari serambi kiri menuju bilik kiri. Sama halnya dengan katup trikuspidalis, katup ini akan menutup saat bilik berkontraksi.
- Kaup Aorta
Katup aorta terdiri dari tiga daun katup yang terdapat pada pangkal aorta.
Ketika bilik kiri berkontraksi maka katup ini akan membuka sehingga darah akan mengalir ke seluruh tubuh.
Sebaliknya katup akan menutup jika bilik kiri relaksasi, sehingga mencegah darah masuk kembali kedalam bilik kiri.
Penyakit Jantung
Pengertian penyakit jantung merupakan masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Ada berbagai jenis penyakit jantung, mulai dari penebalan dan pengerasan dinding arteri sebagai akibat dari pengendapan bahan berlemak dikenal sebagai arteriosklerosis.
Proses yang sama juga mempengaruhi aorta dan pembuluh besar lainnya dan dikenal sebagai aterosklerosis.
Banyak penyakit yang tidak langsung berhubungan dengan jantung juga dapat terjadi jika sistem peredaran darah yang tidak berfungsi dengan baik. Ini termasuk tekanan darah tinggi, aneurisma dan stroke.
Berikut ini adalah langkah pencegahan pada penyakit jantung:
Dalam upaya mencegah penyakit jantung dan untuk mempertahankan sistem peredaran darah yang berfungsi baik.
Salah satunya adalah untuk menghindari merokok dan segala bentuk dari narkoba, terutama tembakau.
dan yang lainnya adalah untuk makan sehat dan mencoba dan meminimalkan pada makanan berminyak dan berlemak. Minum dalam jumlah yang cukup juga penting yaitu minimal 8 gelas sehari. Juga berolahraga secara teratur untuk menjaga fungsi sistem peredaran darah secara efisien. Pergi untuk jalan-jalan biasa, melakukan aerobik atau jogging adalah bentuk yang baik dari latihan kardiovaskular. Pergi untuk pemeriksaan rutin di tempat praktek dokter juga merupakan cara yang baik untuk memastikan bahwa orang sehat dan bahwa jantung dan pada gilirannya sistem peredaran darah berada dalam kondisi kerja yang baik.
Macam Macam Penyakit Pada Jantung
- Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner merupakan penyumbatan yang terjadi di dalam pembuluh darah coroner akibat menumpuknya lemak dan kolesterol. Arteri coroner yang sebelumnya bertugas untuk memberikan nutrisi ke otot-otot jantung menjadi terganggu. Sehingga jika arteri coroner benar-benar tersumbat, maka akan menyebabkan jantung berhenti berdetak.
- Penyakit Jantung Bocor
Penyakit jantung bocor adalah suatu kondisi atau keadaan dimana adanya lubang di sekat jantung akibat kelianan bawaan, atau kelainan yang terjadi dari lahir. Penyakit ini menyebabkan terganggunya distribusi darah, baik itu darah yang kaya oksigen atau darah yang kaya karbon dioksida, dikarenakan darah tersebut kaan bercampur-campur di ruang jantung.
- Penyakit Jantung Lemah
penyakit jantung lemah, pada kondisi ini disebabkan karena melemahnya kondisi jantung akibat beberapa hal, seperti usia yang semakin tua, dan kondisi lain, sehingga kemampuan jantung untuk memompa darah tidak sesuai lagi dengan kebutuhan tubuh. Kondisi ini banyak dialami oleh penderita hipertensi (tekanan darah tinggi). Penderita hipertensi lama kelamaan otot jantungnya akan membesar dan berpengaruh pada kerja jantung.
Cara Kerja Jantung Manusia
Pada saat berdenyut setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah disebut juga diastol. Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung disebut sistol. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan.
Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida atau darah kotor dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, ia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan melalui katup trikuspidalis.
Baca Juga: Rangkuman Usus 12 Jari
Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (pembuluh kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen, melepaskan karbondioksida dan selanjutnya dialirkan kembali ke jantung. Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner karena darah dialirkan ke paru-paru. Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri melalui katup bikuspidalis/mitral, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disirkulasikan ke seluruh tubuh, kecuali paru-paru. dan sebagainya.
Jantung bekerja melalui menkanisme secara berulang dan berlangsung terus menerus yang juga disebut sebagai sebuah siklus jantung sehingga secara visual atau disebut sebagai denyut jantung. Melalui mekanisme berselang-selang, jantung berkontraksi untuk mengosongkan isi jantung dan melakukan relaksasi guna pengisian darah. Secara siklus, jantung melakukan sebuah periode sistol yaitu periode saat berkontraksi dan mengosongkan isinya yaitu darah, dan periode diastole yaitu periode yang melakukan relaksasi dan pengisian darah pada jantung. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan pula untuk melakukan mekanisme tersebut.
Sel otot jantung melakukan kontraksi dengn tujuan untuk memompa darah yang dicetuskan oleh sebuah potensi aksi da menyebar melalui membrane sel otot. Ketika melakukan kontraksi, jantung menjadi berdenyut secara ‘berirama‘, hal ini akibat dari adanya potensi aksi yang ditimbulkan oleh kegiatan dari jantung itu sendiri. Kejadian tersebut diakibatkan karena jantung memliki sebuah mekanisme untuk mengalirkan listrik yang ditimbulkannya sendiri untuk melakukan kontraksi dan memompa dan melakukan relaksasi. Mekanisme aliran listrik yang menimbulkan aksi tersebutdipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K+, Na+ dan Ca++. Sehingga apabila didalam tubuh terjadi gangguan pada kadar elektrolit tersebut maka akan menimbulkan gangguan pula pada mekanisme aliran listrik pada jantung manusia.
Otot jantung menghasilkan arus listrik dan disebarkan ke jaringan sekitar jantung dan dihantarkan melalui cairan-cairan yang dikandung oleh tubuh. Sehingga sebagian kecil aktifitas listrik ini mencapai hingga ke permukaan tubuh misalnya pada permukaan dada, punggung atau pada pergelangan atas tangan, dan hal ini dapat dideteksi atau direkam dengan menggunakan alat khusus yang disebut dengan ElectroKardioGram (EKG). Jadi fungsi EKG adalah merekam aktifitas listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung yang muncul hingga mencapai permukaan tubuh. Berbagai komponen pada rekaman EKG dapat dikorelasikan dengan berbagai proses spesifik di jantung. EKG dapat digunakan untuk mendiagnosis kecepatan denyut jantung yang abnormal, gangguan irama jantung, serta kerusakan otot jantung. Ini disebabkan oleh karena adanya aktivitas listrik yang dapat memicu aktivitas secara mekanis, sehingga apabila terjadi kelainan pola listrik, maka biasanya juga akan disertai adanya kelainan mekanis atau otot jantung manusia.
Setiap darah yang kehabisan oksigen dan mengandung terlalu banyak darah kotor (carbon diocsida), dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena besar untuk menuju ventrikel kanan. Hal ini berlangsung setelah pada atrium kanan terisi darah, yang selanjutnya mendorong darah ke dalam ventrikel kanan. Selanjutnya dipompa melalui katub pulmoner ke dalam arteri pulmonalis dan menuju ke paru-paru. Dari paru-pari darah mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil yang disebut kapiler, dan mengelilingi kantong udara pada paru-paru dan menyerap oksigen untuk melepaskan karbondioksida guna mengalirkan darah ke dalam vena pulmonalis menju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Ketika darah berada pada atrium kiri, selanjutnya didorong menuju ventrikel kiri, da selanjutnya akan memompa darah bersih melalui katup aurta masuk ke dalam aorta yang merupakan arteri terbesar dalam tubuh manusia. Pada darah yang kaya oksigen tersebut kecuali pada paru-paru, maka disediakan untuk kepentingan seluruh tubuh manusia.