Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yaitu tentang rangkuman materi lari jarak jauh atau maraton, adapun disini kita akan bahas lengkap mulai dari pengertian lari jarak jauh, sejarah singkat lari jarak jauh di indonesia maupun di dunia, teknik lari jarak jauh / maraton, manfaat dan peraturannya. Semoga dapat membantu
Lari Jarak Jauh
Pengertian Lari Jarak Jauh
Pengertian lari jarak jauh atau maraton adalah salah satu dari cabang olahraga atletik dimana para pelari harus memiliki stamina lebih dan kecepatan dalam berlari dengan jarak tempuh 5.000 m, 10.000 m, dan 42,195 km.
Sejarah Singkat Lari Jauh
Awal mula adanya perlombaan lari jarak jauh dimulai sejak seorang prajurit perang Yunani yang sangat berjasa.
Pada abad ke-5 SM, terjadi perang besar-besaran antara bangsa Yunani dan bangsa Persia. Konflik yang terjadi di kedua bangsa ini karena Yunani tidak senang jika Persia menguasai wilayahnya. Oleh sebab itu, Yunani melakukan pemberontakan kepada Persia.
Pada abad ke-5 SM, terjadi perang besar-besaran antara bangsa Yunani dan bangsa Persia. Konflik yang terjadi di kedua bangsa ini karena Yunani tidak senang jika Persia menguasai wilayahnya. Oleh sebab itu, Yunani melakukan pemberontakan kepada Persia.
Bangsa Yunani akhirnya memenangkan perang besar tersebut dan Persia mengakui kekalahannya. Kemudian, salah satu prajurit Yunani diutus untuk kembali ke Yunani untuk memberitakan kemenangan melawan Persia. Setelah berlari sekitar 42 km jauhnya, sampailah dia di Athena (Ibukota Yunani), lalu mengumumkan kabar baik itu dan beberapa jam setelahnya, prajurit yang sangat berjasa itupun meninggal.
Masyarakat Yunani kemudian mengenang jasa prajurit tersebut dengan diadakannya perlombaan lari jarak jauh di hari kematiannya. Lari jarak jauh semakin terkenal dan mulai diperlombakan di berbagai belahan dunia. Sampai pada akhirnya dibentuknya International Association of Athletics Federation atau disingkat IAAF pada tahun 1912 yang saat ini berpusat di negara Monako dengan anggota 212 negara.
Teknik Dasar Lari Jarak Jauh
Pada dasarnya teknik dasar pada olahraga lari jarak jauh ada 4, yaitu teknik saat melakukan start, teknik saat berlari, teknik pernafasan dan teknik saat menyentuh atau mencapai garis finish, berikut penjelasannya:
1. Teknik Start
Dalam lari jarak jauh, teknik start yang digunakan adalah dengan menggunakan start berdiri, dalam stert berdiri ini terdapat beberapa tahapan yang harus di kuasai oleh pelari yaitu:
- Tahap Pertama
Pada tahap pertama ini merupakan tahapan persiapan yang biasanya menggunakan hitungan 1 (satu) dan dengan segera pelari bersiap menghadap arah tujuan lari, dengan merendahkan lutut dan pandangan lurus kedepan. - Tahap Ke-2
Pada Hitungan 2 (dua), tumpuan berat bedan berada pada kaki yang disimpan pada bagian depan dan kedua lengan bersiap untuk melakukan lari. - Tahap Ke-3
Pada Hitungan 3 (Ketiga), Pelari mulai berlari dengan mengayunkan kaki yang berada di belakang sebagai tolakan kaki yang berada di bagian depan dan mulai lah berlari.
Dalam melakukan start dengan teknik berdiri ini pelari harus memperhatikan aba-aba yang di berikan oleh juri, karena lari marathon ini di ikuti oleh puluhan atau bahkan ratusan orang peserta sehingga terkadang pelari tidak mendengar aba-aba yang di berikan oleh juri.
2. Teknik Berlari
Teknik berlari pada lari Jarak jauh ini sangatlah berbeda dengan teknik berlari lari jarak pendek yang mengharuskan pelari untuk berlari sekencang-kencangnya, akan tetapi pada olahraga jarak jauh ini, pelari harus pandai dalam mengatur tempo ketika berlari. Hal ini bertujuan untuk mengefisiensikan tenaga agar kita tidak kehabisan tenaga sebelum menempuh jarak yang harus di tempuh, pada lari jarak jauh ini pelari harus melakukan lari dengan langkah yang konstan dan tidak terlalu cepat, akan tetapi pada saat memasuki jarak 2-1 Km terakhir pelari di usahakan mengeluarkan seluruh kemampuannya dan berlari sekencang mungkin, apalagi pada saat kita sedang menguasai perlombaan ini akan memungkinkan kita untuk memenangkan perlombaan.
3. Teknik Pernafasan
Ketika melakukan lari jarak Jauh, teknik yang terpenting penting adalah Teknik Pernafasan karena pernafasan ini merupakan teknik yang berfungsi untuk mempertahankan Stamina si pelari, otot-otot seorang atlet ketika berlari sangat membutuhkan asupan oksigen sehingga pelari akan terengah-engah ketika melakukan lari, terlebih jika melakukan lari dengan intensitas tinggi. Dengan manajeman pernafasan yang baik maka akan memungkinkan seorang pelari akan dapat mengefisienkan tenaga karena dengan ini kebutuhan otot akan oksigen akan tercukupi.
Teknik pernafasan mulut akan akan memungkinkan oksigen (O2) yang masuk dan Karbon Dioksida (CO2) yang keluar lebih banyak jika dibandingkan dengan teknik pernafasan dari hidung, teknik pernafasan dari mulut ini juga akan memungkinkan kita lebih rileks dan santai jika dibandingkan dengan pernafasan melalui hidung, karena apabila bernafas dengan menggunakan hidung maka otot wajah akan cenderung tegang sehingga beban tubuh dan otot akan bertambah sehingga daya tahan tubuh (endurance) juga akan berkurang.
Disamping dengan teknik pernafasan menggunakan mulut seorang pelari ini juga harus menguasai tenik pengambilan nafas, untuk memungkinkan seorang pelari dapat menyelesaikan jarak yang harus di tempuh seorang pelari juga harus dapat menguasai teknik pengambilan nafas, pengambilan nafas yang baik adalah dengan bernafas dangkal dan pendek sehingga seorang pelari dapat dengan mudah untuk mengatur pernafasan.
4. Teknik Finish
Teknik finish adalah terknik akhiran ketika kita melakukan perlombaan lari, pada saat kita akan memasuki garis finish seorang pelari pastinya akan berlari dengan kecepatan tinggi akan tetapi bukan hanya kecepatan saja akan tetapi teknik saat memasuki garis finish juga sangat diperlukan apalagi jika kita sedang kejar-kejaran dengan pelari lainnya, dsst kita memasuki garis finish dada harus dibusungkan dan ketika dada akan menyentuh pita garis finish maka dengan segera dada di turunkan akan tetapi hal yang harus di perhatikan adalah jangan sekali kali menggapai pita garis finish dengan menggunakan tangan hal ini akan di nyatakan sebagai pelanggaran oleh dewan juri.
Manfaat Lari Jarak Jauh
Secara umum semua olahraga memiliki manfaat yang baik bagi kesehata tubuh kita, namun berikut ini adalah manfaat yang bisa kita dapatkan dari olahraga lari jarak jauh, antara lain:
- Membakar lemak
- Meningkatkan stamina
- Memperlancar pernafasan
- Melancarkan peredaran darah
- Memperlambat penuaan
- Dll
Peraturan Lari Jarak Jauh
Adapun peraturan yang harus diterapkan dalam pertandingan olahraga lari jarak jauh adalah:
- Wasit harus memberitahukan area mana saja yang dilewati oleh pelari agar para peserta tidak salah pilih jalur dan melakukan kecurangan.
- Tidak boleh memilih jalur yang membahayakan para pelari seperti melewati jurang, tebing, dan sebagainya.
- Memasang benda-benda sebagai penunjuk arah bagi para pelari.
- Pelari dinyatakan sebagai pemenang jika memiliki catatan waktu yang paling rendah diantara semua pelari.
- Pelari boleh berlari saat aba-aba “ya” atau suara pistol dibunyikan.
- Jika peserta lebih dari 3 kali berbuat kesalahan ketika melakukan start, maka peserta akan didiskualifikasi.
- Tidak boleh mengganggu peserta lain saat berlari.
- Dilarang keras memakai obat-obatan yang dapat merugikan peserta lainnya.
Strategi Memenangkan Lomba Lari Jarak Jauh
Berikut ini akan saya terangkan mengenai strategi dan taktik untuk memenangkan perlombaan lari jarak ajuh, antara lain:
- Menabung kekuatan fisik
- Pelajari Rute yang akan di lombakan
- Buat tubuh menjadi ringan (tidak banyak makan karbo)
- Bawa perbekalan yang cukup
- Melakukan Pemanasan
- Pergi ke kamar mandi sebelum perlombaan (buang air kecil / besar)
- Rehidrasi (penuhi kebutuhan cairan tubuh)
- Tencukan Pace
- Nikmati konsumsi yang ada
- Lakukan Final Sprint
