RANGKUMAN KEBUGARAN JASMANI (Sejarah Singkat, Pengertian, Tujuan, Manfaat, Fungsi, Komponen, Unsur unsur, Prinsip dan Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani) Lengkap

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang kebugaran jasmani, adapun disini kita akan bahas lengkap tentang Sejarah Singkat kebugaran jasmani, Pengertian kebugaran jasmani, Tujuan, Manfaat, Fungsi, Komponen dan penjelasannya, Unsur unsur, Prinsip prinsip dan Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani. Semoga dapat membantu

Kebugaran Jasmani

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang kebugaran jasmani, adapun disini kita akan bahas lengkap tentang Sejarah Singkat kebugaran jasmani, Pengertian kebugaran jasmani, Tujuan, Manfaat, Fungsi, Komponen dan penjelasannya, Unsur unsur, Prinsip prinsip dan Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani.

Sejarah Singkat Kebugaran Jasmani

Sejarah Kebugaran Jasmani
Istilah pendidikan jasmani telah dikenal pada tahun 1950-an di Indonesia, cukup lama menghilang dari wacana, terutama sejak tahun 1960-an, tatkala istilah itu diganti dengan istilah olahraga. Dampak dari perubahan tersebut sangat luas dan mendalam, terutama terhadap struktur dan isi kurikulum di semua jenjang pendidikan sekolah. Kesalahpahaman juga terjadi terhadap makna kedua istilah itu, karena hamper selalu hanya dikaitkan dengan kepentingan pembinaan fisik, seperti tujuan berprestasi atau sebatas pencapaian derajat kebugaran jasmani.Konsep dasar pendidikan jasmani dapat di pandang dari 3 (tiga) aspek yakni sejarah, pandangan filsafat, dan bukti-bukti ilmiah. Upaya pembaharuan pendidikan jasmani, yang terpayungi dalam kerangka system pendidikan nasional, berlangsung dalam sebuah bentangan pergulatan antara dorongan untuk berubah dalam kesinambungan. Kebijakan publik dalam pembinaan olahraga, yang tercermin dalam kepentingan nasional, berupa prestise dan kebanggaan nasional untuk membangun percaya diri bangsa selama era pemerintahan Bung Karno dalam kerangka atau selama era dalam pemerintahan Soeharto selama 32 tahun terakhir, sangat kuat mempengaruhi arah, isi dan pengelolaan olahraga pada umumnya dan pendidikan jasmani pada khususnya.
Pasang surut keolahragaan nasional, yang telah merasuki kehidupan bangsa Indonesia sejak pra kemerdekaan, memang banyak dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan faktor politik.
Namun kelebihan dan kekurangan kebijakan pemerintah yang diluncurkan merupakan respons nyata yang diposisikan bapak bangsa dan pemerintah untuk menjawab tantangan zaman pada masa itu. Untuk menjawab tantangan berupa gerak perubahan dinamik yang dibangkitkan oleh globalisasi yang menempatkan pembangunan modal manusia dan modal social dalam kedudukan strategis, maka arah pembaharuan pendidikan jasmani adalah untuk mendukung pembaharuan pendidikan pada umumnya. Konsep pendidikan jasmani erat kaitannya dengan pendidikan rekreasi, dan pendidikan kesehatan, yang menghasilkan bidang studi Penjaskes, perpaduan antara pendidikan jasmani dan pendidikan kesehatan dengan titik persamaan dalam tujuan terbentuknya gaya hidup aktif sepanjang hayat untuk mencapai kesehatan. Meskipun demikian pebelajaran Penjaskes menjadi tidak menentu dalam hal substansi dan tujuan, persaingan dalam alokasi bagi penyampaian substansi dan akhirnya menggiring guru-guru hanya sekedar menyampaikan informasi dan bahkan pengetahuan yang tidak fungsional atau teori sebagai ganti kegiatan praktik. Masalah lainnya terjadi pada evaluasi yang hanya samapai pada pengukuran kemampuan kognitif paling rendah. Pengajaran terpadu tidak mampu diterapkan oleh guru-guru penjas mengaktualisasi konsep Penjaskes tersebut. Pendidikan jasmani pada hakekatnya merupakan proses pendidikan melalui aktivitas jasmani sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan yang ingin diharapkan bersifat menyeluruh, meliputi aspek fisik, intelektual, emosional, sosial dan moral. Begitu dekat pula tujuannya untuk pembinaan kesehatan dan kesadaran tentang lingkungan hidup. Dari sejarah tersebut, aktivitas jasmani seperti dalam bentuk kegiatan bermain merupakan alat utama pendidikan. Para pendidik dan filosof percaya bahwa kegiatan itu sangat efektif untuk menumbuhkembangkan keseluruhan potensi peserta didik. Konsep ini telah dirintis penerapannya melalui UU pendidikan tahun 1950-an, yang kemudian sempat luntur akibat perubahan kebijakan. Kini kita berusaha untuk kembali ke asal, memposisikan pendidikan jasmani sebagai alat pendidikan yang dapat diandalkan.

Pengertian Kebugaran Jasmani

Pengertian Kebugaran Jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan kerja atau aktivitas, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan. Kebugaran jasmani adalah kondisi jasmani yang berkaitan dengan kemampuan dan kesanggupan dalam melaksanakan pekerjaan secara optimal dan efisien.

Fungsi Kebugaran Jasmani

Berikut dibawah ini adalah 5 fungsi kebugaran jasmani :
1. Hasilnya bisa digunakan sebagai acuan seseorang untuk meningkatkan kebugaran jasmani nya.
2. Berguna untuk menilai kemampuan fisik seseorang.
3. Untuk mengukur kemampuan seseorang dalam jasmani nya.
4. Untuk mengetahui sejauh mana kondisi atau perkembangan kebugaran jasmani seseorang tersebut.
5. Bahan untuk memberikan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran jasmani.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Adapun berikut ini adalah manfaat manfaat kebugaran jasmani :
1. Peningkatan dalam kemampuan sistem sirkulasi dan kerja jantung sehingga mencegah penyakit jantung.
2. Peningkatan dalam kekuatan, stamina, kecepatan dan lain-lain komponen kondisi fisik.
3. Ekonomi gerakan yang lebih baik pada waktu latihan.
4. Pemulihan yang lebih cepat dalam organ-organ tubuh setelah latihan.
5. Menurunkan berat badan dan mencegah obesitas.
6. Mencegah dan mengatur penyakit diabetes.
7. Menurunkan tekanan darah.
8. Meningkatkan kualitas hormon
9. Memberi banyak energi

Komponen Komponen Kebugaran Jasmani

Adapun 10 Komponen komponen dalam kebugaran jasmani adalah :
1. Kekuatan adalah kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja. Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit. Kita dapat melatih kekuatan otot lengan dengan latihan angkat beban, jika beban tersebut hanya dapat diangkat 8-12 kali saja.
2. Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, paru-paru, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara terus menerus. Dengan kata lain berhubungan dengan sistem aerobik dalam proses pemenuhan energinya.
3. Daya otot adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu sepemdek-pendeknya. Dengan kata lain berhubungan dengan sistem anaerobik dalam proses pemenuhan energinya. Daya otot dapat disebut juga daya ledak otot (explosive power).
4. Kecepatan merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dengan waktu sesingkat-singkatnya. Kecepatan sangat dibutuhkan dalam olahraga yang sangat mengandalkan kecepatan, seperti lari pendek 100 m dan lari pendek 200 m
5. Daya lentur adalah efektifitas seseorang dalam menyesuaikan diri untuk segala aktifitas dengan penguluran tubuh yang luas.
6. Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi di area tertentu, dari depan ke belakang, dari kiri ke kanan atau dari samping ke depan. Olahraga yang sangat mengandalkan kelincahan misalnya bulu tangkis.
7. Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda ke dalam pola gerakan tunggal secara efektif.
8. Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mengendalikan organ-organ syaraf otot sehingga dapat mengendalikan gerakan-gerakan dengan baik dan benar. Senam merupakan salah satu cabang olahraga yang sangan mengandalkan kesimbangan. 
9. Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran. Sepak bola dan bola basket merupakan olahraga yang membutuhkan ketepatan yang baik untuk memasukkan bola ke gawang dengan kaki dan memasukkan bola kek keranjang dengan tangan.
10. Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera.
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang kebugaran jasmani, adapun disini kita akan bahas lengkap tentang Sejarah Singkat kebugaran jasmani, Pengertian kebugaran jasmani, Tujuan, Manfaat, Fungsi, Komponen dan penjelasannya, Unsur unsur, Prinsip prinsip dan Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani.

Prinsip Prinsip Kebugaran Jasmani

Latihan adalah proses yang sistematis yang harus menganut prinsip-prinsip latihan tertentu sehingga organisasi dan mekanisme neuro-physiological atlet akan bertambah baik. Program latihan harus disusun berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:
  • Prinsip Over load adalah suatu prinsip latihan dengan pembebanan dalam latihan harus meebihi ambang rangsangan terhadap fungsi fisiologi yang dilatih. Dalam melakukan latihan, porsi latihan harus bervariasi, hari-hari latihan berat dan harus diselingi pula dengan hari-hari latihan ringan.
  • Prinsip Konsistensi adalah kemauan untuk melakukan latihan dalam waktu yang cukup lama. Untuk mencapai kondisi fisik yang baik diperlukan latihan setidak-tidaknya tiga kali seminggu. latihan sekali seminggu tidak akan meningkatkan kualitas fisik, sedangkan latihan dua kali per minggu  hanya menghasilkan peningkatan kecil. Sebaliknya, latihan 5 – 6 kali per minggu tidak disarankan karena dapat mengakibatkan kerusakan fungsi organ-organ tubuh.
  • Prinsip Spesifikasi, Latihan yang spesifik akan meningkatkan efek biologis dan menimbulkan adaptasi atau penyesuaian dalam tubuh. Konsep spesifikasi diperkuat dengan fakta-fakta biomekanik dan tiap-tiap bentuk atau tipe latihan mempunyai sumber energi dan kebutuhan oksigen yang berbeda-beda. Yang menentukan spesifikasi adalah; (1) macam atau bentuk latihan, (2) ukuran atau pertimbangan yang berbeda-beda, dan (3) waktu latihan.
  • Prinsip Progresif, Latihan secara progresif adalah suatu latihan pembebanan yang diberikan pada seorang atlet harus ditingkatkan secara berangsur-angsur disesuaikan kemajuan dan kemampuan atlet. Beban latihan yang ditingkatkan dalam waktu singkat malah bisa mempersulit proses adaptasi fisiologis dan dapat menyebabkan terjadinya kerusakan fisik.
  • Prinsip Individualitas, Sebenarnya tidak ada program latihan yang langsung cocol bagi semua atlet. Tiap-tiap latihan harus dibuat yang cicik bagi individu karena tidak ada dua orang yang persis sama. Untuk memberi hasil yang optimal dalam prinsip individual, perlu diperhatikan: (1) respon terhadap latihan, (2) pembebanan latihan, dan (3) kemampuan penyesuaian diri.
  • Prinsip Tahan Latihan, Respon peserta terhadap latihan dipengaruhi oleh tahap latihan. Peserta pemula sebaiknya dimulai dengan dosis beban latihan sedang, semakin lama berlatih dosisnya semakin meningkat. Pada tingkatan untuk mencapai kesegaran jasmani yang baik perlu dosis yang cukup berat.
  • Prinsip Periodisasi, Periodisasi adalah program jangka pendek dengan berjangka dan bertahap (periode). Jangka waktu program jangka pendek harus dibuat bertahap sepanjang tahun. Bentuk-bentuk latihan dan komponen-komponen yang diberikan dalam latihan harus menurut tingkat dan jenjang yang bertahap (periode) dalam program latihan.
  • Prinsip Kestabilan, Pada saat awal tahun secara teratur dalam organisasi prestasi, prestasi dapat meningkat cepat. Namun, setelah mencapai tingkatan prestasi tertentu, terasa bahwa prestasi sulit meningkat lagi.

RANGKUMAN SEPAK BOLA (Pengertian, Sejarah Singkat, Teknik Dasar, Ukuran Lapangan, Peraturan, dan Pemain Sepak Bola)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pelajarang penjaskes / olahraga yaitu mengenai permainan sepak bola, adapun yang akan kita bahas secara rangkum tentang pengertian sepak bola, sejarah singkat sepak bola di dunia dan di indonesia, teknik dasar dan cara melakukannya, ukuran lapangan, pemain dan peraturan sepak bola. Semoga dapat membantu

Permainan Sepak Bola

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pelajarang penjaskes / olahraga yaitu mengenai permainan sepak bola, adapun yang akan kita bahas secara rangkum tentang pengertian sepak bola, sejarah singkat sepak bola di dunia dan di indonesia, teknik dasar dan cara melakukannya, ukuran lapangan, pemain dan peraturan sepak bola

Pengertian Sepak bola

Pengertian sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan beberapa pemain cadangan.
Sepak Bola berasal dari dua kata yaitu “Sepak”dan “Bola”. Sepak artinya menendang (menggunakan kaki) sedangkan “bola” adalah alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya.
Tujuan dari permainan sepak bola adalah memasukan bola ke gawang lawan sebanyak banyaknya. Tim yang berhasil mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan menjadi pemenangnya.

Sejarah Singkat Sepak Bola Di dunia dan Di Indonesia

Sejarah permainan sepak bola dimulai di Tiongkok dari abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi.
Di masa Dinasti Han tersebut, para warga memainkan permainan ini dengan cara menggiring bola yang terbuat dari kulit ke jaring kecil dengan cara menendangnya.
Permainan yang serupa dengan ini juga dimainkan di Jepang dengan nama Kemari. Selain itu, di Italia, permainan menggiring dan menendang bola juga disenangi oleh masyarakatnya, terutama sejak abad ke-16.
Sejak ditetapkannya peraturan-peraturan dasar di Inggris, permainan sepak bola modern mulai berkembang dan menjadi begitu digemari oleh berbagai kalangan.
Dalam beberapa pertandingan, permainan sepak bola menimbulkan banyaknya terjadi kekerasan selama kompetisi berlangsung, sehingga akhirnya pada tahun 1365 Raja Edward III memutuskan untuk melarang permainan sepak bola dimainkan. Hal ini juga mendapat dukungan dari Raja James I dari Skotlandia.
Di tahun 1815, terjadilah sebuah perrkembangan yang berar, sehingga menyebabkan permainan sepak bola menjadi olahraga yang terkenal di lingkungan sekolah dan universitas.
Kelahiran dari sepak bola modern terjadi pada tahun 1863 di Freemasons Tavern saat sekolah dan klub berkumpul dan membuat rumusan peraturan baku untuk diterapkan dalam permainan sepak bola.
Bersamaan dengan hal tersebut, terjadilah pemisahan yang jelas antara sepak bola (soccer) dengan olahraga rugby.
Pada tahun 1869, menggunakan tangan untuk membawa bola mulai tidak diperbolehkan dalam permainan sepak bola.
Selama tahun 1800-an, olahraga sepak bola tersebut disebarkan oleh para pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.
Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia, yaitu FIFA dibentuk dan di awal tahun 1900-an, berbagai pertandingan diselenggarakan di berbagai negara.

Teknik Dasar Sepak Bola

Teknik dasar sepak bola terdiri dari teknik menendang, menggiring, menghentikan dan menyundul bola, berikut penjelasannya

Teknik menendang bola

Teknik menendang bola yaitu teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik menendang bola di bagi menjadi 3 bagian, yakni sebagai berikut.

1. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.

Berikut ini langkah-langkah untuk menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, yaitu sebagai berikut:
– Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
-Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis pergelangan kaki diputar ke arah luar.
-Selanjutnya tendang bola dengan sentuhan kaki bagian dalam, seperti pada gambar dibawah ini
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pelajarang penjaskes / olahraga yaitu mengenai permainan sepak bola, adapun yang akan kita bahas secara rangkum tentang pengertian sepak bola, sejarah singkat sepak bola di dunia dan di indonesia, teknik dasar dan cara melakukannya, ukuran lapangan, pemain dan peraturan sepak bola.

2. Teknik Menendang Bola dengan Kaki Bagian Punggung kaki

Berikut ini teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung adalah sebagai berikut.
-Sikap badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
– Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayunka ke depan sehingga mengenai bola tepat pada punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola berada ditengah-tengah.
– Selanjutnya gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pelajarang penjaskes / olahraga yaitu mengenai permainan sepak bola, adapun yang akan kita bahas secara rangkum tentang pengertian sepak bola, sejarah singkat sepak bola di dunia dan di indonesia, teknik dasar dan cara melakukannya, ukuran lapangan, pemain dan peraturan sepak bola

3. Teknik Menendang Bola dengan Kaki Bagian Luar

Berikut ini teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar adalah sebagai berikut:
– Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
– Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah dalam.
– Selanjutnya tentang bola dengan sentuhan kaki bagian luar
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pelajarang penjaskes / olahraga yaitu mengenai permainan sepak bola, adapun yang akan kita bahas secara rangkum tentang pengertian sepak bola, sejarah singkat sepak bola di dunia dan di indonesia, teknik dasar dan cara melakukannya, ukuran lapangan, pemain dan peraturan sepak bola

Teknik Menggiring Bola

Menggiring bola adalah mendorong bola atau menentang bola ke depan secara pelan dengan variasi ke samping sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain.
Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian.

Teknik Menghentikan Bola

Teknik menghentikan bola yaitu sikap dan gerakan untuk menahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita. Berikut ini beberapa macam teknik menghentikan bola yakni :
– Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
– Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian luar.
– Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian punggung.
– Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian telapak/sol sepatu.
– Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian paha.
– Teknik menghentikan bola menggunakan dada dan perut.

Teknik Menyundul Bola

Menyundul bola yaitu gerakan mendorong bola menggunakan kepala khususnya bagian dahi, gerakan ini dilakukan jika bola berada di udara atau melayang.

Ukuran Lapangan Sepak Bola

Ukuran lapangan yang digunakan untuk pertandingan internasional dewasa, memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter. Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.

Di bagian depan dari gawang terdapat area penalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang. Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan penalti atau tidak.

Peraturan Permainan Sepak Bola

berikut adalah salah satu peraturan permainan sepak bola:
peraturan Gawang
Tinggi gawang = 2,44 m
Lebar gawang = 7,32 m

peraturan bola Bola
Bahan bola = kulit
Bentuk bola = bulat
Berat bola = 396 – 453 gram
Keliling lingkaran bola = 68 – 71 cm
Untuk lebih lengkap mengenai peraturan permainan sepak bola dapat dibaca disini

PERATURAN PERMAINAN SEPAK BOLA SINGKAT LENGKAP TERBARU (Ukuran Lapang, Bola, Gawang, Offside,Corner Kick, Pelanggaran, Penalti, Perwasitan Dan Lain-lain.)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes atau olahraga yaitu dari cabang permainan sepak bola, adapun yang akan kita bahas disini adalah peraturan peraturan dalam permainan sepak bola lengkap dan terbaru mulai dari ukuran lapangan, bola, gawang, wasit, aksesoris, pergantian pemain, pelanggaran, offside, tendangan bebas, dan peraturan lainnya. Semoga dapat membantu

Peraturan Peraturan Permainan Sepak Bola Lengkap

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes atau olahraga yaitu dari cabang permainan sepak bola, adapun yang akan kita bahas disini adalah peraturan peraturan dalam permainan sepak bola lengkap dan terbaru mulai dari ukuran lapangan, bola, gawang, wasit, aksesoris, pergantian pemain, pelanggaran, offside, tendangan bebas,kartu merah kartu kuning, lemparan kedalam, pelanggaran dan peraturan lainnya.

Peraturan Lapangan

Ukuran Lapangan permainan sepak bola secara umum adalah:
Panjang lapangan =100 – 110 m
Lebar lapangan = 64 – 75 m
Luas daerah gawang = 18,35 x 5,5 m
Jari-jari lingkaran tengah = 9,15 m
Daerah hukuman pinalti = 40,39 x 16,5 m
Jarak titik hukuman dengan garis gawang = 11 m

Baca Juga: Rangkuman Tenis Meja

Gawang

Ukuran Tinggi dan Lebar Gawang
Tinggi gawang = 2,44 m
Lebar gawang = 7,32 m

Bola

Ukuran Bola yang digunakan dalam permainan sepak bola :
Bahan bola = kulit
Bentuk bola = bulat
Berat bola = 396 – 453 gram
Keliling lingkaran bola = 68 – 71 cm

Peraturan Sebelum dimulainya Pertandingan

Sebelum pertandingan dimulai, pemain harus berjabat tangan antar sesama pemain atau lawan dan berbaris ke arah penonton.Wasit membawa koin logam dan kapten setiap tim akan memilih sisi koin logam, kemudian wasit melempar koin logam, dan pilihan sisi koin logam yang sesuai oleh kapten bisa memilih bola awal atau gawang,

Jumlah Pemain yang Ikut serta dalam permainan

Terdapat 2 tim dan masing-masing tim terdiri 11 orang Pemain utama (salah satunya penjaga gawang). Jika pemain tim kurang dari 7 atau 4 pemain terkena kartu merah dan keluar maka tim tersebut dianggap kalah.
dan Terdiri dari beberapa pemain cadangan.

Pemimpin Tim (Captain)

Setiap team diharuskan memiliki seorang kapten (captain),  dengan tujuan apabila ada masalah dengan tim maka captain yang akan berdiskusi dengan wasit.

Peraturan dalam hal aksesoris

Dalam Hal aksesoris termasuk diantaranya, Jersey, Kaos Kaki, Sarung Tanga, Penurup kepala dan aksesoris aksesoris yang dilarang digunakan dalam pertandigan, berikut penjelasannya :

1.Jersey

Dalam satu pertandingan kedua tim tidak diperbolehkan memakai jersey satu warna. Setiap tim harus mempunyai identitas berbeda, setiap tim harus mempunyai 2 warna jersey. 1 untuk pertandingan rumah (Home) dan satu lagi untuk laga tandang (Away).

2. Kaos Kaki

dalam pertandingan resmi sepak bola warna kaos kaki harus sama. Kaos kaki juga bertujuan untuk melindungi tulang kering dan mencegah cidera.

3. Sarung Tangan

Sarung tangan hanya boleh dipakai goal kiper (penjaga gawang) untuk mempermudah dalam menangkap bola dan melindungi tangan dari tendangan bola yang keras. Pemain lain juga diperbolehkan memakainya tetapi ketika berada di tempat dingin atau bersalju.

4. Penutup Kepala

Penutup Kelapa hanya boleh digunakan bagi pemain yang mengalami cidera.

Wasit

Wasit berperan memegang penuh jalannya pertandingan dan memberi keputusan apabila pemain melanggar peraturan yang dilakukan dan berhak memberi hukuman. Wasit utama dibantu dengan 2 asisten wasit.

Baca Juga: Rangkuman Tolat Peluru

Asisten Wasit

Asisten wasit disebut linesman. Memberitahukan kepada wasit utama apabila terjadi offside dengan tanda bendera dan mengawasi apabila terjadi throw in dan tendangan sudut. serta memberi bantuan lainnya kepada wasit utama

Peraturan Waktu dalam permainan sepak bola

Permainan dilakukan selamat 90 menit dan dibagi menjadi 2 babak, setiap babak mempunyai waktu 45. (2x45menit) Dengan waktu istirahat tidak lebih dari 15 menit.
Apabila 90 menit itu habis dan pertandingan membutuhkan pemenang maka dilakukan tambahan waktu (extra time) dengan durasi 2 x 15 menit. Jika kedudukan masih sama maka akan diadakan adu finalty.

Peraturan Kick-off

Kick off dilakukan ketika pertandingan / permainan akan dimulai, dalam sepak bola dilakukan ketika:
Memulai pertandingan
Setelah terjadinya sebuah gol
Memulai babak yang kedua
Memulai babak extra time

Peraturan Goal /Gol

Perhitungan gol dilakukan ketika bola masuk ke dalam jaring dan melewati gawang serta tidak ada pemain dalam posisi offside, pelanggaran, maupun hands ball. Semua keputusan ada ditangan wasit yang menentukan gol tersebut sah atau tidak.

Terjadinya Offside

Offside terjadi ketika teman satu tim mengoper ke pemain lain tetapi berada sedikit didepan bek pertahanan lawan. Asisten wasit yang menentukan terjadinya offside atau onside dengan mengangkat bendera. Peraturan onside sebaliknya.

Bola Keluar Lapangan (out)

Ketika bola keluar dari lapangan samping maka akan terjadi lemparan kedalam. Dan jika keluar di samping gawang maka akan terjadi tendangan sudut. Wasit berhak memerintahkan pemain untuk mengeluarkan bola jika ada pemain yang mengalami cidera.

Lemparan Kedalam (throw in)

Dilakukan ketika bola keluar dari lapangan, tim yang mengambil lemparan kedalam adalah tim yang tidak mengeluarkan bola. Ketika melakukan lemparan, pemain tidak boleh membuang waktu lama dan satu kaki tidak boleh terangkat.

Tendangan Gawang

Dilakukan ketika bola melewati garis gawang karena pemain lawan. Penjaga atau teman satu tim boleh melakukan tendangan gawang dengan syarat bola tidak melebihi area garis kiper.

Corner Kick (Tendangan Sudut)

Dilakukan ketika bola keluar melewati garis gawang yang disebabkan oleh pemain bek, tendangan dilakukan oleh pemain lawan. Letak tendangan gawang sesuai dengan tempat (kanan atau kiri) bola keluar.

Pergantian Pemain

Pergantian pemain hanya bisa dilakukan maksimal 3 orang. Tetapi jika dalam keadaan pertandingan persahabatan maka pergantian pemain boleh dilakukan 7 kali.

Pelanggaran

Kapan suatu hal dikatakan sebuah pelanggaran? / Mengapa sebuah pelanggaran terjadi? Pelanggaran bisa terjadi karena tackle yang terlalu keras, hands ball, mendorong lawan, menarik baju lawan, mengganggu pergerakan penjaga gawang, dan masih banyak lagi. Wasit akan mengeluarkan 2 macam kartu yaitu kartu merah dan kartu kuning.
Jika mendapat kartu merah, maka pemain keluar dari lapangan pertandingan. Jika mendapat kartu kuning maka mendapat peringatan keras, dan jika dapat 2 kali kartu kuning maka otomatis mendapat kartu merah.

Tendangan Bebas

Tendangan bebas dilakukan di tempat terjadinya pelanggaran, terdapat 2 pilihan yang biasa pemain lakukan yaitu menendang langsung ke gawang atau mengoper ke teman satu tim.

Penalty

Penalty terjadi karena pemain melakukan pelanggaran di area penjaga gawang. Seperti hands ball, tackle, dan pelanggaran lainnya. Salah satu pemain akan ditunjuk sebagai orang yang menendang bola.

TENIS MEJA (Pengertian, Sejarah Singkat di dunia dan di indonesia, Teknik Dasar, Ukuran, Cara Bermain, dan Pencipta Tenis Meja, teknik penyerangan dan bertahan)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes tingkat SMP dan SMA / MTS dan MA, adapun yang akan kita bahas disini adalah mengenai Pengertian tenis meja, sejarah singkat tenis meja di dunia dan sejarah tenis meja di indonesia, Teknik Dasar, Ukuran tenis meja nasional dan internasional, Cara Bermain, dan Pencipta Tenis Meja Serta Peraturannya lengkap, Tenknik dasar penyerangan dan pertahanan. Semoga dapat membantu

Tenis Meja

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes tingkat SMP dan SMA / MTS dan MA, adapun yang akan kita bahas disini adalah mengenai Pengertian tenis meja, sejarah singkat tenis meja di dunia dan sejarah tenis meja di indonesia, Teknik Dasar, Ukuran tenis meja nasional dan internasional, Cara Bermain, dan Pencipta Tenis Meja Serta Peraturannya lengkap, Tenknik dasar penyerangan dan pertahanan.

Pengertian

Tenis meja adalah permainan olahraga yang menggunakan bola pingpong dan bet sebagai pemukulnya dan meja yang dirancang khusus sebagai lapangannya. Federasi Tenis Meja international dikenal dengan nama Internationale Table Tennis Federation yang disingkat ITTF. Federasi Tenis Meja di Asia didirikan tahun 1952 dengan nama Table Tennis Federation of Asia. Khusus di negara kita (Indonesia) juga didirikan ikatan tenis meja se-lndonesia pada tahun 1958 yang diberi nama PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia).

Sejarah Singkat Tenis Meja

Sejarah asal usul permainan tenis meja ini hampir sama dengan kebanyakan permainan olahraga lainnya yang memakai raket, yakni pada awalnya hanya dikenal sebagai permainan dan hiburan ringan di masyarakat. Tetapi mengenai asal musa permainan tenis meja, sejak kapan dan oleh siapa yang pertama kali menciptakannya, dapat diketahui dari beberapa sumber bacaan berikut ini.

1. Pada zaman manusia purba, di Iran telah memainkan sebuah permainan yang menggunakan sebatang kayu sebagai pemukul bola tang terbuat dari usus binatang yang telah diisi angin.
Pada abad ke-12 Bangsa Perancis telah menyukai permainan tenis meja, dimana bolanya dibuat dari kertas diktat yang dipukul dengan tangan.

2. Sejak zaman purba Bangsa Indian telah memainkan permainan yang menyerupai tenis meja. Bola yang dipakai serupa dengan bola bersayap bulu, pemukul yang digunakan adalah kayu yang dibungkus dengan kulit binatang menjangan.

3. Berbagai sumber menyebutkan bahwa olahraga permainan tenis meja asalnya dari Inggris. Permainan ini muncul dari permainan kuno pada abad pertengahan  yang disebut seperti “gossima” dan “whiff-whiff“. Kemudian permainan ini berkembang lagi, di antaranya oleh angkatan bersenjata Inggris yang berada di India.

Sejarah Singkat Tenis Meja Di Indonesia
Olahraga tenis meja di Indonesia baru dikenal secara umum pada tahun 1930. Pada waktu itu, permainan tenis meja hanya dilakukan di balai-balai pertemuan orang Belanda sebagai suatu hiburan rekreasi. Pribumi yang boleh ikut permainan itu hanya golongan-golongan tertentu, seperti anggota keluarga pamong dari balai pertemuan tersebut.

Pada tahun 1939, sebelum pecah perang dunia ke-II, tokoh-tokoh tenis meja mendirikan Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia (PPPSI). Kemudian di kongresnya yang diadakan di Surakarta tahun 1958, PPPSI mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).

PTMSI pada tahun 1960 bergabung menjadi anggota federasi tenis meja Asia, TTFA (Table Tenis Federation of Asia). Setelah itu tenis meja Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat sejak berdirinya hingga sekarang. Hal itu dilihat dari munculnya perkumpulan-perkumpulan tenis meja, serta banyaknya pertandingan tenis meja yang diperlombakan di arena olahraga tingkat nasional seperti PON, POMDA, dan Porda.

Setelah terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961, Indonesia selalu diundang pada kejuaraan-kejuaraan resmi tingkat dunia. Selain itu, yang perlu diketahui dalam perkembangan permainan tenis meja nasional adalah berdirinya Silatama (Sirkuit Laga Tenis Meja Utama) yang pertama kali digelar pada awal tahun 1983, hal ini kemudian digelar setiap tiga bulan sekali, serta Silataruna setiap 6 bulan sekali sejak 1986.

Teknik Dasar

Semua permainan atau olahraga pasti ada aturan dan perangkat permainanya, begitu juga pada permainan tenis meja supaya permainan bisa berjalan tertib dan berlangsung menarik. Pada olahraga permainan tenis meja, ada beberapa perangkat yang dibutuhkan dan semuanya memiliki aturan yang jelas dan harus ditaati oleh setiap pemain, seperti meja, bola, raket, dan net. Selain dari itu ada juga perangkat pendukung lainnya yaitu pemain dan wasit.
Berikut ini kita akan membahas peraturan permainan tenis meja lengkap

Peraturan Meja pada Tenis Meja:

1. Pada meja tempat bermain tenis meja, permukaan berbentuk segi empat dengan ukuran panjang 2, 74 m dan lebar 1,525 m, tinggi 76 cm di atas lantai dan harus datar.
2. Permukaan meja tidak termasuk sisi permukaan meja.
3. Permukaan meja boleh dibuat dari bahan apa saja, tetapi harus menghasilkan pantulan sekitar 23 cm dari bola yang dijatuhkan dari ketinggian 30 cm.
4. Meja tenis seluruh permukaannya harus berwarna pudar atau gelap dan garis putih dengan lebar dua cm pada sisi panjang meja 2, 74 m dan tiap lebar meja 1,525 m.
5. Permukaan meja dibagi dalam dua bagian yang sama secara vertikal oleh net paralel dengan garis akhir dan harus melewati lebar permukaan masing-masing bagian meja.
6. Untuk permainan ganda, semua bagian meja harus dibagi menjadi 2 bagian yang sama dengan garis tengah berwarna putih selebar 3 mm, paralel dengan garis lurus sepanjang kedua bagian meja, garis tengah tersebut harus dianggap menjadi dua bagian kiri dan kanan.

Net:

1. Perangkat net harus terdiri dari net, perpanjangannya dan kedua tiang penyangga termasuk kedua penjepit yang dilekatkan ke meja.
2. Net harus terpasang dengan bantuan tali yang melekat pada kedua ujung tiang setinggi 15,25 cm, batas perpanjangan kedua tiang di setiap sisi akhir lebar meja adalah 15,25 cm.
3. Ketinggian sisi atas net secara keseluruhan harus 15,25 cm di atas permukaan meja.
4. Dasar net sepanjang lebar meja harus rapat dengan permukaan meja dan perpanjangan ujung net harus serapat mungkin dengan tiang penyangganya.

Bola

1. Bola harus bulat dengan diameter 40 melimeter.
2. Berat bola harus 2,7 gram.
3. Bola harus terbuat dari bahan celulos (celluloid) atau sejenis bahan plastik berwarna putih atau orange, serta tidak mengkilap.

Raket / Bet:

1. Ukuran, berat dan bentuk tidak ditentukan, tetapi daun raket harus datar dan kaku.
2. Ketebalan daun raket minimal 85% terbuat dari kayu, dapat dilapisi dengan bahan perekat yang berserat seperti fiber karbon atau fiber glass atau bahan kertas yang dipadatkan, bahan tersebut tidak lebih dari 7,5% dari total ketebalan 0,35 mm, yang merupakan bagian yang lebih sedikit/tipis.
3. Karet penutup daun raket tidak melebihi daun raket itu sendiri, kecuali pada bagian yang terdekat dari kayu yang dipegang dan yang ditutupi oleh jari-jari dapat ditutupi olah bahan lain atau tidak ditutupi.
4. Daun raket, lapisan yang menutupi baik karet atau lemnya harus merata (tidak bersambung) dan juga ketebalannya.
5. Permukaan raket yang tidak ditutupi raket pada sisi, harus diwarnai pada sisi yang tidak ditutupi oleh karet dengan warna pudar, merah atau hitam (tidak sama dengan warna sebelahnya).

Teknik Dasar Permainan Tenis Meja

Secara Umum Teknik dasar bermain tenis meja ada 3, yaitu cara memegang bet, Posisi Tubuh, dan Pukulan, berikut masing masing penjelasannya :

Cara Memegang Bet

Dalam permainan tenis meja, ada dua cara memegang bed yakni pegangan jabat tangan (shakehand grip) dan pegangan tangkai pena (penbolder grip).
1. Pegangan jabat tangan (shakehand grip), cara melakukannya adalah sebagai berikut:
Bagian depan gagang bed dipegang melingkar oleh ibu jari dan jari tangan lainnya, jari telunjuk terpisah menahan di belakang bet.
Posisi bet berdiri mengarah ke depan dan ke belakang pemain.

Posisi Tubuh

Hal yang penting dalam teknik permainan tenis meja untuk mengembangkan permainan adalah penempatan posisi tubuh pada berbagai bentuk pukulan. Cara menempatkan posisi tubuh adalah sebagai berikut :
1. Berdiri menghadap ke arah permainan.
2. Kedua kaki dibuka sejajar, kedua lutut agak ditekuk, badan agak membungkuk dan salah satu tangan memegang bed di depan badan.
3. Berat badan ditumpukkan pada kedua ujung kaki agar leluasa untuk melakukan gerakan.
4. Tempatkan posisi badan di tengah-tengah belakang meja dengan jarak secukupnya.

Pukulan

Jenis pukulan dalam permainan tenis meja yang akan dibahas yaitu pukulan forehend dan pukulan backhand.
A. Pukulan Forehand, cara melakukannya yang benar adalah sebagai berikut:
1. Berdiri di belakang meja menghadap ke arah permainan
2. Salah satu kaki ditempatkan di depan dan lainnya di belakang
3. Salah satu tangan memegang bed di samping badan dengan lengan bawah membentuk sudut 90°
4. Pukulan dilakukan dengan menggerakkan bet dari belakang ke depan
5. Bed harus mengenai bola pada saat bola mencapai titik tertinggi.
B. Pukulan Backhand, cara melakukannya adalah sebagai berikut:
1. Berdiri di belakang meja menghadap ke arah permainan
2. Salah satu kaki ditempatkan di depan dan kaki lainnya di belakang
3. Salah satu tangan memegang bed di depan badan dengan lengan atas membentuk sudut kecil dengan tubuh
4. Pukulan dilakukan dari arah belakang ke arah samping depan
5. Bet harus mengenai bola saat mencapai titik tinggi.

Cara Bermain Tenis Meja

Cara memukul bola adalah bola harus memantul dahulu satu kali pada bidang meja sendiri serta bola yang dipukul itu harus melalui net lalu ke meja lawan. Tidak boleh memukul bola langsung dan memukul bola yang telah memantul dua kali pada bidang meja sendiri. Permainan tenis meja dapat dilakukan sebagai berikut.
Single: putra atau putri (tunggal).
Double: putra atau putri (ganda).
Double campuran: ganda putra dan putri.

Teknik Penyerangan dan Pertahanan Tenis Meja

Berikut ini adalah cara cara atau langkah langkah dalam teknik penyerangan dan pertahanan pada permainan tenis meja :

Penyerangan
Serangan sangat penting dalam olahraga tenis meja. Serangan yang cepat dan keras bisa mematahkan pertahanan lawan yang membuat posisi agresif. Dasar-dasar teknik serangan ada dua macam, yaitu forehand dan backhand. Saat melakukan penyerangan terlebih dahulu harus meiihat kondisi datangnya bola. Jika bola datangnya agak jauh hingga harus dikejar, baru dilakukan serangan, serangan ini disebut serangan jarak jauh. Kelebihan serangan jarak jauh, yaitu karena bola datangnya tidak laju lagi maka penyerang mempunyai kesempatan untuk siap dan mengontrol bola.
Pertahanan
Pertahanan merupakan salah satu teknik dalam permainan apa pun yang perlu dilakukan dengan baik dan bersifat penting. Jika dapat menguasal teknik bertahan dengan baik, besar sekall ancamannya bagi penyerang. Teknik bertahan yang biasanya digunakan dalam permainan olahraga tents meja, yaitu cut defensive.
Cut defensive adalah mengembaiikan bola dengan menggunakan gaya membacok dan biasanya menunggu sampai bola lawan datang dengan kekuatan dan kecepatan terakhir.

Kunci Kemenangan dalam Permainan Tenis Meja

Berikut ini adalah bonus, kunci kemenangan dalam tenis meja antara lain :

1. Lakukan Peregangan sebelum dan sesudah dalam latihan maupun pertandingan.

Peregangan perlu dilakukan sebelum bermain tenis meja. Tujuan peregangan adalah untuk mengurangi kemungkinan cedera pada otot dan persendian, untuk menunjang pergerakan tubuh, dan memperbaiki postur tubuh. Peregangan dilakukan selama 15 – 20 menit.

2. Latihan Fisik
Tujuan latihan fisik adalah keluesan tubuh, kecepatan gerak dan releks, koordinasi dan kekuatan otot, serta stamina yang tinggi.

3. Latihan Kecepatan
Latihan kecepatan bertujuan untuk mempercepat reaksi atau refleks, pikiran dan koordinasi tubuh saat bergerak, serta meningkatkan kemampuan membaca gerakan lawan

4. Latihan Kelenturan
Tujuan latihan ini adalah untuk menjaga kelenturan persendian agar mudah ketika melakukan gerakan memutar, membungkuk, dan mengayun saat bertanding

TOLAK PELURU (Pengertian, Sejarah singkat, Ukuran Lapangan, Berat Bola, Teknk Dasar, Tips Trik Gaya dan Peraturan Tolak Peluru)

Kali ini kita akan membahas sebuah matgeri pembelajaran dalam cabang olah raga yaitu tolak peluru, adapun disini kita akan membahas lengkap dan merangkum pengertian tolak peluru, sejarah singkat, ukuran lapangan tolak peluru, berat bola tolak peluru, teknik dasar dalam melakukan tolak peluru, gaya tips dan trik dan peraturan permainan bola peluru. semoga dapat membantu

Tolak Peluru

Pengertian Tolak Peluru

Tolak peluru adalah salah satu cabang olahraga atletik dalam nomor lempar. Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin. Peluru ini merupakan peralatan utama dalam olahraga ini. Bentuknya bulat seperti bola dan terbuat dari besi. yang telah dipertandingkan nasional maupun internasional. Oleh karena itu, tolak peluru sudah mulai diajarkan dalam beberapa sekolah.

Sejarah Tolak Peluru di Dunia

Dalam sejarahnya ternyata tolak peluru telah ada sejak 2000 tahun lalu. Olahraga tolak peluru populer di kalangan pria Britania atau Inggris untuk menguji kekuatan para pria. Peluru yang digunakan masih berupa batu bukan bola besi seperti halnya sekarang ini. Di zaman pertengahan, meriam adalah salah satu senjata paling mematikan. Dari peluru meriam inilah inspirasi dari tolak peluru modern, yakni perlombaan melempat peluru meriam sejauh mungkin. Pada tahun 1866 tolak peluru mulai diperlombakan dalam kejuaraan amator. Barulah pada tahun 1896 olahraga tolak peluru dimasukkan dalam perlombaan olahraga skala besar yakni di Olimpiade Athena, Yunani.
Kemajuan terbesar dalam olahraga tolak peluru terjadi di tahun1950, ketika Parry O’Brien memulai tolakannya menghadap bagian belakang ring, metode ini dikenal sebagai metode O’Brien atau lebih di kenal dengan teknik meluncur. Teknik yang mendapat popularitas adalah teknik berputar yang menggunakan lemparan cakram melintasi ring tolak peluru bukan bergerak ke arah belakang yang telah dilakukan oleh O’Brien dan kedua teknik ini sama-sama mencapai keberhasilan.

Lapangan Tolak Peluru

 

Kali ini kita akan membahas sebuah matgeri pembelajaran dalam cabang olah raga yaitu tolak peluru, adapun disini kita akan membahas lengkap dan merangkum pengertian tolak peluru, sejarah singkat, ukuran lapangan tolak peluru, berat bola tolak peluru, teknik dasar dalam melakukan tolak peluru, gaya tips dan trik dan peraturan permainan bola peluru

Lapangan tolak peluru berbentuk lingkaran yang berdiameter 2,135 m. Lingkaran tolak peluru harus dibuat dari besi, baja atau bahan lain yang cocok dilengkungkan, bagian atasnya harus rata dengan permukaan tanah luarnya. Bagian dalam lingkaran tolak dibuat dari semen, aspal atau bahan lain yang padat tetapi tidak licin. Permukaan dalam lingkaran tolak harus datar antara 20 mm-6 mm lebih rendah dari bibir atas lingkaran besi. Garis lebar 5 cm harus dibuat di atas lingkaran besi menjulur sepanjang 0,75 m pada kanan kiri lingkaran garis ini dibuat dari cat atau kayu. Diameter bagian dalam lingkaran tolak adalah 2,135 m.
Tebal besi lingkaran tolak minimum 6 mm dan harus dicat putih. Balok penahan dibuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dalam sebuah busur/lengkungan sehingga tepi dalam berhimpit dengan tepi dalam lingkaran tolak, sehingga lebih kokoh. Lebar balok 11,2-30 cm, panjangnya 1,21-1,23 m di dalam, tebal 9,8-10,2 cm.

Bola Lempar Peluru

Adapun Ukuran dan berat olahraga tolak peluru yaitu disesuaikan dengan kebutuhan yaitu:
Untuk senior putra = 7,257 kg
Untuk senior putri = 4 kg
Untuk junior putra = 5 kg
Untuk junior putri = 3 kg

Teknik Dasar Tolak Peluru

Dalam Permainan olahraga tolak peluru terdapat beberapa teknik dasar, yaitu: teknik memegang peluru, teknik meletakan peluru pada bahu dan teknik menolak peluru.

Teknik Memegang Peluru

Langkah langkah yang dapat dilakukan dalam memegang peluru yaitu:
Jari-jari renggang.
Jari kelingking ditekuk berada disamping peluru,sehingga dapat membantu untuk menahan supaya peluru tidak mudah tergeser dari tempatnya.Untuk menggunakan cara ini penolak harus memiliki jari jari yang kuat dan panjang.
Jari-jari agak rapat
Ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru.
Jari kelingking selain berfungsi untuk menahan jangan sampai peluru mudah bergeser,juga membantu menekan pada waktu peluru ditolakkan. Cara ini lebih banyak dipakai oleh atlit.
Jari-jari agak renggang
Bagi mereka yang tangannya agak kecil dan jari jarinya pendek, dapat menggunakan cara ketiga ini, yaitu jari jari seperti pada cara kedua tetapi lebih renggang, kelingking di belakang peluru sehingga dapat ikut menolak peluru, ibu jari untuk menahan geseran ke samping, karena tangan pelempar kecil dan berjari jari pendek, peluru diletakkan pada seluruh lekuk tangan.

Teknik Meletakan Peluru Pada Bahu

Peluru dipegang dengan salah satu cara di atas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.

Teknik Menolak Peluru

Untuk menyiapkan kondisi fisik dapat dilakukan dengan cara seperti dibawah ini:

Menolak Peluru Dengan Dua Tangan

1. Pegang peluru dengan kedua tangan didepan dada, kedua kaki dalam keadaan sejajar, lalu dorong/tolakkan peluru kedepan-atas sejauh mungkin
2.  Pegang peluru dengan kedua tangan , kemudian simpan dibawah perut dengan lengan diluruskan,kedua kaki dalam keadaan sejajar. Kemudian ayun dan lemparkan peluru kedepan.
3. Pegang peluru dengan kedua tangan , kemudian simpan dibawah perut dengan lengan diluruskan,kedua kaki dalam keadaan sejajar. Posisi ini dilakukan dengan membelakangi arah lemparan. Kemudian ayunkan dan lempar peluru kearah belakang atau sektor lemparan.
4. Pada tahap berikutnya doronglah peluru dengan bantuan putaran pinggang. Tolakan masih dengan kedua tangan tetapi beben diutamakan pada tangan tolak atau tangan terkuat. Kaki masih sejajar. Tahapan ini depersiapkan untuk melakukan tolakan yang sebenarnya.
5. Lakukan seperti diatas, hanya sekarang satu kaki berada di depan. Tolakan dilakukan dengan koordinasi bantuan dorong kaki belakang.

Menolak Peluru Dengan Satu Tangan

1. Peganglah peluru dengan tangan kanan dan letakkan dileher. Lanjurkan /rentangkan lengan kiri kedepan dan abadan menghadap depan. Tolakkan peluru dengan sudut parabola beberapa meter kedepan sambil melangkahkan kaki kiri kedepan. Jangan lupa kai kanan dihentakkan untuk membantu melakukan tolakan, sesaat sebelum peluru dilepaskan (Carr,1991)
2. Lakukan gerakkan seperti diatas, hanya pada saat akan melakukan tolakan, badan diputar ke kanan untuk mengambil ancang-ancang (Carr,1991)
3. Lakukan gerakan menolak peluru dengan awalan membelakang gunakan bantuan putaran/ pilin tubuh saat melakukan tolakan (carr,1991)

Tips dan Trik dalam Tolak Peluru

Berikut ini adalah tips dan trik dalam melakukan tolak peluru agar hasilnya dapat maksimal.
Lakukan Hal ini :
  1. Bawalah tungkai kiri merndah
  2. Dapatkan keseimbangan gerak dari kedua tungkai, dengan tungkai kiri memimpin dibelakang
  3. Menjaga agar bagian atas badan tetap rileks ketika bagian bawah badan bergerak
  4. Hasilkan rangkaian gerak yang cepat dan jauh pada tungkai kanan
  5. Putar kaki kanan kearah dalam sewaktu melakukan luncuran
  6. Pertahankan pinggul kiri dan bahu menghadap kebelakang selama mungkin. Bawalah tangan kiri dalm sebuah posisi mendekati badan
  7. Tahanlah sekuat-kuatnya dengan tungkai kiri

Dan Hindari ini :

  1. Tidak memiliki keseimbangan dalam sikap permulaan
  2. Melakukan lompatan ketika meluncur dengan kaki kanan
  3. Mengangkat badan tinggi ketika melakukan luncuran
  4. Tidak cukup jauh menarik kaki kanan dibawah badan
  5. Mendarap dengan kaki kaana menghadap ke belakang
  6. Menggerakkkan tungkai kiri terlalu banyak kesamping
  7. Terlalu awal membuka badan
  8. Mendarat dengan badan menghadap kesamping atau depan

 Peraturan Tolak Peluru

Adapun berikut ini adalah peraturan dalam permainan olah raga cabang tolak peluru,

Sarana Prasarana

Sarana dan Prasarana yang harus ada dalam melakukan tolak peluru :

  1. Sektor lemparan/lapangan dibatasi oleh 2 garis yang menuju ke pusat lingkaran, lewat tepi balok lemparan yang panjangnya 1,22 m; tinggi 10 cm; dan tebalnya 11,4 cm.
  2. Berat peluru: pria 7,26 kg dan wanita 4 kg. (sesuai Kebutuhan)
  3. Sepatu yang dipergunakan mempunyai alas yang keras dan tanpa paku.

Peraturan Tolak Peluru

Tolakan peluru yang dilakukan oleh peserta dianggap gagal jika (ketentuan pemain di diskualifikasi dalam tolak peluru jika melakukan) :

  1. menyentuh balok batas sebelah atas dan menyentuh tanah di luar lingkaran
  2. keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah
  3. berjalan keluar lingkaran di daerah lemparan
  4. peluru jatuh di luar sektor lingkaran
  5. peluru diletakkan di muka dada atau belakang kepala
  6. dipanggil sudah 2 menit belum melempar
  7. peserta gagal melempar setelah 3 kali lemparan

SENAM KETANGKASAN: Pengertian, Manfaat, Jenis, Macam dan Cara Melakukan Senam Ketangkasan dan Gambar

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang senam ketangkasan, adapun kita akan merangkum/meringkas materi pengertian senam ketangkasan, manfaat senam ketangkasan, jenis jenis / macam macam senam ketangkasan dan cara melakukan senam ketangkasan dengan alat dan tanpa alat dan gambarnya. semoga dapat membantu

Senam Ketangkasan

Pengertian Senam Ketangkasan

Pengertian senam adalah bentuk latihan fisik yang disusun secara sistematis dengan tujuan untuk mencapai daya tahan, kekuatan, kelentukan, koordinasi, membentuk prestasi, membentuk tubuh ideal, dan memelihara kesehatan.
Senam ketangkasan / senam lantai adalah latihan senam yang dilakukan di atas lantai dengan beralaskan matras.

Manfaat Senam Lantai

Pada dasarnya semua jenis olahraga baik senam, senam lantai ataupun olahraga lainnya sangat bermanfaat, berikut ini adalah manfaat manfaat yang didapat dalam melakukan senam lantai :
1. Otot tubuh menjadi kencang,
Salah satu manfaat senam ketangkasan adalah untuk mengencangkan otot tubuh anda. Dengan melakukan senam ketangkasan secara rutin manfaatnya bagi otot dapat mengencangkan otot tubuh dan membentuk otot tubuh.
2. Kebugaran Tubuh.
Senam ketangkasan membuat tubuh bugar karena manfaatnya bagi tubuh. Tubuh yang bugar memungkinkan anda untuk tampil lebih cerah dan murah senyum saat berpapasan dengan rekan kerja di suatu tempat.
3. Mendapatkan Keindahan Tubuh.
Senam ketangkasan memperindah tubuh dengan gerakan – gerakan yang dilakukan pada senam ketangkasan. Senam ketangkasan memiliki banyak gerakan dan nanti akan dijelaskan. Anda dapat memilih senam ketangkasan dengan menggunakan bantuan alat atau senam ketangkasan tanpa bantuan alat.
4. Menyehatkan Fisik
Olahraga dengan senam ketangkasan salah satu manfaat membuat banyak orang beralih ke senam ketangkasan setelah tahu manfaatnya. Kesehatan fisik merupakan kesehatan yang harus di jaga dengan baik.  Senam ketangkasan ini pada awalnya  anda akan di dampingi oleh pelatih berpengalaman untuk menunjukkan posisi senam dengan benar sampai anda bisa melakukannya seorang diri.
5. Menghilangkan lemak dalam tubuh

Macam Macam Senam Ketangkasan

Jenis jenis atau macam macam senam ketangkasan secara umum terbagi menjadi dua yaitu senam ketangkasan menggunakan alat dan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat :

Senam Ketangkasan Menggunakan Alat

Berikut ini adalah beberapa cara melakukan senam ketangkasan menggunakan alat. Alat yang digunakan, yaitu kuda-kuda lompat sebagai tumpuan. Adapun gerakan senam ketangkasan dengan alat ini adalah lompat kangkang dan lompat jongkok.
1. Lompat Kangkang / Kaki Terbuka
Lompat kangkang dilakukan dengan melayang di atas matras dan kedua kaki dibuka. Latihan lompatan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Melakukan pemanasan dengan lari beberap langkah ditempat.
  2. Larilah dengan awalan beberapa langkah.
  3. Kedua tangan bertumpu pada kuda-kuda.
  4. Pada saat melayang, pandangan tetap ke depan dan kaki dibuka dengan posisi tungkai berada di sisi kanan dan kiri atas kuda-kuda.
  5. Kedua kaki bersiap melakukan pendaratan dengan ujung kaki mengeper dan lengan direntangkan ke atas.

2. Lompat Jongkok
Cara melakukan lompat jongkok dengan tumpuan pada ujung kuda-kuda lompat yaitu sebagai berikut:

  1. Lari dengan cepat dan badan sedikit membungkuk ke depan.
  2. Tolakkan kedua kaki pada papan tolak dengan lengan diayunkan ke atas.
  3. Saat badan melayang ke atas depan, kedua lengan lurus dan pandangan fokus pada ujung kuda-kuda lompat.
  4. Tolakkan tangan sekuatnya saat tangan menyentuh bagian ujung kuda-kuda. Posisi badan membentuk sudut 30° dengan punggung kuda-kuda lompat.
  5. Saat mendarat, ujung kaki mengeper dan lengan direntangkan ke atas.

Senam Ketangkasan Tanpa Menggunakan Alat

Selain dapat menggunakan alat, senam lantai juga dapat dilakukan tanpa menggunakan alat. Adapun gerakan senam tanpa menggunakan alat, di antaranya guling lenting dan lompat harimau atau Tiger sprong
berikut cara melakukan senam ketangkasan tanpa menggunakan ala:

1. Guling Lenting
Guling lenting adalah suatu gerak senam lantai dengan melentingkan badan ke depan atas dengan lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Gerakan ini dapat diawali dengan gerak guling depan atau gerak mengayun guling belakang sebelumnya. Gerak guling lenting dilakukan dengan cara berikut:

  1. Berdirilah dengan posisi tegak lurus kemudian letakkan satu kaki di depan boleh kaki kirin ataupun kaki kanan.
  2. Posisi kedua tangan diangkat keatas.
  3. jadikan tangan sebagai tumpuan untuk melakukan guling lenting ke arah depan.
  4. Selam guling kaki dalam posisi lurus dan rapat, siku di bengkokkan dan telapak tangan berada di samping telinga anda.
  5. Pendaratan dengan kaki rapat

2. Lompat Harimau / Tiger Sprong
Lompat harimau adalah gerakan yang menyerupai gerak guling depan, tetapi gerakannya dilakukan dengan awalan sebuah loncatan jauh ke depan. Cara melakukan lompat harimau sebagai berikut:

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang senam ketangkasan, adapun kita akan merangkum/meringkas materi pengertian senam ketangkasan, manfaat senam ketangkasan, jenis jenis / macam macam senam ketangkasan dan cara melakukan senam ketangkasan dengan alat dan tanpa alat.

  1. Kedua kaki di dorong ke arah depan  dan badan terdorong kedepan.
  2. Pergelangan kaki dan lutut dibengkokkan dan mendarat dengan posisi kepala menunduk dan punggung memudahkan untuk melakukan gulingan ke depan.
  3. Posisi tangan sesudah melakukan guling berada lurus di depan dan pandangan mata ke depan serta fokus.

3. Gerakan Sikap Kayang

LOMPAT JAUH ;Pengertian, Sejarah, Ukuran Lapangan, Gaya, Teknik dan Peraturan Lompat Jauh

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang rangkuman lompat yaitu yang membahas tentang pengertian, sejarah lompat jauh, gambar ukuran lapangan , macam macam gaya lompat jauh, teknik dan peraturan pada lompat jauh. semoga dapat membantu

Lompat Jauh

Pengertian Lompat Jauh

Pengertian lompat jauh adalah salah satu nomor lompat dari cabang olahraga atletik yang paling populer dan paling sering dilombakan dalam kompetisi kelas dunia, termasuk Olimpiade. Lompat jauh adalah suatu gerakan melompat ke depan atas dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.
Lompat jauh juga merupakan suatu gerakan melompat yang menggunakan tumpuan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Sasaran dan tujuan lompat jauh adalah untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin ke sebuah titik pendaratan atau bak lompat. Jarak lompatan diukur dari papan tolakan sampai ke batas terdekat dari letak titik pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh.

Sejarah Lompat Jauh

Secara umum sejarah perkempangan lompat jauh ada dua, yaitu awal perkembangan lompat jauh dan perkembangan lompat jauh dizaman modern :

Awal Perkembangan Lompat Jauh

Sejarah lompat jauh telah bermula sejak sekitar 13 abad yang lalu. Olahraga ini sudah ada sejak tahun 708 Masehi ketika ada Olimpiade Kuno di Yunani. Lompat jauh merupakan satu-satunya event lompat yang dilombakan dalam Olimpiade Kuno. Menurut catatan yang ada, olahraga lompat jauh pernah dilakukan oleh peserta Sparta dengan panjang lompatan sejauh 7,05 meter.
Pada awalnya, semua event yang diadakan dalam Olimpiade Kuno dimaksudkan sebagai bentuk latihan militer perang. Munculnya olahraga lompat jauh ini dipercaya untuk melatih ketangkasan para prajurit perang dalam melompati rintangan yang berbeda, seperti parit atau jurang.

Pada masa itu, teknik dan cara lompat olahraga lompat jauh ini sangat berbeda dengan teknik dan cara lompatan yang sekarang diterapkan. Lompatan pada zaman dahulu dibuat dalam bentuk jamak. Dalam event ini juga, para pelompat hanya diperkenankan menggunakan start lari pendek. Selain itu, para pelompat juga diharuskan berlari sambil membawa beban di kedua tangannya, yang dikenal dengan nama halteres dengan berat berkisar antara 1 sampai 4,5 kg.

Perkembangan Lompat Jauh di Zaman Modern

Olahraga lompat jauh merupakan jenis olahraga yang juga dipertandingkan di Olimpiade Modern yang dilaksanakan pada tahun 1896 di Athena, Yunani. Teknik lompatan pada lompat jauh ini mulai diperbaiki dari hari ke hari sehingga terbentuklah teknik lompatan seperti yang sekarang diterapkan.

Amerika Serikat pernah berjaya di cabang lompat jauh pada Olimpiade yang diadakan di Meksiko pada tahun 1968 dengan catatan rekor yang dilakukan oleh Bob Beamon dengan lompatan sejauh 8,90 meter. Kemudian rekor tersebut dapat dipecahkan oleh atlet asal Amerika Serikat bernama Mike Powell dengan lompatan sejauh 8,95 meter.

Ukuran Lapangan Lompat Jauh

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran penjaskes yaitu tentang rangkuman lompat yaitu yang membahas tentang pengertian, sejarah lompat jauh, gambar ukuran lapangan , macam macam gaya lompat jauh, teknik dan peraturan pada lompat jauh.

 

Berikut ini adalah rincian ukuran lapangan lompat jauh dan gambarnya
Panjang bak lompat 9 m
Lebar bak lompat = 2,75 m
Lebar lintasan awalan = 1,22 m
Lebar papan tumpu = 20 m
Panjang papan tumpu = 1,22 m
Bak lompat diisi dengan pasir

Gaya dan Teknik Lompat Jauh

Adapun macam macam gaya yang ada dalam lompat jauh yaitu :

  1. Gaya jongkok
  2. Gaya berjalan di udara (walking in the air)
  3. Gaya menggantung  (snapper)

Berikut ini adalah teknik teknik yang dapat dilakukan dalam lompat jauh :

  • Teknik Awalan

Awalan atau ancang-ancang dilakukan untuk mendapat kecepatan yang tinggi pada waktu akan melompat. Jarak ancang-ancang tergantung kematangan dan kemampuan berakselerasi dengan kecepatanya. Teknik ini harus dilakukan dengan berlari secepat mungkin dari jarak 40-45 m pada sebuah lintasan.

  • Teknik Menumpu

Menumpu merupakan gerakan yang penting untuk menentukan hasil lompatan yang sempurrna. Dalam teknik ini pelompat melakukan tolakan pada papan tumpuan menggunakan kaki yang terkuat dengan mengubah kecepatan horizontal menjadi kecepatan vertikal.

Sewaktu menumpu, posisi badan tidak boleh terlalu condong. Tumpuan harus kuat, cepat, dan aktif. Keseimbangan badan juga harus diperhatikan agar tidak goyang. Gerakan ayunan lengan sangat membantu menambah ketinggian serta menjaga keseimbangan badan.

  • Teknik Melayang

Gerakan melayang dilakukan setelah meninggalkan balok tumpuan. Pada saat melakukan gerakan melayang, keseimbangan badan harus terjaga. Ayunan kedua tangan bisa membantu keseimbangan. Teknik melayang dapat dilakukan dengan sikap jongkok atau sikap bergantung. Dalam sikap jongkok, saat menumpu, kaki ayun mengangkat lutut setinggi-tingginya, disusul oleh kaki tumpu. Kemudian sebelum mendarat, kedua kaki dibawa ke arah depan.

Sementara dalam sikap bergantung, kaki ayun dibiarkan tergantung lurus pada waktu menumpu. Tubuh diusahakan tegak, disusul oleh kaki tumpu dengan lutut ditekuk sambil pinggul didorong ke depan. Lalu, kedua lengan direntangkan ke atas.

  • Teknik Mendarat

Dalam teknik ini, pelompat harus berupaya mendatat dengan sebaik mungkin. Jangan sampai badan atau lengan jatuh ke belakang. Pendaratan pada bak lompat dimulai dengan posisi kedua tumit kaki dan kedua kaki agak rapat. Gerakan-gerakan waktu pendaratan harus dilakukan dengan dua kaki. Yang perlu diperhatikan saat mendarat adalah kedua kaki mendarat secara bersamaan, diikuti dengan dorongan pinggul ke depan. Sehingga, badan tidak cenderung jatuh ke belakang yang bisa berakibat merugikan si pelompat itu sendiri.

Peraturan Lompat Jauh

Secara umum ada 2 peraturan lompat jauh yaitu peraturan tempatnya dan peraturan umum lompat jauh,
Adapun Peraturan peraturan dalam olahraga lompat jauh yaitu :

Peraturan Tempat

a. Awalan

Lintasan awalan lompat jauh lebarnya 1,22 meter dan panjangnya 40 meter

b. Papan tolakan

Panjang papan tolakan 1,22 meter sama dengan lebar lintasan awal. Lebar 20 cm dan tebal 10 cm. Papan tolakan harus diletakkan pada papan plastisin untuk mencatat bekas kaki atlet bila ia salah dalam melakukan tolakan. Papan harus dicat putih dan di tanam sekurang kurangnya satu meter dari tepi depan bak pasir pendaratan.

c. Tempat pendaratan

Tempat pendaratan berupa bak pasir dengan ukuran sebagai berikut; Lebar minimal 2,75 meter. Jarak garis tolakan dengan ampai akhir tempat lompatan minimal 10 meter. Permukaan pasir ditempat pendaratan harus sama tinggi datar dengan permukaan papan tolakan.

Peraturan Umum Lompat Jauh

adapun peraturan umum pada lompat jauh yaitu :
1 .Bila peserta lompat jauh lebih dari 8 orang setiap peserta diperbolehkan melompat sebanyak 3 kali. Lompatan diambil yang terjauh. Jika peserta hanya 8 orang atau kurang, maka setiap peserta diperbolehkan melompat sebanyak 6 kali. Melompat dilakukan secara bergiliran.

2. Hasil lompatan diukur dari bekas  anggota tubuh terdekat atau paling belakang yang menyentuh bak pasir.

3. Setiap peserta  diberi waktu satu giliran selama 1 1/5 menit. Lompatan yang sama ditentukan dengan melihat hasil lompatan yang terbaik. Bila masih sama maka akan dilihat hasil dari lompatan yang ke-3. Demikian seterusnya.