KLASIFIKASI KELAS REPTILIA ;Pengertian, Peranan, Ciri, Reproduksi, Struktur Tubuh dan Habitatnya

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA yaitu tentang Reptil, mulai dari pengertian reptil, peranan dan contohnya, ciri ciri reptil, reproduksi, struktur tubuh dan habitat serta klasifikasi kelas reptilia. Semoga dapat membantu

Reptilia

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA yaitu tentang Reptil, mulai dari pengertian reptil, peranan dan contohnya, ciri ciri reptil, reproduksi, struktur tubuh dan habitat serta klasifikasi kelas reptilia.

Pengertian

Pengertian reptil adalah organism vertebrata (bertulang belakang) yang melata dan sebagian berkaki empat, memiliki sisik yang menutupi seluruh permukaan tubuhnya dan bersifat poikiloterm (berdarah dingin). Menurut para ahli, reptile merupakan organism pertama yang dapat bertahan hidup di lingkungan yang kering.

Peranan Reptil

Berikut ini adalah beberapa peranan reptilia bagi kehidupan manusia dan contohnya, antara lain:
  • Sebagai predator alami
contohnya ular memakan tikus, bengkarung memakan serangga.
  • Sebagai bahan pangan

contohnya daging ular, daging kura-kura, dan telur penyu.

  • Minyak ular atau racun ular dimanfaatkan manusia sebagai bahan obat-obatan.
Namun beberapa reptilia juga merugikan,
misalnya ular memangsa hewan ternak dan ular berbisa dapat membunuh manusia.

Ciri Ciri Reptilia

Berikut dibawah ini adalah ciri ciri khusus reptilia, antara lain:
  • Reptil memiliki kulit bersisik dan kering yang terbuat dari zat tanduk yang fungsinya untuk melindungi dari kekeringan.
  • Reptil berjalan dengan melata dimana seluruh tubuh menelungkup ke tanah, sedangkan pada bangsa ular bergerak dengan mengerutkan otot di kedua sisi tulang belakang secara bergantian.
  • Reptil memiliki dua pasang kaki dan pada tiap kaki memiliki cakar. Sedangkan pada penyu kakinya memipih berbentuk kayuh untuk membantu ketika berenang.
  • Reptil berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar) pada penyu dan bertelur melahirkan (ovovivipar) pada ular boa. Fertilisasi secara internal, alat kelamin jantan disebut sebagai hemipenis.

Reproduksi Reptilia

Reproduksi reptilia sangat unik, yaitu Beberapa jenis reptil ada yang bersifat ovipar (bertelur) dan ovovivipar (bertelur-beranak). Contohnya dari hewan yang bersifat ovovivipar yaitu pada ular dan beberapa jenis kadal. Telur-telur ular dan kadal tersebut menetas dalam tubuh induknya.

Baca Juga: Klasifikasi Makhluk Hidup

Akan tetapi makanan mereka diperoleh dari cadangan makanan yang ada dalam telur, berupa kuning telur. Perbedaan dengan amfibi yaitu fertilisasi terjadi secara internal atau terjadi dalam tubuh betina.

Struktur Tubuh Reptilia

Apa aja sih struktur dan fungsi anggota tubuh dari Reptil?
Reptil biasanya memiliki empat kaki untuk bergerak, kecuali untuk kelompok ular. Kaki ini memiliki struktur khusus dan berbentuk pendek sehingga perutnya hampir menyentuh tanah. Namun, walaupun kakinya pendek, mereka tetap dapat berlari dengan cukup cepat. Bahkan jenis buaya pelari yang hidup di Australia mampu berlari hingga 40 km/jam hanya dengan kaki belakangnya saja.
Reptil air seperti buaya memiliki selaput pelindung mata saat mereka menyelam di dalam air. Selaput ini cukup tipis yang memungkinkan buaya dapat melihat di dalam air dan matanya terlindungi dari air di sekitarnya. Jenis kadal tuatara yang hidup di benua amerika malahan memiliki mata ke-3 yang terletak di atap kepalanya. Mata ke-3 ini kecil, tidak sebesar mata normalnya dan tidak terlalu berkembang.
Reptil dari kelompok kura-kura memiliki pelindung tubuh yang kuat dan menjaganya dari benturan. Pelindung tersebut merupakan modifikasi dari tulang-tulang kura-kura yang berkembang besar dan saling menempel untuk membentuk pelindung. Kura-kura raksasa Galapagos memiliki ukuran sangat besar dan dapat hidup hingga berabad-abad dan bereproduksi ratusan kali.
Reptil adalah hewan berdarah dingin (poikiloterm), suhu tubuhnya selalu menyesuaikan dengan suhu lingkungan. Banyak reptil akan berjemur di siang hari untuk memperoleh panas matahari untuk membantu proses metabolisme tubuhnya. Apabila tubuhnya terlalu dingin, proses metabolisme bisa terganggu dan dapat menyebabkan kematian. Reptil tidak memiliki kelenjar keringat, oleh karena itu untuk membuang kelebihan panas mereka akan membuka mulutnya lebar-lebar agar tubuhnya menjadi lebih dingin.

Organ khusus yang dimiliki reptil adalah jantung dengan 4 ruang, namun dengan sekat yang belum sempurna. Pada sekat yang membatasi serambi kiri dan serambi kanan terdapat lubang kecil yang dinamakan foramen panizzae, lubang ini nampak sangat jelas pada buaya. Karena adanya lubang ini, darah bersih dan darah kotor dalam serambi dapat sedikit bercampur.

Klasifikasi Reptilia

Klasifikasi reptilia, Secara umum reptilia digolongkan menjadi 9 ordo berbeda, namun 5 ordo telah punah dari muka bumi. 4 ordo yang masih tersisa adalah ordo squamata, chelonian, crocodylia, dan rhinchochepalia.
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA yaitu tentang Reptil, mulai dari pengertian reptil, peranan dan contohnya, ciri ciri reptil, reproduksi, struktur tubuh dan habitat serta klasifikasi kelas reptilia.

Ordo squamata: subordo sauria

Sauria adalah reptil darat, berkaki empat, berjalan dengan perut mendekati tanah. Anggota dari subordo ini adalah kadal.

Ordo squamata: subordo serpentes

Serpentes adalah reptil tanpa kaki, berjalan dengan menggerakkan otot-otot di bagian ventral, sisiknya akan mengelupas agar tubuhnya dapat berkembang menjadi lebih besar. Anggota dari subordo ini adalah ular.

Baca Juga: Sistem Sekresi Pada Ikan dan Belalang

Ordo chelonia

Chelonia adalah reptil dengan lempeng-lempeng pelindung, tulang belakang dan rusuk saling menyatu membentuk pelindung tersebut. Contoh anggota dari ordo ini adalah kura-kura.

Ordo crocodylia

Crocodylia adalah reptil dengan habitat perairan. Memiliki gigi yang tajam dan kuat untuk mencabik daging mangsanya. Contoh anggota dari ordo ini adalah buaya.

Ordo rhinchochepalia

Rhinchochepalia merupakan reptil prasejarah yang masih tetap bertahan hingga saat ini. Reptil dalam kelompok ini memiliki mata ke-3 di dahinya yang kurang begitu berkembang. Contoh anggota ordo ini adalah tuatara.

Ordo ornithischia

Ordo ornithischia adalah dinosaurus dengan dua tulang pelvis yang saling membelakangi dan mirip dengan tulang pelvis burung. Anggotanya merupakan dinosaurus herbivora seperti apatosaurus. Status: punah.

Ordo Saurischia

Ordo Saurischia adalah dinosaurus dengan dua tulang pelvis yang saling berhadapan dan mirip dengan tulang pelvis kadal modern. Anggotanya merupakan dinosaurus omnivora dan karnivora misalnya tiranosaurus. Status: punah.

Ordo pterosaurus

Ordo pterosaurus adalah reptil terbang, sayap terbuat dari kulit yang membentang dari jari keempat hingga mencapai tubuh, rentang sayap dari 60 cm hingga 8 m. Contoh anggota ordo ini adalah pterosaurus. Status: punah.

Ordo plesiosaura

Ordo plesiosaura adalah reptil yang tinggal di perairan, dengan leher yang panjang, gigi yang tajam serta memiliki sirip renang seperti penyu. Panjang leher dapat mencapai 2 kali dari panjang tubuhnya. Contoh anggota ordo ini adalah plesiosaurus. Status: punah.

Ordo ichthyosauria

Ordo ichthyosauria adalah reptil perairan dengan tubuh menyerupai ikan hiu dan ikan modern. Contoh anggota ordo ini adalah ichthyosaurus. Status: punah.

Tinggalkan komentar