SENAM ;(Pengertian, Sejarah Singkat, Manfaat, Jenis dan Contohnya)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes kelas 12 SMA/SMK semester 2 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang senam, adapun disini akan kita bahas secara ringkas mulai dari pengertian senam (Gymnastics) secara umum dan menurut para ahli, sejarah singkat senam, manfaat dan jenis-jenisnya serta contohnya. Semoga dapat membantu

Senam (Gymnastics)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes kelas 12 SMA/SMK semester 2 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang senam, adapun disini akan kita bahas secara ringkas mulai dari pengertian senam (Gymnastics) secara umum dan menurut para ahli, sejarah singkat senam, manfaat dan jenis-jenisnya serta contohnya.

Pengertian Senam

Apa yang dimaksud dengan senam? Sebutkan 4 pengertian senam menurut para ahli!
Pengertian senam secara umum adalah salah satu cabang olahraga yang merupakan suatu latihan tubuh yang terpilih dan dikonstruk secara sengaja, sadar dan terencana tersusun sistematis dengan tujuan meningkatkan kesegaran jasmani, mengembangkan keterampilan dan menanamkan nilai mental spiritual.

Baca Juga: Rangkuman materi kebugaran jasmani

Pengertian Senam Menurut Para Ahli

Berikut dibawah ini adalah pengertian senam menurut para ahli, antara lain:
Pengertian senam menurut Margono (2009:19) adalah latihan tubuh yang dipilih dan diciptakan dengan berencana, disusun secara sistematis dengan tujuan membentuk dan mengembangkan pribadi secara harmonis.
Pengertian senam menurut Sutrisno dan Khafadi (2010:60) adalah setiap bentuk latihan fisik yang disusun secara sistematis dengan melibatkan gerakan-gerakan yang terpilih dan terencana untuk mencapai tujuan tertentu.
Pengertian senam menurut Madijono (2010;1) adalah suatu bentuk latihan jasmani yang sistematis, teratur dan terencana dengan melakukan gerakan-gerakan yang spesifik untuk memperoleh manfaat dalam tubuh.
Pengertian senam menurut Mahendra (2000:14) adalah kegiatan utama yang paling bermanfaat dalam mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak (motorability).

Sejarah Singkat Senam

Sejarah singkat senam di dunia, senam berasal dari kata Gymnastics (Inggris) dan Gymnastiek (Belanda). Gymnastics sendiri berasal dari kata serapan Bahasa Yunani yaitu Gymnos yang berarti telanjang. Dalam bahasa Yunani, gymnastics diturunkan dari kata gymnazein yang berarti berlatih atau melatih diri. Latihan tersebut dibutuhkan bagi pemuda Yunani Kuno (sekitar tahun 1000 SM-sekitar tahun 476) untuk menjadi warga negara yang baik sesuai cita-cita negara serta menjadikan penduduknya sebagai manusia harmonis.
Saat itu kata ‘gymnos’ atau ‘gymnastics’, mengandung arti yang sangat luas, tidak terbatas pada pengertian seperti yang dikenal saat ini. Kata tersebut menunjukkan pada kegiatan olahraga seperti gulat, atletik dan bertinju.
Seiring berkembangnya zaman, arti yang dikandung pada kata gymnastics semakin menyempit dan disesuaikan dengan kebutuhannya.

Baca Juga: Rangkuman materi Senam Lantai

Manfaat Senam

Sebutkan manfaat senam!
Seperti yang kita tahu, bahwa olahraga memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh kita, adapun berikut ini adalah manfaat yang akan kita dapatkan jika melakukan senam:
  1. Dapat memelihara kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh
  2. Dapat meningkatkan kepercayaan diri
  3. Dapat menciptakan keseimbangan antara jasmani dan rohani
  4. Dapat mnciptakan kepuasan dalam bergerak sesuai keinginan
  5. Mampu melatih otot jantung
  6. Dapat melancarkan pembuluh darah
  7. Dapat meningkatkan kemampuan paru-paru dalam bernapas
  8. Menghasilkan kekuatan, kelentukan, dan daya tahan pada otot
  9. Tulang akan semakin kuat dan padat
  10. Meningkatkan kemampuan persendian dan tulang rawan semakin kuat sehingga terhindar dari cedera ataupun sakit

Jenis-Jenis Senam

Secara umum, senam terbagi menjadi 6 jenis atau 6 macam yaitu senam artistik, ritmik sportif, akrobatik, aerobik sport, trampolin dan senam umum, berikut penjelasannya

1. Senam Artistik (Artistic Gymnastics)

Pengertian senam artistik adalah jenis senam yang sering diperlombakan, dimana gerakannya disusun dari masing-masing alat dan sudah ditetapkan sesuai pertandingan berlaku.
Contoh senam artistik yaitu:
  • Senam lantai
  • Kuda pelana
  • Palang sejajar
  • Palang tunggal
  • Palang bertingkat, dan lain sebagainya.

2. Senam Ritmik Sportif (sportive rhythmic gymnastics)

Pengertian senam ritmik sportif adalah jenis senam yang dikembangkan dari senam irama yang diantarkan oleh irama musik yang menghasilkan gerak-gerak tubuh dan alat-alat yang indah.

3. Senam Akrobatik (acrobatic gymnastics)

Pengertian senam akrobatik adalah jenis senam yang mengendalikan gerakan akrobatik sehingga latihannya banyak mengandung unsur aktobati seperti salto sementara pesenamnya harus mendarat di atas tangan dan di atas bahu pasangannya.

4. Senam Aerobik Sport

Pengertian senam aerobik sport adalah salah satu jenis senam yang merupakan pengembangan dari senam aerobik berupa tarian atau kalestenik tertentu, lalu digabungkan dengan gerakan akrobatik yang sulit.

5. Senam Trampolin

Pengertian senam trampolin adalah salah satu jenis senam yang merupakan pengembangan dari senam yang dilakukan di atas trampolin.

6. Senam Umum

Pengertian senam umum adalah jenis senam selain kelima jenis senam di atas. Seperti senam aerobik, senam pagi, senam lantai dan senam kesegaran jasmani (SKJ).
  • Pengertian senam aerobik adalah Aerobic berasal dari kata ‘aero’ yang berarti oksigen. Jadi aerobic sangatlah erat dengan penggunaan oksigen. Dalam hal ini berarti latihan aerobic adalah latihan yang menggunakan sistem kerja dengan menggunakan oksigen sebagai kerja utama.

ATLETIK LARI JARAK PENDEK ;(Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar dan Start, Peraturan, Macam dan Nomor Lari Jarak Pendek)

ATLETIK LARI JARAK PENDEK ;(Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar dan Start, Peraturan, Macam dan Nomor Lari Jarak Pendek) adalah materi pembelajaran yang akan kita bahas yatu materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA/SMK kurikulum 2013 edisi revisi, adapun berikut ini adalah rangkuman atletik lari jarak penden mulai dari pengertian, sejarah singkat lari jarak pendek, teknik dasar dan teknik melakukan start, peraturan dalam pertandingan lari jarak pendek, macam macam dan nomor lari jarak pendek. Semoga dapat membantu

Lari Jarak Pendek

ATLETIK LARI JARAK PENDEK ;(Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar dan Start, Peraturan, Macam dan Nomor Lari Jarak Pendek) adalah materi pembelajaran yang akan kita bahas yatu materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA/SMK kurikulum 2013 edisi revisi, adapun berikut ini adalah rangkuman atletik lari jarak penden mulai dari pengertian, sejarah singkat lari jarak pendek, teknik dasar dan teknik melakukan start, peraturan dalam pertandingan lari jarak pendek, macam macam dan nomor lari jarak pendek.

Pengertian Lari Jarak Pendek

Apa yang dimaksud dengan lari jarak pendek? Pengertian lari jarak pendek atau biasa kita ketahui sebagai sprint adalah salah satu jenis lari yang dilakukan dengan kekuatan dan kecepatan penuh sepanjang garis lintasan dari start hingga finish dimana pemenangnya ditentukan berdasarkan catatan waktu yang paling singkat.

Sejarah Singkat Lari Jarak Pendek

Sebutkan sejarah singkat lari jarak pendek!
berikut ini adalah sejarah awal mula munculnya olahraga jarak pendek, seperti yang kita ketahui bahwa lari adalah salah satu cabang olahraga tertua di dunia. Sebelum menjadi sebuah cabang olahraga, lari sudah dikenal sejak peradaban manusia kuno.
Atletik adalah event asli dari Olimpiade pertama yang diselenggarakan pada tahun 776 sebelum Masehi di mana satu-satunya event adalah perlombaan lari atau stade. Ada beberapa “Games” yang digelar selama era klasik Eropa: Panhellenik Games The Pythian Game (dimulai 6 SM) digelar di Argolid setiap dua tahun. The Isthmian Game (dimulai 523 SM) digelar di Isthmus dari Corinth setiap dua tahun.
Lalu pada zaman Kekaisaran Roma pun diadakan pertandingan lari. Namun, pertandingan lari ini tidak berlangsung lama karena Kekaisaran Roma jatuh. Untuk lari modern mulai diorganisasikan pada 200 tahun lalu. Lalu olimpiade modern yang pertama yang di gelar pada tahun 1896, olahraga lari dilombakan untuk pertama kalinya. 

Teknik Dasar Lari Jarak Penden / Sprint

Secara umum teknik terdiri dari teknik cara melakukan start lari jarak pendek, saat melakukan sprint dan teknik melewati garis finish, berikut penjelasannya:

Teknik Dasar Melakukan Start Lari Jarak Pendek (Sprint)

Start apa yang dilakukan dalam lari jarak pendek atau sprint?
Ada tiga macam teknik start dalam lari jarak pendek/sprint, yaitu sebagai berikut:
  • Start Pendek (Bunch Start). yaitu diawali dengan kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kaki kiri sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan jari-jari rapat dan ibu jari terpisah.
  • Start Menengah (Medium Start). yaitu diawali dengan kaki kiri di depan, lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kanan tumit kaki kiri jaraknya sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan diletakkan di belakang garis start dengan empat jari-jari rapat. Ibu jari terpisah.
  • Dan Start Panjang (Long Start). yaitu diawali dengan kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan di belakang kaki kiri, jaraknya sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan jari-jari rapat dan ibu jari terpisah.
Berikut dibawah ini adalah langkah langkah melakukan teknik start lari jarak pendek dengan 3 aba aba yaitu:
  • Aba-aba Bersedia, Setelah starter memberikan aba-aba bersedia, maka pelari akan menempatkan kedua kakinya menyentuh blok depan dan belakang, kemudian lutut kaki belakang diletakkan di tanah, terpisah selebar bahu. Jari-jari tangan membentuk V terbalik dan kepala dalam keadaan datar dengan punggung, sedangkan mata tetap menatap lurus ke bawah.
ATLETIK LARI JARAK PENDEK ;(Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar dan Start, Peraturan, Macam dan Nomor Lari Jarak Pendek) adalah materi pembelajaran yang akan kita bahas yatu materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA/SMK kurikulum 2013 edisi revisi, adapun berikut ini adalah rangkuman atletik lari jarak penden mulai dari pengertian, sejarah singkat lari jarak pendek, teknik dasar dan teknik melakukan start, peraturan dalam pertandingan lari jarak pendek, macam macam dan nomor lari jarak pendek.

  • Aba-aba Siap, Setelah ada aba-aba siap, posisi badan seorang pelari adalah lutut ditekan ke belakang, lutut kaki depan ada dalam posisi membentuk sudut siku-siku 90 derajat, sedangkan kaki belakang pelari membentuk 120-140 derajat. Dan posisi pinggang sedikit diangkat lebih tinggi dari bahu, tubuh sedikit condong ke depan, serta bahu agak maju ke depan dari dua tangan.
ATLETIK LARI JARAK PENDEK ;(Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar dan Start, Peraturan, Macam dan Nomor Lari Jarak Pendek) adalah materi pembelajaran yang akan kita bahas yatu materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA/SMK kurikulum 2013 edisi revisi, adapun berikut ini adalah rangkuman atletik lari jarak penden mulai dari pengertian, sejarah singkat lari jarak pendek, teknik dasar dan teknik melakukan start, peraturan dalam pertandingan lari jarak pendek, macam macam dan nomor lari jarak pendek.
  • Aba-aba Yaa!, Setelah seorang starter memberikan aba-aba, maka gerakan seorang pelari adalah badan diluruskan dan diangkat pada saat kedua kaki menolak atau menekan keras pada start blok, dan kedua tangan diangkat dari tanah secara bersamaan untuk kemudian diayunkan bergantian. Kaki belakang mendorong lebih kuat, dorongan kaki depan sedikit demi sedikit, namun tidak lama, kaki belakang diayunkan ke depan dengan cepat sedangkan badan condong ke depan, lutut dan pinggang diluruskan penuh pada saat akhir dorongan.
ATLETIK LARI JARAK PENDEK ;(Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar dan Start, Peraturan, Macam dan Nomor Lari Jarak Pendek) adalah materi pembelajaran yang akan kita bahas yatu materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA/SMK kurikulum 2013 edisi revisi, adapun berikut ini adalah rangkuman atletik lari jarak penden mulai dari pengertian, sejarah singkat lari jarak pendek, teknik dasar dan teknik melakukan start, peraturan dalam pertandingan lari jarak pendek, macam macam dan nomor lari jarak pendek.

Teknik Saat Berlari

Menurut Purnomo (2007:33), terdapat dua tahap dalam berlari cepat, berikut penjelasannya:
1. Fase Topang
Fase topang bertujuan untuk memperkecil hambatan saat menyentuh tanah dan memaksimalkan dorongan ke depan. Fase topang terdiri dari topang depan dan topang dorong. Adapun tekniknya adalah sebagai berikut:
  • Mendarat pada telapak kaki.
  • Lutut kaki topang bengkok harus minimal pada saat amortasi.
  • aki ayun dipercepat, pinggang, sendi lutut dan mata kaki dari kaki topang harus diluruskan kuat-kuat pada saat bertolak.
  • Paha kaki ayun naik dengan cepat ke suatu posisi horizontal.
2. Fase Topang
Fase layang bertujuan untuk memaksimalkan dorongan ke depan dan untuk mempersiapkan suatu penempatan kaki yang efektif saat menyentuh tanah. Adapun tekniknya adalah sebagai berikut:
  • Lutut kaki ayun bergerak ke depan dan ke atas.
  • Lutut kaki topang bengkok dalam fase pemulihan, ayunan lengan aktif namun rilek. 
  • Kaki topang bergerak ke belakang.

Teknik Melewati Garis Finish

Pelari dikatakan sudah mencapai garis finish, apabila bagian-bagian tubuhnya sudah dalam bidang vertikal dari sisi terdekat garis finish, sesuai dengan peraturan dan garis yang telah disediakan. Bagian tubuh yang dimaksud adalah kepala, leher, lengan dan kaki.
Ada tiga teknik pada saat melewati garis finish pada lari jarak pendek, yaitu:
  1. Menjatuhkan dada ke depan.
  2. Menjatuhkan salah satu bahu ke depan.
  3. Lari secepat-cepatnya sampai beberapa meter melewati garis finish.
Teknik apa yang paling sering dilakukan untuk mencapai garis finish? Teknik yang sering dilakukan adalah dengan menjatuhkan dada ke depan apabila ada beberapa pelari yang bersamaan melewati garis finish, maka pelari yang anggota tubuhnya menyentuh pita terlebih dahulu merupakan pemenangnya.

Peraturan Perlombaan Lari Jarak Pendek (Sprint)

Peraturan perlombaan lari jarak pendek diatur dan ditetapkan oleh induk organisasi atletik internasional IAAF (International Amateur Atloetik Federation) atau tingkat nasional PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

1. Peraturan Perlombaan

  1. Garis start dan finish dalam lintasan lari ditunjukkan dengan sebuah garis selebar 5 cm siku-siku dengan batas tepi dalam lintasan. Jarak perlombaan harus diukur dari tepi garis start ke tepi garis fnish terdekat dengan garis start.
  2. Aba-aba yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek adalah “bersedia”, “siap” dan “ya” atau bunyi pistol. 
  3. Semua peserta lomba lari mulai berlari pada saat aba-aba “ya” atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara.
  4. Peserta yang membuat kesalahan pada saat start harus diperingatkan (maksimal 3 kali kesalahan).
  5. Lomba lari jarak pendek pada perlombaan besar dilakukan empat tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, babak semi final, dan babak final. 
  6. Babak pertama akan diadakan apabila jumlah peserta banyak, pemenang I dan II tiap heat berhak maju ke babak berikutnya.

2. Peraturan tentang Diskualifikasi

Berikut dibawah ini adalah hal hal yang dapat menyebabkan peserta di diskualifikasi atau melakukan hal-hal yang tidak sah:
  • Melakukan kesalahan start lebih dari tiga kali.
  • Memasuki lintasan pelari lain.
  • Mengganggu pelari lain.
  • Keluar dari lintasan.
  • Terbukti memakai obat perangsang, atau obat obatan yang dilarang.

3. Peraturan Peralatan (sarana prasarana)

  • Lintasan.
    Perlombaan lari jarak pendek dilakukan di lapangan yang dibuat lintasan atau ban. Lintasan atau ban perlombaan jumlahnya ada delapan buah. Lebar setiap lintasan berukuran 1,22 meter.
  • Peralatan.
    Alat yang digunakan dalam perlombaan lari jarak pendek, misalnya sepatu spikes, start block, tiang finish, stopwatch, dan bendera start atau pistol.

Macam Macam Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek hanya ada tiga macam yang diklasifikasikan berdasarkan nomornya, atau dengan kata lain, berdasarkan jarak tempuh yang harus dilalui oleh atlet.
Macam-macam lari jarak pendek adalah sprint 100 meter, sprint 200 meter, dan sprint 400 meter.
Masing-masing jenis lari jarak pendek tersebut membutuhkan teknik tertentu terutama dalam mengelola energi pelari agar bisa maksimal sesuai dengan jarak yang harus ditempuh.

Nomor Lari Jarak Pendek

Meski nomor lari jarak pendek yaitu mulai dari 50 meter hingga 400 meter, namun berdasarkan kesepakatan internasional, nomor lari jarak pendek yang diperlombakan hanya ada tiga jenis saja, yaitu nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

RINGKASAN RENANG :(Pengertian, Sejarah Singkat, Manfaat, Macam Gaya Punggung, Bebas, Dada, Katak, Kupu-Kupu, Dolphin dan Teknik Dasar Renang Serta Resiko)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan / Penjaskes tingkat SMA/SMK/MA kelas 10 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang renang, adapun disini akan kita bahas materi rangkuman ringkasan renang lengkap mulai dari pengertian renang secara umum dan menurut para ahli, sejarah singkat renang, manfaat, macam macam gaya renang seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, katak dan kupu-kupu, serta teknik dasar renang. Semoga dapat membantu

Renang

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan / Penjaskes tingkat SMA/SMK/MA kelas 10 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang renang, adapun disini akan kita bahas materi rangkuman ringkasan renang lengkap mulai dari pengertian renang secara umum dan menurut para ahli, sejarah singkat renang, manfaat, macam macam gaya renang seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, katak dan kupu-kupu, serta teknik dasar renang.

Pengertian Renang

Pengertian Renang / Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air dan biasanya tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan olahraga renang dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Renang merupakan aktivitas bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.
Renang juga merupakan suatu cabang olahraga aquatik. Renang ini juga merupakan olahraga yang sering dilakukan dalam adu kecepatan seorang atlit dalam berenang.
Pengertian Renang Menurut Para Ahli antara lain:
Pengertian renang menurut Kasiyo Dwijowinto (1979:1)
Renang merupakan suatu cabang olahraga yang dapat diajarkan kepada seluruh usia manusia. Mulai usia dari anak-anak maupun orang dewasa dan juga bayi yang memiliki umur sekitar beberapa bulan juga dapat diajarkan untuk renang.
Pengertian renang menurut Muhajir (2004:166)
Renang merupakan olahraga yang dapat memberikan kesehatan bagi tubuh. Karena hampir seluruh anggota badan digunakan dalam melakukan olahraga tersebut. Dan juga pada setiap otot tubuh akan berkembang dengan pesat sehingga dapat memeberikan peningkatan kekuatan perenang yang cepat.
Pengertian renang menurut Budiningsih (2010:2)
Renang merupakan sebuah olahraga yang dilakukan dengan bantuan air. Permainan ini termasuk juga dalam permainan olahraga air yang dimana seluruh anggota badan bergerak di dalam air. Dalam olahraga renang ini umumnya menggunakan kaki dan tangan, sehingga menyeimbangkan badan agar dapat mengapung di atas permukaan air.

Sejarah Singkat Renang

Sebelumnya renang telah dikenal sejak zaman pra-sejarah dimana diketahui adanya gua-gua yang dipercayai sebagai tempat para perenang zaman batu. Gua-gua itu terletak di sebelah barat daya Mesir dekat Wadi Sora.
Disana ditemukan stempel lilin di Mesir yang berkisaran 4000 sampai 9000 tahun SM. Disana menunjukkan adanya gambar atau lukisan empat seorang perenang dengan menggunakan gaya bebas.
Dan terdapat juga lukisan dinding yang ditremukan di Babylonia yang menunjukkan mereka menggunakan teknik gaya dada. Lukisan tersebut merupakan gambar paling terkenal yang ditemukan di padang pasir Kebir. Diperkiraan bahwa usianya juga sekitar 4000 tahun SM.
Di negara jepang, teknik renang ini merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh para samurai.  Sejarah mencatat bahwa pertandingan pertama kali diselenggarakan pada 36 SM oleh kaisar Suingui.
Sejarah dimulainya perlombaan renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang.
Sebagian besar peserta waktu itu berenang dengan gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya rangkak depan atau disebut gaya trudgen dalam perlombaan renang di dunia Barat. Trudgen menirunya dari teknik renang gaya bebas suku Indian di Amerika Selatan.
Olahraga renang memiliki sejarah Olimpiade pertama dalam pertandingannya di negara kota Athena, Yunani. Pertandingan tersebut merupakan Olimpiade yang diselenggarakan pada tahun 1896.
Pada Olimpiade pertama Yunani saat itu hanya menggunakan empat nomor saja, yang sebelumnya telah berenca memakai 6 nomor. jenis-jenis nomor itu terdiri dari 100 meter, 500 meter, 1200 meter, nomor bebas, serta 100 meter bagi para pelaut.
Kemudian adanya Olimpiade kedua yang diselenggarakan di Paris, Prancis pada tahun 1900. Pertandingan ini memakai beberapa jenis nomor yaitu 200 meter, 1000 meter, 4000 meter, nomor bebas, 200 meter gaya dada, serta 200 meter untuk nomor beregu.

Manfaat Renang

Setiap olahraga tentunya memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan dan kebugaran jasmani pelakunya, berikut dibawah ini adalah manfaat manfaat yang akan kita dapatkan jika rutin melakukan olahraga renang :
  1. Dapat meredakan stress
  2. Dapat meningkatkan kebugaran tubuh
  3. Dapat meredakan radang sendi
  4. Dapat meningkatkan mood
  5. Dapat membentuk tubuh yang ideal
  6. Dapat meningkatkan kemampuan dari fungsi jantung dan paru-paru
  7. Dapat menambah tinggi badan
  8. Sebagai sarana melatih pernafasan
  9. Membentuk otot
  10. Dapat membakar kalori lebih banyak
  11. Renang bagi kesehatan bayi
    Manfaat renang dalam segi kesehatan bagi bayi salah satunya adalah membantu perkembangan motorik bayi, perkembangan saraf, proses pertumbuhan, meningkatkan sistem imun, membantu keberanian bayi, agar tidak mudah terkejut, agar tidak rewel saat mandi, dan membantu adaptasi bayi di tempat lain.
  12. Renang bagi kesehatan wanita
    Kesehatan yang didapatkan pada wanita adalah dapat menjaga tubuh wanita tetap ideal, menjaga bentuk tubuh setelah hamil, mengencangkan otot-otot, mengencangkan g-spot, detoksifikasi racun di dalam tubuh dan menghilangkan stres.
  13. Bagi wanita hamil
    Manfaat renang bagi wanita hamil akan memberikan kesehatan diantaranya dapat meningkatkan daya tahan tubuh, tidur menjadi lebih nyenyak, menghindari stres, mencegah prematur, membantu proses persalinan, melonggarkan otot-otot sekitarpinggul, memperkuat paru-paru, serta memperkuat jantung.
  14. Bagi orang tua
    Manfaat renang dari segi kesehatan bagi orang tua tentunya akan memberikan efek samping positif seperti menjaga tulang agar tetap sehat, agar tidak pikun, mencegah terjadinya stroke, menjaga fungsi jantung dan paru-paru, tubuh lebih rileks, dan juga agar tidak mudah terserang penyakit.

Macam Macam Gaya Renang

Seperti yang telah kita ketahui, macam macam gaya dalam renang antara lain ada gaya bebas, gada punggung, gaya dada, gaya katak dan gaya kupu-kupu. Berikut penjelasannya :

Gaya Bebas

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan / Penjaskes tingkat SMA/SMK/MA kelas 10 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang renang, adapun disini akan kita bahas materi rangkuman ringkasan renang lengkap mulai dari pengertian renang secara umum dan menurut para ahli, sejarah singkat renang, manfaat, macam macam gaya renang seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, katak dan kupu-kupu, serta teknik dasar renang.
Pengertian renang gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.
Renang dengan gaya bebas merupakan gaya renang yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas bisa di gunakan oleh beberapa orang, baik yang sudah terlatih maupun para pemula.
Teknik melakukan renang gaya bebas:
berikut dibawah ini adalah teknik teknik yang harus kita latih atau bahkan kita kuasai untuk melakukan renang dengan menggunakan gaya bebas,
  • Melatih Gerakan Kaki
    Pertama, posisikan kedua kaki dan paha anda lurus atau sejajar dengan dengkul. Lalu kedua kaki gerakkan seperti orang yang sedang berjalan. Yaitu dengan mencambuk air secara pelan sehingga mendapat dorongan dan membuat tubuh anda melaju ke depan.
    Selama anda menggunakan gerakan ini, usahakan jangan sampai dengkul anda menekuk sedikitpun. Hanya pangkal paha andalah yang menggerakkan gerakan berjalan tersebut.
  • Melatih Gerakan Tangan
    Posisi pada kedua tangan harus lurus berada di sebelah kepala anda. Pada kedua telapak anda saat berada di depan usahakan saling berdekatan. Tariklah salah satu tangan ke bawah dengan merapatkan jari-jari anda seperti sedang mengayuh dan lakukan secara bergantian.
  • Teknik Mengambil Nafas
    Seperti yang sebelumnya kami katakan bahwa teknik mengambil napas dilakukan dengan memalingkan wajah ke kanan dan ke kiri. Akan tetapi harus seirama dengan gerakan tangan anda

Gaya Punggung

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan / Penjaskes tingkat SMA/SMK/MA kelas 10 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang renang, adapun disini akan kita bahas materi rangkuman ringkasan renang lengkap mulai dari pengertian renang secara umum dan menurut para ahli, sejarah singkat renang, manfaat, macam macam gaya renang seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, katak dan kupu-kupu, serta teknik dasar renang.
Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil dan membuang napas dengan mulut atau hidung.
Renang dengan gaya punggung ini memiliki rincian gerakan yaitu pada posisi badan, gerakan kaki dan lengan, pengambilan napas serta koordinasi gerakan keseluruhan. berikut penjelasannya

1. Posisi Badan
Posisi badan pada gaya punggung ini sangat sulit jika dilakukan oleh perenang pemula. Akan tetapi, gaya ini sangat mudah dalam pengambilan napas. Karena posisi badan pada renang gaya punggung ini terlentang, maka wajah perenang akan selalu berada diatas permukaan air.
2. Gerakan Kaki
Gerakan kaki pada renang gaya punggung sama saja seperti teknik renang gaya bebas. Akan tetapi, yang membedakan yaitu teknik ini dilakukan dengan posisi terlentang. Lakukan latihan gerakan kaki dengan posisi badan tetap terlentang.
Bentuk latihan gerak kaki
Cara dalam melakukan latihan gerakkan kaki, pertama latihlah dengan menggerakkan kaki dalam posisi duduk. latih juga gerakan kaki anda dengan posisi kedua tangan merentang ke samping. Latih juga gerakan kaki dengan menggunakan papan peluncur. Lalu latihlah dengan cara sambil memegang pinggir kolam dalam posisi terlentang.
3. Gerakan Lengan
Secara umum, ada 3 fase gerakan lengan dalam renang, yaitu fase istirahat, menarik dan mendorong, berikut penjelasannya
  1. Fase Istirahat adalah Gerakan istirahat dimulai dari tangan keluar dari permukaan air dengan ibu jari keluar lebih dahulu. Setelah tangan berada di atas bahu, (lengan tegak lurus dengan bahu), tangan diputar keluar, lalu masuk ke permukaan air dengan jari kelingking terlebih dahulu. Proses istirahat ini harus dilakukan dengan rileks seirama dengan lengan yang bergerak menarik dan mendorong.
  2. Fase Menarik adalah Gerakan menarik dimulai setelah telapak tangan masuk beberapa inchi dari permukaan air sampai titik maksimal terkukan siku atau telapak tangan tepat berada disamping luar bahu.
  3. Fase Mendorong adalah Gerakan mendorong dimulai dari akhir tarikan, tangan mendorong ke belakang, dank e bawah dalam gerakan seperempat lingkaran.
4. Gerakan Pengambilan Nafas
Pengambilan nafas pada teknik renang gaya punggung ini dapat dilakukan terus menerus. Sangat berbeda dengan teknik renang gaya lainnya, karena gaya punggung wajah perenang berada di atas permukaan air. Lalu gerakan pengambilan napas dilakukan ketikan salah satu lengan beristirahat dan lengan yang satunya sedang mengayun.
5. Koordinasi Gerak Renang
Latihan teknik renang gaya punggung ini dilakukan secara bertahap. Mulai dari latihan gerakan meluncur, yang kemudian dilanjutkan dengan teknik gerakan kaki, lalu gerakan lengan dan yang terakhir adalah latihan pengambilan napas. Dengan semua tahap-tahp tersebut, anda akan dapat berenang gaya punggung secara maksimal.

Gaya Katak

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan / Penjaskes tingkat SMA/SMK/MA kelas 10 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang renang, adapun disini akan kita bahas materi rangkuman ringkasan renang lengkap mulai dari pengertian renang secara umum dan menurut para ahli, sejarah singkat renang, manfaat, macam macam gaya renang seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, katak dan kupu-kupu, serta teknik dasar renang.
Gaya katak atau gaya dada adalah gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) yaitu berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap.
Kedua kaki menendang ke arah luar sementara kedua tangan diluruskan di depan, lalu kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

Gaya Kupu-Kupu

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan / Penjaskes tingkat SMA/SMK/MA kelas 10 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang renang, adapun disini akan kita bahas materi rangkuman ringkasan renang lengkap mulai dari pengertian renang secara umum dan menurut para ahli, sejarah singkat renang, manfaat, macam macam gaya renang seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, katak dan kupu-kupu, serta teknik dasar renang.
Gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba / dolphin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.
Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki.
Berenang gaya kupu-kupu menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas.

Teknik Dasar Renang

Semua jenis olahraga selalu terdapat teknik dasar yang perlu diketahui dan di kuasai oleh pelakunya, berikut dibawah ini adalah teknik dasar yanag harus dikuasai antara lain:

1. Pemanasan

Sebelum melakukan olahraga berenang, lakukanlah pemanasan terlebih dahulu. sudah banyak para perenang yang berenang tanpa pemanasan terlebih dahulu dan mengakibatkan banyak bagian tubuh keram sehingga bisa mengakibatkan tenggelam. Berikut teknik-teknik pemanasan yang harus anda lakukan sebelum berenang:
Forward Lunge
Forward Lunge adalah pemanasan yang dilakukan untuk meregangkan otot paha, betis, dan kaki. Pemanasan ini dilakukan agar otot-otot sedikit lemas dan memanas sebelum anda masukkan ke dalam air.
Cara melakukan pemanasan ini yaitu anda berdiri tegak dan letakkan tangn anda pada bagian pinggul. Lakukan gerakan kaki melangkah ke depan dan kebelakang secara bergantian.
Standing T
Standing T adalah pemanasan yang bertujuan untuk melenturkan sistem rotator pada persendian bahu anda. Hal ini harus dilakukan agar kedua tangan anda lebih leluasa saat digunakan untuk mendayung.
Cara melakukannya, berdirilah dengan posisi kedua kaki membuka, kemudian bungkukkan badan anda. Setelah itu kepalkan tangan anda kebawah dan ayunkan ke depan sekitar 10 kali.
Quadruped Rocking
Cara melakukannya yaitu posisikan tubuh anda seperti saat sedang merangkak. Posisikan lutut dan tangan sejajar kemudian tarik tangan dan kaki ke arah belakang. Gerakan ini dilakukan untuk merelaksasikan pada otot punggung serta tulang belakang.
Standing Back Flection
Gerakkan ini digunakan untuk melenturkan tulang leher ke bawah. Posisikan kepala anda mengadah dan kedua tangan berada di pinggang. Tariklah kebelakang kepala anda bersama dengan punggung anda dan lakukan sebanyak 8 kali.
Lateral Extencion
Posisi tetap berdiri dan gerakkan kepala beserta badan anda kesamping kanan dan kiri dan lakukan sebanyak 8 kali ke kanan dan ke kiri.

2. Pendinginan

Setelah melakukan olahraga sangat dianjurkan untuk melakukan pendinginan, hal ini dilakukan agar kinerja jantung anda kembali normal, selain itu, saat anda melakukan berenang, otot akan terus memproduksi asam laknat. jika anda terus membiarkannya maka akan beresiko menumpun dalam tubuh anda.

Resiko Olahraga Renang

Berenang adalah sebuah aktivitas olahraga yang menyenangkan, namun dibalik semua itu dan manfaat yang di dapatkan, renang juga mempunya beberapa resiko yang mungkin dapat terjadi pada perenangnya, berikut dibawah ini adalah resiko olahraga renang:

1. Bahaya Klorin

Klorin adalah suatu bahan kimia yang digunakan untuk membunuh bakteri di kolam renang. Namun, ternyata masih ada bakteri yang dapat hidup di air kolam renang yang berisi klorin itu. Salah satu bakteri yang dapat bertahan hidup dalam kolam renang tersebut adalah Pinworm.
Pinworm adalah jenis cacing yang jika tertelan maka akan menimbulkan masalah serius pada pencernaan anda. Lebih mengejutkannya lagi, ia dapat bertahan selama 10 hari di dalam air panas sekalipun.

2. Aroma Kaporit

Air yang berbau kaporit ternyata adalah hasil pencampuran klorin dengan keringat, serta urin maupun cairan tubuh manusia lainnya. Karena, kolam renang yang bersih itu seharusnya tidak memiliki bau apapun.

3. Mengandung Urine dan Kotoran

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Center of Disease Control (CDC) membuktikan bahwa dari 1000 orang dewasa 20% diantarany mengakui jika pernah buang air kecil di kolam renang umum.
Indikasinya adalah jika saat anda merasakan mata anda perih saat berenang, itu bukanlah akibat dari bahan kimia klorin, melainkan klorin yang sudah tercampur dengan urine pada manusia.
Penelitian juga mendapatkan adanya kontaminasi bakteri E.Coli yang biasanya di temukan pada fases manusia. Sejumlah penelitian tersebut telah menemukan sekitar 58% sampel dari kolam renang yang terkontaminasi oleh bakteri tersebut.

4. Resiko Lain yang Menanti

Berikut dibawah ini adalah resiko resiko yang mungkin telah menanti anda saat berenang di kolam renang umum, antara lain:
  • Diare
  • Infeksi Cacing
  • Infeksi Mata
  • Infeksi Telinga
  • Infeksi Kulit
  • Infeksi Jamur Kaki
  • dan Influenza.

Rangkuman LARI JARAK JAUH / MARATON (Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar, Peraturan dan Strategi Memenangkan Lari Jarak Jauh)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yaitu tentang rangkuman materi lari jarak jauh atau maraton, adapun disini kita akan bahas lengkap mulai dari pengertian lari jarak jauh, sejarah singkat lari jarak jauh di indonesia maupun di dunia, teknik lari jarak jauh / maraton, manfaat dan peraturannya. Semoga dapat membantu

Lari Jarak Jauh

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes tingkat SMA kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yaitu tentang rangkuman materi lari jarak jauh atau maraton, adapun disini kita akan bahas lengkap mulai dari pengertian lari jarak jauh, sejarah singkat lari jarak jauh di indonesia maupun di dunia, teknik lari jarak jauh / maraton, manfaat dan peraturannya.

Pengertian Lari Jarak Jauh

Pengertian lari jarak jauh atau maraton adalah salah satu dari cabang olahraga atletik dimana para pelari harus memiliki stamina lebih dan kecepatan dalam berlari dengan jarak tempuh 5.000 m, 10.000 m, dan 42,195 km.

Sejarah Singkat Lari Jauh

Awal mula adanya perlombaan lari jarak jauh dimulai sejak seorang prajurit perang Yunani yang sangat berjasa.
Pada abad ke-5 SM, terjadi perang besar-besaran antara bangsa Yunani dan bangsa Persia. Konflik yang terjadi di kedua bangsa ini karena Yunani tidak senang jika Persia menguasai wilayahnya. Oleh sebab itu, Yunani melakukan pemberontakan kepada Persia.
Bangsa Yunani akhirnya memenangkan perang besar tersebut dan Persia mengakui kekalahannya. Kemudian, salah satu prajurit Yunani diutus untuk kembali ke Yunani untuk memberitakan kemenangan melawan Persia. Setelah berlari sekitar 42 km jauhnya, sampailah dia di Athena (Ibukota Yunani), lalu mengumumkan kabar baik itu dan beberapa jam setelahnya, prajurit yang sangat berjasa itupun meninggal.
Masyarakat Yunani kemudian mengenang jasa prajurit tersebut dengan diadakannya perlombaan lari jarak jauh di hari kematiannya. Lari jarak jauh semakin terkenal dan mulai diperlombakan di berbagai belahan dunia. Sampai pada akhirnya dibentuknya International Association of Athletics Federation atau disingkat IAAF pada tahun 1912 yang saat ini berpusat di negara Monako dengan anggota 212 negara.

Teknik Dasar Lari Jarak Jauh

Pada dasarnya teknik dasar pada olahraga lari jarak jauh ada 4, yaitu teknik saat melakukan start, teknik saat berlari, teknik pernafasan dan teknik saat menyentuh atau mencapai garis finish, berikut penjelasannya:
1. Teknik Start
Dalam lari jarak jauh, teknik start yang digunakan adalah dengan menggunakan start berdiri, dalam stert berdiri ini terdapat beberapa tahapan yang harus di kuasai oleh pelari yaitu:
  • Tahap Pertama
    Pada tahap pertama ini merupakan tahapan persiapan yang biasanya menggunakan hitungan 1 (satu) dan dengan segera pelari bersiap menghadap arah tujuan lari, dengan merendahkan lutut dan pandangan lurus kedepan.
  • Tahap Ke-2
    Pada Hitungan 2 (dua), tumpuan berat bedan berada pada kaki yang disimpan pada bagian depan dan kedua lengan bersiap untuk melakukan lari.
  • Tahap Ke-3
    Pada Hitungan 3 (Ketiga), Pelari mulai berlari dengan mengayunkan kaki yang berada di belakang sebagai tolakan kaki yang berada di bagian depan dan mulai lah berlari.
Dalam melakukan start dengan teknik berdiri ini pelari harus memperhatikan aba-aba yang di berikan oleh juri, karena lari marathon ini di ikuti oleh puluhan atau bahkan ratusan orang peserta sehingga terkadang pelari tidak mendengar aba-aba yang di berikan oleh juri.
2. Teknik Berlari
Teknik berlari pada lari Jarak jauh ini sangatlah berbeda dengan teknik berlari lari jarak pendek yang mengharuskan pelari untuk berlari sekencang-kencangnya, akan tetapi pada olahraga jarak jauh ini, pelari harus pandai dalam mengatur tempo ketika berlari. Hal ini bertujuan untuk mengefisiensikan tenaga agar kita tidak kehabisan tenaga sebelum menempuh jarak yang harus di tempuh, pada lari jarak jauh ini pelari harus melakukan lari dengan langkah yang konstan dan tidak terlalu cepat, akan tetapi pada saat memasuki jarak 2-1 Km terakhir pelari di usahakan mengeluarkan seluruh kemampuannya dan berlari sekencang mungkin, apalagi pada saat kita sedang menguasai perlombaan ini akan memungkinkan kita untuk memenangkan perlombaan.
3. Teknik Pernafasan
Ketika melakukan lari jarak Jauh, teknik yang terpenting penting adalah Teknik Pernafasan karena pernafasan ini merupakan teknik yang berfungsi untuk mempertahankan Stamina si pelari, otot-otot seorang atlet ketika berlari sangat membutuhkan asupan oksigen sehingga pelari akan terengah-engah ketika melakukan lari, terlebih jika melakukan lari dengan intensitas tinggi. Dengan manajeman pernafasan yang baik maka akan memungkinkan seorang pelari akan dapat mengefisienkan tenaga karena dengan ini kebutuhan otot akan oksigen akan tercukupi.
Teknik pernafasan mulut akan akan memungkinkan oksigen (O2) yang masuk dan Karbon Dioksida (CO2) yang keluar lebih banyak jika dibandingkan dengan teknik pernafasan dari hidung, teknik pernafasan dari mulut ini juga akan memungkinkan kita lebih rileks dan santai jika dibandingkan dengan pernafasan melalui hidung, karena apabila bernafas dengan menggunakan hidung maka otot wajah akan cenderung tegang sehingga beban tubuh dan otot akan bertambah sehingga daya tahan tubuh (endurance) juga akan berkurang.
Disamping dengan teknik pernafasan menggunakan mulut seorang pelari ini juga harus menguasai tenik pengambilan nafas, untuk memungkinkan seorang pelari dapat menyelesaikan jarak yang harus di tempuh seorang pelari juga harus dapat menguasai teknik pengambilan nafas, pengambilan nafas yang baik adalah dengan bernafas dangkal dan pendek sehingga seorang pelari dapat dengan mudah untuk mengatur pernafasan.
4. Teknik Finish
Teknik finish adalah terknik akhiran ketika kita melakukan perlombaan lari, pada saat kita akan memasuki garis finish seorang pelari pastinya akan berlari dengan kecepatan tinggi akan tetapi bukan hanya kecepatan saja akan tetapi teknik saat memasuki garis finish juga sangat diperlukan apalagi jika kita sedang kejar-kejaran dengan pelari lainnya, dsst kita memasuki garis finish dada harus dibusungkan dan ketika dada akan menyentuh pita garis finish maka dengan segera dada di turunkan akan tetapi hal yang harus di perhatikan adalah jangan sekali kali menggapai pita garis finish dengan menggunakan tangan hal ini akan di nyatakan sebagai pelanggaran oleh dewan juri.

Manfaat Lari Jarak Jauh

Secara umum semua olahraga memiliki manfaat yang baik bagi kesehata tubuh kita, namun berikut ini adalah manfaat yang bisa kita dapatkan dari olahraga lari jarak jauh, antara lain:

  • Membakar lemak
  • Meningkatkan stamina
  • Memperlancar pernafasan
  • Melancarkan peredaran darah
  • Memperlambat penuaan
  • Dll

Peraturan Lari Jarak Jauh

Adapun peraturan yang harus diterapkan dalam pertandingan olahraga lari jarak jauh adalah:
  1. Wasit harus memberitahukan area mana saja yang dilewati oleh pelari agar para peserta tidak salah pilih jalur dan melakukan kecurangan.
  2. Tidak boleh memilih jalur yang membahayakan para pelari seperti melewati jurang, tebing, dan sebagainya.
  3. Memasang benda-benda sebagai penunjuk arah bagi para pelari.
  4. Pelari dinyatakan sebagai pemenang jika memiliki catatan waktu yang paling rendah diantara semua pelari.
  5. Pelari boleh berlari saat aba-aba “ya” atau suara pistol dibunyikan.
  6. Jika peserta lebih dari 3 kali berbuat kesalahan ketika melakukan start, maka peserta akan didiskualifikasi.
  7. Tidak boleh mengganggu peserta lain saat berlari.
  8. Dilarang keras memakai obat-obatan yang dapat merugikan peserta lainnya.

Strategi Memenangkan Lomba Lari Jarak Jauh

Berikut ini akan saya terangkan mengenai strategi dan taktik untuk memenangkan perlombaan lari jarak ajuh, antara lain:
  • Menabung kekuatan fisik
  • Pelajari Rute yang akan di lombakan
  • Buat tubuh menjadi ringan (tidak banyak makan karbo)
  • Bawa perbekalan yang cukup
  • Melakukan Pemanasan
  • Pergi ke kamar mandi sebelum perlombaan (buang air kecil / besar)
  • Rehidrasi (penuhi kebutuhan cairan tubuh)
  • Tencukan Pace
  • Nikmati konsumsi yang ada
  • Lakukan Final Sprint

Rangkuman LEMPAR LEMBING (Pengertian, Sejarah Singkat, Macam-macam Teknik dan Gaya, Peraturan, Peralatan / Perlengkapan dan Lapangan Lempar Lembing)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing. Semoga dapat membantu

Lempar Lembing

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.

Pengertian Lempar Lembing

Pengertian lempar lembing adalah salah satu cabang olahraga atletik nomor lempar. Olahraga lempar lembing ini dilakukan dengan cara melempar lembing dalam jarak tertentu.
Lembing yang digunakan yaitu berupa tombak dengan sudut tajam pada salah satu ujungnya. Pada dasarnya, lempar lembing berarti melempar lembing dengan tangan sekuat tenaga untuk mendapatkan lemparan dengan jarak sejauh mungkin.
Untuk mencapai jarak maksimum, seorang atlet lempar lembing harus dapat menyeimbangkan kecepatan, teknik dan kekuatan.

Sejarah Singkat Lempar Lembing

Sejarah singkat olahraga lempar lembing, Lempar lembing merupakan suatu aktivitas yang memerlukan kecekatan, teknik dan kekuatan dalam melempar sebuah tongkat berbentuk tombak akan tetapi lebih ringan dan lebih kecil, seperti hal nya olahraga atletik lain nya, lempar lembing ini merupakan hasil adopsi dari kebiasaan (Ketangkasan) pada zaman tersebut. pada zaman dahulu lempar lembing ini lebih digunakan masyarakat sebagai senjata ketangkasan untuk berperang atau berburu.
Aktifitas Lempar lembing mulai berkembang menjadi sebuah olahraga yaitu ketika umat manusia mulai memasuki zaman bercocok tanam dan meninggalkan aktivitas nomadennya yang kental dengan aktivitas berburu, sehingga terjadi perubahan mulai dari gaya hidup aktivitas maupun kebudayaan seperti Lempar lembing ini yang dahulunya digunakan untuk berburu pada masa itu mulai berkembang menjadi sebuah Olahraga.

Baca Juga: Rangkuman Materi Softball

Walau belum ada catatan yang  otentik mengenai olahraga, Lempar lembing ini dipresiksi telah berkembang pada zaman yunani klasik. sehingga jamak jika olahraga atletik ini merupakan asal dari Olahraga atletik ini.
Lempar lembing ini merupakan olahraga yang mengharuskan atletnya untuk melemparkan sebuah benda yang hampir mirip seperti tombak yang disbut dengan Lembing sepanjang 2,5 meter sejauh mungkin, pada tahun 1908 lempar lembing mulai dimasukan kedalam ssalahsatu cabang olahraga dalam olimpiade pada saat itu lempar lembing sudah mulai banyak diminati ini terbukti dengan berpartisipasinya 42 orang peserta (Atlit) Lempar lembung dari 11 Negara. Dan swedia merupakan negara yang menjuarai olahraga lempar lembing ini yang kala itu diwakili oleh Erik Lundqvist, ia berhasil melemparkan lembing sejauh 54,83 meter. akibat perang dunia I maka olimpiade selanjutnya dilakukan pada tahun 1920 di antwerp, dan Jonny Myyra dari Finlandia berhasil menjadi juara dengan lemparan sejauh 65,78 meter. myyra juga berhasil memenangkan Olympiade berikutnya di paris pada tahun 1924 dengan jarak lemparan sehauh 62,96 meter.

Teknik Dasar Lempar Lembing

Dalam bermain lempar lembing sangatlah perlu memahami dan mengetahui dari teknik dasar bermain olahraga lempar lembing, teknik dasar lempar lembing yaitu teknik memegang lembing membawa lembing dan melempar lembing, berikut penjelasannya:

1. Teknik Memegang Lembing

Secara umum teknik memegang lembing ada 3 macam yaitu teknik amerika, teknik finlandia dan teknik lembing penjepit atau tang, berikut penjelasannya:
  • Teknik Amerika
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Cara amerika adalah cara memegang lembing pada bagian belakang lilitan lembing dengan jari telunjuk melingkar pada belakang lilitan dan ibu jari menekannya pada bagian permukaan yang lain. Sementara jari yang lain turut melingkar pada badan lembing dengan longgar.
  • Teknik Finlandia
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Cara finlandia adalah cara memegang lembing pada bagian belakang lilitan lembing dengan jari tengah dan ibu jari, jari telunjuk berada sepanjang batang lembing dan agak serong ke arah yang wajar. Sementara jari yang lainnya turut melingkar pada badan lembing dengan longgar.
  • Teknik Tang
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Posisi tangan pada gaya ini adalah jari telunjuk dan jari tengah menjepit pegangan paling belakang lembing, sementara jari jempol, jari manis dan telunjuk menggenggam longgar lembing bagian pegangan sisanya.

2. Teknik Membawa Lembing

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Secara umum teknik dasar dalam membawa lembing ada 3 yaitu :
  1. Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap serong ke atas.
  2. Lembing dibawa di belakang badan sepanjang alur lengan dengan mata lembing menghadap ke arah depan serong ke atas. Dan
  3. Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap serong ke arah bawah.

3. Teknik Melempar Lembing

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Teknik dasar melempar lembing ada 3 yaitu pada saat awalan, saat melempar dan pada akhiran, berikut penjelasannya:
Awalan
teknik awalan pada lempar lembing yaitu berlari membawa lembing diatas kepala dengan lengan ditekuk, sikut menghadap ke depan dan telapak tangan menghadap atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah.
Bagian terakhir dari awalan terdiri dari langkah silang (cross step), pada bagian akhir dapat dilakukan langkah dengan beberapa cara, seperti berikut:
  1. Dengan jingkat atau hop step
  2. Dengan langkah silang di depan atau cross step
  3. Dengan langkah silang di belakang atau rear cross step
Proses peralihan atau cross step dilakukan saat kaki diturunkan.
Kedua bahu diputar dengan perlahan ke arah kanan (bukan kidal), lengan kanan mulai bergerak dan diluruskan ke arah belakang dengan tubuh bagian atas condong ke belakang. Pandangan selalu melihat lurus ke depan.
Lemparan
Pada gerak melemparkan lembing, tarik bahu sebelah kanan dan lengan melakukan gerakan melempar melalui poros bahu dengan kuat ke depan atas.
Badan bergerak melewati kaki depan, lalu melepaskan lembing.

Baca Juga: Rangkuman Materi Pencak Silat

Sikap Akhiran
Pada gerak akhir lemparan dilakukan dengan melangkahkan kaki ke depan untuk menyeimbangkan gerak agar tidak terjatuh dan tidak melebihi garis batas dari lemparan.

Gaya Pada Lempar Lembing

Selain gaya dalam memegang lembing, berikut ini adalah gaya memulai awalan hingga melakukan lemparan. Gaya ini fokus pada langkah kaki dengan dua jenis, yakni:

1. Gaya Berjingkat atau Hop Step

Teknik ini dimulai dengan melangkahkan kaki dengan cara berjingkat mulai dari kecepatan sedang menuju kecepatan tinggi.
Gaya ini berdampingan dengan gaya memegang lembing cara Finlandia dan tang dimana posisi lembing berada diatas bahu, baik dibawa sejajar bahu pada saat awalan atau berada pada posisi atas lurus ke depan.
Gaya ini dipergunakan untuk menciptakan gaya dorong pada seluruh bagian tubuh ke arah depan yang dipusatkan pada lengan pembawa lembing.
Pada saat melempar, karena saking kuatnya daya dorong yang diciptakan tubuh akan melompat dan jatuh kedepan setelah lembing terlempar.
Secara teori, biasanya akan menghasilkan lemparan ke arah tengah lapangan atau kurang lebih lurus dengan posisi pelempar.

2. Gaya Cross Step atau Gaya Langkah Menyilang

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Gaya cross step atau langkah menyilang ini akan tampak pada saat atlet sampai pada 2 sampai 3 langkah terakhir sebelum melempar.
Silangan kaki dihasilkan dari putaran badan sejak hendak melempar hingga mulai melempar. Karena badan berputar dari arah kanan ke kiri, demikian pula dengan posisi kaki sehingga tampak menyilang.
Gaya ini biasanya bersanding dengan gaya memegang lembing Amerika yang cenderung mengarahkan ujung tombak ke atas dengan sudut 45 derajad.
Awalan yang digunakan adalah lari biasa dengan kecepatan sedang menuju kecepatan tinggi.
Silangan kaki dan badan yang bersamaan dengan lengan yang melempar akan menghasilkan daya lempar yang kuat dengan arah yang lebih cenderung menyamping alias tidak terlalu ketengah.
Berbeda dengan gaya hop step, pada gaya cross step ini tubuh atlet tak akan jatuh ke depan seusai melemparkan lembing. Kalaupun tubuh jatuh, maka tubuh tersebut akan jatuh ke samping mengikuti arah putaran tubuh dan silangan kaki.

Peraturan Lempar Lembing

Ukuran, bentuk, berat minimum dan pusat gravitasi dari lembing ditentukan oleh aturan dari International Association of Athletics Federations (IAAF).
Dalam sebuah kejuaraan internasional, laki-laki melempar lembing yang memiliki panjang sekitar 2,6-2,7 meter dan dengan berat minimum 800 gram.
Sedangkan, untuk perempuan, melempar lembing yang memiliki panjang sekitar 2,2-2,3 meter dengan berat minimum 600 gram. Lembing tersebut dilengkapi dengan pegangan yang terbuat dari tali dan terletak pada bagian pusat gravitasi lembing. Untuk laki-laki letak pusat gravitasi berada diantara 0,9-1,06 meter sedangkan untuk perempuan berada diantara 0,8-0,92 meter.
  • Dalam pertandingan berskala internasional seperti olimpiade, semua lembing disediakan oleh panitia penyelenggara dan semua yang dipergunakan telah diperiksa sedemikian rupa hingga masing-masing 99% identik satu sama lain berdasarkan kelasnya.
  • Ketika dalam pertandingan, atlet lempar lembing hanya boleh menggunakan awalan hingga melempar pada tempat yang disediakan.
  • Melempar melebihi batas yang ditentukan merupakan lemparan yang tidak sah.
  • Pendaratan lembing bisa dinyatakan sah dan dapat dinilai apabila bagian lembing yang jatuh terlebih dahulu merupakan mata lembing pada area yang disediakan dengan posisi menancap tanah atau hanya menggores tanah.

Perlengkapan Lempar Lembing

Beberapa peralatan yang diperlukan oleh seorang atlet lempar lembing adalah lembing, serbuk untuk tangan agar tidak basah karena keringat sehingga nyaman untuk melakukan lemparan, pakaian yang nyaman digunakan untuk pertandingan, dan sepatu.
Lembing yang digunakan dalam lempar lembing ini bukanlah sembarang lembing, melainkan lembing dengan tiga bagian khusus, yakni tongkat yang terbuat dari metal ringan (dahulu merupakan kayu), mata lembing yang terbuat dari logam dan berujung runcing, dan tali yang dililitkan di lembing sebagai pegangan.

Gambar Lapangan Lempar Lembing

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan atau penjaskes tingkat SMA/SMK yaitu tentang rangkuman atau ringkasan lembar lembing, adapun yang akan kita bahas mengenai pengertian, sejarah singkat lempar lembing, macam-macam / jenis-jenis teknik dasar dan gaya permainan olahraga lempar lembing, peraturan pertandingan, peralatan yang dibutuhkan dan digunakan, dan contoh gambar serta ukuran lapangan lempar lembing.
Dari gambar di atas, dapat kita ketahui ada tiga bagian lapangan lempar lembing, yakni jalur awalan, sudut lemparan dan sektor lemparan lembing. Berikut penjelasannya :

Baca Juga: Materi Lempar Cakram

  • Jalur awalan merupakan trak dengan panjang minimal 30 meter dan maksimal 36,5 meter. Jalur ini memiliki lebar 4 meter.
  • Sementara pada area gambar sudut merupakan area untuk melemparkan lembih setelah berlari dalam trak awalan. Dari poros tengah menuju pojok busur, sudut yang terbentuk adalah 30 derajad. Sudut ini merupakan petunjuk garis batas luar kanan dan kiri area sektor lemparan. Jarak antara titik A atau titik ancang-ancang untuk melempar hanyalah 8 meter dari bibir busur, yakni garis akhir yang tak boleh dilewati oleh atlet ketika melempar. Namun boleh disentuh jika sudah melempar, misalnya untuk menjatuhkan tubuh.
  • Sektor lemparan merupakan lapangan yang berbentuk kerucut dengan sudut sebagaimana telah ditetapkan di area sudut. Panjang lepangan pendaratan ini minimal 100 meter karena sejauh ini belum ada atlet yang bisa melempar lembing sejauh 100 meter.

RANGKUMAN SOFTBALL : (Pengertian, Sejarah Singkat, Cara Bermain, Teknik Dasar, Peraturan, Perlengkapan dan Gambar Lapangan Softball)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes kelas 12 semester 1 kurikulum 2013 yaitu tentang rangkuman materi softball, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian softball, sejarah singkat softball di indonesia dan di dunia, cara bermain, teknik dasar memukul dan melempar bola beserta cara melakukannya, peraturan dan contoh gambar lapangan permainan bola softball. Semoga dapat membantu

SOFTBALL

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes kelas 12 semester 1 kurikulum 2013 yaitu tentang rangkuman materi softball, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian softball, sejarah singkat softball di indonesia dan di dunia, cara bermain, teknik dasar memukul dan melempar bola beserta cara melakukannya, peraturan dan contoh gambar lapangan permainan bola softball.

Pengertian Softball

Pengertian softball adalah adalah satu jenis permainan olah raga yang dimainkan secara beregu yang terdiri atas 2 tim. Masing-masing tim berjumlah 9 orang dan dipimpin oleh satu kapten. Softball merupakan perkembangan dari olahraga sejenis, yakni baseball (bisbol) atau hardball.

Sejarah Singkat Softball

Sejarah singkat permainan softball di dunia yaitu berasal dari Amerika Serikat dan diciptakan oleh George Hancock pada tahun 1887 di kota Chicago. Diameter bola softball adalah 28-30,5 cm. Dalam permainan softball, terdapat sebuah regu yang berjaga (defense) dan tim yang memukul (offense).
Pada awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat. Setelah skor akhir diumumkan dengan kemenangan didapatkan oleh Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard. Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu. Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Lalu dia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi. Dia pun mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan bisbol.
Sebagai pengganti pemukulnya saat itu menggunakan sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-40. Semenjak itu permainan bisbol versi dalam ruangan mulai dikenal. Dinamakan indoor baseball. ‎ Karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama sofbol sebelumnya menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground ball.
Pada awal abad ke-20an softball mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini (National Amateur Playground Ball Association of the United States) mengatur olah raga ini untuk dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Pada tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) meminta komisi untuk menstandardisasi olah raga ini, dan tahun 1926 nama “softball” digunakan walaupun belum diresmikan.
Kapan Kejuaraan dunia softball pertama kali digelar? yaitu pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) dimana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada saat itu adalah J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi industri di wilayahnya.
Dan sejak tahun 1933 permainan “softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934, pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standardisasi peraturan softball. Sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946, di mana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh dinamakan “shortfielder” pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar yang menjelalajah di belakang dalam. Tahun 1950 jarak antara pitcher’s plate dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki (13.114 meter).
Dilihat dari partisipannya, softball telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari olah banyak orang. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria, dapat memainkannya. Lebih jauh pria di luar usia atlet dapat memainkan sebagai kegiatan di luar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam bisbol.
Pada tahun 1960-an, sebagian dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun. Ini tidak termasuk anggota pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara lain sofbol juga menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun muda.
Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto’s Tip Top Tailors memenangi kejuaraan internasional yang dilakukan berkala oleh Asosiasi Sofball Amatir dan merupakan kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera. Diadakan tahun 1966 dibawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional (International Softball Federation). Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965.
Sejarah perkembangan permainan softball di asia indonesia.
Seperti yang telah kita ketahui olahraga ini menjalar pertama kali dari AS ke Kanada, Eropa, dan kemudian Asia.
Perkembangan di Asia terpesat terutama setelah usainya Perang Dunia II. Saat ini, di Jepang, Philipina, Taiwan dan Korea Selatan, softball telah menjadi permainan rakyat. Olahraga ini menjadi olahraga yang sangat pesat perkembangannya dan sangat digemari di Asia, sehingga dibentuklah Amateur Softball Asia, yang disingkat ASA-ASIA. Anggotanya antara lain Jepang, Philipina, Korea Selatan, Taiwan, Hongkong, Pakistan, India, Muangthai, Singapura dan Indonesia.
Kejuaraan Softball wanita se-Asia pertama kali diselenggarakan di Manila, pada Februari 1967, dan pesertanya baru 5 negara yaitu Philipina, Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Hongkong. Demikianlah selanjutnya direncanakan kejuaraan Asia ini setiap tahun sekali, dengan penyelenggaraan setahun sekali bergantian antara putera dan puteri. Misalnya tahun ini kejuaraan softball putera, maka tahun depan untuk bagian puterinya. Softball juga sedang berjuang untuk dipertandingkan di Asian Games. Dalam Asian Games Bangkok tahun 1966, Softball juga ikut demonstrasi.
Sebelum perang kemerdekaan, sebetulnya softball sudah ada yang melakukannya di Indonesia, namun sifatnya masih sangat terbatas. Artinya hanya dimainkan di sekolah-sekolah tertentu saja. Pada mulanya ada anggapan bahwa permainan olahraga Softball hanya pantas dimainkan oleh golongan wanita saja. Hal ini terus berlangsung sampai tahun 1966an. Oleh karena itu softball hanya dimainkan oleh puteri saja. Ketika Asian Games Bangkok, terbukalah mata kita bahwa sebenarnya olahraga Softball itu dapat dimainkan baik oleh puteri maupun putera. Pada waktu itu putera-putera kita, masih menyenangi olahraga baseball.
Melihat perkembangan Softball begitu pesat dan adanya kompetisi antara negara setiap tahunnya. Timbullah perhatian kita terhadap cabang olahraga ini secara serius. Awalnya Softball hanya berkembang di Jakarta, Bandung, Pelembang, Semarang dan Surabaya. Tetapi kini telah menjadi salah satu cabang olahraga yang yang sangat digemari masyarakat, terutama para pelajar dan mahasiswa. Untuk menyalurkan kegiatan-kegiatan softball di Indonesia, diperlukan suatu badan yang mengaturnya, maka dibentuklah Organisasi Induk dengan nama PERBASASI (Perserikatan Baseball & Softball Amatir Seluruh Indonesia). Dengan adanya wadah PB. PERBASASI ini mulailah diadakan kompetisi softball tingkat nasional. Kejuaraan Nasional I diselenggarakan tahun 1967 di Jakarta. Di samping itu sejak PON VII di Surabaya, Softball menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Cara Bermain Softball

Cara bermain permainan olagraga softball, permainan ini dimainkan oleh dua tim di lapangan softball. Setiap tim minimal memiliki 9 pemain dan selebihnya merupakan cadangan. Posisi 9 orang pemain ini adalah 1 orang pitcher, 1 orang catcher, dan 7 orang bertahan/fielder yang terbagi dalam 4 penjaga daerahd alam (infielder) dan 3 orang penjaga daerah luar (outfielder).
Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding masing-masing mempunyai kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka (run). Ketika tim yang menyerang mendapat giliran memukul, seorang pelempar bola (pitcher) tim bertahan melemparkan bola kearah penangkap bola (catcher) sekencang-kencangnya agar bola tidak dapat dipukul.Tim yang mendapat giliran memukul bergantian seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim yang berjaga berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan
Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua base secara berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan menginjak home plate mendapat satu angka. Waktu permainan ditentukan oleh inning. Setiap tim mendapat giliran memukul sampai 3 kali out dan mematikan tim lawan 3 kali out, disebut 1 inning. Dalam tiap pertandingan sofbol durasi permainan setidaknya 7 inning tergantung situasi, atau lama waktu 2 jam. Setelah menghabiskan inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang.
Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu disebut tie break atau seri. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.

Teknik Dasar Bermain Softball

Secara umum, teknik dasar bermain softball ada 4 yaitu teknik melenpar bola, menangkap bola, memegang pemkul (bat) dan teknik memukul bola, teknik memukul dalam permainan softball ada 2 macam yaitu swing dan tumbuk / bunt, sedangkan teknik melempar dan menangkap bola ada 3 macam, berikut dibawah ini penjelasannya:

Teknik Dasar Melempar Bola

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melempar bola pada permainan softball adalah melempar bola.
Cara memegang bola softball yaitu bola dipegang, beri jarak antara bola dengan telapak tangan sehingga terdapat rongga. Jari telunjuk dan jari tengah digunakan untuk menekan bola, sedangkan ibu jari dan jari lainnya digunakan untuk menahan bola agar tidak jatuh. Pelambung bola dalam permainan softball disebut dengan pitcher.
Dalam teknik melempar bola softball ada 3 macam, yaitu lemparan samping, bawah dan atas berikut adalah bagaimana cara melempar bola pada permainan softball:
  • Lemparan Atas (Overhand Throw), Cara melakukan lemparan atas yaitu pada saat melempar bola, ayunan tangan ayunan tangan dan langkah kaki secara bersamaan dengan berat badan bertumpu pada kaki yang di depan, badan sedikit condong ke belakang.
  • Lemparan Samping (Sidehand Throw), Dalam lemparan samping, lengan bawah sejajar dengan bahu dan sedikit lecutan pergelangan tangan.
  • Lemparan Bawah (Underhand Throw), Lemparan bawah pada permainan softball umumnya digunakan dalam keadaan darurat dan dilakukan dalam waktu yang cepat, posisi tubuh membungkuk dengan kedua kaki ditekuk.

Teknik Dasar Menangkap Bola

Berdasarkan arah datangnya bola, teknik dasar menangkap bola softball ada 3 yaitu Bola Datar (Straight Ball), Bola Lambung dan Bola Menggelinding (Ground Ball), Berikut penjelasan cara melakukannya :
  • Cara menangkap Bola datar (Straight Ball) yaitu Posisi badan saat menangkap bola dengan teknik ini adalah berdiri, kaki kangkang, pandangan lurus ke depan ke arah datangnya bola, posisi kedua tangan siap di depan dada. Bola ditangkap dengan menggunakan tangan kiri yang memakai glove,sedangkan tangan kanan bersiap untuk melempar bola.
  • Cara menangkap Bola Lambung yaitu Posisi badan saat melakukan tekni yang satu ini adalah ditempatkan tepat di mana bola akan jatuh. Bola tersebut kemudian ditangkap dengan satu tangan atau dua tangan secara bersamaan.
  • Cara menangkap Bola Menggelinding (Ground Ball) yaitu  dengan cara berlutut dan tangan yang memakai glove ditempatkan tepat pada arah datangnya bola, sedangkan tangan yang lainnya bersiap untuk menangkap dan melempar bola.

Teknik Dasar Memegang Kayu Pemukul (Bat)

Cara memegang kayu pemukul atau bat dalam permainan softball adalah dengan cara pemukul atau kayu tersebut dipegang erat-erat dengan tangan merapat atau sedikit renggang dengan posisi tangan kanan di sebelah atas dan tangan kiri di sebelah bawah.

Teknik Dasar Memukul Bola

Pada dasarnya teknik memukul bola dalam softball dibagi menjadi 2 macam, yaitu pukulan swing dan pukulan tumbuk / Bunt. berikut penjelasannya:
1. Cara Melakukan Pukulan Swing
  • Sikap awal
    Sikap awal dalam pukulan swing adalah berdiri dengan kedua kaki dijarangkan. Kemudian kaki kiri diputar mengarah lurus dengan pitcher. Berat badan bertumpu pada kedua kaki dan badan sedikit condong ke depan. Pemukul dipegang erat-erat oleh kedua tangan dan posisi memukul sedemikian rupa sehingga tepat di atas bahu. Pandangan lurus kearah datangnya bola serta lengan kanan lebih rendah dibandingkan lengan kiri.
  • Sikap Saat memukul Bola
    Jika bola sudah dilempar oleh pitcher, selanjutnya bola segera dipukul secara tepat dengan mengayunkan pemukul ke arah datangnya bola yang dilemparkan. Posisi badan adalah kaki kanan sedikit ditekuk dan kedua tangan diluruskan.
  • Sikap Akhir
    Setelah bola berhasi dipukul, selanjutnya gerakan ayunan bat sebagai gerakan lanjutan.
2. Cara Melakukan Pukulan Tumbuk (Bunt)
Pengertian pukulan tumbuk adalah memukul bola tanpa harus mengayunkan pemukul tetapi cukup menahan arah datangnya bola sehingga bola akan jatuh dekat dengan si pemukul.
Pada waktu pukulan tumbuk atau bunt, sikap kedua kaki cukup dengan posisi kaki disejajarkan dengan arah datangnya bola.

Peraturan Permainan Softball

Peraturan pemain dalam softball :
  • Satu tim terdiri dari 9 orang pemain,dipimpin oleh seorang kapten regu.
  • Pergantian pemain harus memberitahukan kepada umpire.
  • Pemain yang sudah diganti tidak boleh main lagi.
  • Adapun susunan pemainnya 1 orang pitcher’s, 2 orang catcher’s, 3, 4,  base man, 6 shortstop, short fielder, 7, 8, 9 left fielder, middle fielder, dan right fielder.
Peraturan dalam pertandingan :
  • Dilakukan undian dengan uang logam untuk menentukan siapa yang menjadi tim penjaga (Home-Team / HT) dan siapa tim pemukul (Visiting-Team/ VT).
  • Jumlah permainan dilakukan dalam 7 inning. (ronde)
  • Apabila sebuah tim tidak datang di lapangan pada waktu bertanding, tim tersebut dinyatakan kalah dan tim yang menang mendapat nilai 7-0.
  • Nilai tidak dihitung apabila terjadinya bersamaan dengan terjadinya out yang ke-3 di base 1 di-katuk di tempat lain (sebelum mencapai base).
  • Untuk lamanya pertandingan Softball ditentukan oleh inning yaitu 7 inning. Pengertian 1 inning adalah setiap regu bermain 1 kali giliran memukul dan 1 kali menjadi regu penjaga.
  • Dalam permainan softball terdapat 4 orang wasit, base umpire . 1 orang wasit kepala, base umpire sebanyak 3 orang dengan posisi : Wasit kepala tempatnya dibelakang catcher dan base umpire bertugas dilapangan menentukan matinya pemain pemukul di masing-masing base.
Cara Mendapatkan Nilai atau angka:
  • Setiap pelari dengan pukulan baik dan dapat kembali dengan selamat mendapat nilai satu.
  • Setiap pelari yang menuju base harus ada pada base atau menginjak base, tidak boleh lewat begitu saja. Jika dilewati maka boleh di-tick . Hanya pada base pertama boleh lewat. Tetapi tidak berpura-pura, maksudnya untuk bisa lewat di base yang kedua.
  • Jika ada bola yang ditangkap dari hasil pukulan, maka si pemukul dinyatakan mati. Para pelari masing-masing kembali ke basenya dengan cepat agar basenya tidak dibakar oleh penjaga
  • Pelari yang kembali dapat dimatikan.
  • Pelari yang sudah dimatikan tidak dapat melanjutkan perjalanannya.
  • Jika memukul dan dapat kembali ke home base dapat selamat, maka ia mendpat nilai 6 dan setiap base lawannya mendapat nilai satu.
Batter dikatakan mati apabila :
  • Pemain pemukul tidak dapat memukul bola sebanyak tiga kali, dan cachter dapat menangkap bola yang dilempar Pitcher sebelum bola jatuh maka pemukul dinyatakan mati.
  • Catch ball/Fly Out terjadi apabila bola yang dipukul dapat ditangkap oleh regu penjaga sebalum bola menyentuh tanah, jika terjadi Fly Out maka pelari tidak bolah berlari ke base salanjutnya dan apabila berlari maka dinyatakan Out.
  • Dapat ditick apabila tidak menginjak Base.
Cara Mematikan dan Tukar Tempat:
Cara mematikan dapat dilakukan dengan cara di tick sebelum pelari mengenai base. Pada waktu men-tick bola tidak boleh dilepaskan atau terlepas dari tangan. Kecuali dalam keadaan lari cukup dengan membakar base, yaitu sambil memegang bola, menginjak base yang dituju pelari. Bertukar tempat dilakukan setelah tiga kali mati.

Perlengkapan dan Lapangan Softball

Berikut ini adalah perlengkapan perlengkapan yang harus ada dan digunakan dalam pertandingan softball, demi keamanan dan kelancaran pemain:
  1. Glove (pelindung tangan)
    Pemain penjaga menggunakan glove (sarung tangan) terbuat daari kulit agak tebal dengan ukuran gloves softball adalah 38 x 38 dan berat gloves softball 283 gram
  2. Bola Softball
    Bola softball terbuat dari kulit yang di dalamnya terdiri atas campuran gabus dan karet. Lingkaran bola softball adalah 30 cm dan berat bola softball adalah 190 gram.
  3. Pemukul
    Alat pemukul atau stick yang dipakai harus sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh PB PERBASASI yang panjangnya tidak lebih dari 40 cm
  4. Leight guard
  5. Body protector
  6. Masker
  7. Lapangan lengkap
Lapangan sofball berbentuk segi empat, dengan panjang tiap sisinya 16,76 m, Ukuran lapangan softball adalah sebagai berikut:
  1. Panjang setiap sisinya 16,76 meter.
  2. Jarak dari home base ke tempat pelempar adalah 13,07 meter.
  3. Tempat pelempar berdiri (pitcher plate, berukuran 60 x 15 meter)
  4. Tempat pelempar berdiri (pitcher plate, berukuran 60 x 15 meter)Permainan softball mempunyai tiga tempat hinggap pelari yang disebut base. Base terdiri atas base I, II, dan III, sedang base IV langsung tempat untuk memukul (home base). Setiap base terdiri dari karet atau kanvas yang merupakan bantalan, dengan ukuran masing-masing base 38 x 38 cm, dan tebal 5-12,5 cm, kecuali home base berukuran 42,5 x 21,5 cm, sisi puncaknya berukuran 30 cm.
  5. Perpanjangan garis dalam home base ke base I dan II disebut garis batas/sector, gunakanya untuk menentukan bola itu jatuhnya di dalam atau di luar garis batas.

RANGKUMAN PENCAK SILAT (Pengertian, Sejarah Singkat, Tujuan, Manfaat, Teknik, Gerakan Dasar, Istilah, Perlengkapan dan Peraturan dalam Pencak Silat)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran sebuah cabang olahraga yaitu materi tentang pencak silat, adapun berikut ini adalah rangkuman materi pencak silat mulai dari pengertian, sejarah singkat, tujuan, manfaat, macam-macam teknik, gerakan, perlengkapan, kombinasi, variasi dan peraturan pertandingan Pencak Silat. Semoga dapat membantu

Pencak Silat

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran sebuah cabang olahraga yaitu materi tentang pencak silat, adapun berikut ini adalah rangkuman materi pencak silat mulai dari pengertian, sejarah singkat, tujuan, manfaat, macam-macam teknik, gerakan, perlengkapan, kombinasi, variasi dan peraturan pertandingan Pencak Silat.

Pengertian Pencak Silat

Pengertian Pencak silat adalah suatu seni bela diri tradisional berasal dari Indonesia. Pencak Silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi.
Menurut bahasa, Pencak adalah permainan tari yang berdasarkan pada kesigapan dan banyak gaya serta bunga pada langkahnya. Sedangkan silat adalah kepandaian menjaga diri dari serangan yang tidak terduga yang berdasar pada sigap dan tangkas, serta memperhatikan tiap gerak dan gerik lawan.
Sedangkan pengertian pencak silat menurut IPSI adalah hasil budi daya manusia Indonesia untuk membela dan mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritas (kemanunggalan) terhadap lingkungan alam dan sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup dalam meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sejarah Singkat Pencak Silat

Asal mula ilmu bela diri di nusantara ini kemungkinan juga berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia dalam berburu dan berperang dengan menggunakan parang, perisai, dan tombak, misalnya seperti dalam tradisi suku Nias yang hingga abad ke-20 relatif tidak tersentuh pengaruh luar.
Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ke-7 masehi, akan tetapi asal mulanya belum dapat ditentukan secara pasti. Kerajaan-kerajaan besar, seperti Sriwijaya dan Majapahit disebutkan memiliki pendekar-pendekar besar yang menguasai ilmu bela diri dan dapat menghimpun prajurit-prajurit yang kemahirannya dalam pembelaan diri dapat diandalkan.
Pencak silat telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat rumpun Melayu dalam berbagai nama. Di semenanjung Malaysia dan Singapura, silat lebih dikenal dengan nama alirannya yaitu gayong dan cekak. Di Thailand, pencak silat dikenal dengan nama bersilat, dan di Filipina selatan dikenal dengan nama pasilat.
Sejarah silat dikisahkan melalui legenda yang beragam dari satu daerah ke daerah lain. Legenda Minangkabau, silat (bahasa Minangkabau: silek) diciptakan oleh Datuk Suri Diraja dari Pariangan, Tanah Datar di kaki Gunung Marapi pada abad ke-11. Kemudian silek dibawa dan dikembangkan oleh para perantau Minang ke seluruh Asia Tenggara. Demikian pula cerita rakyat mengenai asal mula silat aliran Cimande, yang mengisahkan seorang perempuan yang mencontoh gerakan pertarungan antara harimau dan monyet.
Silat lalu berkembang dari ilmu beladiri dan seni tari rakyat, menjadi bagian dari pendidikan bela negara untuk menghadapi penjajah asing. Dalam sejarah perjuangan melawan penjajah Belanda, tercatat para pendekar yang mengangkat senjata, seperti Panembahan Senopati, Sultan Agung, Pangeran Diponegoro, Teuku Cik Di Tiro, Teuku Umar, Imam Bonjol, serta para pendekar wanita, seperti Sabai Nan Aluih, Cut Nyak Dhien, dan Cut Nyak Meutia.
Pada tanggal 18 Mei 1948, terbentuklah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kini IPSI tercatat sebagai organisasi silat nasional tertua di dunia. Pada 11 Maret 1980, Persatuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) didirikan atas prakarsa Eddie M. Nalapraya (Indonesia), yang saat itu menjabat ketua IPSI. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Keempat negara itu termasuk Indonesia, ditetapkan sebagai pendiri Persilat.
Beberapa organisasi silat nasional antara lain adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Indonesia, Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA) di Malaysia, Persekutuan Silat Singapore (PERSIS) di Singapura, dan Persekutuan Silat Brunei Darussalam (PERSIB) di Brunei. Telah tumbuh pula puluhan perguruan-perguruan silat di Amerika Serikat dan Eropa. Silat kini telah secara resmi masuk sebagai cabang olahraga dalam pertandingan internasional, khususnya dipertandingkan dalam SEA Games.
Sejarah singkat pencak silat di Indonesia sendiri sudah ada sejak sangat lama, namun baru kelihatan dengan sangat jelas ketika berdirinya organisasi pencak silat (IPSI). Sejak saat itu pula nama pencak silat resmi digunakan. Sebelumnya, di daerah Sumatera lebih dikenal dengan istilah Silat, sedangkan di tanah Jawa kebanyakan dikenal dengan istilah Pencak Silat. Pada periode kepemimpinan Eddie M. Nalapraya, Indonesia memiliki hasrat untuk mengembangkan pencak silat ke mancanegara dengan mengambil prakarsa pembantukan dan pendirian Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (PERSILAT) pada tanggal 11 Maret 1980 bersama Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam, Keempat negara tersebut akhirnya dinyatakan sebagai negara-negara pendiri organisasi pencak silat internasional.
Upaya pengembangan pencak silat yang dipelopori Indonesia dan anggota PERSILAT lainnya sampai saat ini berhasil manambah anggota PERSILAT. Penambahan anggota ini memberikan dampak pada usaha IPSI dan anggota PERSILAT lainnya untuk memasukkan pencak silat ke multi event di tingkat Asia, yaitu Asian Games, dengan membentuk organisasi Pencak Silat Asia Pasifik pada bulan Oktober 1999. Organisasi pencak silat di Indonesia yang disebut dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) didirikan pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta, diprakarsai oleh Mr. Wongsonegoro, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Pusat Kebudayaan.

Tujuan Pencak Silat

Secara umum tujuan diadakan atau melakukan olahraga pencak silat adalah :
  1. Sebagai wadah bagi generasi yang mempunyai hobi olahraga khususnya beladiri untuk menyalurkan bakat dan minatnya.
  2. Membentuk masyarakat “Berjiwa Sehat, Berpikir Cerdas, Berprestasi”.
  3. Membentuk dan mendidik kader-kader bangsa agar memiliki sikap ksatria, berani membela kebenaran dan keadilan, disiplin yang tinggi serta tanggung jawab lahir dan batin.
  4. Mendidik generasi mudah agar tidak terjerumus pergaulan bebas, pengguna obat terlarang.
  5. Mendorong dan menggerakkan masyarakat agar lebih memahami dan menghayati langsung hakikat dan manfaat olahraga Pencak Silat sebagai kebutuhan hidup.

Manfaat Pencak Silat

Tidak dapat kita pungkiri lagi, semua jenis olahraga tentu memiliki banyak manfaat, berikut ini adalah manfaat manfaat yang kita dapatkan jika melakukan olahraga pencak silat:
  • Aspek Olahraga dan Kesehatan
  • Membangkitkan Nilai atau rasa percaya diri
  • Membina sportifitas dan berjiwa kesatria
  • Sarana pendidikan dan melatih psokologi

Macam Macam Teknik Pencak Silat

Berikut dibawah ini adalah macam macam gerakan dasar / teknik dasar dalam pencak silat:
  • Sikap Kuda-Kuda
Sikap kuda-kuda adalah sikap dasar dengan posisi kaki tertentu sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan bela serang.
  • Sikap Pasang
Sikap pasang adalah suatu sikap siaga untuk melakukan pembelaan atau serangan yang berpola dan dilakukan pada awal serta akhir rangkaian gerakan.
  • Sikap tangkisan
Sikap tangkisan adalah suatu gerakan untuk menangkis serangan lawan, dalam tangkisan ada tangkisan atas, belah tengah, silang atas, tangkisan luar dan tangkisan bawah.
  • Hindaran
Hindaran adalah suatu gerakan untuk menghindar dari gerakan lawan / dari serangan lawan.
  • Pukulan
 Pengertian pukulan dalam pencak silat adalah serangan yang dilakukan menggunakan tangan kosong sebagai komponennya.
  • Tendangan

Istilah Istilah dalam Pencak Silat

Dalam pencak silat, terdapat banyak istilah istilah yang sering digunakan didalamnya, berikut ini adalah istilah istilah yang sering dipergunakan dalam olahraga pencak silat :
  1. Kuda-kuda adalah posisi menapak kaki untuk memperkukuh posisi tubuh. Kuda-kuda yang kuat dan kukuh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan. Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan (tendangan atau pukulan).
  2. Sikap dan Gerak Pencak silat adalah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-gerik (pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat.
  3. Kembangan adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Kembangan utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembangan silat menyerupai tarian atau dalam maenpo Sunda menyerupai ngibing (berjoget). Kembangan adalah salah satu bagian penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.
  4. Buah, Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.
  5. Jurus, pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.
  6. Sapuan dan Guntingan adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting) kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.
  7. Langkah, Ciri khas dari Silat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali, contohnya langkah tiga dan langkah empat.
  8. Kuncian adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata mu

Perlengkapan dan Peraturan Pertandingan Pencak Silat

Perlengkapan dan peraturan sangat diperlukan dalam kegiatan perlombaan atau pertandingan pencak silat, hal ini bertujuan demi keamanan dan sebagai bahan penunjang terlaksananya olahraga pencak silat itu sendiri, berikut ini adalah perlengkapan dan peraturan yang diperlukan atau dipergunakan dalam pertandingan pencak silat:
  • Perlengkapan Gelanggang Pencak Silat
1. Gelanggang dapat di lantai dan dilapisi matras setebal 5 cm, ukuran 10 m x 10 m warna dasar hijau terang dan garis putih setebal 5 cm, bidang berbentuk lingkaran diameter 8 m, lingkaran tengah diameter 3 m.
2. Meja dan kursi pertandingan.
3. Meja dan kursi wasit.
4. Formulir pertandingan dan alat tulis.
5. Jam pertandingan, gong, dan bel.
6. Lampu babak.
7. Lampu isyarat berwarna merah,biru, dan kuning.
8. Bendera kecil berwarna merah dan biru.
9. Timbangan
10.Lain-lain sesuai perlengkapan yang dibutuhkan.
  • Perlengkapan Bertanding Pencak Silat
1. Pakaian, menggunakan pakaian pencak silat warna hitam sabuk putih, badge IPSI di sebelah kiri.
2. Perlindungan badan (body protector) warna hitam sesuai standar IPSI.
3. Pesilat putra menggunakan pelindung kemaluan (genetile protector).
4. Gum shil
5. Perlindungan sendi.

Peraturan Pencak Silat

Peraturan Pertandingan Pencak  Silat di Indonesia memuat tentang Ketentuan Bertanding, yang meliputi Ketentuan Kemenangan, Ketentuan Hukum Pesilat, dan Ketentuan Penilain. Baik kita kupas tentang Peraturan Pertandingan Pencak Silat sebagai berikut:
A. Ketentuan Bertanding
1. Pertandingan Pencak silat dilakukan oleh dua pesilat yang saling berhadapan untuk mencapai prestasi.
  • Melakukan pembelaan (hindaran, elakan dan tangkisan)
  • Melakukan serangan pada sasaran (serangan tangan dan kaki)
  • Menjatuhkan lawan.
  • Mengunci lawan.
2. Pertandingan pencak silat dilakukan dalam 3 babak, dangan masing-masing babak selama 2 menit dan istirahat antara babak 1 menit.
3. Ketentuan Pertandingan
  • Setiap pembela dan serangan harus berpola dasi sikap awal, pasangan, langkah serta adanya koordinasi dalam melakukan serangan/pembelaan harus kembali kepada sikap awal/pasang.
  • Serangan beruntun harus tersusun dengan teratur dan berangkai dengan berbagai cara ke arah sasaran, sebanyak-banyaknya 4 jenis serangan
  • Mematuhi ketentuan mengenai sasaran, larangan-larangan dan kaidah pencak silat dan ketentuan-ketentuan perwasitan umumnya.
4. Pertandingan Pencak silat dipimpin oleh satu rang wasit dan lima orang juri.
B. Ketentuan Ketentuan Kemenangan
Peraturan pertandingan Pencak silat memuat ketentuan kemenangan sebagai berikut:
  • Menang angka, jika pertandingan selesai 3 babak dan juri memenangkan salah satu pesilat dengan jumlahh angka lebih banyak dari lawannya.
  • Menang teknik jika lawannya tidak bisa melanjutkan pertandingan karena Menyatakan diri tidak dapat meneruskan pertandingan, Atas keputusa dokter pertandingan, karena kondisi atlet mungkin membahayakannang mutlak, dan Atas permintaan pelatih
  • Atas permintaan pelatihMenang mutlak, jika lawannya jatuh karena serangan yang sah dan tidak sadar setelah hitungan wasit sampai ke-10 dalam waktu 10 detik.
  • Menang karena pertandingan tidak seimbang
  • Menang karena lawan tidak hadir dalam pertandingan atau mengundurkan diri.
  • Menang diskwalifikasi,
Dinyatakan menang diskualifikasi apabila:
1. Lawan mendapat peringatan ke-3 setelah peringatan ke-2
2. Lawan melakukan pelanggaran berat yang diberikan hukuman langsung diskwalifikasi.
3. Lawan melakukan pelanggaran tingkat pertama dan lawan cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan atas keputusan dokter pertandingan.

SENAM LANTAI; (Pengertian, Sejarah Singkat, Macam, Jenis, Cara Melakukan, Manfaat, Tujuan, Peraturan dan Contoh Senam Lantai)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes / olahraga tingkat SMA/SMK kelas XI kurikulum 2013 hasil revisi tentang senam lantai, adapun kita akan bahas lengkap rangkuman mulai dari pengertian, sejarah singkat, macam macam, jenis jenis, cara melakukan, manfaat, tujuan, peraturan dan contoh gambar senam lantai. Semoga dapat membantu

Senam Lantai

Pengertian Senam Lantai

Pengertian senam lantai adalah salah satu cabang dari olahraga senam. senam ini dilakukan di atas lantai, kebanyakan gerakan dalam senam lantai membutuhkan matras sebagai alat bantu yang berfungsi untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan saat melakukan gerakan-gerakan yang hampir semuanya bersentuhan dengan lantai.

Sejarah Singkat Senam Lantai

Sejarah senam singkatnya berasal dari negri Yunani, namun untuk senam lantai sendiri berawal dari negri tirai bambu, yaitu Cina. Sejak tahun 2700 sebelum masehi para biara-biara Cina kuno sudah mengenal bentuk-bentuk sederhana dari gerakan senam lantai.
Para biara Cina kuno mengenal gerakan tersebut bukan sebagai gerakan senam lantai tetapi suatu gerakan untuk bela diri dan pengobatan.Catatan peninggalan gerakan sederhana dalam senam lantai terdapat di dalam kitab warisan kong hu cu dan muridnya. Kitab tersebut banyak menceritakan gerakan-gerakan sederhana yang bertujuan untuk pengobatan
Ada yang mengatakan senam lantai juga berasal dari India. Negara India memang sudah lama dikenal sebagai negara yang mempunyai gerakan khusus untuk pengobatan dan teknik pernafasan. Salah satu teknik pengobatan yang banyak dihubungkan dengan gerakan senam lantai adalah yoga.
Jika dilihat-lihat, gerakan yoga mempunyai banyak kemiripan dengan gerakan yang ada di senam lantai, Misalnya gerakan kayang yang terdapat dalam yoga juga ada di dalam gerakan senam lantai. Yoga menuntut kelenturan gerakan tubuh dan pengambilan nafas yang dinamis yang juga banyak dijumpai dalam gerakan senam lantai modern pada masa sekarang.
Dulu, orang India mempercayai gerakan yoga sebagai suatu gerakan yang dapat menyembuhkan rasa sakit dan juga gerakan untuk memuja para dewa dalam kepercayaan yang mereka anut.
Sejarah senam lantai juga bisa kita lihat pada piramida yang ada di Mesir.  Banyak piramida-piramdia Mesir yang menggambarkan dan menjelaskan tentang senam lantai. Piramida Mesir menceritakan suatu gerakan yang dulu dilakukan oleh para nenek moyang mereka. Pada saat itu mereka menceritakan tentang kehidupan mereka, termasuk di dalam cerita tersebut tercantum beberapa gerakan yang jika dilihat-lihat mirip dengan gerakan senam lantai.
Bahkan beberapa peneliti berpendapat dari gambar yang ada di peramida tersebut bahwa nenek moyang mereka mengenal gerakan-gerakan yang mirip dengan gerakan yoga di India juga Gymnastic Jerman kuno yang di dalamnya terdapat gerakan-gerakan sederhana yang ada di senam lantai.
Berdasarkan fakta-fakta yang telah dijelaskan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa sejarah dari senam lantai tidak dimulai sejak abad ke 20, tetapi jauh sebelum itu para leluhur kita sudah mengenal gerakan-gerakan sederhana yang mirip dengan senam lantai di masa modern ini. Umumnya gerakan-gerakan sederhana pada masa itu digunakan untuk metode pengobatan dan sebagai sarana untuk memuja dewa.
Barulah sekitar di abad ke-20 gerakan senam mulai banyak dikenal oleh masyarakat, perlahan-lahan mulai menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Jenis-Jenis atau Macam-Macam Senam Lantai

Pada umumnya jenis jenis atau macam macam senam lantai ada 11 yaitu sikap kayang, sikap lilin, handstand, headstand, roll depan (forward roll), roll belakang (back roll), Meroda (cart wheel), salto (summersault), lompat harimau, lompat jongkok dan lompat kangkang. Berikut penjelasannya:

1. Sikap Kayang

Pengertian Sikap kayang adalah sebuah gerakan senam lantai dengan posisi kedua tangan dan kaki bertumpu pada matras dengan posisi terbalik kemudian meregang dan panggul serta perut diangkat ke atas. Manfaat dan tujuan melakukan kayang adalah untuk meningkatkan kelenturan tubuh, terutama pada bagian otot perut, kaki, bahu, tangan dan pinggang.

2. Sikap Lilin

Pengertian sikap lilin adalah gerakan yang dilakukan di atas matras dengan kaki tegak berada di atas sedangkan kepala berada dibawah sehingga menyerupai lilin. Tujuan sikap lilin adalah untuk melatih keseimbangan tubuh dan menjaga tubuh tetap sehat. Selain itu juga senam lantai merupakan salah satu dasar untuk senam kategori lainnya.

3. Handstand

Pengertian Handstand adalah posisi berdiri dengan kedua tangan berada di bawah dan kaki lurus ke atas. Gerakan ini termasuk ke dalam tingkatan yang sulit untuk dilakukan karena memerlukan keseimbangan yang tinggi.

4. Headstand

Pengertian Headstand adalah posisi berdiri dengan kepala di bawah dengan ditopang menggunakan kedua tangan yang membentuk segitiga. dan gerakan headstand merupakan turunan dari gerakan handstand  yang membutuhkan konsentrasi dan koordinasi yang lebih tinggi sehingga mempunyai tingkat kesulitan yang lebih tinggi pula.

5. Roll Depan

Pengertian roll depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). Secara teknis roll depan dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan awalan berdiri dan jongkok.

6. Roll Belakang

Pengertian roll belakang adalah gaya gerakan senam yang dimana posisi badan berguling ke arah belakang badan melalui bagian belakang badan mulai dari panggul bagian belakang,pinggang, punggung, dan tengkuk.

7. Meroda

Pengertian Meroda adalah suatu gerakan ke samping, pada saat bertumpu atas kedua tangan dengan kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan awalan ke kiri atau ke kanan, terserah bagaimana posisi yang enak. Gerakan meroda memerlukan koordinasi gerak yang baik.

8. Salto

Pengertian Salto adalah gerakan berguling di udara, salto bisa dilakukan kedepan ataupun kebelakang. Mungkin salto adalah gerakan senam lantai tersulit. Harus sering-sering latihan agar bisa melakukan gerakan ini, karena jika gagal dalam melakukan salto bisa fatal akibatnya.

9. Lompat Harimau

Pengertian lompat harimau adalah gerakan melompat yang mirip dengan harimau yang sedang menerkam. Secara teknis, teknik yang digunakan pada lompat harimau kurang lebih sama dengan teknik guling depan. Yang membedakan hanya awalannya saja.

10. Lompat Jongkok

Pengertian Lompat jongkok adalah salah satu jenis lompatan yang dilakukan dengan menggunakan peti lompat dengan posisi badan jongkok pada saat melewati peti lompat.

11. Lompat Kangkang

Lompat kangkang adalah salah satu jenis lompatan yang dilakukan dengan melakukan lompatan melewati di atas peti dengan posisi kaki terbuka lebar ke kanan dan ke kiri.

Cara Melakukang Senam Lantai

Seperti yang telah kita ketahui diatas, senam lantai ada 11 macam, namun disini kita akan bahas sedikit saja mengenai cara melakukan senam lantai roll depan, roll belakang, lompat harimau, sikap kayang dan sikap lilin :

Cara Melakukan Roll Depan

Cara melakukan roll depan dengan awalan jongkok:
  • langkah awal yang harus dilakukan adalah jongkok dengan kedua tangan dilebarkan sebahu dan telapak tangan diletakkan di atas matras
  • Luruskan kedua kaki lalu tekuk sedikit siku tangan
  • Gerakkan kepala ke arah dagu hingga menyentuk dada
  • Bergulinglah ke depan.
  • Tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke depan dada dengan posisi tangan merangkul lutut.
  • Posisi akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak
Cara Melakukan roll depan dengan awalan berdiri:
  • Angkat kedua tangan ke depan dan bungkukkan badan, lalu letakkan telapak tangan di atas matras.
  • Lipat kedua siku agak ke samping, lalu masukkan kepala di antara dua tangan.
  • Sentuhkan bahu ke matras dan bergulinglah ke depan.
  • tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut

Cara Melakukan Roll Belakang

Gambar cara melakukan roll belakang
Cara Melakukan roll belakang:
  • Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat
  • Kepala menunduk dan dagu rapat ke dada
  • Kedua tangan berada disamping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas
  • Jatuhkan pantat ke belakang, badan tetap bulat
  • Pada saat punggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang kepala
  • Pada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak tangan menekan matras hingga tangan lurus dan kepala terangkat.
  • Ambil sikap jongkok, dengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri

Cara Melakukan Lompat Harimau

cara melakukan lompat harimau atau loncat harimau
Langkah-langkah Cara Melakukan loncat / lompat harimau :
  • Posisi awal adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping.
  • Menggunakan papan tolakan, melompatlah ke depan dengan lengan diayunkan ke atas.
  • Saat tubuh melayang di udara, lentingkan badan dan lipat lutut di depan dada.
  • Luruskan tungkai sesaat sebelum mendarat.
  • Posisi akhir adalah jongkok lalu berdiri.

Cara Melakukan Sikap Kayang

Pada umumnya melakukan sikap kayang dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan awalan berbaring dan awalan berdiri, berikut ini adalah langkah langkah / cara melakukan sikap kayang:
Sikap kayang dengan awalan berbaring:
Cara melakukan sikap kayang dengan awalan berdiri dan berbaring
  • Awali gerakan dengan berbaring diatas lantai/matras
  • Tekuk kedua lutut Anda, setelah itu rapatkan kedua tumit pada pinggul
  • Tekuk kedua siku tangan Anda, kemudian telapak tangan bertumpu pada matras dan tempatkan ibu  jari di samping telinga.
  • Lakukan gerakan badan diangkat pelan pelan keatas, kemudian disusul dengan dorongan dari kedua tangan dan kaki lurus
  • Terakhir lakukan gerakan kepala masuk diantara kedua tangan
Sikap kayang dengan awalan berdiri:
  • Ambil sikap berdiri tegak dan kaki sedikit terbuka
  • Posisi tangan masing masing berada di samping kaki
  • Gerakan tangan secara bersamaan atau satu tangan dengan mengayunkannya ke belakang. Kepala tengadah kemudian badan melenting ke belakang, pastikan jika posisi telapak tangan menyentuh atau mendarat pada matras dengan baik.
  • Bagi kalian yang masih pemula, bisa menggunakan bantuan tembok untuk penyangga atau bisa juga meminta bantuan teman untuk membantu menahan bagian perut.

Cara Melakukan Sikap Lilin

Cara melakukan sikap lilin senam lantai
Cara melakukan sikap lilin adalah sebagai berikut:
  • Langkah awal yang harus dilakukan adalah tidur terlentang dan kedua kaki lurus rapat, sedangkan kedua tangan lurus berada di samping kanan dan kiri
  • Pandangan lurus keatas, setelah itu angkat kedua kaki dan pinggul dibantu dengan menggunakan kedua tangan untuk dorongan kaki ke atas. Kaki harus rapat dengan didorong menggunakan tangan yang berbentuk seperti siku. Pastikan jika kaki dan pinggul Anda lurus, setelah itu jaga keseimbangannya.
  • Saat melakukan pendaratan atau menurunkan kaki harus pelan pelan, hal tersebut agar tidak terjadi cedera.

Manfaat Senam Lantai

Semua olahraga memiliki manfaatnya tersendiri, berikut ini adalah manfaat dari melakukan senam lantai :
  1. Menjaga Kebugaran Tubuh
  2. Kesehatan tubuh dapat terjaga
  3. Memperbaiki bentuk tubuh
  4. Tubuh menjadi lebih lentur
  5. Menurunkan berat badan
  6. Sebagai proses dalam pembentukan tubuh
  7. Dan lain-lain.

LEMPAR CAKRAM; (Pengertian, Sejarah Singkat, Cara Melakukan, Teknik Dasar, Gaya dan Peraturan Lempar Cakram)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes / olahraga tingkat SMP, SMA/SMK kurikulum 2013 revisi tentang lempar cakram, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian lempar cakram, sejarah lengkap singkat di dunia dan di indonesia, cara melakukan, cara memegang cakram yang baik dan benar, teknik dasar, macam macam gaya dan peraturan lempar cakram dalam pertandingan resmi. Semoga dapat membantu

Lempar Cakram

Pengertian Lempar Cakram

Apa yang dimaksud dengan lempar cakram? Pengertian lempar cakram adalah salah satu cabang olah raga atletik pada nomor lempar dimana sang atlet harus melempar cakram sebanyak maksimal 3 kali dalam setiap pertandingan untuk memperoleh jarak lempar terjauh pada lapangan khusus lempar cakram dengan aturan yang berlaku.
Olahraga perorangan ini sangat membutuhkan skill/keterampilan dari masing-masing individu, karena dalam cabang olahraga lempar cakram awalan menyamping yang diandalkan hanyalah diri-sendiri bukan teman atau oarang lain dan ini membutuhkan mental yang kuat serta latihan yang disiplin.
Olahraga ini sering dilakukan  di suatu lapangan yang berbentuk limgkaran dan luas, untuk mengukur jarak lemparan cakram yang jatuh ke lapangan, yang dihitung adalah dari hasil pertama kali jatuhnya cakram tersebut dan untuk gerakan  kaki tidak boleh melebihi batas lingkaran

Sejarah Lempar Cakram

Aktivitas melempar awalnya bukan dianggap olah raga, melainkan aktivitas sehari-hari manusia untuk bertahan hidup pada masa berburu dan meramu hingga masa saat ini.
Kapan olahraga lempar cakram pertama kali di pertandingkan?
Lempar cakram menjadi sebuah olah raga yang dipertandingkan diperkirakan mulai ada bahkan sejak abad ke 5 sebelum masehi.
Di Yunani, olah raga ini menjadi salah satu olah raga tertua yang ditandai dengan adanya peninggalan patung kuno seorang lelaki yang memegang cakram dalam posisi akan melempar, yakni patung Myron Discobolus.
Tak hanya di Yunani, di beberapa negara Eropa terdapat patung kuno sejenis, yakni seseorang atau dua orang yang sedang melemparkan cakram.
Hal ini menandakan bahwa olah raga lempar cakram di Eropa masa lalu merupakan olah raga yang penting.
Lempar cakram merupakan olah raga yang selalu ada dalam setiap ajang olah raga internasional seperti olimpiade. Tak hanya itu, lempar cakram merupakan olah raga yang menjadi ikon.
Sejak olimpiade modern yang diadakan pertamakali pada tahun 1896, gambar atas figur atlet lempar cakram menjadi ikon untuk mempromosikan ajang bergengsi tersebut yang bahkan dibuat untuk stempel pada tahun 1896.
Gambar atlet lempar cakram juga menjadi ikon dalam poster olimpiade tahun 1920 dan 1948.
Semenjak runtuhnya kejayaan eropa kuno, olah raga ini sempat menghilang dalam kehidupan masyarakat dan hanya menjadi cerita dalam narasi sejarah.
Olah raga ini kemudian ditemukan kembali oleh seorang German, Christian Georg Kohlrausch bersama muridnya pada tahun 1870 melalui riset sejarah yang panjang.
Dalam penelitian tersebut, Georg tak hanya meneliti tentang olah raga lempar cakram, namun juga menggali teknik yang dipergunakan atlet lempar cakram di masa lalu dan kemudian hasil riset tersebut dipublikasikan sejak tahun 1880.
Waktu itu belum ada olimpiade modern.
Pada olimpiade modern pertama, lempar cakram hanya diikuti oleh kaum lelaki saja. Hingga pada tahun 1928 akhirnya pertandingan olahraga lempar cakram bisa diikuti oleh perempuan dan termasuk dalam ajang Olimpiade.

Cara Melakukan Lempar Cakram

Berikut dibawah ini adalah langkah langkah bagaimana cara melakukan lempar cakram yang baik dan benar :
  • Kita berdiri dengan kaki selebar bahu,membelakangi arah lapangan/lingkaran
  • Kemudian tangan kanan memegang cakram kecuali kidal sebaliknya, dan kita pegang cakram dengan jari-jari terbuka lebar,seolah-olah cakram kita tempelkan di atas pergelangan tangan, atau  lengan bawah
  • Tangan kanan yang memegang cakram kita ayunkan kebelakang samping badan kita, setelah 2x ayunan, ayunan ke 3 kita melakukan gerakan memutar kekiri dengan tangan kanan sebagai penyeimbang gerakan memutar
  • Setelah memutar satu kali maka kita lemparkan cakram tersebut sekuat mungkin ke depanarah sudut lapangan lempar cakram
  • Dengan hasil lemparan yang baik adalah putaran cakram searh jarum jam
  • Dan kaki kanan diangkat tetapi menahan agar tidak jatuh atau keluar lapangan (untuk keseimbangan / gerak lanjutan)
  • Dan perlu diperhatikan kaki tidak boleh melewati batas garis lingkaran/lapangan tolak peluru

Cara Memegang Cakram dengan Baik

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes / olahraga tingkat SMP, SMA/SMK kurikulum 2013 revisi tentang lempar cakram, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian lempar cakram, sejarah lengkap singkat di dunia dan di indonesia, cara melakukan, cara memegang cakram yang baik dan benar, teknik dasar, macam macam gaya dan peraturan lempar cakram dalam pertandingan resmi.
Cara memegang cakram yang baik dan benar serta efisien ada 2 macam yaitu
  • Cakram dipegang dengan tangan kanan (atau tangan kiri bila atlet yang kidal).
Posisi cakram melekat pada telapak tangan dan ditahan dengan jari-jari tangan, yakni ruas jari telunjuk-kelingking mencengkram pinggir cakram dan ibu jari diposisikan bebas.
Posisi jari telunjuk-kelingking terbuka lebar sehingga menjangkau lebih luas pinggiran permukaan cakram.
Selain itu, posisi tangan agak ditekuk ketika memegang cakram agar bagian cakram yang tidak dicengkram jari bisa mendapatkan tumpuan sehingga tidak mudah jatuh ketika diayun dan dilemparkan.
  • Posisi ini hanya sedikit berbeda dengan posisi pertama dan perbedaannya hanya terletak pada kerapatan jari.
Cara melakukannya adalah, cakram dipegang dengan tangan kanan (atau tangan kiri bagi atlet yang kidal).
Posisi cakram melekat pada telapak tangan dan ditahan dengan jari-jari tangan, yakni ruas jari telunjuk-kelingking mencengkram pinggir cakram dan ibu jari diposisikan bebas.
Posisi jari telunjuk-kelingking tidak terbuka lebar alias rapat sehingga tidak menjangkau secara luas pinggiran permukaan cakram.
Selain itu, posisi tangan agak ditekuk ketika memegang cakram agar bagian cakram yang tidak dicengkram jari bisa mendapatkan tumpuan sehingga tidak mudah jatuh ketika diayun dan dilemparkan.
Selain dua cara tersebut sebenarnya masih ada satu cara lagi yang jarang dipergunakan. Secara teknis caranya mirip dengan poin 1 dan dua, hanya saja pada cara ini, posisi jari dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama adalah jari telunjuk dan jari tengah yang dirapatkan, kelompok kedua jari manis dan jari kelingking dirapatkan. Antara kelompok jari pertama dan kedua direnggangkan atau diberi jarak.
Namun teknik tersebut sulit untuk dilakukan bagi yang tangan / jari jaringan kaku.

Teknik Dasar Lempar Cakram

Umumnya teknik dasar dalam lempar cakram ada 5 yaitu  teknik memegang cakram, teknik melempar cakram dengan awalan dan tanpa awalan, teknik ayunan lengan saat melempar cakram, dan gerakan akhir saat melakukan lemparan cakram.
  • Teknik Memegang cakram, penjelasan dan cara yang baik serta efektif sudah kita bahas sebelumnya diatas.
  • Teknik melempar cakram ada 2, yaitu dengan awalan dan tidak dengan awalan.

Untuk yang pertama, kita akan mengenal teknik lemparan cakram yang memakai awalan. Lemparan cakram dengan awalan perlu dilakukan oleh pemain dengan bentuk gerakan berputar.

Perputaran tersebut masih dibagi lagi menjadi 3 macam banyaknya, yakni 1 ¾, 1 ½ dan juga 1 ¼ putaran di mana setiap awalan apapun yang digunakan perlu dilakukan dengan tepat. Lemparan yang maksimal hasilnya ditentukan oleh awalan ini.
  • Teknik melempar tanpa awalan
Cara melakukan teknik lempar cakram tanpa awalan
1. Posisikan tubuh berdiri menyamping arah lemparan.
2. Bukalah kaki yang lebarnya sebahu dan tekuklah sedikit sambil rileks.
3. Tumpukan berat badan pada kaki secara merata.
4. Setelah perhatian terpusat penuh untuk melakukan lemparan, ayunkan cakram beberapa kali ke samping kanan belakang dan lanjutkan ke kiri. Ulangi gerakan ini 2-3 kali sebelum cakram akhirnya dilempar.

Gaya Gaya dalam Lempar Cakram

Pada umumnya gaya dalam lempar cakram ada 2, yaitu lempar gaya samping dan belakang
1. Gaya samping dalam lempar cakram adalah gaya dalam lempar cakram dimana pada saat persiapan, posisi tubuh atlet menghadap ke samping atau searah dengan tangan yang dipergunakan untuk memegang cakram.
Umumnya adalah samping kanan karena sebagian besar atlet lempar cakram menggunakan tangan kanannya untuk memegang cakram.
Melalui gaya ini, atlet bisa mengambil ancang-ancang dengan dua cara, yakni membuat ayunan dari samping ke depan beberapa kali untuk mengukur sudut lalu pada ayunan kesekian ia akan melepaskan cakram sejauh mungkin ke depan.
2. Lempar cakram gaya belakang pada dasarnya sama dengan lempar cakram gaya samping, hanya saja yang membedakannya adalah posisi tubuh saat memulai awalan.
Gaya belakang ini memiliki keuntungan, yakni jarak untuk menciptakan momentum lempar lebih luas sehingga secara teoritis hasil lemparan akan lebih jauh.
Namun demikian, gaya ini lebih sulit daripada gaya samping dan cenderung memiliki resiko yang lebih besar karena ketika atlet menghadap kebelakang ia tak bisa menentukan titik lempar sebaik pada gaya sisi samping.
Ada dua cara dalam melakukan lempar cakram gaya belakang, yang pertama atlet akan membuat gerakan setengah lingkaran lalu melepaskan cakramnya, dan yang kedua atlet membuat satu putaran penuh lalu melepaskan cakramnya.
Sebagaimana pada gaya samping, para atlet profesional akan menggunakan cara kedua untuk bisa menghasilkan jarak lempar yang jauh dan tentunya cara tersebut sangatlah sulit.

Peraturan Lempar Cakram

Peraturan Lapangan lempar cakram
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes / olahraga tingkat SMP, SMA/SMK kurikulum 2013 revisi tentang lempar cakram, adapun yang akan kita bahas yaitu mengenai pengertian lempar cakram, sejarah lengkap singkat di dunia dan di indonesia, cara melakukan, cara memegang cakram yang baik dan benar, teknik dasar, macam macam gaya dan peraturan lempar cakram dalam pertandingan resmi.
Gambar diatas adalah gambar lapangan lempar cakram, berikut penjelasannya
  • Area lempar seluruhnya berbentuk persegi dengan lingkaran yang berada tepat di tengah. Lingkaran tersebut merupakan tempat atlet untuk melempar cakram.
  • Lingkaran tersebut sedikti lebih rendah, 5cm dari permukaan, terbuat dari logam setebal 5 mm yang dilapisi semen agar tidak licin. Diameter lingkaran adalah 2,5 meter.
  • Di sisi kanan, kiri dan belakang lingkaran, kira-kira sejauh minimal 75 cm dari lingkaran, dipasang jaring tinggi yang berfungsi untuk menahan cakram apabila terjadi kesalahan teknis seperti cakram terlepas sebelum dilontarkan ke arah lapangan pendaratan.
  • Titik tengah lingkaran merupakan poros yang diambil sudut mengarah kedepan sebesar 34,92 derajad dari garis tengah. Garis pinggir sudut sisi kiri dan kanan akan ditarik hingga sejauh minimal 100 meter ke arah depan (lapangan pendaratan). Tepi garis sudut itu diberi warna putih dengan lebar 5 cm sebagai tanda bagian luar dan dalam. Cakram yang dinilai merupakan cakram yang jatuh di area dalam sudut.
Peraturan Pertandingan Lempar Cakram
Berikut ini beberapa peraturan dalam pertandingan lempar cakram lengkap
  • Untuk pertandingan berskala internasional, ukuran lapangan dan ukuran cakram menggunakan ukuran standard yang ditetapkan IAAF sebagaimana telah dijabarkan pada bagian sebelumnya.
  • Dalam pertandingan ada 5 wasit, 2 wasit berada di area atlet melempar yang bertugas untuk mengawasi kaki atlet saat berputar sekaligus memberikan aba-aba kepada atlet, sedangkan 3 wasit lainnya berada di lapangan pendaratan yang bertugas mengawasi titik jatuh cakram dan mengukur jarak jatuh cakram dari titik lempar.
  • Atlet tidak boleh keluar lingkaran setelah berada pada posisi siap dan sebelum menyelesaikan lemparan.
  • Atlet tidak boleh menginjak bagian luar lingkaran ketika melakukan lemparan.

LOMPAT TINGGI (Pengertian, Sejarah, Tujuan, Teknik Dasar, Sarana, Gaya dan Peraturan Lompat Tinggi)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes kelas X semester 1 tingkat SMA/SMK/MA yaitu tentang lompat tinggi, dimana kita akan membahasnya secara lengkap mulai dari pengertian, sejarah singkat lompat jauh di indonesia dan dunia, tujuan, teknik dasar, Sarana prasarana. Gaya gaya dan peraturan pertandingan / permainan lompat tinggi. Semoga dapat membantu

Lompat Tinggi

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes kelas X semester 1 tingkat SMA/SMK/MA yaitu tentang lompat tinggi, dimana kita akan membahasnya secara lengkap mulai dari pengertian, sejarah singkat lompat jauh di indonesia dan dunia, tujuan, teknik dasar, Sarana prasarana. Gaya gaya dan peraturan pertandingan / permainan lompat tinggi.

Pengertian Lompat Tinggi

Lompat tinggi adalah salah satu cabang olahraga yang melakukan gerakan lompatan untuk mencapai lompatan yang setinggi-tingginya. Ukuran lapangan sama dengan lompat jauh, 
Tinggi tiang mistar min 2.5 meter, Panjang mistar 3.15 meter.

Sejarah Lompat Tinggi

Sejarah singkat Lompat Tinggi dimulakan seawal Olimpik pada zaman Greece, rekod pertama acara Lompat Tinggi ketika di Scotland pada abad ke-19, dengan pencapaian atas 1.68 meter oleh peserta pada masa itu. Pelompat pada masa dahulu menggunakan gaya Gunting. Gaya ini sudah tidak dikenali oleh dunia lain sungguh pun masih ada peserta-peserta tanah air yang menggunakan gaya ini. Gaya ini dilakukan dengan lunjakan kaki yang jauh dari palang. Kaki bersilang diatas palang dan badan menyeberang palang dalam lakuan “duduk berlunjur”. Kemudian pada sekitar abad ke 20, gaya Lompat Tinggi telah dimodernisasi oleh seorang warga Irlandia  – Amerika bernama Michael Sweeney. Pada tahun 1895, Michael Sweeney berhasil melakukan lompatan setinggi 1,97 meter gaya eastern cut-off. 

Baca Juga: LOMPAT JAUH ;Pengertian, Sejarah, Ukuran Lapangan, Gaya, Teknik dan Peraturan Lompat Jauh

Warga Amerika lainnya bernama George Horine mengembangkan teknik lompat yang lebih efisien bernama Western Roll. Melalui teknik ini, Horine bisa mencapai lompatan setinggi 2,01 meter pada tahun 1912. Kemudian pada Olimpiade Berlin (Tahun 1936), teknik lompatan ini menjadi dominan dilakukan dan untuk cabang lompat tinggi telah dimenangkan oleh Cornelius Johnson yang mencapai ketinggian 2.03 m.

Tujuan Lompat Tinggi

Tujuan olahraga lompat tinggi ini adalah untuk memperoleh lompatan setinggi-tingginya saat melewati mistar tersebut dengan ketinggian tertentu.

Teknik Dasar Lompat Tinggi

Secara umum teknik dasar yang harus dikuasai dalam cabang olahraga lompat tinggi ada 4, yaitu teknik awalan, tolakan, sikap badan saat melayang dan saat mendarat.

1. Teknik dasar awalan

Pada Awalan Lompat tinggi, anda juga harus melakkan lari untuk selanjutnya melakukakn tumpuan untuk menghasilkan lompatan yang maksimal, namun kecepatan lari saat lompat tinggi tidak secepat teknik awalan lompat jauh.
  • Sudut Awalan dan Titik Awalan Harus tepat. Titik awalan merupakan titik dimana anda berdiri untuk memulai melakukan awalan. Pada setiap gaya terdapat sudut titik awalan yang berebeda untuk memaksimalkan lompatan.
  • Arah dari awalan tergantung dari kaki yang akan anda gunakan untuk melakukan tumpuan. Karena sudut yang dipakai dari tiap gaya juga berbeda sehingga anda juga harus mengetahui kaki mana yang terkuat dan juga disesuikan dengan teknik lompaatanya. Jika kaki kanan anda yang akan digunakan untuk melakukan tolakan, anda bisa mengambil start dari sisi kanan juga.
  • Berbeda dengan teknik lompat jauh, dimana harus berlari cepat untuk mendapatkan lompatan yang jauh, pada teknik lompat tinggi kecepatan saat berlari bukanlah kunci untuk mendapatkan lompatan yang tinggi. Hal ini bahkan malah mendorong tubuh anda kedepan, sehingga mempersulit untuk melakukan tolakan. Langkah kaki ketika melakukan awalan adalah diawali dengan berlari pelan untuk selanjutnya dipercepat dengan wajar.
  • Biasanaya langkah yang dilakukan dalam melakukan awalan dalam lompat tinggi adalah antar 9 hingga 15 langkah.

2. Teknik dasar tolakan

Untuk melakukan tumpuan bisa menggunkan kaki yang paling kuat dan harus pada titik tolakan. Titik tolakan atau titik tumpuan merupakan titik dimana tempat untuk melakukan tolakan agar bisa melompat melewati mistar. Setelah melakukan awalan dengan berlari, anda sudah bisa memprediksi kaki mana yang akan jatuh pada kaki tumpuan. Untuk melatihnya, anda bisa mengulangi latihan dalam menentukan jumlah langkah dan juga jatuh kaki saat berada di titik tumpuan. Titik awalan yang baik adalah ketika melakukan lompatan, titik tertinggi tepat ketika melayang diatas mistar.

Baca Juga: TENIS MEJA (Pengertian, Sejarah Singkat di dunia dan di indonesia, Teknik Dasar, Ukuran, Cara Bermain, dan Pencipta Tenis Meja, teknik penyerangan dan bertahan)

Jika titik tumpuan terlalu jauh, maka tinggi maksimal lompatan maksimal, dan ketika turun dari lompatan bisa menyenruh mistar. Dan jika titik tumpuan terlalu dekat, mistar bisa tersentuh saat akan melayang diudara.

3. Teknik dasar badan saat melayang diatas mistar

Sikap badan ketika melayang diatas mistar ditentukan oleh masing-masing gaya yang digunakan. Jadi sikap saat melayang diudara menentukan gaya yang digunakan dalam melakukan lompat tinggi.
  1. Lompat Tinggi Gaya Straddle,  Gaya Stradle digunakan pertama kali oleh Charlers Dumas. Untuk melakukan gaya straddle posisi badan saat diatas mistar adalah dengan tengkurap, dan ketika turun , segerakan kaki untuk diposisikan lurus kebawah. Untuk menghasikan lompatan yang tinggi, otot perut juga diperlukan untuk mengangkat tubuh saat melayang diudara.
  2. Lompat tinggi gaya guling sisi, gaya guling sisi juga dikenal dengan gaya western roll, dimana untk melakukanya dari samping misatar. Kemudian setelah tubuh terngkat keatas dengan keadaan telentang dan mencapai mistar, tubuh dimiringkan kesisi lain tolakan untuk segera melakuka pendaratan. Namun, ketika melakukan gaya ini, kepala berada lebih rendah daripada pinggul dan gaya ini juga pernah dilarang dalam perlombaan lompat tinggi. 
  3. Lompat Tinggi Gaya Gunting, Ada dua gaya gunting dalam lompat tinggi, yaitu gaya gunting klasik yang kemudian disempurnakan oleh micahel Sweeney. Pada gaya gunting klasik lompatan dilakukan dengan memakai gaya jongkok dimana tubuh diposisikan di depan mistar. Sedangakan Sweeney mengubah sedikit dari gaya yang sudah ada yaitu awalan dialakukan dengan tubuh berada pada posisi di samping mistar, sehingga posisi tubu sejajar atau miring dengan mistar.
  4. Lompat tinggi gaya flop, gaya Flop atau juga dikenal dengan Fosbury Flop, diciptakan oleh dick ricarod Fsobury yang berasal dari Amerika Serikat. Gaya ini merupakan gaya yang cukup sulit dilakukan oleh pemula, karena untuk melakukan lompatan, tubuh harus membelakangi mistar, kemudian melewati mistar dengan memakai punggung. Sehingga gaya ini mirip dengan salto, dengan berbalik dan menggunakan punggung sebagai tumpuan ketika melewati mistar.

4. Teknik dasar saat mendarat

Teknik mendarat dalam melakukan lompat tinggi, bukanlah sesuatu hal yang menentukan dalam perlombaan lompat tinggi. Karena inti dari lompat tinggi adalah melompat  setinggi-tingginya, tanpa menyentuh atau bahkan menjatuhkan mistar. Jadi setelah atlet melewati mistar, hasil dari lommpat tinggi sudah terlihat. Dalam melakukan pendaratan, disesuaikan dengan gaya yang digunakan. Usahakan untuk menggunakan tumpuan kaki dan melakukan gerakan anti klimaks yang mirip dengan gaya pegas pada kaki. Dan lakukan dengan sadar, sehingga tidak terjadi cidera saat melakukan lompat tinggi.

Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana untuk cabang olahraga lompat tinggi ada 3 yaitu untuk saat pada awalan, tiang lompat tinggi, dan tempat pendaratan, berikut penjelasannya:
  • Untuk Awalan:

Daerah awalan panjangnya. tidak terbatas minimum 15 m
Daerah tumpuan harus datar dan tingkat kemiringanya 1 : 100

  • Tiang Lompat

Tiang lompat harus kuat dan kukuh,dapat terbuat dari apa saja asal kuat dan kukuh.jarak kedua tiang tersebut adalah 3,98 – 4,02 m

Bilah Lompat terbuat dari kayu,metal atau bahan lain yang sesuai dengan :
a). Panjang mistar lompat 3,98 – 4,02 m dan berat maksimal mistar adalah 2,00 kg
b). Garis tengah mistar antara 2,50 – 3,00 m, dengan penampang mistar terbentuk bulat dan permukaannya harus datar dengan ukuran 3cm x 15 cm x 20 cm c) Lebar penopang bilah 4 cm dan panjang 6 cm
  • Tempat Pendaratan
Tempat pendaratan tidak boleh kurang dari 3 x 5 m yang terbuat dari busa dengan ketinggian 60 cmdan di atasnya ditutupi oleh matras yang tebalnya 10 – 20 cm.

Macam-Macam gaya Lompat Tinggi

Secara umum terdapat 4 macam gaya yang terdapat pada lompat tinggi, yaitu:
  • Gaya Gunting (Scissors)
Tempat Pendaratan Tempat pendaratan tidak boleh kurang dari 3 x 5 m yang terbuat dari busa dengan ketinggian 60 cmdan di atasnya ditGaya gunting bisa dikatakan Gaya Sweney, sebab pada waktu sebelumnya (yang lalu) masih digunakan gaya jongkok. Tepatnya tahun 1880, selanjutnya tahun 1896 sweny mengubahnya dari gaya jongkok menjadi gaya gunting. Diganti karena kurang ekonomis.Cara melakukan:Si pelompat mengambil awalan dari tengah. Bila pelompat pada saat akan melompat, tumpuan pakai kaki kiri (bila ayunan kaki kanan), maka ia mendarat (jatuh) dengan kaki lagi. Waktu di udara badan berputar ke kanan, mendarat dengan kaki kiri, badan menghadap kembali ke tempat awalan tadi.utupi oleh matras yang tebalnya 10 – 20 cm.
  • Gaya Guling sisi (Western Roll) 

Pada gaya ini sama dengan gaya gunting, yaitu tumpuan kaki kiri jatuh kaki kiri lagi dan bila kaki kanan jatuhnyapun kaki kanan hanya beda awalan, tidak dari tengah tapi dari samping.

  • Gaya Guling (Straddle) 
Pelompat mengambil awalan dari samping antara 3, 5, 7, 9 langkah Tergantung ketinggian yang penting saat mengambil awalan langkahnya ganjil. 
Menumpu pada kaki kiri atau kanan, maka ayunan kaki kiri/ kanan kedepan. Setelah kaki ayun itu melewati mistar cepat badan dibalikkan, hingga sikap badan diatas mistar telungkap. Pantat usahakan lebih tinggi dari kepala, jadi kepala nunduk. 
Pada waktu mendarat atau jatuh yang pertama kali kena adalah kaki kanan dan tangan kanan bila tumpuan menggunakan kaki kiri, lalu bergulingnya yaitu menyusur punggung tangan dan berakhir pada bahu.
  • Gaya Fosbury Flop 

Cara Melakukan Gaya lompat jauh fosbuty flop:

Awalan, harus dilakukan dengan cepat dan menikung/ agak melingkar, dengan langkah untuk awalan tersebut kira – kira 7-9 langkah.
Tolakan, Untuk tolakan kaki hampir sama dengan lompat tinggi yang lainya. Yakni, harus kuat dengan bantuan ayunan kedua tangan untuk membantu mengangkat seluruh badan. Bila kaki tolakan menggunakan kaki kanan, maka tolakan harus dilakukan disebelah kiri mistar. Pada waktu menolak kaki bersamaan dengan kedua tangan keatas disamping kepala, maka badan melompat keatas membuat putaran 180 derajat dan dilakukan bersama-sama.
Sikap badan diatas mistar, sikap badan diatas mistar terlentang dengan kedua kaki tergantung lemas, dan dagu agak ditarik ke dekat dada dan punggung berada diatas mistar dengan busur melintang.

Cara mendarat, mendarat pada karet busa dengan ukuran (5 x 5 meter dengan tinggi 60 cm lebih) dan diatasnya ditutup dengan matras sekitar 10 – 20 cm, dan prtama kali yang mendarat punggung dan bagian belakang kepala.
Yang diutamakan dalam melakuakan Lompatan ialah, lari awalan dengan kecepatan yang terkontol. Hindari kecondongan tubuh kebelakang terlalu banyak. Capailah gerakan yang cepat pada saat bertolak dan mendekati mistar. Doronglah bahu dan lengan keatas pada saat take off. Lengkungan punggung di atas mistar. Usahakan mengangkat yang sempurna dengan putaran kedalam dari lutut kaki ayun (bebas). Angkat kemudian luruskan kaki segera sesudah membuat lengkungan.

Peraturan Lompat Tinggi

Peraturan dalam olahraga lompat tinggi, Dalam pertandingan olahraga Lompat Tinggi (High Jump), mistar akan dinaikkan setelah peserta lompat tinggi berhasil melewati ketinggian mistar. Peserta mestilah melonjak dengan sebelah kaki Peserta juga boleh mulai melompat di mana ketinggian permulaan yang disukainya. Lompatan atlet lompat tinggi akan dinyatakan batal jika peserta menyentuh palang dan tidak melompat. Menjatuhkan palang pada saat membuat lompatan atau menyentuh kawasan mendarat apabila tidak berjaya melompat.

Baca Juga: TOLAK PELURU (Pengertian, Sejarah singkat, Ukuran Lapangan, Berat Bola, Teknk Dasar, Tips Trik Gaya dan Peraturan Tolak Peluru)

Apabila peserta yang gagal melompat melintasi palang sebanyak tiga kali bertutrut-turut (tanpa di ambil kira di aras mana kegagalan itu berlaku) akan dikeluarkan dari pertandingan. Seseorang peserta lompat tinggi berhak meneruskan lompatan (walaupun semua peserta lain gagal) sehingga dia tidak dapat meneruskannya lagi mengikut peraturan. Ketinggian lompatan di ukur secara menegak dari aras tanah hingga bahagian tengah disebelah atas padang.
Setiap peserta akan diberi peluang sebanyak tiga kali untuk melakukan lompatan. Jika peserta tidak berhasil melewati mistar sebanyak tiga kali berturut-turut, dia dinyatakan gagal.Untuk menentukan kemenangan, para peserta harus berusaha melompat setinggi mungkin yang dapat dilakukan. Pemenang ditentukan dengan lompatan tertinggi yang dilewati.