Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran seni tingkat SMP SMA/SMK/MA kurikulum 2013 revisi yaitu tentang materi lengkap seni rupa mulai dari pengertian seni rupa, fungsi seni rupa, unsur-unsur, jenis jenis, macam macam seni rupa, bidang dan contoh seni rupa. Semoga dapat membantu
Seni Rupa
Pengertian Seni Rupa
Apa yang dimaksud dengan seni rupa?
Pengertian seni rupa adalah cabang kesenian yang membentuk sebuah karya seni dengan menggunakan media yang dapat ditangkap secara kasat mata dan juga dapat dirasakan ataupun di sentuh dengan indera peraba.
Fungsi Seni Rupa
Apa fungsi dari seni rupa? sebutkan!
secara umum, seni rupa memiliki banyak fungsi, baik bagi individu maupun kelompok atau sosial,
Fungsi seni rupa individu adalah bersifat untuk memuaskan diri sendiri. Artinya seseorang menciptakan karya seni itu hanya untuk mengekspresikan dirinya untuk memuaskan batin. Sedangkan Fungsi Seni rupa sosial dari seni merupakanyang memberikan kepuasan banyak orang, misalnya saja seni dalam bidang rekreasi yang bisa dinikmati banyak orang, seni dalam komunikasi agar bisa menarik di hadapan banyak orang, serta seni di bidang rohani.
Serta seni rupa memiliki fungsi pada aspek aspek beserta contohnya yaitu sebagai berikut:
- Untuk memenuhi kebutuhan fisik
Karna pada dasarnya manusia itu menyukai hal-hal yang indah dan juga butuh benda yang bisa dipakai. Selain berfungsi sebagai estetika seni, fungsi seni rupa terapan adalah juga pemuas kebutuhan fisik dan memberi kenyamanan.
Contohnya seni bangunan, seni furniture, seni pakaian/textile, seni kerajinan tangan, daan sebagainya.
- Untuk memenuhi kebutuhan emosional
Manusia memiliki banyak sekali perasaan, terkadang dia sedih, senang, malas, semangat dan sebagainya. Jika dia sedih dan bosan maka dia perlu hiburan, dan salah satu hiburannya adalah seni rupa karena memang seni rupa bersifat menyenangkan, dan rekreatif.
Sebagai Contoh yaitu mengalami keletihan sehingga membutuhkan rekreasi seperti teater, menonton biskop, konsert, pameran seni dll.
- Komunikasi
Karena manusia selalu berkomunikasi dengan sesamanya, dan alat komunikasi yang sering mereka gunakan yaitu bahasa, namun setiap wilayah di dunia ini bahasanya berbeda-beda, maka dibutuhkan bahasa yang universal, dan salah satu bahasa yang universal adalah seni rupa. Seni rupa termasuk bahasa universal karena mampu menembus batas-batas universal ataupun perbedaan lahiriah tiap manusia.
- Edukasi
Seni bisa memberikan informasi baik tersirat maupun tersurat membimbing dan mendidik tingkah laku kita menuju kondisi lebih baik.
Contohnya: seni pertunjukan wayang, selain juga berfungsi menghibur seni wayang juga terkandung pesan dan amanat di dalamnya.
- Agama
Seni rupa dapat berfungsi sebagai media menyampaikan pesan yang diinginkan agama untuk umatnya.
Contohnya di agama Islam ada seni kaligrafi. Selain biasanya untuk mempercantik masjid-masjid dan lainnya, kaligrafi juga beberapa tulisannya bertulis lafadz al qur’an jadi juga merupakan sarana dakwah.
Unsur Unsur Seni Rupa
Unsur seni rupa sendiri adalah elemen yang membangun perwujudan dari karya seni rupa. Meskipun suatu seni rupa sangat sederhana, akan tetapi tetap ada unsur di dalamnya.
Berikut ini adalah unsur unsur yang terkandung atau terdapat dalam seni rupa:
1. Titik
Titik adalah elemen atau unsur paling mendasar dalam seni rupa. Membuat titik bisa dilakukan dengan jarak lebar atau jarak sempit antar titik.
Titik bisa berukuran besar dan atau kecil dengan variasi warna berbeda tergantung kebutuhan atau dikenal istilahnya dengan teknik Pointilisme.
2. Garis
Garis adalah gabungan antara titik titik yang membentuk sebuah garis. Garis banyak jenis-jenisnya diantaranya lurus, pendek, panjang, lebar, horizontal, vertikal, diagonal, dan lain-lain.
Pada umumnya setiap garis tersebut memiliki makna atau kesan tersendiri, misalnya:
- Garis lurus dapat memberi kesan tegak dan keras
- Garis patah-patah terkesan kaku
- Garis lengkung berkesan lembut dan lentur
- Garis tegak melambangkan keagungan, kestabilan
- Garis spiral berkesan lentur
- Garis halus, melengkung-melengkung berirama melambangkan kelembutan kewanitaan.
- Garis miring, melambangkan akan kegoncangan, gerak, tidak stabil.
- Garis tegas, kuat, terpatah-patah mengesankan atau melangmbangkan kekuasaan.
Garis juga memiliki wujud seperti garis nyata dan garis semu.
- Garis nyata adalah garis yang dihasilkan dari coretan atau goresan lengkung
- Garis semu adalah garis yang muncul karena terdapat kesan balance pada bidang, warna atau ruang.
3. Bidang
Unsur seni rupa yang ke-3 yaitu bidang. Bidang adalah hasil bentukan dari pertemuan ujung-ujung dari beberapa garis atau bisa juga hasil dari sapuan warna. Terdiri dari sisi panjang dan lebar dengan berbagai ukuran, bidang juga bisa diamati secara langsung di setiap karya seni rupa.
Berdasarkan bentuknya bidang terdiri dari bidang geometris, bidang biomorfis (organis, bidang tidak beraturan dan bidang tidak beraturan). Di setiap bentuk bidang memiliki lebar, tinggi dan panjang dan beberapa dari bidang juga terdapat isi dan volume.
4. Bentuk
Unsur ke-4 yaitu bentuk, Bentuk adalah perwujudan nyata dari suatu karya dan terbentuk dari gabungan berbagai bidang. Bentuk dalam seni rupa dibagi menjadi dua yaitu dan shape dan form. Shape adalah bentuk yang tidak memiliki unsur penjiwaan dan hanya sekedar dilihat sifat bentuknya saja seperti ornamen, melingkar, dll. Sedangkan form tidak hanya dilihat saja tetapi juga terdapat unsur nilai di dalamnya.
Bentuk dibedakan lagi menjadi dua macam yaitu geografis dan nongeometris:
- Geografis adalah Bentuk yang dibuat dengan perhitungan seperti bentuk kubistis, contohnya kubus dan balok. Untuk bentuk silindris,
Contohnya tabung, bola dan kerucut. - Nongeometris adalah Bentuk yang meniru objek di alam, seperti manusia, hewan dan tumbuhan.
5. Ruang
Unsur ke-5 yaitu ruang, ruang adalah unsur seni rupa dari kumpulan dimensi yang terdiri dari panjang lebar dan tinggi, ruang juga memiliki dua sifat yaitu semuu dan nyata:
- Ruang bersifat semu atau tidak nyata apabila dalam seni rupa dua dimensi.
Contohnya ruangan yang terkesan dari seni rupa. - Ruang bersifat nyata dalam seni rupa tiga dimensi contohnya ruangan kamar dan ruangan patung.
6. Warna
Unsur seni rupa yang ke-6 yaitu warna. Kita telah mengetahui bahwa warna merupakan unsur seni rupa yang bisa membuat seni rupa ada kesan, ekspresif dan terasa hidup.
Warna dipelajari dengan dua teori yaitu teori warna terhadap cahaya yang terdiri dari 7 spektrum warna dan teori pigmen warna.
Berikut ini adalah teori tentang pigmen warna yang terdiri dari beberapa jenis yaitu:
- Warna primer adalah warna asli dan bukan merupakan campuran dari warna lain. Hanya ada 3 yaitu merah, kuning dan biru
- Warna sekunder adalah hasil dari 2 campuran warna primer
- Warna tersier adalah hasil dari campuran warna sekunder
- Warna analogus adalah deretan warna yang letaknya berdampingan dalam satu lingkaran warna atau berdekatan.
Contohnya deretan warna hijau ke warna kuning - Warna Komplementer adalah Warna kontras dan letaknya berseberangan yang dibentuk dalam satu lingkaran warna.
Contohnya warna merah dengan hijau, warna kuning dengan warna ungu.
7. Tekstur
Pengertian tekstur adalah sifat permukaan bidang atau benda yang bisa dilihat dan diraba. Sifatnya bisa berkesan halus, kasar, licin, kusam, dan sebagainya.
Secara umum tekstur terbagi menjadi dua yaitu nyata dan semu:
- Tekstur nyata yaitu dimana sifat permukaannya menunjukkan kesan yang sebenarnya atau rasanya sama antara dilihat dan diraba.
- Teksur semu dimana kesan permukaannya dapat berbeda antara dilihat dan diraba.
Tekstur berfungs untuk memberikan karakter dan kesan tertentu pada bidang permukaan agar bisa menghasilkan nilai estetika.
8. Gelap dan Terang
Gelap Terang adalah intensitas cahaya dengan tujuan supaya seolah-olah objek nyata atau untuk memperdalam kesan seni tersebut.
Intensitas cahaya besar maka terang,dan sebaliknya jika intensitas cahaya kecil maka gelap.
Teknik gelap terang ada 2 diantaranya chiaroscuro yang merupakan peralihan bertahap atau gradasi dan silhouette yaitu bayangan tanpa peralihan bertahap atau gradasi. Selain itu juga untuk menentukan gelap terang dengan cara memilih warna yang pas.
Jenis Jenis Seni Rupa
Jenis-jenis seni rupa dibedakan menjadi 3 macam, yaitu berdasarkan wujudnya, waktu/masanya dan terakhir berdasarkan fungsinya. Berikut penjelasan dari jenis jenis seni rupa tersebut:
A. Jenis Seni Rupa Berdasarkan Dimensinya
Seni rupa berdasarkan dimensnya ada 2 macam yaitu seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi.
- Seni Rupa Dua Dimensi atau Dwimatra adalah karya seni rupa yang terbentuk dua ukuran, yaitu panjang dan lebar dan hanya bisa dilihat dari arah depan.
Contoh seni rupa dua dimensi adalah seni lukis, seni batik, sketsa, dan seni ilustrasi. - Seni Rupa Tiga Dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki tiga unsur yaitu panjang, lebar, dan tinggi serta memiliki unsur kesan ruang, bentuk, dan volume dan bisa dilihat dari segala arah.
Contohnya bonsai, patung, seni keramik, diorama dan yang lainnya.
B. Jenis Seni Rupa Berdasarkan Masanya
Seni rupa berdasarkan masanya terbagi menjadi 3 yaitu seni rupa tradisional, modern dan kontemporer.
- Seni Rupa Tradisional adalah Seni rupa zaman dahulu yang sudah memiliki aturan dan pakem tersendiri dan bersifat statis maksudnya baik bentuk maupun gayanya tidak mengalami perubahan. Aspek seni rupa tradisional ini dipertahankan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi sampai saat ini.
- Seni Rupa Modern adalah karya seni terbaharui dari seni rupa tradisional yang mana aturan ataupun pola-pola yang ada sudah di ubah dan mengandalkan kekreatifitasan pembuat seni rupa atau bersifat individualis.
Contoh seni rupa modern diantaranya adalah lukisan, grafis, patung dan kriya. - Seni Rupa Kontemporer adalah karya seni yang muncul karena trend atau kondisi waktu dan bersifat kekinian.
C. Jenis Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya
Jenis seni rupa berdasarkan fungsinya terbagi menjadi 2 jenis yaitu seni rupa murni dan terapan
- Seni Rupa Murni adalah karya seni rupa yang dibuat hanya untuk nilai estetika dan ide saja pembuat saja, bukan untuk dipakai.
- Seni Rupa Terapan, adalah seni rupa yang lebih bertujuan untuk nilai pakai.
Contohnya keramik, poster, senjata tradisional dan lain-lain.
Bidang Bidang Seni Rupa
Seni rupa banyak sekali cabangnya, tidak hanya yang kita kenal seperti seni lukis maupun seni ukir. Berikut ini adalah rangkuman dari bidangnya:
Seni Rupa Murni
Seni lukis
Seni grafis
Seni patung
Seni instalasi
Seni pertunjukan
Seni keramik
Seni film
Seni koreografi
Seni fotografi
Desain
Arsitektur
Desain grafis
Desain komunikasi visual
Desain interior
Desain busana
Desain produk
Seni Kriya
Kursi rotan sebagai hasil karya kriya
Kriya tekstil
Kriya kayu
Kriya keramik
Kriya rotan
Kriya Logam
Kriya Kulit
Kriya Bambu



