KLASIFIKASI KELAS MAMALIA; Pengertian, Peranan, Ciri, Reproduksi, Struktur Tubuh, Sistim Organ dan Contoh Mamalia LENGKAP

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK/MA kurikulum 2013, adapun yang akan kita bahas yaitu tentang klasifikasi kelas mamalia, pengertian, peranan, ciri ciri kelas mamalia, reproduksi, struktur tubuh hewan mamalia, Sistem organ dan contoh mamalia. Semoga dapat membantu

Klasifikasi Kelas Mamalia

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran biologi tingkat SMA/SMK/MA kurikulum 2013, adapun yang akan kita bahas yaitu tentang klasifikasi kelas mamalia, pengertian, peranan, ciri ciri kelas mamalia, reproduksi, struktur tubuh hewan mamalia, Sistem organ dan contoh mamalia.

Pengertian Mamalia

Pengertian hewan mamalia adalah hewan yang menyusui anaknya. Umumnya mamalia ini berkembang biak dengan melahirkan, dan tubuhnya tertutupi oleh rambut. Mamalia merupakan kelas tertinggi dalam taksa hewan, bayangkan saja, ia dapat hidup diberbagai tipe habitat dibelahan bumi, mulai dari kutub khatulistiwa, dari dasar laut sampai hutan lebat dan gurun pasir.

Peranan Mamalia

Mamalia memiliki peranan besar bagi kehidupan manusia dan juga pada ekosistem itu sendiri, namun tidak luput dari hal tersebut, mamalia juga memiliki peran yang merigukan, berikut ini adalah peranan peranan mamalia :

Peranan Mamalia Bagi Kehidupan Manusia

Berikut ini adalah peranan mamalia yang menguntungkan dalam kehidupan manusia sehari hari :
  • Dikonsumsi sebagai sumber protein, misalnya susu dan daging, contohnya sapi, kambing, dan kuda.
  • Sebagai hiburan, misalnya dilatih untuk bermain sirkus, contohnya kuda, harimau, singa, lumba-lumba, dan gajah.
  • Untuk alat transportasi, contohnya kuda penarik sado, sapi penarik gerobak, dan unta.
  • Membajak tanah sawah, contohnya kerbau.
  • Bahan industri kulit, contohnya kulit sapi dan kambing.
  • Barang kerajinan, contohnya tanduk untuk membuat sendok, sisir, tusuk konde, dan gantungan kunci.
  • Bahan wol, misalnya domba.
  • Penjaga rumah dan pelacak jejak, contohnya anjing.
  • Memberantas serangga (nyamuk), contohnya kelelawar.
Berikut ini adalah peranan hewan mamalia yang merugikan manusia :
  • Penyebar kuman penyakit, contohnya penyakit pes yang dibawa tikus dan rabies yang dibawa anjing yang terinfeksi virus rabies.
  • Pemakan buah-buahan kebun, contohnya kalong.
  • Perusak lahan pertanian, contohnya babi liar.

Peranan Mamalia dalam Ekosistem

Mamalia memiliki peran penting dalam jaring makanan dari hampir setiap ekosistem. Mamalia adalah anggota penting dari rantai makanan dan jaring makanan, sebagai pemakan rumput dan predator.
Mamalia juga berinteraksi dengan spesies lain dalam banyak hubungan simbiosis. Misalnya, kelelawar telah menjalin hubungan yang saling menguntungkan dengan tanaman. Kelelawar pemakan Nektarmenerima kelezatan dari setiap bunga, dan, sebagai imbalannya, mereka membantu penyerbukan bunga. Itu berarti mereka mentransfer serbuk sari dari satu bunga ke bunga yang lain, yang memungkinkan tanaman untuk mereproduksi. Mamalia penyerbuk Non-terbang termasuk marsupial, primata, dan hewan pengerat. Dalam kebanyakan kasus, hewan-hewan ini mengunjungi bunga untuk makan nektar mereka, dan berakhir dengan serbuk sari menempel di tubuh mereka. Ketika hewan mengunjungi bunga lain untuk makan nektar, serbuk sari tersebut dipindahkan ke bunga itu.
Kelelawar pemakan Buah(Gambar dibawah) juga menerima makanan dari tumbuh-tumbuhan. Sebagai imbalannya, mereka membantu tanaman ini menyebar benih mereka. Ketika kelelawar mengkonsumsi buah, mereka juga mengkonsumsi biji dalam buah. Kemudian mereka membawa benih dalam usus mereka ke lokasi yang jauh-jauh.

Ciri Ciri Mamalia

Berikut ini adalah beberapa ciri ciri mamalia :
  • Ciri utamanya adalah mempunyai kelenjar susu (glandula mammae) yang berfungsi untuk menyusui anaknya yang baru lahir.
  • Tubuhnya umumnya ditutupi oleh rambut
  • Rahangnya umumnya dilengkapi dengan gigi.
  • Kulitnya dilengkapi dengan berbagai macam kelenjar
  • Mammalia memiliki tungkai yang sesuai untuk berjalan, memanjat, menggali, berenang, dan terbang. 
  • Jarinya dilengkapi cakar, kuku atau teracak. 
  • Perkembangbiakan dengan beranak atau melahirkan (vivipar) dan bertelur (ovipar).
    Ordo Monotremata merupakan satu-satunya Mamalia yang berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Contoh Ordo Monotremata yang terkenal adalah Platypus sp. dari Australia, yang hidupnya di sungai. Sedangkan contoh dari Indonesia adalah nokdiak atau landak irian (Zaglossus bruijni).
Dari ciri-ciri yang telah disebutkan diatas, ciri ciri tersebut telah menunjukkan bahwa Mamalia merupakan kelas yang paling maju di antara kelas-kelas yang lain dari filum animalia.

Klasifikasi Mamalia

Mamalia dibagi menjadi beberapa ordo, namun berikut ini akan saya jelaskan 5 ordo dari mamalia, yaitu:
  • Ordo Marsupialia
    Ciri khasnya yaitu pada mamalia betina memiliki kantung dibagian depannya. Contohnya seperti kanguru, kuskus, dan koala.
  • Ordo chiroptera
    Mamalia ini dapat terbang dikarenakan memiliki membran interdigital diantara kaki depan dan belakang. Ukuran kaki belakang lebih kecil. Hewan ini mencari makan dimalam hari. Contohnya seperti kelelawar
  • Ordo Primata
    Mamalia yang termasuk di ordo ini adalah mamalia yang termasuk herbivora, karnivora, ataupun omnivora. Jari pada bagian tangannya dapat lebih besar yang memudahkan untuk ia memanjat. Contohnya seperti kera, monyet, orang utan, dan manusia
  • Ordo Rodentia
    Ciri khususnya adalah tidak memiliki gigi taring untuk mengoyak makanan. Ia dapat hidup di segala habitat. Contohnya seperti tupai, tikus, landak, dan mencit.
  • Ordo Proboscidea
    Yang termasuk ordo ini adalah semua jenis gajah yang ada di dunia. Contohnya seperti gajah Afrika, gajah India, dan juga gajah yang terdapat di Indonesia

Reproduksi Mamalia

Semua hewan kelas mamalia melakukan reproduksi dengan seksual. Sebagian besar perkembangan embrio terjadi di dalam tubuh mamalia betina kecuali pada kelompok monotremata yang hanya terdiri pada satu spesies platypus yang hanya satu-satunya mamalia yang bertelur.
Didalam tubuh induk betina embrio berkembang dengan masuk ke dalam lapisan dinding endometrium melalui proses implitasi . Embrio mendapatkan asupan gizi di dapatkan dari tubuh induk betina melalui plastena dan embrio juga terlindung dari gunjangan karena embrio di lindungi oleh selaput ekstra embrionik.
Perkembangan embrio di dalam tubuh induk betina bervariasi pada kelompok marsupialis ( kangguru dan walabi ) memili kantung yang berfungsi sebagai tempat perkembangan lanjutan karena embrio di lahirkan masih muda . Mamalia di lengkapi dengan kelenjar susu yang berfungsi untuk memberi nutrisi saat bayi di lahirkan sampai waktu tertentu.

Struktur Tubuh Mamalia

Struktur tubuh atau anatomi pada mamalia umumnya sama dengan anatomi pada manusia. Begitu juga dengan fungsi fisiologis tubuhnya. Struktur mamalia terdiri dari caput (kepala), cervical (leher), corpus (badan), cauda (ekor) :

1. Kepala
Kepala pada mamalia terbentuk oleh tulang tengkorak. Pada kepala terdapat banyak organ pengindera seperti mata, telinga, hidung, dan lidah. Organ pengindera ini berhubungan langsung dengan otak. Yang mana terdapat sinyal sensoris (perasa) dari organ ke otak, dan sinyal motoris (pergerakan) dari otak ke organ.
2. Leher
Leher adalah tempat berlalunya saluran pernafasan, yaitu disebut dengan trakea. Trakea hanya tempat berlalu udara yang berawal dari hidung hingga sampai ke paru-paru nantinya. Di leher juga terdapat tempat berlalunya makanan yang disebut dengan esofagus. Esofagus akan bermuara ke dalam lambung untuk penyaluran makanan.
Di bagian belakang tulang leher merupakan tempat berlalunya saraf saraf penting. saraf ini akan mempersarafi otot-otot pernafasan, sehingga ketika terjadinya gangguan pada tulang belakang di leher, seseorang dapat meninggal diakibatkan oleh terjadinya gangguan pada saraf  pernafasannya.
3. Badan
Corpus mamalia terdapat organ organ penting seperti paru-paru, jantung, lambung, ginjal, juga glandula mammae yaitu tempat mamalia menyusui. Corpus mamalia dibentuk oleh tulang rusuk yang juga melindungi organ-organ penting di dalamnya. Ketika mamalia mengalami fertilisasi internal dan kemudian hamil. Uterus (rahim) yang berisi calon bayi akan memenuhi lebih dari setengah luas corpusnya.
4. Ekor
Struktur pembentuk tubuh mamalia lainnya adalah ekor. Pada mamalia yang memiliki dua kaki, biasanya hanya terdapat tulang ekor. Akan tetapi pada mamalia yang memiliki empat kaki, ekor akan tampak nyata seperti pada kuda, kucing, dan harimau.

Sistem Organ Mamalia

Berikut inilah sistim organ pada mamalia :
1. Sistem Pencernaan Pada Mamalia
Terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Saluran pencernaan dimulai dari rongga mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan yang terakhir adalah anus.
Kelenjar pencernaan adalah organ yang mempermudah proses pencernaan. Contohnya seperti hati yang menghasilkan enzim yang menghasilkan asam empedu, kemudian di alirkan ke kantong empedu. Asam empedu ini akan membantu pencernaan lemak
Lalu kelenjar saliva akan menghasilkan enzim amilase yang membuat karbohidrat yang di konsumsi akan terurai menjadi. Dilambung juga terdapat larutan asam yang berfungsi untuk melarutkan makanan yang masuk, juga sebagai pertahanan tubuh ketika terdapat mikroorganisme atau benda asing penyebab infeksi di dalam makanan.
2. Sisten Ekskresi Pada Mamalia
Sistem pengeluaran ini di atur oleh ginjal, yang fungsinya mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit. Yang mana ketika air masuk kedalam tubuh, ginjal akan menyaringnya, kemudian mengalirkannya bersama zat-zat pembuangan lainnya seperti urea melewati ureter, kemudian tersimpan sementara di vesica urinaria. Kemudian ketika seseorang berkemih, vesica urinaria akan terbuka dan air di dalam nya mengalir ke dalam saluran uretra yang pada akhirnya air seni tersebut keluar dari tubuh.
3. Sistem Pernafasan Pada Mamalia
Saluran pernafasan terdiri dari hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiulus, dan yang terakhir adalah alveolus. Di dalam saluran pernafasan ini terdapat mekanisme pertahanan tubuh yang mana ketika masuk mikroorganisme maupun benda asing yang melewati saluran ini, akan terjadi nya reflex dari tubuh untuk mengeluarkannya, seperti bersin dan batuk.
Oksigen yang dihirup akan sampai pada paru-paru kemudian dibawa oleh hemoglobin di dalam darah hingga sampai ke seluruh sel dan organ ditubuh. Kemudian karbon dioksida dibawa kembali melalui darah dan sampai di paru-paru. Pada akhirnya juga akan dikeluarkan dari tubuh melalui hidung.
4. Sistem Peredaran Darah Pada Mamalia
Darah akan dipompa oleh jantung. Jantung pada mamalia memiliki empat ruang, yaitu atrium kanan dan kiri, dan ventrikel kanan dan kiri. Darah miskin oksigen masuk melalui vena kedalam atrium kanan, kemudian dilanjutkan ke dalam ventrikel kanan. Ventrikel kanan memompa darah tersebut sampai ke paru-paru, sehingga darah tersebutn yang mengandung hemoglobin didalamnya dapat membawa oksigen sampai di seluruh tubuh. Kemudian darah tersebut masuk ke atrium kiri, kemudian ke ventrikel kiri, dan darah tersebut keluar dari aorta (arteri terbesar) dan dialirkan ke seluruh tubuh.

Tinggalkan komentar