RIWAYAT HIDUP/CV (Pengertian, Kegunaan dan Contoh Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia yaitu tentang pengertian daftar riwayat hidup atau cv (curriculum vitae), kegunaan atau tujuan, dan contoh serta cara membuat daftar riwayat hidup yang baik dan benar serta jelas. semoga dapat membantu.

Daftar Riwayat Hidup

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia yaitu tentang pengertian daftar riwayat hidup atau cv (curriculum vitae), kegunaan atau tujuan, dan contoh serta cara membuat daftar riwayat hidup yang baik dan benar serta jelas. semoga dapat membantu.

 

Pengertian Daftar Riwayat Hidup

Pengertian curriculum vitae adalah sebuah ekspresi Latin yang dapat menjadi longgar diterjemahkan sebagai perjalanan dalam hidup saya. Sekarang, curriculum kurang ditandai sebagai sebuah kata serapan asing.
Bentuk jamak  dari curriculum vitæ, dalam Bahasa Latin, terbentuk mengikuti aturan Latin dari tata bahasa sebagai curricula vitæ (yang berarti “perjalanan hidup”) atau curricula vitarum (berarti “perjalanan hidup”) – bukan curriculum vita (yang menurut tata bahasa tidak sesuai). The form vitæ adalah bentuk tunggal genitif dari vita dan diterjemahkan sebagai “hidup”. Meskipun demikian, dalam Bahasa Inggris, bentuk jamak dari ekspresi penuh curriculum vitae adalah jarang digunakan; bentuk jamak dari curriculum itu sendiri biasanya ditulis sebagai “curriculums”, agak daripada tradisional curricula.

Kegunaan Daftar Riwayat Hidup

Sebagian orang bertanya,apakah kegunaan daftar riwayat hidup? atau apasih keguaan dari daftar riwayat hidup atau CV?
Daftar Riwayat hidup digunakan untuk menyertai surat keterangan,
bahkan untuk masuk sekolah atau mengikuti kegiatan tertentu.
Dan juga daftar riwayat hidup sangat diperlukan kelak bila kalian mencari pekerjaan. 

Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup

Berikut ini adalah langah, cara, atau tips untuk membuat CV atau daftar riwayat hidup yang baik dan benar serta jelas :
1. Buatlah  dengan jelas, supaya mudah dibaca dan mudah dipahami.
2. Jujur dalam membuatnya, jangan mencoba memanipulasi CV Riwayat Hidup.
3. Jangan menulis pengalaman yang tidak penting untuk disebutkan, seperti Lomba Menyanyi, dan sebagainya.
4. Tulislah training yang pernah anda ikuti, cukup tulis yang berkaitan dengan bidang pekerjaan yang anda lamar.
5. Pada penulisan data pribadi, singkat dan yang penting saja, seperti : nama, tempat tanggal lahir, agama, jenis kelamin, alamat, status (single atau sudah menikah), email, nomor handphone, dsb.
6. Dalam menulis riwayat pendidikan sebaiknya dimulai dari jenjang yang paling tinggi ke yang lebih rendah, misal  data mengenyam pendidikan di PT (Perguruan Tinggi), SLTA, SLTP, SD, sebutkan nama instansinya dan tahun kelulusannya. Apabila pernah mengikuti pendidikan nonformal disamping pendidikan formal, maka menulisnya pendidikan formal dahulu, kemudian diikuti pendidikan nonformal.
7. Tulis riwayat pekerjaan secara lengkap, misal pernah bekerja di perusahaan mana, sebutkan dan menjabat sebagai apa, serta lama bekerja dari tahun berapa sampai tahun berapa.
8. Lampirkan Pas foto terbaru anda.

Contoh Daftar Riwayat Hidup

Berikut ini adalah salah satu contoh daftar riwayat hidup yang baik dan benar serta jelas :
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
DATA PRIBADI
Nama : Abdul Malik Oktario
Tempat & tanggal Lahir : Bandung, 14 Oktober 1996
Alamat : Kendal Sari, RT 01 RW 03 Kwarasan, Grogol, Solo
No. HP : 085xxx xxx xxx
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Status : Lajang
Email : abdulmalikoktariogufandri@gmail.com
Hoby : Bermain Game
PENDIDIKAN FORMAL
SDN CIPADANG MANAH II
SMPN 3 Padalarang
SMAN 1 Padalarang
UNPAD
PENGALAMAN KERJA
EL PRO STUDIO Sebagai Fotographer
Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.

Hormat saya,

Abdul Malik Oktario

TOLAK PELURU (Pengertian, Sejarah singkat, Ukuran Lapangan, Berat Bola, Teknk Dasar, Tips Trik Gaya dan Peraturan Tolak Peluru)

Kali ini kita akan membahas sebuah matgeri pembelajaran dalam cabang olah raga yaitu tolak peluru, adapun disini kita akan membahas lengkap dan merangkum pengertian tolak peluru, sejarah singkat, ukuran lapangan tolak peluru, berat bola tolak peluru, teknik dasar dalam melakukan tolak peluru, gaya tips dan trik dan peraturan permainan bola peluru. semoga dapat membantu

Tolak Peluru

Pengertian Tolak Peluru

Tolak peluru adalah salah satu cabang olahraga atletik dalam nomor lempar. Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin. Peluru ini merupakan peralatan utama dalam olahraga ini. Bentuknya bulat seperti bola dan terbuat dari besi. yang telah dipertandingkan nasional maupun internasional. Oleh karena itu, tolak peluru sudah mulai diajarkan dalam beberapa sekolah.

Sejarah Tolak Peluru di Dunia

Dalam sejarahnya ternyata tolak peluru telah ada sejak 2000 tahun lalu. Olahraga tolak peluru populer di kalangan pria Britania atau Inggris untuk menguji kekuatan para pria. Peluru yang digunakan masih berupa batu bukan bola besi seperti halnya sekarang ini. Di zaman pertengahan, meriam adalah salah satu senjata paling mematikan. Dari peluru meriam inilah inspirasi dari tolak peluru modern, yakni perlombaan melempat peluru meriam sejauh mungkin. Pada tahun 1866 tolak peluru mulai diperlombakan dalam kejuaraan amator. Barulah pada tahun 1896 olahraga tolak peluru dimasukkan dalam perlombaan olahraga skala besar yakni di Olimpiade Athena, Yunani.
Kemajuan terbesar dalam olahraga tolak peluru terjadi di tahun1950, ketika Parry O’Brien memulai tolakannya menghadap bagian belakang ring, metode ini dikenal sebagai metode O’Brien atau lebih di kenal dengan teknik meluncur. Teknik yang mendapat popularitas adalah teknik berputar yang menggunakan lemparan cakram melintasi ring tolak peluru bukan bergerak ke arah belakang yang telah dilakukan oleh O’Brien dan kedua teknik ini sama-sama mencapai keberhasilan.

Lapangan Tolak Peluru

 

Kali ini kita akan membahas sebuah matgeri pembelajaran dalam cabang olah raga yaitu tolak peluru, adapun disini kita akan membahas lengkap dan merangkum pengertian tolak peluru, sejarah singkat, ukuran lapangan tolak peluru, berat bola tolak peluru, teknik dasar dalam melakukan tolak peluru, gaya tips dan trik dan peraturan permainan bola peluru

Lapangan tolak peluru berbentuk lingkaran yang berdiameter 2,135 m. Lingkaran tolak peluru harus dibuat dari besi, baja atau bahan lain yang cocok dilengkungkan, bagian atasnya harus rata dengan permukaan tanah luarnya. Bagian dalam lingkaran tolak dibuat dari semen, aspal atau bahan lain yang padat tetapi tidak licin. Permukaan dalam lingkaran tolak harus datar antara 20 mm-6 mm lebih rendah dari bibir atas lingkaran besi. Garis lebar 5 cm harus dibuat di atas lingkaran besi menjulur sepanjang 0,75 m pada kanan kiri lingkaran garis ini dibuat dari cat atau kayu. Diameter bagian dalam lingkaran tolak adalah 2,135 m.
Tebal besi lingkaran tolak minimum 6 mm dan harus dicat putih. Balok penahan dibuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dalam sebuah busur/lengkungan sehingga tepi dalam berhimpit dengan tepi dalam lingkaran tolak, sehingga lebih kokoh. Lebar balok 11,2-30 cm, panjangnya 1,21-1,23 m di dalam, tebal 9,8-10,2 cm.

Bola Lempar Peluru

Adapun Ukuran dan berat olahraga tolak peluru yaitu disesuaikan dengan kebutuhan yaitu:
Untuk senior putra = 7,257 kg
Untuk senior putri = 4 kg
Untuk junior putra = 5 kg
Untuk junior putri = 3 kg

Teknik Dasar Tolak Peluru

Dalam Permainan olahraga tolak peluru terdapat beberapa teknik dasar, yaitu: teknik memegang peluru, teknik meletakan peluru pada bahu dan teknik menolak peluru.

Teknik Memegang Peluru

Langkah langkah yang dapat dilakukan dalam memegang peluru yaitu:
Jari-jari renggang.
Jari kelingking ditekuk berada disamping peluru,sehingga dapat membantu untuk menahan supaya peluru tidak mudah tergeser dari tempatnya.Untuk menggunakan cara ini penolak harus memiliki jari jari yang kuat dan panjang.
Jari-jari agak rapat
Ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru.
Jari kelingking selain berfungsi untuk menahan jangan sampai peluru mudah bergeser,juga membantu menekan pada waktu peluru ditolakkan. Cara ini lebih banyak dipakai oleh atlit.
Jari-jari agak renggang
Bagi mereka yang tangannya agak kecil dan jari jarinya pendek, dapat menggunakan cara ketiga ini, yaitu jari jari seperti pada cara kedua tetapi lebih renggang, kelingking di belakang peluru sehingga dapat ikut menolak peluru, ibu jari untuk menahan geseran ke samping, karena tangan pelempar kecil dan berjari jari pendek, peluru diletakkan pada seluruh lekuk tangan.

Teknik Meletakan Peluru Pada Bahu

Peluru dipegang dengan salah satu cara di atas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.

Teknik Menolak Peluru

Untuk menyiapkan kondisi fisik dapat dilakukan dengan cara seperti dibawah ini:

Menolak Peluru Dengan Dua Tangan

1. Pegang peluru dengan kedua tangan didepan dada, kedua kaki dalam keadaan sejajar, lalu dorong/tolakkan peluru kedepan-atas sejauh mungkin
2.  Pegang peluru dengan kedua tangan , kemudian simpan dibawah perut dengan lengan diluruskan,kedua kaki dalam keadaan sejajar. Kemudian ayun dan lemparkan peluru kedepan.
3. Pegang peluru dengan kedua tangan , kemudian simpan dibawah perut dengan lengan diluruskan,kedua kaki dalam keadaan sejajar. Posisi ini dilakukan dengan membelakangi arah lemparan. Kemudian ayunkan dan lempar peluru kearah belakang atau sektor lemparan.
4. Pada tahap berikutnya doronglah peluru dengan bantuan putaran pinggang. Tolakan masih dengan kedua tangan tetapi beben diutamakan pada tangan tolak atau tangan terkuat. Kaki masih sejajar. Tahapan ini depersiapkan untuk melakukan tolakan yang sebenarnya.
5. Lakukan seperti diatas, hanya sekarang satu kaki berada di depan. Tolakan dilakukan dengan koordinasi bantuan dorong kaki belakang.

Menolak Peluru Dengan Satu Tangan

1. Peganglah peluru dengan tangan kanan dan letakkan dileher. Lanjurkan /rentangkan lengan kiri kedepan dan abadan menghadap depan. Tolakkan peluru dengan sudut parabola beberapa meter kedepan sambil melangkahkan kaki kiri kedepan. Jangan lupa kai kanan dihentakkan untuk membantu melakukan tolakan, sesaat sebelum peluru dilepaskan (Carr,1991)
2. Lakukan gerakkan seperti diatas, hanya pada saat akan melakukan tolakan, badan diputar ke kanan untuk mengambil ancang-ancang (Carr,1991)
3. Lakukan gerakan menolak peluru dengan awalan membelakang gunakan bantuan putaran/ pilin tubuh saat melakukan tolakan (carr,1991)

Tips dan Trik dalam Tolak Peluru

Berikut ini adalah tips dan trik dalam melakukan tolak peluru agar hasilnya dapat maksimal.
Lakukan Hal ini :
  1. Bawalah tungkai kiri merndah
  2. Dapatkan keseimbangan gerak dari kedua tungkai, dengan tungkai kiri memimpin dibelakang
  3. Menjaga agar bagian atas badan tetap rileks ketika bagian bawah badan bergerak
  4. Hasilkan rangkaian gerak yang cepat dan jauh pada tungkai kanan
  5. Putar kaki kanan kearah dalam sewaktu melakukan luncuran
  6. Pertahankan pinggul kiri dan bahu menghadap kebelakang selama mungkin. Bawalah tangan kiri dalm sebuah posisi mendekati badan
  7. Tahanlah sekuat-kuatnya dengan tungkai kiri

Dan Hindari ini :

  1. Tidak memiliki keseimbangan dalam sikap permulaan
  2. Melakukan lompatan ketika meluncur dengan kaki kanan
  3. Mengangkat badan tinggi ketika melakukan luncuran
  4. Tidak cukup jauh menarik kaki kanan dibawah badan
  5. Mendarap dengan kaki kaana menghadap ke belakang
  6. Menggerakkkan tungkai kiri terlalu banyak kesamping
  7. Terlalu awal membuka badan
  8. Mendarat dengan badan menghadap kesamping atau depan

 Peraturan Tolak Peluru

Adapun berikut ini adalah peraturan dalam permainan olah raga cabang tolak peluru,

Sarana Prasarana

Sarana dan Prasarana yang harus ada dalam melakukan tolak peluru :

  1. Sektor lemparan/lapangan dibatasi oleh 2 garis yang menuju ke pusat lingkaran, lewat tepi balok lemparan yang panjangnya 1,22 m; tinggi 10 cm; dan tebalnya 11,4 cm.
  2. Berat peluru: pria 7,26 kg dan wanita 4 kg. (sesuai Kebutuhan)
  3. Sepatu yang dipergunakan mempunyai alas yang keras dan tanpa paku.

Peraturan Tolak Peluru

Tolakan peluru yang dilakukan oleh peserta dianggap gagal jika (ketentuan pemain di diskualifikasi dalam tolak peluru jika melakukan) :

  1. menyentuh balok batas sebelah atas dan menyentuh tanah di luar lingkaran
  2. keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah
  3. berjalan keluar lingkaran di daerah lemparan
  4. peluru jatuh di luar sektor lingkaran
  5. peluru diletakkan di muka dada atau belakang kepala
  6. dipanggil sudah 2 menit belum melempar
  7. peserta gagal melempar setelah 3 kali lemparan

BESARAN POKOK TURUNAN (Pengetian, Alat ukur, besaran satuan, tabel, dimensi dan contoh besaran pokok)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran Fisika tingkat SMA/SMK dalam kurikulum 2013 maupun ktsp, adapun kita akan membahas mengenai pengertian besaran pokok dan pengertian besaran turunan, alat ukut besaran pokok dalam satuan SI, tabel / table besaran pokok, dimensi besaran pokok, dan contoh besaran pokok dan contoh besaran turunan. semoga dapat membantu

Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Pengertian

Pengertian besaran pokok atau Base Quantities adalah besaran yang satuannya didefinisikan terlebih dahulu dan tidak dapat dijabarkan dari besaran lain. Contoh Besaran pokok dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran Fisika tingkat SMA/SMK dalam kurikulum 2013 maupun ktsp, adapun kita akan membahas mengenai pengertian besaran pokok dan pengertian besaran turunan, alat ukut besaran pokok dalam satuan SI, tabel / table besaran pokok, dimensi besaran pokok, dan contoh besaran pokok dan contoh besaran turunan.
Pengertian besaran turunan atau Derived Quantities adalah besaran fisika yang diturunkan dari satu atau lebih besaran pokok. Selain tujuh besaran pokok, besaran fisika yang lainnya termasuk dalam besaran turunan. Contoh Besaran Turunan dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran Fisika tingkat SMA/SMK dalam kurikulum 2013 maupun ktsp, adapun kita akan membahas mengenai pengertian besaran pokok dan pengertian besaran turunan, alat ukut besaran pokok dalam satuan SI, tabel / table besaran pokok, dimensi besaran pokok, dan contoh besaran pokok dan contoh besaran turunan.

Alat Ukut Besaran Pokok

Berikut ini adalah alat ukur yang digunakan dalam pengukuran besaran pokok :

Panjang

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran panjang, yaitu:
– Penggaris
– Pita ukur
– jangka sorong
– Mikrometer sekrup

Massa

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran massa yaitu:
– Neraca pasar
– Neraca lengan
– Neraca kimia
– Neraca pegas
– Neraca digital

Waktu

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran waktu:
– Jam matahari
– jam pasir
– Jam dinding
– Jam tangan
– Stopwatch
– jam atom

Kuat Arus listrik

Alat ukur yang digunakan:
– Amperemeter

Suhu

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran suhu:
– Termometer

Intensitas Cahaya

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran cahaya:
– Candlemeter atau luxmeter

Jumlah Zat

Jumlah zat tidak diukur secara langsung, tetapi dengan cara mengukur terlebih dahulu massa zat.

Tabel dan Dimensi

Berikut dibawah ini adalah tabel dan dimensi dari besaran pokok dan besaran turunan:
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran Fisika tingkat SMA/SMK dalam kurikulum 2013 maupun ktsp, adapun kita akan membahas mengenai pengertian besaran pokok dan pengertian besaran turunan, alat ukut besaran pokok dalam satuan SI, tabel / table besaran pokok, dimensi besaran pokok, dan contoh besaran pokok dan contoh besaran turunan.
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran Fisika tingkat SMA/SMK dalam kurikulum 2013 maupun ktsp, adapun kita akan membahas mengenai pengertian besaran pokok dan pengertian besaran turunan, alat ukut besaran pokok dalam satuan SI, tabel / table besaran pokok, dimensi besaran pokok, dan contoh besaran pokok dan contoh besaran turunan.

Contoh Besaran Pokok dan besaran turunan

Berikut ini adalah beberapa contoh besaran pokok dan contoh besaran turunan
besaran pokok
– panjang – meter – m
– massa – kilogram – kg
– waktu – sekon (detik) – s
– arus listrik – ampere – A
– suhu – kelvin – K
– intensitas cahaya – candela – cd
– jumlah zat – mol – mol
Besaran Turunan : Luas = m² 
Volume = m³
Gaya = Newton
Usaha = Joule
Daya = Watt

7 Contoh Teks Eksemplum Singkat (tentang Pendidikan, Pengalaman, Cerita Rakyat, dan Persahabatan beserta strukturnya)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia yaitu tentang teks eksemplum, dimana akan kita bahas mengenai pengertian dan 7 contoh teks eksemplum singkat / pendek / panjang, sederhana yang baik dan benar tentang pendidikan, pengalaman, Cerita rakyat dan persahabatan beserta strukturnya. semoga dapat membantu.

Teks Eksemplum

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia yaitu tentang teks eksemplum, dimana akan kita bahas mengenai pengertian dan 7 contoh teks eksemplum singkat / pendek / panjang, sederhana yang baik dan benar tentang pendidikan, pengalaman, Cerita rakyat dan persahabatan beserta strukturnya

Pengertian Teks Eksemplum

Pengertian Teks Eksemplum adalah teks yang menceritakan perilaku tokoh dalam ceritanya.
Contoh teks eksemplum biasanya diawali dengan pengenalan tokoh, lalu peristiwa yang dialami oleh tokoh, dan ditutup dengan interpretasi yang timbul dari tokoh tersebut.
Struktur teks eksemplum adalah terdiri dari Orientasi, Insiden dan Interpretasi.

Contoh Teks Eksemplum

Berikut ini adalah beberapa contoh teks eksemplum singkat/pendek yang baik dan benar tentang pendidikan, pengalaman, lingkungan dan tentang persahabatan beserta strukturnya :

Contoh 1

Contoh yang pertama yaitu contoh teks eksemplum singkat atau pendek tentang pendidikan pengalaman pribadi beserta strukturnya
Orioentasi
Setelah pulang sekolah aku memutuskan untuk langsung menuju ke kos tanpa mampir ke tempat seperti biasa. Rasanya badan sudah capek dikarenakan aktivitas seharian sekolah di hari itu.
Saat melihat dispenser di kamar kos, aku berpikir bahwa sepertinya nikmat sebelum tubuh berbaring minum kopi terlebih dahulu. Kebetulan saat itu persediaan kopi masih lumayan banyak.
Aku panaskan dispenser dan setelah 5 menit air sudah hangat. Kemudian saya ambil kopi bubuk dan membuatnya kopi di gelas.
Insiden
Kopi pun sudah siap diminum dan aku ingin pergi ke kos lantai 1 (kamar saya di lantai 2) sembari membawa kopi yang barus aja dibuat.
Aku nekat membawa gelas kopi menuruni anak tangga tetapi karena aku gugup menuruni anak tangga, tanganku menjadi tidak seimbang sehingga membuat gelas yang berisi kopi goyang.
Alhasil kopi pun tumpah ke anak tangga, dimana anak tangga tersebut sering dilewati oleh anak-anak. Saat itu untung saja tidak ada orang yang sedang lewat sehingga tidak ada 10 menit aku bisa membersihkan cairan kopi yang tumpah di lantai tangga.
Interpretasi
Berdasarkan cerita pengalaman pribadi diatas, kita bisa belajar ketika membawa sesuatu terutama yang rawan, kita harus lebih berhati-hati dan tidak tergesa-gesa. Sehingga tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Contoh 2

Contoh yang kedua yaitu contoh teks eksemplum singkat tentang pengalaman pribadi yang berkaitan dengan pendidikan yang berjudul “Jangan Matematika!”
Jangan Matematika
Saya memang tidak begitu pintar bila dihadapkan dengan soal-soal pelajaran matematika. Saat duduk dibangku SD, saya merasa soal-soal matematika yang harus saya kerjakan sangat sulit dan begitu membingungkan.
Sedangkan Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat perhatian terutama pada anak-anaknya sendiri. Beliau juga menginginkan anak-anaknya menjadi anak yang pandai dan bisa dibanggakan.
Sedangkan saat dibangku kelas 2 SD saya sudah mulai nakal dan malas sekali untuk belajar. Waktu di kelas, jika ada teman yang mengajakku bermain, pasti aku lebih memilih bermain ketimbang mendengarkan guru yang sedang menjelaskan di depan.
Siang itu, saya pulang dari sekolah dengan wajah yang lesu. Hal ini disebabkan karena nilai matematika yang saya dapatkan sangat memalukan alias mendapatkan nilai jelek.
Sambil mengeluarkan buku dari dalam tas, Ibu bertanya, “Hari ini kamu mendapat nilai berapa nak ?” Saya hanya bisa terdiam dan sulit untuk berterus terang kepada Ibu.
Hingga Ibu mengulangi pertanyaannya kembali. Dengan berat hati saya harus mengatakan yang sebenarnya kepada Ibu bahwa nilai yang saya dapatkan sangat memalukan.
Dengan terbatah-batah saya berkata, “Mata pelajaran matematika saya hanya mendapatkan nilai dua, Bu.” Mendengar hal itu, Ibu pun langsung marah kepada saya. Dilemparkanlah buku matematika ku ke lantai.
Tetapi saya sangat senang, walaupun ibu sangat marah tapi dia tetap bangga kepada ku karena aku telah berkata jujur dan mau mengakui kesalahan yang aku lakukan.
Sejak saat itulah aku berusaha untuk menggemari dan mempelajari pelajaran matematika dan tidak akan mengulangi kesahalan yang pernah aku buat. Yaitu bermain dengan teman ketika guru sedang menjelaskan.

Contoh 3

Contoh berikutnya yaitu contoh teks eksemplum singkat tentang cerita rakyat beserta strukturnya lengkap yang berjudul putri tangguk.
Orientasi
Alkisah, di Desa Bunga Tanjung ada seorang perempuan tua yang mempunyai huma. Humanya tidak begitu luas, hanya seluas tangguk penagkap ikan. Tetapi hasilnya melimpah-ruah. Putri Tangguk nama perempuan itu. Ia memiliki 7 orang anak dan seorang suami.
Insiden
Pada suatu malam, Putri Tangguk dan suaminya sedang berbincang tentang masa depan keluarganya. Ketika itu, ketujuh anak mereka sudah tidur. “Wahai kakanda”, kata Putri Tangguk kepada sang suami sambil menghela nafas panjang. “kita telah bekerja terus-menerus dan tidak henti-henti menuai padi. Hamba merasa sangat lelah. Anak-anak kita pun tidak terurus lagi. Lihat anak-anak kita yang tidak pernah lagi berdandan”. “Ya” Jawab suaminya. “Kalau itu keinginan dinda, kanda tidak akan berhuma lagi karena ketujuh lumbung padi sudah penuh”. Hujan yang turun pada malam itu sangat lebat membuat suasana tempat tinggal Putri Tangguk semakin sunyi.
Keesokan harinya, pagi yang masih dingin tidak menghalangi niat putri Tangguk dan suaminya yang pergi ke sawah untuk menuai padi. Pekerjaan itu biasa mereka lakukan setiap pagi demi memenuhi kebutuhan mereka. Jalan menuju huma yang mereka tuju sangat licin sehingga Putri Tangguk beserta suami & anak-anaknya tergelincir. Bahkan, anaknya ada juga yang terjatuh. Perempuan setengah baya itu tampak kesal. “ Jalan licin !” Terdengar Putri Tangguk menyumpah. “Hari ini kita tidak perlu lama bekerja. Padi yang tertuai kita tumpahkan di jalan ini sebagai pengganti pasir. Besok kita masih dapat menuai padi”, kata Putri Tangguk sambil menggerutu. Hari itu mereka cepat kembali ke rumah.
Padi yang sudah tertuai, mereka taburkan di sepanjang jalan yang mereka lalui. Mereka berharap jalan yang selalu mereka lalui tidak licin lagi.
Pada suatu malam Anak Putri Tangguk terbangun dan menangis meminta nasi untuk makan. Putri Tangguk pergi ke dapur untuk mengambil nasi. Ketika tutup priuk dibuka, Putri Tangguk terkejut karena tidak nasi di dalamnya. Kemudian, ia berjalan menuju lumbung yang digunakan untuk menyimpan beras & padi. Ia sangat terkejut ketika melihat lumbung itu kosong. Dengan setengah berlari, Putri Tangguk menuju lumbungnya yang lain
Ia semakin terkejut karena di dalam ketujuh lumbung padi yang dimilikinya tidak sebutir beras atau pun yang ditemuinya. Setelah menyampaikan apa yang ditemuinya itu, Putri Tangguk dan suaminya bergegas berangkat menuju huma mereka. Dalam keadaan sedih, Putri Tangguk pulang kerumah .
Kesedihanya semakin bertambah ketika mendengar tangisan anaknya yang kelaparan. Putri Tangguk jatuh miskin kesombonganya dengan membuang buang padi.
Interpretasi
Sebagai ciptaan Tuhan Yang Mahakuasa, manusia tidak boleh sombong dan angkuh. Manusia tidak boleh menghambur-hamburkan kekayaanya karena semuanya merupakan anugerah dan titipan Sang Pencipta. Putri Tangguk yang pada mulanya sangat kaya jatuh miskin karena kesombongan dan keangkuhanya. Ia tidak mensyukuri kekayaan yang telah diberikan tuhan kepedanya.

SENAM KETANGKASAN: Pengertian, Manfaat, Jenis, Macam dan Cara Melakukan Senam Ketangkasan dan Gambar

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang senam ketangkasan, adapun kita akan merangkum/meringkas materi pengertian senam ketangkasan, manfaat senam ketangkasan, jenis jenis / macam macam senam ketangkasan dan cara melakukan senam ketangkasan dengan alat dan tanpa alat dan gambarnya. semoga dapat membantu

Senam Ketangkasan

Pengertian Senam Ketangkasan

Pengertian senam adalah bentuk latihan fisik yang disusun secara sistematis dengan tujuan untuk mencapai daya tahan, kekuatan, kelentukan, koordinasi, membentuk prestasi, membentuk tubuh ideal, dan memelihara kesehatan.
Senam ketangkasan / senam lantai adalah latihan senam yang dilakukan di atas lantai dengan beralaskan matras.

Manfaat Senam Lantai

Pada dasarnya semua jenis olahraga baik senam, senam lantai ataupun olahraga lainnya sangat bermanfaat, berikut ini adalah manfaat manfaat yang didapat dalam melakukan senam lantai :
1. Otot tubuh menjadi kencang,
Salah satu manfaat senam ketangkasan adalah untuk mengencangkan otot tubuh anda. Dengan melakukan senam ketangkasan secara rutin manfaatnya bagi otot dapat mengencangkan otot tubuh dan membentuk otot tubuh.
2. Kebugaran Tubuh.
Senam ketangkasan membuat tubuh bugar karena manfaatnya bagi tubuh. Tubuh yang bugar memungkinkan anda untuk tampil lebih cerah dan murah senyum saat berpapasan dengan rekan kerja di suatu tempat.
3. Mendapatkan Keindahan Tubuh.
Senam ketangkasan memperindah tubuh dengan gerakan – gerakan yang dilakukan pada senam ketangkasan. Senam ketangkasan memiliki banyak gerakan dan nanti akan dijelaskan. Anda dapat memilih senam ketangkasan dengan menggunakan bantuan alat atau senam ketangkasan tanpa bantuan alat.
4. Menyehatkan Fisik
Olahraga dengan senam ketangkasan salah satu manfaat membuat banyak orang beralih ke senam ketangkasan setelah tahu manfaatnya. Kesehatan fisik merupakan kesehatan yang harus di jaga dengan baik.  Senam ketangkasan ini pada awalnya  anda akan di dampingi oleh pelatih berpengalaman untuk menunjukkan posisi senam dengan benar sampai anda bisa melakukannya seorang diri.
5. Menghilangkan lemak dalam tubuh

Macam Macam Senam Ketangkasan

Jenis jenis atau macam macam senam ketangkasan secara umum terbagi menjadi dua yaitu senam ketangkasan menggunakan alat dan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat :

Senam Ketangkasan Menggunakan Alat

Berikut ini adalah beberapa cara melakukan senam ketangkasan menggunakan alat. Alat yang digunakan, yaitu kuda-kuda lompat sebagai tumpuan. Adapun gerakan senam ketangkasan dengan alat ini adalah lompat kangkang dan lompat jongkok.
1. Lompat Kangkang / Kaki Terbuka
Lompat kangkang dilakukan dengan melayang di atas matras dan kedua kaki dibuka. Latihan lompatan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Melakukan pemanasan dengan lari beberap langkah ditempat.
  2. Larilah dengan awalan beberapa langkah.
  3. Kedua tangan bertumpu pada kuda-kuda.
  4. Pada saat melayang, pandangan tetap ke depan dan kaki dibuka dengan posisi tungkai berada di sisi kanan dan kiri atas kuda-kuda.
  5. Kedua kaki bersiap melakukan pendaratan dengan ujung kaki mengeper dan lengan direntangkan ke atas.

2. Lompat Jongkok
Cara melakukan lompat jongkok dengan tumpuan pada ujung kuda-kuda lompat yaitu sebagai berikut:

  1. Lari dengan cepat dan badan sedikit membungkuk ke depan.
  2. Tolakkan kedua kaki pada papan tolak dengan lengan diayunkan ke atas.
  3. Saat badan melayang ke atas depan, kedua lengan lurus dan pandangan fokus pada ujung kuda-kuda lompat.
  4. Tolakkan tangan sekuatnya saat tangan menyentuh bagian ujung kuda-kuda. Posisi badan membentuk sudut 30° dengan punggung kuda-kuda lompat.
  5. Saat mendarat, ujung kaki mengeper dan lengan direntangkan ke atas.

Senam Ketangkasan Tanpa Menggunakan Alat

Selain dapat menggunakan alat, senam lantai juga dapat dilakukan tanpa menggunakan alat. Adapun gerakan senam tanpa menggunakan alat, di antaranya guling lenting dan lompat harimau atau Tiger sprong
berikut cara melakukan senam ketangkasan tanpa menggunakan ala:

1. Guling Lenting
Guling lenting adalah suatu gerak senam lantai dengan melentingkan badan ke depan atas dengan lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Gerakan ini dapat diawali dengan gerak guling depan atau gerak mengayun guling belakang sebelumnya. Gerak guling lenting dilakukan dengan cara berikut:

  1. Berdirilah dengan posisi tegak lurus kemudian letakkan satu kaki di depan boleh kaki kirin ataupun kaki kanan.
  2. Posisi kedua tangan diangkat keatas.
  3. jadikan tangan sebagai tumpuan untuk melakukan guling lenting ke arah depan.
  4. Selam guling kaki dalam posisi lurus dan rapat, siku di bengkokkan dan telapak tangan berada di samping telinga anda.
  5. Pendaratan dengan kaki rapat

2. Lompat Harimau / Tiger Sprong
Lompat harimau adalah gerakan yang menyerupai gerak guling depan, tetapi gerakannya dilakukan dengan awalan sebuah loncatan jauh ke depan. Cara melakukan lompat harimau sebagai berikut:

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang senam ketangkasan, adapun kita akan merangkum/meringkas materi pengertian senam ketangkasan, manfaat senam ketangkasan, jenis jenis / macam macam senam ketangkasan dan cara melakukan senam ketangkasan dengan alat dan tanpa alat.

  1. Kedua kaki di dorong ke arah depan  dan badan terdorong kedepan.
  2. Pergelangan kaki dan lutut dibengkokkan dan mendarat dengan posisi kepala menunduk dan punggung memudahkan untuk melakukan gulingan ke depan.
  3. Posisi tangan sesudah melakukan guling berada lurus di depan dan pandangan mata ke depan serta fokus.

3. Gerakan Sikap Kayang

Pengertian & Contoh Conditional Clause Type 0 1 2 dan 3 Beserta Keterangan dan artinya

Pengertian dan Contoh Conditional Clause Type 0 1 2 dan 3 adalah materi pembelajaran bahasa inggris yang akan kita bahas lengkap kali ini, pengertian definition/definisi  conditional clause type 0, 1, 2, dan 3 beserta contoh atau examples conditional clause type 0 1 2 3 dan arti / terjemahannya beserta keterangannya. Semoga dapat membantu

Conditional Clause

Pengertian dan Contoh Conditional Clauise Type 0 1 2 dan 3 adalah materi pembelajaran bahasa inggris yang akan kita bahas lengkap kali ini, pengertian definition/definisi  conditional clause type 0, 1, 2, dan 3 beserta contoh atau examples conditional clause type 0 1 2 3 dan arti / terjemahannya beserta keterangannya.

 

Pengertian Condiotional Clause

Pengertian Conditional Clause atau kalimat pengandaian adalah kalimat untuk mengandaikan suatu hal yang belum terjadi, tidak terjadi, atau sudah terjadi. Kalimat ini terdiri dari dua bagian, yaitu klausa bebas (independent clause) yang menjadi induk kalimat dan klausa if (anak kalimat) yang memiliki peryataan pengandaian.
Pengertian klausa bebas adalah klausa yang berdiri sendiri karena mempunyai arti lengkap, sedangkan klausa if adalah klausa yang tidak dapat berdiri sendiri karena artinya tidak lengkap (dependent clause) yang diawali if.
Berikut adalah salah satu contoh conditional clause beserta artinya atau terjemahannya
If I were Jokowi, I will select honest ministers. (Jika saya Jokowi, saya akan memilih menteri-menteri yang jujur.)
If I were Jokowi = klausa if
I will select honest ministers = klausa bebas/induk kalimat
Adapun Conditional clause terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, dan type 3 berikut penjelasannya:

Conditional Clause Type 1

conditional clause (kalimat pengandaian) type 1 menyatakan pengandaian yang mungkin terjadi. Pola kalimat pengandaian tipe ini: klausa if dalam waktu sekarang (simple present, present continuous, dan present perfect) dan klausa bebas dalam bentuk simple present atau simple future.

Contoh Kalimat Conditional Clause Type 1

Berikut ini adalah contoh kalimat conditional clause atau kalimat pengandaian bahasa inggris beserta keterangan dan artinya :
1. If you are ready, we can begin the test. (Jika Anda siap, kita dapat mulai ujian ini.)
2. If I have much spare time, I will watch the Mahabarata series. (Jika saya punya banyak waktu luang, saya akan menonton serial Mahabarata.)
3. If he has received my email, he will come to work early tomorrow. (Jika dia telah menerima email saya, dia besok akan datang bekerja lebih awal.)
4. If she is cooking dinner now, she won’t want to go out to dinner with us. (Jika dia sedang memasak makan malam sekarang, dia tidak akan mau keluar makan malam bersama kita.)
5. If my car doesn’t start, I will call a tow truck man. (Jika mobil saya tidak hidup, saya akan menelepon seorang petugas truk derek.)
6. If I pass the exam, my mother will be very happy. (Jika saya lulus ujian, ibuku akan sangat senang.)
Keterangannya:
Contoh 1): klausa if = simple present, klausa bebas= simple present
Contoh 2): klausa if = simple present, klausa bebas = simple future
Contoh 3): klausa if = present perfect tense, klausa bebas = simple future
Contoh 4): klausa if = present continuous, klausa bebas = simple future
Contoh 5): klausa if = simple present, klausa bebas = simple future
Contoh 6): klausa if = simple present, klausa bebas = simple future

Conditional Clause Type 2

Pengertian Conditional Clause atau kalimat pengandaian tipe II menyatakan pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena bertentangan dengan kenyataan sekarang. Tipe kalimat pengandaian ini memiliki pola: klausa if dalam waktu lampau (simple past atau past continuous) dan klausa bebas mengandung would atau could.

Contoh Conditional Clause Type 2

Berikut ini adalah contoh kalimat pengandaian bahasa inggris atau conditional clause type 2 beserta artinya :
1. If I were a Spiderman, I would protect the world. [Jika saya Spiderman, saya akan melindungi dunia.]
2. If I had a million dollars, I would use the money to buy luxury cars. [Jika saya punya satu juta dolar, saya akan menggunakan uang itu untuk membeli mobil-mobil mewah.]
3. If I were you, I would stop smoking. [Jika saya kamu, saya akan berhenti merokok.]
4. If your car was working, you could pick up Maya at airport. [Jika mobil Anda sedang baik, Anda dapat menjemput Maya di bandara.]

Conditional Clause type 3

Pengertian Conditional clause type 3 atau alimat pengandaian tipe III menyatakan pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena waktunya sudah berlalu (menyatakan penyesalan). Pola kalimat pengandaian tipe ini adalah klausa if dalam bentuk past perfect dan klausa bebas mengandung would + have + verb 3.

Contoh Conditional Clause Type 3

Terakhir yaitu contoh kalimat conditional clause type 3 beserta artinya dan keterangan
1. If you had called me earlier, I would have attended your party first. [Jika Anda menghubungiku lebih awal, saya akan menghadiri pesta Anda terlebih dahulu.]
2. If Maya had met Andri at that concert, she would have confessed her love. [Jika Maya bertemu Andri di konser itu, dia akan mengakui cintanya.]
3. If I had finished high school, I would have gotten a better job. [Jika saya tamat SMU, saya akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.]
4. If we had left home earlier, we would have arrived on time. [Jika kita meninggalkan rumah lebih awal, kita akan tiba tepat waktu.]
5. If you had paid attention to the traffic, you would not have had an accident. [Jika Anda memperhatikan lalu lintas, Anda tidak akan mengalami kecelakaan.]
Catatan:
Klausa bebas/induk kalimat dalam kalimat pengandaian dapat ditempatkan sebelum klausa if. Perhatikan contoh kalimat berikut:
 If I pass the exam, my mother will be very happy. [Jika saya lulus ujian, ibuku akan sangat senang.]
 My mother will be very happy if I pass the exam. [Ibuku akan sangat senang jika saya lulus ujian.]

Kata Ganti/Promina ;Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Kalimat Kata Ganti Promina

Kata Ganti/Promina ;Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Kalimat Kata Ganti Promina adalah materi pembelajaran bahasa indonesia yang akan kita bahas secara lengkap mengenai pengertian kalimat kata ganti atau promina, ciri ciri kata ganti, jenis jenis atau macam macam kata ganti beserta contoh kalimat kata ganti promina. Semoga dapat membantu.

Kata Ganti (Promina)

Kata Ganti/Promina ;Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Kalimat Kata Ganti Promina adalah materi pembelajaran bahasa indonesia yang akan kita bahas secara lengkap mengenai pengertian kalimat kata ganti atau promina, ciri ciri kata ganti, jenis jenis atau macam macam kata ganti beserta contoh kalimat kata ganti promina.

Pengertian Kata Ganti

Pengertian kata ganti atau pronomina adalah suatu jenis kata pengganti yang merujuk atau mengacu pada nomina lain (kata benda lain). atau bisa juga di definisikan sebagai kata pengganti yang merujuk ke nomina lainnya yang digunakan untuk menggantikan suatu benda atau sesuatu yang di bendakan.

Ciri Ciri Kata Ganti

Berikut ini adalah empat ciri ciri dari kata ganti / promina antara lain sebagai berikut:
1. Biasanya kata ganti (pronomina) berada pada posisi fungsi dari subjek (S) dan Objek (O) pada suatu kalimat, tetapi sering juga pada kalimat tertentu berada di posisi predikat (P) didalam suatu kalimat.
2. Kata ganti atau pronomina letaknya bisa berubah-ubah, dengan kata lain tidak tetap.
3. Kata ganti / pronomina tidak mengacu hanya satu konteks, melainkan menyesuaikan konteks kalimat. Karena acuannya bisa berubah-ubah serta berpindah-pindah dengan menyesuaikan konteks dari suatu kalimat.
4. Kata ganti atau pronomina biasanya mengikuti siapa yang menjadi pembicara dan siapa yang menjadi pembaca maupun siapa yang di bicarakan.

Jenis Jenis Beserta Contoh Kata Ganti

Promina atau kata ganti terbagi menjadi 6 jenis / macam, yaitu kata ganti orang (persona), kata ganti kepemilikan, kata ganti penunjuk, kata ganti penghubung, tanya, dan kata ganti tak tentu :

Kata Ganti Orang (Persona)

Kata ganti orang atau persona adalah suatu jenis kata ganti yang berfungsi menggantikan nomina. Atau kata ganti orang (persona) adalah kata ganti yg digunakan dan berfungsi untuk menggantikan posisi nomina.
Secara umum, kata ganti orang terbagi lagi menjadi beberapa macam bagian yaitu :
1. Kata ganti orang pertama tunggal
Contohnya: saya dan aku
2. Kata ganti orang pertama jamak
Contohnya: kita dan kami.
3. Kata ganti orang kedua tunggal
Contohnya: anda dan kamu.
4. Kata ganti orang kedua jamak
Contoh: kalian.
5. Kata ganti orang ketiga tunggal
Contoh: ia, dia dan beliau.
6. Kata ganti orang ketiga jamak
Contoh: mereka.

Kata Ganti Kepemilikan

Pengertian kata ganti kepemilikan / kata ganti milik adalah suatu jenis kata ganti yang digunakan dan berfungsi untuk menyatakan kepunyaan (kepemilikan). Atau Kata ganti kepemilikan adalah kata ganti yang digunakan untuk menyatakan milik, kepemilikan dan kepunyaan.
Contoh Kata Ganti kepemilikan atau kata ganti milik yaitu :
Buku aku menjadi bukuku.
Buku kamu menjadi bukumu.
Buku dia menjadi bukunya.
Buku aku menjadi bukuku.

Kata Ganti Penunjuk

Pengertian kata ganti penunjuk adalah suatu jenis kata ganti yang digunakan dan berfungsi sebagai penunjuk suatu lokasi, benda ataupun tempat yang letaknya jauh maupun dekat.
Contoh Kata Ganti Penunjuk :
1. Ini
2. Itu
3. Disini
4. Disitu
5. Disana dan lain lain.

Kata Penghubung

Pengertian kata ganti penghubung adalah kata ganti yang digunakan untuk menghubungkan antara induk kalimat dengan anak kalimat.

Contoh kata ganti penghubung yaitu : Waktu, tempat, lokasi, Yang, dll.

Kata ganti Tanya

Pengertian kata ganti tanya adalah kata ganti yang digunakan untuk menanyakan dan meminta informasi suatu hal.
Contoh Kata Ganti tanya : Apa, Mana, Kapan, Dimana, Siapa, Dll.

Kata Ganti Tak Tentu

Pengertian Kata Ganti Tak tentu adalah kata ganti yang digunakan untuk menggantikan dan menunjukkan orang maupun suatu barang/benda yang jumlahnya banyak dan tidak menentu.
Contoh kata ganti tak tentu yaitu Para, Sesuatu, Masing masing, Semua, Dll.

Bagian Bagian dan Fungsi Telinga (Luar, Tengah dan Dalam telinga) dan gambarnya

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK yaitu tentang telinga, adapun kita akan bahas mengenai pengertian telingabagian bagian telinga dan fungsi telinga luar, fungsi telinga tengan dan fungsi telinga dalam beserta gambarnya. semoga dapat membantu

Telinga

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK yaitu tentang telinga, adapun kita akan bahas mengenai pengertian telingabagian bagian telinga dan fungsi telinga luar, fungsi telinga tengan dan fungsi telinga dalam beserta gambarnya.

 

Pengertian Telinga

Pengertian telinga adalah salah satu organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai indra, yaitu pendengaran dan organ yang menjaga keseimbangan.
Telinga merupakan organ yang berperan terhadap pendengaran kita akan suara atau bunyi, hal ini dapat terjadi karena telinga memiliki reseptor khusus yang berfungsi untuk mengenali getaran suara. Namun Telinga memiliki batasan frekuensi suara yang dapat kita dengar, yaitu kisaran frekuensi 20 sampai 20.000 Hz.

Bagian Bagian dan Fungsi Telinga

Telinga terbagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga luar, dari masing masing bagian telinga tersebut memiliki fungsi yang berbeda beda yaitu sebagai berikut:

Telinga Bagian Luar

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK yaitu tentang telinga, adapun kita akan bahas mengenai pengertian telingabagian bagian telinga dan fungsi telinga luar, fungsi telinga tengan dan fungsi telinga dalam beserta gambarnya.
Telinga bagian luar terdiri dari daun telinga atau aurikula, saluran telingan luar atau analis auditoris eksternal, dan gendang telinga atau biasa kita ketahui sebagai Membran Timpani yang membatasinya dengan telinga dalam.
Daun Telinga tersusun oleh tulang rawan yang memiliki bentuk khas. Untuk mendukung fungsinya, yaitu untuk memusatkan gelombang suara yang masuk ke saluran telinga.
Dalam Saluran Telinga Luar terdapat kelenjar sudorifera yaitu kelenjar yang dapat menghasilkan serumen (bahan mirip lilin yang dapat mengeras). Serumen ini menjaga telinga agar tidak banyak kotoran dari luar yang masuk ke dalam, juga dapat menghindari masuknya serangga karena memiliki bau tidak sedap.
Fungsi membran timpani adalah untuk menangkap gelombang suara.

Telinga Tengan

Telinga tengah merupakan rongga yang berisi udara dan menjaga tekanan udara tetap seimbang. Dinding dari bagian ini dilapisi oleh sel epitel. Fungsi Utama bagian telinga tengah adalah untuk meneruskan suara yang diterima dari Telinga Luar ke Telinga Bagian Dalam.
Bagian Telinga Tengan memiliki Tuba Eustachius yaitu bagian yang menghubungkan telinga dengan rongga mulut atau faring. Fungsi Tuba Eustachius adalah untuk menyeimbangkan tekanan udara antara telinga bagian luar dengan telinga bagian tengah.

Telinga bagian tengah terdiri atas tiga tulang pendengaran utama yaitu Maleus atau Martil, Incus atau Landasan, dan Stapes atau sanggurdi, ketiga tulang ini saling berhubungan satu sama lain (dihubungkan oleh sendi), karena adanya sendi maka tulang – tulang ini dapat bergerak.

Rangkaian 3 Tulang yang sedemikian rupa ini berfungsi untuk mengirimkan getaran yang diterima dari membran timpani pada telinga luar menuju ke Jendela Oval Telinga Dalam.
Tuba Eustachius ini selalu menutup kecual saat menelan dan menganga. Oleh karena itu saat kita dalam ketinggian tertentu, apabila telinga berdengung, kita dianjurkan untuk menelan, karena menelan dapat membuka tuba eustachius yang akan menyeimbangkan kembali tekanan udara. 

Telinga Dalam

Telinga Dalam terdiri dari bagian tulang dan bagian membran. Telinga dalam disebut juga sebagai labirin dikarenakan bentuknya. Labirin tulang (Labirin Osea) merupakan rongga yang terbentuk pada tonjolan tulang pelipis yang berisikan cairan perilimfe. Labirin Membran terletak pada bagian yang sama dengan bagian labirin tulang, namun tempatnya lebih dalam dan dilapisi oleh sel epitel serta berisi cairan endolimfe.
Labirin Pada bagian telinga dalam terbagi menjadi 3 bagian yaitu koklea, vestibuli dan Kanalis Semisirkularis, berikut ini adalah penjelasan dan fungsi dari koklea, vestibuli dan Kanalis Semisirkularis tersebut :
  • Koklea atau Rumah siput

Koklea berbentuk seperti tabung bengkok ke belakang lalu berlilit mengelilingi tulang dan membentuk seperti kerucut di ujungnya. Koklea berfungsi sebagai reseptor karena memiliki sel-sel saraf di dalamnya. Dalam Tabung Koklea terdapat bagian yang dibentuk oleh tulang dan membran koklea, bagian ini disebut Membran Basilaris.

Membran Basilaris berfungsi memisahkan koklea menjadi 2 bagian, yaitu pada bagian atas disebut Skala Vestibuli, dan pada bagian bawah disebut skala timpani. Diantara skala vestibuli dan skala timpani terdapat skala media. Bagian atas Skala media dibatasi oleh membran vestibularis (reissner) dan bagian bawahnya oleh membran basilaris.

Dalam skala vestibuli dan Skala Timpani terdapat cairan yang disebut dengan cairan perilimfe. Cairan ini berasal dari cairan serebrospinal yang masuk melalui sebuah saluran kecil, kemudian bermuara di vestibuli. Sedangkan dalam skala media terdapat cairan yang disebut dengan endolimfe yang belum diketahui darimana asalnya.

Pada Bagian atas membran basilaris terdapat suatu struktur khusus yang dikenal dengan nama organ korti. Organ Korti berfungsi mengubah getaran suara menjadi impuls. Organ Korti adalah struktur yang disusun oleh sel-sel rambut dan sel penyokong, sel rambut pada organ korti ini dihubungkan dengan bagian auditori (pendengaran) dari saraf otak VIII.

  • Vestibuli

Vestibuli adalah bagian yang terdiri dari sakula dan utrikula. Sakula dan Utrikula ini disusun oleh sel rambut yang memiliki struktur khusus, sel rambut ini disebut macula acustika. Sel rambut pada sakula tersusun secara vertikal, sedangkan pada utrikula tersusun secara horizontal. Pada sel rambut macula austica ini tersebar partikel serbuk protein kalsium karbonat (CaCO3) yang disebut otolith.

  • Kanalis Semisirkularis

Kanalis Semisirkularis adalah saluran setengah lingkarang yang terdiri dari tiga saluran semisirkularis yang tersusun menjadi satu kesatuan dengan posisi yang berbeda.  3 Saluran tersebut yaitu Kanalis Semisirkularis Horizontal, Kanalis Semisirkularis Vertikal Superior (Vertikal Atas) dan Kanalis Semirikularis Vertikal Posterior (Vertikal Belakang)

MAGNET (Pengertian, Sifat, Ciri, Macam dan Teori Magnet) atau kemagnetan

Kali ini Kita akan membahas sebuah materi pembelajaran fisika tingkat SMA/SMK yaitu tentang magnet, adapun disini kita akan membahas lengkap tentang pengertian magnet, sifat sifat magnet, Ciri ciri magnet dan macam macam magnet serta teori kemagnetan. Semoga dapat membantu

Magnet

Kali ini Kita akan membahas sebuah materi pembelajaran fisika tingkat SMA/SMK yaitu tentang magnet, adapun disini kita akan membahas lengkap tentang pengertian magnet, sifat sifat magnet, Ciri ciri magnet dan macam macam magnet serta teori kemagnetan

Pengertian Magnet

Pengertian magnet adalah suatu benda yang mampu menarik benda lain disekitarnya, yang memiliki sifat khusus. Setiap Magnet mempunyai sifat kemagnetan. Apa yang dimaksud dengan sifat kemagnetan? sifat kemagnetan adalah kemampuan benda dalam menarik benda-benda lain disekitarnya.
Adapun kata “Magnet” diambil dari nama daerah di asia yaitu Magnesia, di tempat inilah bangsa Yunani menemukan menemukan sifat magnetik dari bebatuan yang mampu menarik biji besi.

Sifat Sifat Magnet

Adapun magnet memiliki sifat sifat magnet sebagai berikut :
  • Magnet hanya dapat menarik benda tertentu yang ada disekitarnya dan atau tidak semua jenis benda bisa ditarik oleh magnet serta meski berada dalam jangkauannya.
  • Gaya Magnet dapat menembus benda.
  • Magnet mempunyai dua kutub, yakni Kutub Utara dan Kutub Selatan
  • Apabila Kutub magnet yang sejenis didekatkan satu sama lain, maka kedua kutub ini akan saling tolak menolak. Dan bila kutub yang berlainan didekatkan satu sama lain, maka mereka akan saling Tarik Menarik. Misal, kutub selatan di dekatkan dengan kutub selatan maka kedua kutub akan saling menolak. Dan bila kutub selatan didekatkan dengan kutub utara, maka keuda kutub akan saling menarik dan berdekatan.
  • Medan Magnet akan membentuk Gaya Magnet. Semakin dekat suatu benda dengan Magnet, maka medan magnetnya akan semakin rapat.
  • Sifat Kemagnetan dapat hilang atau melemah dikarenakan beberapa hal, seperti : terus menerus jatuh, terbakar, dan lainnya.

Jenis Jenis Magnet

Berdasarkan sifat kemagnetannya jenis jenis magnet secara umum terbagi menjadi dua yaitu magnetik (Faromagnetik) dan benda non magnetik :

Benda Magnetik (Faromagnetik)

Pengertian faro magnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet. Jadi, jika benda jenis ini berada dekat dengan magnet, maka magnet akan dengan mudah menariknya mendekat.

Benda Magnetik yang bukan magnet dapat diolah menjadi magnet, namun setiap benda memiliki tingkat kesulitan yang berbeda jika ingin diubah menjadi magnet. Contoh benda ini adalah besi, baja, nikel, dll.

Benda Non-Magnetik

Benda non magnetik terbagi menjadi dua jenis lagi yaitu paramagnetik dan diamagnetik:

  1. Paramagnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan lemah oleh magnet kuat, contohnya alumunium, tembaga, platina, dll.
  2. Diamagnetik adalah benda yang menolak magnet, atau benda ini tidak dapat ditarik sama sekali oleh magnet meski berada sangat dekat dengan magnet yang kuat. Contoh benda diamegnetik adalah emas, seng, merkuri, dan lainnya.

Macam Macam Magnet

Magnet memiliki berbagai macam bentuk, secara umum bentuk magnet yang diketahui ada 5 yaitu :

  • Magnet Batang, bentuknya menyerupai batang atau balok atau kubus.
  • Magnet Silinder, bentuk magnet ini menyerupai tabung panjang.
  • Magnet Jarum, bentuk magnet ini menyerupai jarum kompas dengan kedua ujung atau kutub magnetnya lebih runcing.
  • Magnet U (Magnet Ladam), magnet ini berbentuk seperti tapal kuda atau serupa dengan huruf U.
  • Magnet Cincin, magnet ini memiliki bentuk bulat menyerupai cincin.

Teori Kemagnetan

Dalam materi kemagnetan kita perlu memahami beberapa prinsip yang perlu dipahami yaitu :

  • Sebuah Magnet akan selalu tersusun atas magnet-magnet kecil yang disebut magnet elementer.
  • Pada Benda Magnetik, Magnet elementer ini tersusun secara teratur, Namun pada benda non-magnetik, magnet elementer tersusun secara acak.
  • Bahan Magnetik lunak lebih mudah dijadikan magnet karena lebih mudah untuk menyusun magnet elementer menjadi teratur
  • Bahan magnetik yang bukan magnet dapat diubah menjadi magnet dengan prinsip membuat magnet elementer menjadi teratur.
  • Apabila sebuah magnet dipotong, maka masing-masing potongan tetap memiliki kutub utara dan kutub selatan

7 Ciri & Klasifikasi Tumbuhan Lumut/Bryophyta (Lumut Hati, Daun dan Tanduk) beserta gambarnya

7 Ciri & Klasifikasi Tumbuhan Lumut/Bryophyta (Lumut Hati, Daun dan Tanduk), adalah materi pembelajaran biologi kita kali ini tentang tumbuhan lumut, adapun yang akan kita bahas disini yaitu tentang ciri ciri tumbuhan lumut dan klasifikasi tumbuhan lumut (lumut hati, lumut daun dan lumut tanduk) atau biasa kita kenal dengan nama ilmiah bryophyta. Semoga dapat membantu

Ciri Ciri Tumbuhan Lumut

Ciri Ciri yang dimiliki oleh tumbuhan lumut yaitu antara lain :
1. Berukuran kecil dan jarang mencapai 15 cm

2. Bentuknya pipih seperti pita, dan adapula seperti batang dengan daun yang kecil

3. Susunan gametangiumnya (arkegonium ataupun anteredium) mempunyai susunan yang khas, yang sering dijumpai pada tumbuhan paku (pteridophyta), terutama arkegoniumnya. Arkegonium adalah gamet betina yang berbentuk seperti botol dan mengandung sel ovum, sedangkan anteredium adalah gamet jantan tabg berbentuk bulat dan mengandung sel spermatozoid

4. Pertumbuhan pada lumut yaitu secara memanjang

5.  Batang dan daunnya memiliki susunan yang berbeda, yaitu:
+Selapis sel kulit, yang beberapa diantaranya membentuk rizoid epidermis, rizoid tampak seperti benang yang berfungsi sebagai akar dan menyerap makanan dari air dan garam mineral
+Lapisan kulit dalam tersusun atas korteks, silinder pusat yang terdiri dari sel penunjang atau parenkim yang memanjang, tidak mengandung xilem dan floem
+Silinder pusat, terdiri atas sel parenkim yang berguna untuk mengangkut ari
dan garam mineral.

6. Daunnya setebal satu lapis sel, kecuali ibu tulang daun yang lebih dari satu lapis. Sel-sel daun kecil, mengandung kloroplas yang tersusun seperti jaring dan berbentuk sempit dan memanjang

7.Sistem reproduksi bersifat metagenesis, yaitu reproduksi silih berganti antara seksual (gametofit) dan aseksual (sporofit). Reproduksi seksual membentuk gamet jantan dan betina dalam gametofit, sedangkan reproduksi aseksual dengan spora haploid terbentuk didalam sporofit

Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Klasifikasi tumbuhan lumut atau yang bernama latin bryophyta antara lain :

Lumut Hati (Hepaticopsida)

7 Ciri & Klasifikasi Tumbuhan Lumut/Bryophyta (Lumut Hati, Daun dan Tanduk), adalah materi pembelajaran biologi kita kali ini tentang tumbuhan lumut, adapun yang akan kita bahas disini yaitu tentang ciri ciri tumbuhan lumut dan klasifikasi tumbuhan lumut (lumut hati, lumut daun dan lumut tanduk) atau biasa kita kenal dengan nama ilmiah bryophyta.

Seperti namanya, tumbuhan lumut ini berbentuk hati, lumut hati merupakan tumbuhan talus dengan tubuh berbentuk lembaran, pipih, dan berlobus. Pada umumnya lumut hati tidak berdaun, misalnya Marchantia dan Lunularia. Namun, ada lumut hati yang berdaun, misalnya Jungermannia. Lumut hati tumbuh mendatar dan melekat pada substrat dengan menggunakan rizoidnya. Lumut hati banyak ditemukan di tanah yang lembap, terutama di hutan hujan tropis. Ada juga yang tumbuh di permukaan air, misalnya Ricciocarpus natans.

Pada beberapa jenis lumut hati, misalnya Marchantia dan Lunularia, gametofit memiliki stuktur khas berbentuk seperti mangkok yang disebut gemmae cup (piala tunas). Gemmae cup berfungsi sebagai alat reproduksi secara vegetatif karena di dalamnya terdapat gemmae atau tumbuhan lumut kecil yang bila terlepas dan terpelanting oleh air hujan akan tumbuh menjadi lumut baru. Selain dengan gemmae cup, reproduksi vegetatif lumut hati juga dapat dilakukan dengan cara fragmentasi (pemutusan sebagian tubuhnya).

Pada umumnya, lumut hati berumah dua, misalnya Marchantia sp. Namun, ada pula yang berumah satu. Pada lumut hati yang berumah dua, gametofit betina membentuk arkegoniofor yang di bagian ujung tangkainya terdapat struktur berbentuk cakram atau payung dengan tepi berlekuk ke dalam seperti jejari. Di bagian bawah cakram terdapat arkegonium. Arkegonium membentuk sel kelamin betina (ovum). Sementara itu, gametofit jantan membentuk anteridiofor yang di bagian ujung tangkainya terdapat struktur berbentuk cawan dengan tepi berlekuk tidak dalam. Di bagian atas cawan terdapat anteridium yang menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoid) berflagel dua. Bila spermatozoid membuahi ovum maka terbentuk zigot yang akan tumbuh menjadi sporofit. Sporofit terletak tersembunyi di bagian bawah cakram arkegoniofor. Sporofit (2n) akan membentuk sporogonium yang akan menghasilkan spora (n).

Terdapat sekitar 6.500 spesies lumut hati, antara lain Marchantia polymorpha, Ricciocarpus natans, Reboulia hemisphaerica, Pellia calycina, dan Riccardia indica.

Lumut Daun (Bryopsida)

7 Ciri & Klasifikasi Tumbuhan Lumut/Bryophyta (Lumut Hati, Daun dan Tanduk), adalah materi pembelajaran biologi kita kali ini tentang tumbuhan lumut, adapun yang akan kita bahas disini yaitu tentang ciri ciri tumbuhan lumut dan klasifikasi tumbuhan lumut (lumut hati, lumut daun dan lumut tanduk) atau biasa kita kenal dengan nama ilmiah bryophyta.

Lumut daun atau lumut sejati merupakan lumut yang sering kita jumpai karena tempat hidupnya yang lebih terbuka dibanding lumut lain, bentuknya pun lebih menarik.
Bryopsida merupakan lumut sejati. Jumlahnya paling banyak dibandingkan spesies dari dua kelas yang lain dan menutupi sekitar 3% dan permukaan daratan bumi. Lumut daun mudah ditemukan di permukaan tanah, tembok, batu-batuan, atau menempel di kulit pohon. Di atas permukaan tanah yang lembap, lumut daun tumbuh rapat, menyokong satu sama lain, dan memiliki sifat seperti busa yang memungkinkannya menyerap dan menahan air.

Tubuh lumut daun berbentuk seperti tumbuhan kecil yang tumbuh tegak. Pada umumnya tinggi lumut ini kurang dari 10 cm, namun ada pula yang mencapai 40 cm, misalnya Polytrichum commune. Bila diperhatikan dengan cermat, tubuh lumut daun merupakan kormus yang memiliki bagian akar sederhana (rizoid), batang, dan daun. Rizoid tersusun dari banyak sel (multiseluler) dan bercabang. Batang lumut daun bercabang-cabang, tetapi ada pula yang tidak bercabang. Daun berukuran kecil dan berkedudukan tersebar di sekeliling batang.

Lumut daun mengalami pergiliran keturunan antara gametofit dengan sporofit. Gametofit dewasa akan membentuk alat kelamin jantan (anteridium) yang akan menghasilkan spermatozoid, sedangkan alat kelamin betina (arkegonium) akan menghasilkan ovum. Ada yang berumah satu dan ada pula yang berumah dua. Fertilisasi ovum oleh spermatozoid akan menghasilkan zigot yang kemudian tumbuh menjadi sporofit. Sporofit membentuk sporogonium yang bentuknya bervariasi, antara lain bulat, kapsul horizontal, kapsul tegak, atau kerucut berparuh. Sporogonium memiliki sporangium yang di dalamnya terdapat banyak spora. Spora dapat tumbuh menjadi lumut daun yang baru bila jatuh pada habitat yang cocok. Selain dengan spora, lumut daun Spaghnum dapat pula bereproduksi dengan fragmentasi.

Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)

7 Ciri & Klasifikasi Tumbuhan Lumut/Bryophyta (Lumut Hati, Daun dan Tanduk), adalah materi pembelajaran biologi kita kali ini tentang tumbuhan lumut, adapun yang akan kita bahas disini yaitu tentang ciri ciri tumbuhan lumut dan klasifikasi tumbuhan lumut (lumut hati, lumut daun dan lumut tanduk) atau biasa kita kenal dengan nama ilmiah bryophyta.

Anthocerotopsida atau hornwort berbentuk seperti lumut hati, tetapi sporofitnya berbentuk kapsul memanjang seperti tanduk dan mengandung kutikula. Sporofit tumbuh dari jaringan cawan arkegonium. Setelah sporofìt masak, bagian ujungnya akan terbelah dua. Sporogonium memiliki benang-benang elater yang mengatur pengeluaran spora, dan pada kapsulnya terdapat stomata. Anteridium dan arkegonium ada yang terletak pada talus yang sama (berumah satu), ada pula yang terletak pada talus yang berbeda (berumah dua).
Lumut tanduk tumbuh di batuan atau tanah yang lembap. Terdapat sekitar 100 spesies lumut tanduk, antara lain Anthoceros punctatus, Phaeoceros laevis, Folioceros, dan Leiosporoceros.