5 CONTOH TEKS PROPOSAL PENELITIAN Terbaru (Tentang Kesehatan, Pendidikan. Ilmiah, Kualitaif dan Kuantitatif)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran karya tulis ilmiah bahasa indonesia yaitu tentang 5 contoh teks proposal penelitian tentang kesehatan, pendidikan, ilmiah, kualitatif dan kuantitatif yang baik dan benar. Semoga dapt membantu

Contoh Teks Proposal Penelitian

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran karya tulis ilmiah bahasa indonesia yaitu tentang 5 contoh teks proposal penelitian tentang kesehatan, pendidikan, ilmiah, kualitatif dan kuantitatif yang baik dan benar.

Contoh 1

Contoh yang pertama yaitu contoh teks proposal penelitian singkat pendek tentang kesehatan
A. Judul Proposal Penelitian
Pengaruh bermain Game Online Terhadap Kesehatan Mata Siswa Kelas X SMA N 1 Padalarang
B. Latar Belakang Masalah
Keberadaan game online memang sangat mempengaruhi aktivitas keseharian di kalangan remaja usia sekolah. Kondisi ini dapat dibuktikan dengan kecenderungan para remaja khususnya yang berada pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk menghabiskan waktunya dengan bermain game online.
Fakta ini jelas sangat memprihatinkan sebab seharusnya remaja usia sekolah seperti mereka banyak menghabiskan waktunya untuk aktivitas yang positif. Dalam perspektif sosiologi, seseorang yang menjadikan game online sebagai prioritas cenderung akan berkembang menjadi pribadi egosentris dan individualis.
Kedua sifat tersebut jelas sangat berbahaya bagi perkembangan individu yang bersangkutan ke depannya. Berdasarkan hasil observasi pra penelitian yang dilakukan peneliti pada tanggal 28-30 September 2018 di kelas X A-C SMA N 1 Padalarang ditemukan beberapa permasalahan. Diantaranya adalah 65% siswa kelas X A-C SMA N 1 Padalarang menghabiskan waktunya untuk bermain game online.
Persentase tersebut diperoleh melalui pengambilan data dengan menggunakan instrumen berupa angket. Fakte tersebut jelas sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan mata para siswa dalam jangka panjang. Seperti diketahui bahwa layar gadget sendiri menghasilkan pancaran sinar yang dapat membahayakan kesehatan mata.
Permasalahan tersebut tentu dapat mempengaruhi kesehatan mata para siswa dan akhirnya menghambat rutinitas keseharian mereka. Oleh karena itu, perlu sekiranya diadakan penelitian dengan judul “Pengaruh Aktivitas Bermain Game Online Terhadap Kesehatan Mata Siswa Kelas X SMA N 1 Padalarang”.
C. Pembatasan Masalah
1. Tingginya intensitas bermain game online yang dilakukan oleh siswa kelas X A-C SMA N 1 Padalarang
D. Rumusan Masalah
1. Adakah pengaruh aktivitas bermain game online terhadap motivasi belajar kesehatan mata siswa kelas X SMA N 1 Padalarang?
E. Kajian Teori
Berdasarkan permasalahan yang dipilih, maka dalam proposal penelitian ini perlu dicantumkan dua teori yaitu mengenai game online dan kesehatan mata. Kajian teori mengenai kesehatan mata terdiri dari pengertian, ciri-ciri, faktor yang mempengaruhi dan upaya untuk meningkatkannya. Sementara itu, kajian teori mengenai game online meliputi pengertian, jenis dan dampaknya.
F. Hipotesis
1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel aktivitas bermain game online dengan kesehatan mata siswa kelas X A-C SMA N 1 Padalarang
G. Desain Penelitian
Penelitian ini berdesain ex-post facto, dimana peneliti berusaha untuk meneliti sesuatu fakta yang telah terjadi di lapangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif sehingga menghasilkan data berupa kumpulan angka.
H. Populasi dan Sampel
1. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X A-C SMA N 1 Padalarang yang berjumlah 180 orang.
2. Sampel dalam penelitian ini akan mengambil masing-masing 30 orang dari setiap kelas untuk dijadikan sebagai subjek. Pengambilan siswa tersebut dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling, dimana responden dipilih oleh peneliti secara acak.
I. Instrumen Pengumpulan Data
Peneliti akan melakukan pengumpulan data dari responden dengan menggunakan instrumen berupa angket tertutup. Dalam angket ini telah disusun berbagai pertanyaan mengenai variabel yang diteliti, yaitu aktivitas bermain game online dan motivasi belajar.
J. Validitas Data
Pengujian data hasil penelitian ini menggunakan empat validitas yaitu isi (content), konstruk (construct), konkuren (Concurrent) dan prediksi (predictive). Alat ukur yang akan digunakan oleh peneliti untuk menguji validitas data penelitian adalah Product Moment dari Karl Pearson.

Contoh 2

Contoh yang kedua yaitu contoh proposal penelitian singkat yang baik dan benar tentang pendidikan
A. Judul Proposal
Implementasi Metode Pembelajaran Oleh Guru Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 4 Padalarang
B. Latar Belakang Masalah
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas XI AP 1 dan 2 pada tanggal 20-21 Maret 2018 ditemukan beberapa permasalahan dalam kegiatan pembelajaran. Pertama, motivasi belajar siswa masih rendah ketika kegiatan pembelajaran berlangsung. Kondisi ini dibuktikan dengan banyaknya siswa yang melakukan aktivitas lain seperti berbicara, bercanda, bermain gadget hingga tidur.
Kedua, prestasi belajar sebagian besar siswa juga masih rendah dimana berdasar hasil nilai ulangan harian sebanyak 55% belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Ketiga, sumber belajar yang digunakan oleh guru dan siswa belum memadai karena tidak adanya bahan ajar untuk kurikulum 2013 edisi revisi.
Keempat, strategi dan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran belum bervariasi. Dalam kegiatan pembelajaran, guru masih menggunakan strategi yang monoton, yaitu ekspositori dan metode ceramah serta penugasan. Padahal setiap materi pelajaran tentu membutuhkan penerapan strategi yang bervariasi karena tujuan pembelajarannya juga berbeda.
Berdasarkan kelima permasalahan tersebut, perlu sekiranya dilakukan penelitian mengenai pelaksanaan strategi pembelajaran oleh guru. Adapun judul penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti yaitu “Implementasi Metode Pembelajaran Oleh Guru Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 4 Padalarang”.
C. Pembatasan Masalah
Strategi dan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran belum bervariasi.
D. Rumusan Masalah
Bagaimana implementasi strategi dan metode pembelajaran oleh guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 4 Padalarang?
E. Kajian Teori
Berdasarkan tema penelitian yang diambil, maka terdapat tiga kajian teori utama. Pertama, teori mengenai strategi pembelajaran meliputi pengertian, komponen, jenis, perencanaan serta pelaksanaannya.
Kedua, teori tentang metode pembelajaran yang terdiri dari pengertian, jenis dan perencanaannya.
Ketiga, teori yang membahas mengenai guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran mulai dari pengertian, kompetensi, keterampilan mengajar dan perannya dalam kegiatan pembelajaran.
F. Desain Penelitian
Penelitian ini berdesain deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif sehingga data yang dihasilkan adalah berupa kata dan kalimat.
G. Informan Penelitian
Subjek dalam penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas X kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 4 Padalarang tahun ajaran 2017/2018. Pemilihan subjek penelitian berupa guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran menggunakan teknik purposive sampling. Sementara itu, khusus untuk siswa kelas X kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran menggunakan teknik snowball sampling.
H. Instrumen Pengumpulan Data
Penelitian ini berdesain deskriptif dengan pendekatan kualitatif, maka instrumen yang dapat digunakan ialah berupa pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi.
I. Teknik Analisis Data
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data interaktif. Teknik ini terdiri dari tiga tahap kegiatan yang harus ditempuh oleh peneliti, yaitu penyajian, reduksi dan penarikan kesimpulan dari data.
J. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data
Data hasil penelitian yang telah terkumpul perlu diperiksa keabsahan datanya. Adapun teknik pemeriksaan data yang digunakan adalah triangulasi metode dan sumber. Triangulasi metode dapat dilakukan peneliti dengan membandingkan data hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian, triangulasi sumber dapat dilakukan dengan membandingkan data wawancara informan guru A dengan B.

Contoh 3

Contoh yang ke-3 yaitu contoh teks proposal ilmiah sederhana singkat yang baik dan benar
Judul : Analisis Potensi Limbah Tebu Sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Energi Biomassa Di Pabrik Gula
Penulis : Gandhi Noor Acchedya
Collection Type : Skripsi S1
Nama Prodi : Teknik Elektro
Dosen Pembimbing :  Rahmat Adiprasetya A.H, S.T., M.Eng

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Seiring berjalannya waktu industri-industri baik industri rumahan maupun pabrik semakin banyak di Indonesia. Kini sangat mudah ditemukan sebuah industri meskipun letaknya dekat dengan pemukiman padat penduduk. Letak sebuah pabrik yang berdekatan dengan pemukiman warga tentu dapat menimbulkan dampak buruk, baik itu melalui limbah padat, cair maupun gas.
Terutama limbah padat yang membutuhkan tempat penampungan yang cukup besar. Aktifnya perindustrian di Indonesia tidak dapat berlangsung terus menerus tanpa adanya proses yang dapat menekan dampak buruk yang diakibatkan oleh pembuatan produk di suatu perindustrian.
Limbah atau sampah memang merupakan suatu bahan yang tidak berarti dan tidak berharga, tapi kita tidak mengetahui bahwa limbah juga bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat jika diproses secara baik dan benar. Beberapa pabrik di Indonesia kini sudah mulai menerapkan sistem pengolahan limbah untuk mengurangi dampak polusi dari limbah-limbah tersebut, bahkan ada beberapa yang memanfaatkan limbah pabriknya untuk dijadikan produk baru yang berguna yang tentunya diolah melalui proses-proses tertentu.
Salah satunya mengolah limbah sisa pembuatan gula menjadi kompos, batako dan lain lain. Pemanfaatan limbah saat ini menjadi sangat penting artinya terutama untuk 2 mengatasi masalah penumpukan sampah di kota-kota besar, limbah organik industri, serta limbah pertanian dan perkebunan.
Sistem pembangkit listrik (generator biomass) yang paling optimal dengan model sistem pembangkit listrik grid-connected. Perhitungan hasil potensi biomasa tebu (feedstock biomass) dengan memanfaatkan ampas tebu sebagai sumber energi generator 1, generator 2, generator 3 dan perhitungan konsumsi daya pada industri yang dengan secara menyeluruh sistem merupakan system digunakan bantuan perangkat lunak, dalam hal ini HOMER versi 2.68.
Hasil simulasi dan optimasi berbantuan software HOMER menunjukkan bahwa secara keseluruhan sistem yang paling optimal untuk diterapkan di PT. Madubaru (PG/PS Madukismo) system pembangkit listrik (100%) dengan Grid PLN (0%).
Dihitung 0% dikarenakan langganan dari PLN tidak dimanfaatkan dalam sistem pembangkit karena pembangkit mampu menampung daya konsumsi seluruh sektor industri. Hasil total daya yang dihasilkan dari pembangkit 1,2 dan 3 sebesar 15,024,411 kWh/tahun dari hasil analisa Homer Energy.
Berdasarkan data diatas, penulis tertarik untuk menyusun sebuah tugas akhir yang berjudul “Analisis Potensi Limbah Tebu Sebagai Pembangkit Listrik Energi Biomassa Di Pabrik Gula”. Dalam tugas akhir ini penulis membahas mengenai pemanfaatan limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan gula di PG.Madukismo Yogyakarta.

2. Rumusan Masalah

Untuk memudahkan penyusunan tugas akhir ini penulis merumuskan masalah kedalam beberapa bentuk kalimat pertanyaan, sebagai berikut ini:
1. Potensi ampas tebu dalam penyediaan energi listrik.
2. Analisis penerapan ampas tebu di pabrik gula.

3. Batasan Masalah

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka dalam pembahasan tugas akhir ini dibatasi pada :
1. Pengambilan data hanya dilakukan Pabrik Gula Madukismo Yogyakarta.
2. Analisis perhitungan daya dan beban hanya terpusat melalui Homer.

4. Tujuan Penelitian

1. Perhitungan potensi ampas tebu dalam penyediaan energi listrik
2. Mengetahui hasil analisa energi biomasa tebu sebagai sumber energi listrik yang ramah lingkungan di masyarakat.

5. Manfaat Penelitian

Penulisan tugas akhir ini memberikan manfaat ke beberapa pihak, antara lain :

A. Manfaat bagi penulis

Manfaat penelitian biomassa bagi penulis yaitu dapat menambah wawasan bagi peneliti dan dapat dijadikan sebagai pedoman untuk menghadapi masalah bahan bakar yang saat ini sedang dalam kondisi mengkhawatirkan.
B. Manfaat bagi Universitas
Penulisan tugas akhir ini diharapkan dapat dijadikan referensi akademis dan keinsinyuran untuk pengembangan jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta selanjutnya.
C. Manfaat bagi Masyakarat dan Industri
Dapat di jadikan sebagai penyedia energi listrik terbarukan yang ramah lingkungan. Dapat menyediakan energi alternatif yang mandiri dan tidak tergantung pada energi fosil.Dapat meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang energi alternatif untuk daerah yang tertinggal agar lebih maju dan sejahtera.

6. Metode Penelitian

Penulisan tugas akhir ini menggunakan metode penelitian sebagai berikut :
1. Studi Pustaka (Study Research) Studi ini dilakukan dengan cara melihat dan mencari literature yang sudah ada untuk memperoleh data yang berhubungan dengan analisis pada penulisan tugas akhir.
2. Penelitian Lapangan (Field Research) Berupa peninjauan ke lokasi dan siskusi dengan pihak-pihak yang terkait untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penulisan tugas akhir ini.
3. Penyusunan Tugas Akhir Setelah dilakukan pengujian, data-data dan analisa yang diperoleh dan disusun dalam sebuah laporan tertulis.

DAFTAR PUSTKA

  • Anton, Widono Johanes. Tinjauan Komprensif Perancangan Awal Pabrik Furfural Berbasis Ampas Tebu di Indonesia, Fakultas Teknik. Universitas Indonesia.
  • Hermanto, Muhammad Iwan Fermi, Zulfansayah, Ida Zahrina.(21-22 Juli 2011), Potensi Penerapan Gasifikasi Bimasa Pada Pabrik CPO. Universitas Riau Pekan Baru.
  • Indra, Permata Kusuma. Studi Pemanfaatan Biomasa Limbah Kelapa Sawit Sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Kalimantan Selatan. FTI Institut Sepuluh Nopember, Surabaya.
  • Irhan, Febijianto, Volume 9 No.2 (2007), Potensi Biomasa Indonesia Sebagai Bahan Bakar Pengganti Energi Fosil. Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pengembangan Sumberdaya Energi, Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam, BPPT, Jakarta.
  • Marsudi, Ditjeng, 2005. Pembangkit Energi Listrik, Erlangga.
  • Pritzelwitz (Hugot, 1986). Potensi Energi Ampas Tebu.
  • Perdana, Pressa. Jurnal. Tugas Akhir (2010). Studi Pemanfaatan Biomassa Ampas Tebu ( Dengan Batu Bara) Sebagai Bahan Bakar Pembangkit 59 Listrik Tenaga Uap 1X3MW Di Asembagus Kabupaten Situbondo. Teknik Elektro-FTI, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
  • Saechu, Muhammad. Jurnal Volume 4 No.1 (2009). Perkembangan Dan Penerapan Teknologi Cogeneration Di Pabrik Gula. Tenik Kimia. Pusat Penelitian Gula.
  • Rifai, Fathur.Rahman. Tesis (2015). Studi Potensi Energi Terbarukan Dari Sistem Kogenerasi Di Pabrik Gula. Teknik Mesin. UGM.

Contoh 4

Contoh yang ke-4 adalah contoh teks proposal kualitatif sederhana yang baik dan benar
Untuk Contoh proposal kualitatif dan kuantitatif dapat anda lihat disini
CONTOH PROPOSAL KUALITATIF DAN KUANTITATIF

RANGKUMAN PENGERTIAN MICRO TEACHING (Pengertian menurut ahli, Tujuan, Manfaat, Teknik, Bahan ajar dan Contoh Micro Teaching Pdf)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran perkuliahan khususnya calon guru studi pendidikan yaitu tentang micro teaching, adapun kita akan membahas lengkap rangkuman makalah pengertian micro teaching secara umum dan menurut para ahli, tujuan, manfaat, teknik, bahan ajar micro teaching, dan contoh micro teaching pdf. semoga dapat membantu

Micro Teaching

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran perkuliahan khususnya calon guru studi pendidikan yaitu tentang micro teaching, adapun kita akan membahas lengkap rangkuman makalah pengertian micro teaching secara umum dan menurut para ahli, tujuan, manfaat, teknik, bahan ajar micro teaching, dan contoh micro teaching pdf.

Pengertian Micro Teaching

uaya meningkatkan pemahaman dalam melaksanakan model, cara, langakah-langkah menyampaikan materi pembelajaran yang telah dikuasai seorang guru/ pendidik, maupun calon pendidik dalam tata kelola proses pembelajaran di kelas.
Pengertian Micro Teaching menurut ahli :
Laughlin dan Moulton dalam Hasibuan mendefinisikan micro teaching (pengajaran mikro) adalah sebuah metode latihan penampilan yang dirancang secara jelas dengan jalan mengisolasi bagian-bagian komponen dari proses mengajar, sehingga guru (calon guru) dapat menguasasi setiap komponen satu persatu dalam situasi mengajar yang disederhanakan.
Sukirman mengatakan micro teaching adalah sebuah pembelajaran dengan salah satu pendekatan atau cara untuk melatih penampilan mengajar yang dilakukan secara “micro” atau disederhanakan.
Sardiman mengatakan micro teaching adalah meningkatkan performance yang menyangkut keterampilan dalam mengajar atau latihan mengelola interaksi belajar mengajar.

Tujuan Micro Teaching

Tujuan Micro Teaching adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam proses pembelajaran atau kemampuan profesional calon guru dan/atau meningkatkan kemampuan tenaga kependidikan dalam berbagai keterampilan yang spesifik.
Secara garis besar tujuan micro teaching ada 2 yaitu tujuan bagi siswa calon guru dan bagi guru :
Bagi siswa calon guru
Pertama, memberikan pengalaman belajar yang nyata dan latihan sejumlah keterampilan dasar mengajar secara terpisah. Kedua, calon guru dapat mengembangkan keterampilan mengajarnya sebelum mereka terjun ke kelas yang sebenarnya. Dan ketiga, memberikan kemungkinan bagi calon guru untuk mendapatkan bermacam–macam keterampilan dasar mengajar serta memahami kapan dan bagaimana keterampilan itu diterapkan.
Bagi guru
Pertama, memberikan penyegaran dalam program pendidikan. Kedua, guru mendapatkan pengalaman belajar mengajar yang bersifat individual demi perkembangan profesinya. Dan ketiga, mengembangkan sikap terbuka bagi guru terhadap pembaharuan yang berlangsung di pranatan pendidikan.
Sebagaimana teori sebelumnya, pengajaran mikro bukan hanya untuk calon guru saja tapi juga digunakan untuk guru yang telah mengajar di sekolah-sekolah.

Manfaat Micro Teaching

Dari berbagai literature yang penulis temukan bahwa fungsi micro teaching secara umum penulis simpulkan bahwa Microteaching berupaya untuk membina calon guru/tenaga kependidikan melalui keterampilan kognitif, psikomotorik, reaktif dan interaktif. Dalam perannya micro teaching berfungsi sebagai:
1. Fungsi Intruksional
Pada fungsi ini micro teaching sebagai penyedia fasilitas praktik/latihan bagi calon guru/tenaga kependidikan untuk berlatih dan/atau memperbaiki dan meningkatkan keterampilan pembelajaran, yang pada hakikatnya merupakan latihan penerapan pengetahuan metode dan teknik mengajar dan/atau ilmu keguruan yang telah dipelajari secara teoritik.
2. Fungsi Pembinaan
Fungsi selanjutnya yaitu sebagai tempat pembinaan dan pembekalan para calon guru sebelum terjun ke lapangan (pengajaran sebenarnya). Sardiman mengatakan bahwa micro teaching dijadikan tempat membekali calon guru dengan memperbaiki komponen-komponen mengajar sebelum terjun ke real class room teaching.
3. Fungsi Integralistik
Dalam dunia kependidikan, PPL (Program Pengalaman Lapangan) menjadi hal utama untuk menguji kualitas. Bukan hanya di sistem pendidikan keguruan saja yang melaksanakan ini bahkan disetiap lembaga pendidikan tinggi juga menerapkannya, baik teknik, perbankan, apalagi keguruan. Artinya, program micro teaching merupakan bagian integral Program Pengalaman Lapangan (PPL) serta merupakan mata kuliah prasyarat PPL dan berstatus sebagai mata kuliah wajib lulus.
4. Fungsi Eksperimen
Keberadaan micro teaching berfungsi sebagai bahan uji coba bagi calon guru pakar di bidang pembelajaran.[11] Umpamanya seorang guru atau seorang ahli berdasarkan penelitiannya menemukan suatu model atau suatu metode pembelajaran, maka sebelum penemuan itu dipraktekkan di lapangan, maka terlebih dahulu diuji-cobakan di dalam micro teaching ini. Dengan demikian hasilnya dapat dievaluasi di mana letak kelemahannya untuk segera dilakukan perbaikan-perbaikan.

Contoh Micro Teaching

Sebagai contoh micro teaching yang baik salah satunya adalah dengan memperhatikan point point penting dalam mengajar atau proses pembelajarn itu sendiri.

3 CONTOH TEKS KARYA TULIS ILMIAH SINGKAT DAN SEDERHANA (tentang perkembangan ekonomi indonesia manajemen syariah akuntansi, dan media sosial)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia untuk tingkatan SMP / Mts, SMA/MA/SMK yaitu mengenai karya tulis ilmiah, adapun disini kita akan membahas tentang contohnya saja, contoh teks karya ilmaiah singkat, pendek, dan sederhana serta baik dan benar tentang perkembangan ekonomi di indonesia, pengaruh media sosial di era globalisasi untuk generasi muda. Semoga dapat membantu

Contoh Karya Tulis Ilmiah

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia untuk tingkatan SMP / Mts, SMA/MA/SMK yaitu mengenai karya tulis ilmiah, adapun disini kita akan membahas tentang contohnya saja, contoh teks karya ilmaiah singkat, pendek, dan sederhana serta baik dan benar tentang perkembangan ekonomi di indonesia, pengaruh media sosial di era globalisasi untuk generasi muda.
Berikut dibawah ini adalah contoh karya tulis ilmiah pendek, singkat dan sederhana tentang ekonomi manajemen, akuntansi dan contoh karya tulis ilmiah tentang dampak media sosial dikalangan remana

Contoh Karya Tulis Ilmiah 1

BACA JUGA: 2 Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Pendidikan dan Bahaya Merokok

Rangkuman lengkap Karya Tulis Ilmiah 

Contoh pertama yaitu contoh karya tulis ilmiah singkat tentang pembangunan ekonomi di indonesia
PEMBANGUNAN EKONOMI DI INDONESIA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Ekonomi merupakan salah satu faktor terpenting dalam pembangunan suatu negara. Jika perekonomian di negara tersebut berkembang pesat, maka dapat dipastikan negara tersebut adalah negara maju dan rakyatnya hidup sejahtera. Sebaliknya, jika perekonomian di negara tersebut tidak berkembang atau mengalami stagnasi, maka tingkat pengangguran dan kemiskinan di negara tersebut cukup tinggi.
Sejak proklamasi 17 Agustus 1945, pembangunan ekonomi di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika sosial politik masyarakat. Dimulai pada masa Orde Lama, pembangunan nasiona lebih diarahkan kepada sektor politik. Akibatnya, pembangunan di sektor lain menjadi terabaikan. Pada masa Orde Baru, pembangunan nasional diarahkan pada usaha mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Akibatnya, kehidupan demokrasi menjadi terbelenggu, KKN merajalela, dan sektor pertanian menjadi terabaikan.
Indonesia adalah negara berkembang, sehingga perlu peningkatan ekonomi yang lebih baik lagi untuk dapat menjadi negara maju. Sementara itu, berbagai masalah pun muncul, seperti kemiskinan dan pengangguran. Catatan Organisasi Buruh Nasional (ILO) menyebutkan, bahwa jumlah pengangguran di negara-negara berkembang jauh lebih tinggi daripada di negara-negara berkembang.hal ini dapat dimengerti karena industrialisasi yang digalakkan di negara-negara berkembang umumnya tidak disertai dengan kesiapan tenaga kerjanya. Tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah merupakan salah satu penyebab kurangnya daya serap lapangan kerja di samping tingkat pembentukan modal nasional yang rendah. Akibatnya, jumlah pengangguran terus meningkat dan menyebabkan kemiskinan.
Selain itu, pemilihan sistem ekonomi yang digunakan untuk meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat sangatlah penting, karena sistem ekonomi yang mengatur tata cara ekonomi di Indonesia.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka permasalahan dalam tulisan ini adalah :
1) Apakah pembangunan ekonomi telah mengurangi kemiskinan?
2) Apa yang akan dilakukan terhadap pengangguran?
3) Apa yang akan dilakukan terhadap kesenjangan?
4) Apakah sistem ekonomi yang tepat untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di Indonesia?
1.3 Tujuan Penulisan
1) Menilai kondisi perekonomian Indonesia
2) Menganalisis dampak sistem ekonomi terhadap pembangunan ekonomi
3) Melatih siswa dan para pelajar berpikir kritis
4) Mengetahui berbagai masalah perekonomian di Indonesia dan bagaimana cara mengatasinya
1.4 Manfaat Penulisan
Adapun manfaat tulisan ini antara lain :
1)      Dapat menambah wawasan penulis terhadap pembangunan Ekonomi di Indonesia
2)      Sebagai bahan referensi pembaca
3)      Memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat

BAB II
PEMBAHASAN
2.1   Pembangunan Ekonomi Indonesia
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses multi-dimensional yang mencakup berbagai perubahan mendasar atas struktur sosial, sikap masyarakat, dan institusi nasional yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan serta perluasan disrribusi berbagao macam barang kebutuhan hidup yang pokok, peningkatan standar hidup, dan perluasan pilihan-pilihan ekonomi dan sosial.
Pada masa Orde Baru, pembangunan nasional dilaksanakan secara bertahap dalam jangka pendek (5 tahun) dan jangka panjang (25 tahun). Setiap Pelita (Pembangunan Lima Tahun) memiliki prioritas pembangunannya masing-masing, yang menitikberatkan sektor pertanian sebagai prioritas.
Namun, sesuai dengan tahap pembangunan ekonomi, lama kelamaan sektor pertanian digantikan oleh sektor manufaktur yang bertujuan untuk menjadikan Indonesia negara Industri. Hal ini sudah dilakukan oleh Indonesia. Akibatnya, para petani menjadi miskin karena sudah tidak diperhatikan lagi. Para penduduk mulai beralih pekerjaan dari petani menjadi buruh pabrik rendahan. Indonesia juga menjadi sering bergantung pada barang-barang impor, seperti kedelai, beras, gula, dan sebagainya.
Walaupun Indonesia telah menjadi negara Industri, namun masalah kemiskinan tetap ada dimana-mana. Kesejahteraan penduduk yang belum merata menyebabkan tingkat kemiskinan semakin tinggi, didorong dengan tingkat pengangguran di dalam suatu wilayah. Penduduk miskin terlantar dan tidak diperhatikan. Itulah salah satu faktor yang menyebabkan Indonesia tetap menjadi negara berkembang.
2.2 Pengangguran di Indonesia
Pengangguran juga menjadi salah satu masalah terbesar dalam perekonomian Indonesia. Jika peningkatan jumlah angkatan kerja di suatu negara tidak diimbangi dengan peningkatan daya serap lapangan kerja, maka tingkat pengangguran di negara tersebut tinggi. Sebaliknya, jika peningkkatan jumlah angkatan kerja diimbangi dengan peningkatan daya serap lapangan kerjanya, maka tingkkat penganggurannya rendah. Perekonomian dianggap mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh apabila penganggur tidak melebihi 4%
Di Indonesia, berdasarkan tingkat pendidikan, jumlah penganggur didominasi oleh lulusan SMA ke bawah (SMA, SMP, SD, di bawah SD). Pada tahun 2005, jumlah penganggur SMA ke bawah mencapai 93% dari jumlah penganggur sebesar 10.854.254 orang. Hal ini tentu sangat memprihatinkan.
Beberapa cara sudah dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia, di antaranya :
1.      Memperluas pasar barang dan jasa
2.      Meningkatkan mobilitas tenaga kerja dan modal yang ada
3.      Mendirikan balai latihan tenaga kerja
4.      Mendirikan industri yang bersifat padat karya
Meskipun cara-cara tersebut sudah dilakukan, hal itu tetap saja tidak dapat mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Salah satu faktornya adalah masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia yang begitu banyak. Tenaga kerja asing ini umumnya leih berbakat dan cakap dibandingkan tenaga kerja lokal. Oleh karena itu, banyak perusahaan lebih memilih untuk menggunakan tenaga kerja asing daripada tenaga kerja local. Jika masalah ini tidak segera dipecahkan, maka pengangguran akan terus menjadi masalah dalam perekonomian Indonesia.
Hal ini dapat diatasi dengan cara meningkatkan mutu dan kualitas tenaga kerja Indonesia sendiri. Semakin tinggi jenjang pendidikan kita, maka akan semakin berpeluang untuk bersaing dengan tenaga kerja asing. Pengangguran lainnya juga dapat membuka usaha sendiri seperti menjadi wiraswasta ataupun sebagainya. Jika angka pengangguran menurun, maka angka kemiskinan pun ikut menurun dan Indonesia dapat menjadi negara maju.
2.3 Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dalam Perekonomian
Kesenjangan yang terjadi dalam perekonomian Indonesia sudah tidak menjadi hal yang asing lagi. Berbagai cara dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab dan melakukan kesenjangan demi menguntungkan dirinya sendiri. Hal ini tentu dapat berakibat buruk terhadap pembangunan nasional Indonesia, karena kesejahteraan penduduk belum merata.
Suatu pembangunan ekonomi dikatakan berhasil apabila pendapatan per kapita masyarakat meningkat, kemiskinan berkurang, dan kesenjangan antara kaya dan miskin mengecil. Ini artinya, jika kesenjangan di Indonesia tidak segera diatasi, maka masalah perekonomian lainnnya seperti pengangguran dan kemiskinan akan terus meningkat dan akan menyebabkan kerugian besar pada negara.
Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah, seharusnya pemerintah membentuk beberapa lembaga khusus yang mengawasi langsung sektor perekonomian Indonesia, sehingga diharapkan tidak akan terjadi kesenjangan. Namun pada kenyataannya, kesenjangan terus berlanjut di Indonesia. Yang kaya akan semakin kaya, dan yang miskin akan semakin miskin. Oleh karena itu, inilah sebabnya Indonesia tetap menjadi negara berkembang padahal sudah melakukan banyak cara untuk memajukan pembangunan nasional perekonomiannya.
2.4 Sistem Ekonomi Syariah
Ekonomi Syariah berbeda dengan kapitalisme karena Syariah menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yan miskin, dan melarang penumpukan kekayaan. Sistem ekonomi ini disebut juga Ekonomi Islam, yang menekankan empat sifat, antara lain    :
1.      Kesatuan
2.      Keseimbangan
3.      Kebebasan
4.      Tanggung Jawab
Karena sistem Ekonomi Syariah menganut hukum-hukum Islam, maka sistem ekonomi ini merupakan sistem ekonomi yang paling baik. Contohnya, dengan adanya larangan penumpukan kekayaan, maka kesejahteraan rakyat harusnya sudah bisa merata. Apalagi, karena ini sesuai dengan hukum-hukum yang tertulis di dalam Al Qur’an, maka sistem ekonomi ini tidak akan merugikan.
Seharusnya sistem ekonomi ini diberlakukan di Indonesia,untuk mengatasi kesenjangan perekonomian dan juga menyelesaikan masalah kemiskinan dan pengangguran. Jika kesejahteraan rakyat merata, maka masyarakat akan menyimpan sebagian penghasilannya di dalam bank. Bank akan memberikan pinjaman modal kepada pengangguran untuk membuka lapangan usaha sendiri. Dengan demikian, angka pengangguran dan kemiskinan dapat ditekan sampai kurang dari 4%. Hal ini tentu merupakan suatu kemajuan bagi pembangunan nasional di Indonesia.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
            Kesimpulan dari karya tulis ilmiah ini adalah, bahwa perekonomian Indonesia berada di tahap bawah dan masih perlu ditingkatkan lagi. Masalah kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan perekonomian yang terjadi di Indonesia sebaiknya segera diatasi. Penggunaan sistem Ekonomi Syariah juga mungkin dapat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia berkembang.
3.2 Penutup
            Demikian karya tulis ini saya buat, tentunya tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun akan sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan tulisan ini.

Contoh Karya tulis Ilmiah 2

Berikut dibawah ini adalah contoh teks karya ilmiah sederhana tentang pengaruh media sosial terhadap generasi muda di era modern.
KATA PENGANTAR
Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penyusun mampu menyelesaikan tugas karya tulis ilmiah ini guna memenuhi tugas mata kuliah bahasa Indonesia.
Dengan segala ketulusan dan kerendahan hati, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan memberi dorongan serta dukunganya kepada kami, baik secara material maupun spiritual sehingga terselesaikannya karya tulis ilmiah ini.
Semoga karya tulis ilmiah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para mahasiswa Universitas Pakuan. Saya sadar bahwa karya tulis ilmiah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu, kepada dosen pembimbing kami meminta masukannya demi perbaikan pembuatan karya tulis ilmiah saaya di masa yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
Bandung, 5 Maret 2018
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang Masalah
1.2       Identifikasi Masalah
1.3    Rumusan Masalah
1.4      Tujuan Penelitian
BAB II LANDASAN TEORI
2.1  Pengertian media sosial
2.2 Manfaat Media Sosial
2.3 Sejarah Media Sosial
2.4 Pengertian generasi muda
BAB III METODE PENELITIAN
3.1      Jenis Penelitian
3.2       Subyek Penelitian
3.3      Populasi dan Sampel
3.4      Metode Pengumpulan Data
BAB IV PEMBAHASAN
4.1  Penelitian
4.2  Dampak positif dan negatif sosial media
4.3  Cara untuk meminimalisir dampak negatif dari media sosial
4.4  Cara memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang Masalah
Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Di tangan kaum mudalah nasib kedepannya sebuah bangsa di pertaruhkan, apabila kaum muda memilki tekad dan semangat serta keinginan yang kuat untuk memajukan bangsa maka dapat di pastikan bangsa tersebut akan menjadi bangsa yang hebat yang memiliki sumber daya manusia yang berkuliatas. Tapi jika kaum muda
Dijaman serba maju ini teknologi yang semakin canggih memudahkan semua orang untuk memperoleh informasi yang mereka inginkan. Banyak situs jejaring sosial yang semakin popular dan menjamur saat ini. Seperti facebook, twitter, BBM, whatsApp, line, path dan sebagainya. Para pengguna tersebut berpikir untuk memanfaatkannya tidak hanya untuk mengunggah foto, memperbarui status dan lainnya. Tetapi orang yang ingin mencari untung dari situs jejaring sosial berusaha membuat website bisnis secara online, pendidikan hingga kriminalitas. situs jejaring sosial juga merambat di kalangan remaja. Seperti yang diketahui, situs jejaring sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan remaja zaman sekarang, karena dianggap menarik dan menyenangkan bagi mereka . Sering kali, mereka menggunakan media sosial untuk menumpang popularitas agar tidak dianggap ketinggalan zaman oleh teman-temannya.
1.2 Identifikasi Masalah
1. Pengertian media sosial
2. Manfaat media sosial bagi generasi muda
3. Dampak positif dari media sosial
4. Dampak negatif dari media sosial
5. Upaya untuk mencegah  dampak negatif dari media sosial
6. Cara untuk meminimalisir dampak negatif dari media sosial
1.3 Rumusan Masalah
1. Apa pengertian media sosial?
2. Apa manfaat media sosial bagi generasi muda?
3. Sebutkan dampak positif dari media sosial?
4. Sebutkan dampak negatif dari media sosial?
5. Sebutkan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mencegah dampak negatif dari media sosial?
6. Bagaimana cara meminimalisir dampak negatif dari media sosial?
7. Bagaimana cara memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar?
1.4      Tujuan Penelitian
Tujuan umum dari penelitian ini adalah :
1. mengetahui pengertian media sosial
2. mengetahui manfaat dari media sosial
3. mengetahui dampak positif dari media sosial
4. mengetahui dampak negatif dari media sosial
5. mengetahui beberapa upaya pencegahan dampak negatif dari media sosial
6. mengetahui beberapa cara meninimalisir dampak negatif dari media sosial
7. mengetahui cara memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1  Pengertian media sosial
Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”.
Jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan Twitter. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.
2.2 Manfaat Media Sosial
Manfaat media sosial bagi generasi muda yaitu sebagai berikut:
Mengisi waktu luang
Menambah wawasan yang luas
Tempat pembelajaran online
Sebagai sarana hiburan
Sebagai sarana berkomunikasi
Mendapatkan berbagai informasi terbaru
Sebagai sarana diskusi dengan jangkauan yang luas
Media untuk bertukar informasi
Mempererat pertemanan dengan teman satu sekolah, atau teman kuliah
Menjalin silaturahmi yang sudah lama putus dengan teman lama atau kerabat lama
Mendapat informasi lebih cepat, murah dan mudah
Dapat di jadikan sebagai suatu wadah untuk berwira usaha yang praktis tanpa menyita banyak waktu
2.3 Sejarah Media Sosial
Sosial media mengalami perkembangan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun, Jika pada tahun 2002 Friendster merajai sosial media karena hanya Friendster yang mendominasi sosial media di era tersebut, kini telah banyak bermunculan sosial media dengan keunikan dan karakteristik masing-masing.
Sejarah sosial media diawali pada era 70-an, yaitu ditemukannya sistem papan buletin yang memungkinkan untuk dapat berhubungan dengan orang lain menggunakan surat elektronik ataupun mengunggah dan mengunduh perangkat lunak, semua ini dilakukan masih dengan menggunakan saluran telepon yang terhubung dengaan modem.
Pada tahun 1995 lahirlah situs GeoCities, GeoCities melayani web hosting (layanan penyewaan penyimpanan data-data website agar website dapat diakses dari manapun). GeoCities merupakan tonggak awal berdirnya website-website.
Pada tahun 1997 sampai tahun 1999 munculah sosial media pertama yaitu Sixdegree.com dan Classmates.com. Tak hanya itu, di tahun tersebut muncul juga situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. situs ini menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat hal tentang apapun. 
Pada tahun 2002 Friendster menjadi sosial media yang sangat booming dan kehadirannya sempat menjadi fenomenal. Setelah itu pada tahun 2003 sampai saat ini bermunculan berbagai sosial media dengan berbagai karakter dan kelebihan masing-masing, seperti LinkedIn, MySpace, Facebook, Twitter, Wiser, Google+ dan lain sebagainya.
Sosial Media juga kini menjadi sarana atau aktivitas digital marketing, seperti Social Media Maintenance, Social Media Endorsement dan Social Media Activation. Oleh karena itu, Sosial Media kini menjadi salah satu servis yang ditawarkan oleh Digital Agency.
2.4 Pengertian generasi muda
Generasi Muda adalah generasi penerus dari generasi terdahulu. Anggapan itu merupakan beban moral yang ditanggung bagi pemuda untuk memenuhi tanggung jawab yang diberikan generasi tua. Selain memikul beban tersebut pemuda juga dihadapkan persoalan-persoalan diantaranya kenakalan remaja, ketidak patuhan pada orang tua/guru, kecanduan narkotika, frustasi, masa depan suram, keterbatasan lapangan kerja dan masalah lainnya. Seringkali pemuda dibenturkan dengan “nilai” yang telah ada jika mereka berkelakuan di luar nilai tersebut.
Proses kehidupan yang dialami oleh para pemuda Indonesia tiap hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengauh yang besar pula dalam membina sikap untuk dapat hidup di masyarakat. Proses demikian itu bisa disebut dengan istilah sosialisasi, proses sosialisasi itu berlangsung sejak anak ada di dunia dan terus akan berproses hingga mencapai titik kulminasi.

BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian yang berupa observasi yang bertujuan memperoleh gambaran nyata dari suatu fenomena yang ada pada remaja, yaitu pengaruh sosial media terhadap generasi muda.
3.2 Subyek Penelitian
Penilitian ini mengambil tempat di kampus pakuan. Oleh karena itu, subyek dalam penelitian ini adalah remaja Universitas Pakuan.
3.3 Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah kelas 2C yang berjumlah 32 orang di Universitas Pakuan , sedangkan sampel yang diambil sebanyak 10 orang kelas 2C.
3.4 Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang saya lakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Metode observasi, yaitu dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktivitas remaja di lapangan
2. Metode wawancara, yaitu dilakukan dengan cara mengadakan wawancara secara langsung kepada para responden dan informan yang telah dilakukan
3. Metode studi pustaka, yaitu berupa kajian literature yang sesuai dengan penelitian, baik berupa buku maupun dari sumber internet.
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1  Penelitian
Dari hasil penelitian media sosial yang sering digunakan oleh para remaja saat ini yaitu BBM. BBM merupakan jejaring sosial dimana pengikut terbanyak di kalangan remaja. BBM adalah BlackBerry Messenger. Dimana BBM merupakan aplikasi instant yang dapat digunakan oleh pengguna BlackBerry yang dirancang khusus untuk dapat berkomunikasi ataupun berkirim pesan/file ke sesama pengguna BlackBerry. BlackBerry Messenger dapat menampilkan kontak masing-masing pengguna dengan cara memasukkan PIN (Personal Identification Number) dari pengguna lain. Dimana setiap BlackBerry yang ada masing-masingnya memiliki PIN yang berbeda-beda sebagai ID dari pengguna BlackBerry tersebut. Uniknya, selain dapat berkomunikasi dengan chat ke sesama pengguna BlackBerry, BBM juga memiliki feature status. Dimana setiap pengguna dapat memberikan informasi mengenai keadaan atau informasi yang ingin disampaikan bersamaan dengan daftar kontak yang dimilikinya. Dan pastinya, pengguna dapat memperbaharui status dimanapun serta kapanpun hanya dengan cara mengisi kolom status yang tertera pada profil.
sebuah kajian tahun 2009 yang dilakukan oleh Harris Interactive and Teenage Reasearh Unlimited mengemukakan bahwa anak muda berusia 13-24 tahun menghabiskan lebih banyak menghabiskan waktu online setiap minggu di bandingkan menonton televisi, rata-rata 17 banding 14 jam.” Ini menandakan bahwa mereka lebih sering online daripada mendengarkan pelajaran yang diterangkan guru mereka. Oleh karena itu,  media sosial dengan remaja merupakan suatu hubungan yang tak dapat di pisahkan, padahal akhir-akhir ini banyak kejadian-kejadian yang penyebabnya juga karena media sosial. Hal seperti ini harus segera dicari jalan keluar yang terbaik agar para remaja tidak telalu larut dalam kemajuan teknologi yang ada. Sehingga para remaja nantinya bisa memilah dengan baik antara waktu belajar mereka dengan waktu online sehingga mereka tidak menyesal dikemudian hari.
4.2  Dampak positif dan negatif sosial media
Jejaring sosial media juga ada dampak positif dan dampak negatif yang sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Pertama kita akan mengawalinya dengan dampak negatif dari sosial media terlebih dahulu.
a. Dampak Positif
1. Sebagai media penyebaran informasi
Informasi yang up to date sangat mudah menyebar melalui situs jejaring sosial. Hanya dalam tempo beberapa menit setelah kejadian, kita telah bisa menikmati informasi tersebut. Ini sangatlah bermanfaat bagi kita sebagai manusia yang hidup di era digital seperti sekarang ini. Cakrawala dunia serasa berada dalam sentuhan jari kita.
2. Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial
Mengasah keterampilan teknis dan sosial merupakan kebutuhan yang wajib dipenuhi agar bisa bertahan hidup dan berada dalam neraca persaingan diera modern seperti sekarang ini. Hal ini sangatlah penting, tidak ada batasan usia, semua orang butuh untuk berkembang.
3. Memperluas jaringan pertemanan
Dengan menggunakan jejaring sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang belum kita kenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia. Kelebihan ini bisa kita manfaatkan untuk menambah wawasan, bertukar pikiran, saling mengenal budaya dan ciri khas daerah masing-masing, dll. Hal ini dapat pula mengasah kemampuan berbahasa seseorang. Misalnya, belajar bahasa inggris dengan memanfaatkan fasilitas call atau video call yang disediakan di situs jejaring sosial.
Semenjak situs jejaring sosial seperti yang disebutkan diatas sangat menyedot perhatian publik. Sebagian besar menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengunjungi situs tersebut. Oleh karena itu diperlukan cara untuk mengatasi kecanduan jaringan sosial ini seperti dengan membatasi waktu penggunaan internet, terutama situs jaringan sosial. Kita juga perlu belajar menggunakan jaringan internet secara bijak sehingga kita tidak menjadi orang yang mencandu akan jejaring sosial. Sebaiknya para pengguna situs jejaring sosial ini tidak harus berhenti total untuk tidak menikmati situs tersebut, namun lebih bijak kalau secara perlahan untuk menguranginya yaitu dengan mengurangi jam bermain Facebook, Twitter, dan lain – lain.
b. Dampak Negatif
1. Kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental.
2. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.
3. Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.
4. Media elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. Maksudnya adalah seseorang akan mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari-nya menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting, menjadi semakin meningkat setiap harinya.
5. Kejahatan dunia maya (cyber crime). Seiring berkembangnya teknologi,  berkembang pula kejahatan. Didunia internet, kejahatan dikenal dengan nama cyber crime. Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Diantaranya, carding, hacking, cracking, phising, dan spamming.
6.   Membuat waktu terbuang dengan sia-sia
Sudah beberapa  waktu saya mengamati perilaku pengguna jejaring sosial dengan berinteraksi secara intensif dengan beberapa users. Satu pertanyaan yang sering hinggap di benak saya adalah bagaimana user tersebut bisa online terus padahal secara teori mereka seharusnya sedang bekerja, istirahat tidur malam hari, ataupun sedang beribadah. Tidak jarang interaksi saya lakukan dengan mereka yang sudah bekeluarga sehingga tidak jarang saya berpikir bagaimana mereka mengatur interaksi dengan keluarga mereka kalau setiap saat waktunya dihabiskan dengan melototi layar komputer dan keyboard smartphonenya. Saya mengakui jika sebagian orang memang memanfaatkan jejaring sosial sebagai media berbisnis dan mencari referensi. Tapi ada juga yang menggunakan jejaring sosial untuk sekedar chatting dengan teman di facebook atau tweeter yang bila terlalu asyik akan menjadi lupa diri dan tidak tau waktu.
4.3  Cara untuk meminimalisir dampak negatif dari media sosial
Untuk meminimalisir dampak negatif dari media sosial perlu dilakukan langkah yang lebih intensif dari mulai keluarga, institusi pendidikan, pemerintah dan juga penyedia dan penyelenggara jaringan internet itu sendiri.
Dari sisi keluarga hendaknya setiap orang tua selalu mempunyai pengetahuan yang cukup tentang internet dan mereka bisa mengajarkan kepada anak-anak mereka mengenai dampak-dampak negatif dari internet. Disamping itu mereka juga harus melakukan kontrol tentang anak-anak mereka terutama dalam hal mengakses web site apa saja di internet dan juga dengan siapa saja mereka berteman didunia maya. Orang tua pun harus aktif mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan.
Dari sisi institusi pendidikan hendaknya bisa mengajarkan cara menggunakan internet sehat kepada siswa mereka. Sehingga siswa sebelum menggunakan internet dan mengakses media sosial telah dibekali dengan pengetahuan yang memadai untuk menangkal pengaruh negatif yang kemungkinan muncul. Dan juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan sisi kebersamaan seperti kegiatan pramuka.
Dari sisi pemerintah hendaknya bisa menjadi juri untuk konten dan informasi yang beredar di media sosial. Hal-hal positif yang telah dicoba dilakukan oleh pemerintah adalah memblokir akses ke situs-situs porno yang bisa merusak moral bangsa indonesia.
Dari sisi penyedia layanan telekomunikasi pun harus aktif membantu pemerintah untuk melakukan pemblokiran terhadap akses konten yang bisa merusak moral masyarakat terutama generisa muda.
4.4  Cara memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar
1.  Jangan terlalu mengumbar kehidupan pribadi.Tersedianya kolom untuk men-share apa yang ingin tulis bukan berarti semua harus di umbar dalam media sosial apalagi sesuatu yang sensitif dan snagat pribadi. Semisal mengenenai keuangan, hubungan percintaan, tentang kehidupan keluarga, atau tentang kejengkelan dengan seseorang. Sebaiknya jangan lakukan hal ini simpan untuk konsumsi pribadi jangan di publish untuk berita publik.
2.   Tidak berbicara dan membagi konten yang memiliki unsur SARA dan PornografiHindari berbicara ataupun menuliskan kalimat bercandaan yang memiliki unsur SARA ( Suku, Agama dan Ras ) serta pornografi. Karena selain bisa menyinggung pihak lain juga bisa menimbulkan salah persepsi dan membawa dampak yang buruk. Tidak semua pengguna sosial media mengerti akan konsep ini, karena itu mulailah dari diri kita untuk tidak berbicara dan membagi konten yang mengandung unsur diatas.
3.   Hindari untuk mengupdate status yang berhubungan dengan privasi seperti sedang dirumah sendiri atau mengambil uang di Bank.Update seperti ini bisa membahayakan diri sendiri. Bila ada orang berniat jahat, dia bisa mendatangi rumah kita ataupun mendatangi tempat kita berada.
4.   Pergunakan bahasa yang tepat dengan siapa kita berinteraksi.Perlu kiranya kita memahami dengan siapa kita berinteraksi. Ingat, tidak semua orang senang bahasa gaul ataupun bahasa yang terlalu sopan. Salah satu cara sederhana untuk mengetahui bahasa yang yang dicocok dengan orang lain adalah dengan cara membaya gaya bahasa yang dipergunakan saat berkirim pesan menulis status ataupun merespon status orang lain.
5.  Hargai privasi atau rahasia-rahasia orang lain dengan tidak mengumbarnya di  media sosial, sekalipun dengan tujuan bergurau atau bercanda
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Adanya media sosial  telah mempengaruhi pola kehidupan dalam masyarakat. Mulai dari efek ketergantungan pengguna terhadap media sosial hingga pengaruh kehidupan sosial di lingkungan masyarakat. Media sosial begitu populer karena kemudahan-kemudahan yang ditawarkan dimana hal tersebut tidak dapat diperoleh melalui media tradisional.
Dengan semakin populernya media sosial di kehidupan masyarakat, maka muncullah perusahaan-perusahaan di bidang pengembangan media sosial sebagai peluang bisnis yang baru. Selain perusahaan di bidang teknologi informasi, perusahaan-perusahaan lainnya juga dapat memanfaatkan media sosial sebagai pengganti media tradisional untuk menjalankan bisnisnya.
Perkembangan suatu teknologi baru tentunya memiliki dampak positif serta dampak negatifnya. 
Dampak positif dari media sosial adalah memudahkan kita untuk memperoleh informasi secara cepat, berinteraksi dengan banyak orang, memperluas pergaulan dan lebih mudah mengekspresikan diri dimana semua ini dapat dilakukan tanpa batasan jarak dan waktu dengan biaya yang terjangkau.
Dampak negatif dari media sosial terutama disebabkan oleh munculnya sifat ketergantungan pengguna terhadap media sosial serta tidak terbatasnya kebebasan untuk berinteraksi di media sosial. Dengan mengetahui semua penyebab dampak negatif media sosial, maka kita dapat lebih waspada dan menghindari penyebab-penyebab dampak negatif tersebut.
5.2 Saran
Media sosial telah menjadi sebuah kebutuhan baru dalam kehidupan manusia di zaman sekarang. Dengan demikian, penulis berharap semoga masyarakat mampu memanfaatkan keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh melalui media sosial serta menghindari dampak-dampak negatif dari media sosial. Sesungguhnya masih banyak lagi keuntungan-keuntungan yang bisa kita peroleh dan manfaatkan dari media sosial. Untuk itulah, masyarakat harus mampu berpikir lebih kreatif dan terbuka untuk mengeksploitasi kelebihan-kelebihan dari media sosial.
DAFTAR PUSTAKA

11 CONTOH TEKS KATA PENGANTAR SINGKAT (untuk pengantar proposal, makalah, laporan praktikum, laporan pkl, buku, karya ilmiah dan skripsi)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia ataupun karya tulis ilmiah yaitu tentang contoh cara membuat teks kata pengantar singkat untuk pengantar proposal, makalah, laporan praktikum, laporan pkl, buku, karya ilmiah dan skripsi yang baik dan benar, semoga dapat membantu.

Contoh Kata Pengantar

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia ataupun karya tulis ilmiah yaitu tentang contoh cara membuat teks kata pengantar singkat untuk pengantar proposal, makalah, laporan praktikum, laporan pkl, buku, karya ilmiah dan skripsi yang baik dan benar, semoga dapat membantu.
Berikut ini adalah contoh cara membuat teks kata pengantar singkat untuk pengantar proposal, makalah, laporan praktikum, laporan pkl, buku, karya ilmiah dan skripsi yang baik dan benar.

Contoh 1

Contoh pertama yaitu contoh teks kata pengantar pendek untuk pengantar proposal
Kata Pengantar

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat serta anugerah-Nya lah penulis dapat menyusun dan meyelesaikan skripsi yang berjudul … ini.

Penyusunan skripsi ini dilaksanakan untuk memenuhi salah satu daripada syarat kelulusan dalam jenjang pendidikan perkuliahan Strata I Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkenan membantu pada tahap penyusunan hingga selesainya skripsi ini, khususnya kepada:

    1. Bapak Fendri Lukmanto M.Psi selaku pembimbing I
    2. Bapak Brahmastyo Deika M.Psi selaku pembimbing II
    3. Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Yogyakarta, yang telah sudi untuk dijadikan obyek penelitian
    4. Komunitas Dompet Duafa Yogyakarta, yang telah sudi untuk dijadikan obyek penelitian
    5. Kedua orangtua yang tak henti-hentinya memberikan ketulusan doanya agar proses belajar bisa berjalan dengan lancar
    Dan semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu-persatu dalam kontribusinya membantu proses penyusuna skripsi ini

Penulis sadar bahwa skripsi ini tentunya tidak lepas dari banyaknya kekurangan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas dari bahan penelitian yang dipaparkan. Semua ini murni didasari oleh keterbatasan yang dimiliki penulis.

Oleh sebab itu, penulis membutuhkan kritik dan saran kepada segenap pembaca yang bersifat membangun untuk lebih meningkatkan kualitas dikemudian hari.

Contoh 2

Contoh ke2 yaitu contoh teks kata pengantar singkat dan pendek untuk makalah
    Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

    Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

    Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

                                                                                          Jakarta, Desember 2017

                                                                                                      Penyusun

Contoh 3

Contoh Kata pengantar untuk laporan praktikum biologi singkat
Alhamdulillahirobbilalamin, kami sampaikan atas nikmat yang Allah berikan kepada kami. Segala pujia kami panjatkan untuk Allah SWT. Atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya.

Yas, salam sejahtera, kami persembahkan kepada alam semesta dan seisinya. Kepada Sang Pemberi Nikmat tiada tara, Sang Kreator Dunia, Allah dan Rasul-Nya.

Atas segala karunia Allah,Sehingga kami dari kelompok psehingga kami dapat melaksanakan sebuah praktikum Biologi dan menyelesaikannya dengan baik meski jauh dari kata sempurna.

Laporan ini telah kami susun sesuai hasil praktikum selama 3 hari di laboratorium Fisiologi dan Biokimia Ternak. Hal ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Biologi.

Dengan selesainya laporan resmi praktikum ini, maka kami tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan laporan praktikum Kimia ini.  Khususnya kepada :

    1. Kepada Bapak Ahmadi, S.Bio, MT, selaku dosen pengampu mata kuliah Biologi.
    2. Kepada Ibu Fia Rosyita, S.Si, ketua laboratorium Fisiologi dan Biokimia Ternak yang berkenan meminjamkan tempat selama praktikum.
    3. Kepada para asisten laboratorium Biologi yang selalu sabar dan perhatian menghadapi kelompok kami selama praktikum.
    4. Seluruh teman-teman kelas yang berkenan saling membantu menyelesikan laporan praktikum Biologi.

Demikian laporan praktikum ini kami buat. Disadari atau tidak, mungkin dalam penulisan laporan praktikum ini masih sangat jauh dari kata sempurna. Kami mohon maaf apabila masih ada banyak kekurangan.

Semoga laporan praktikum Biologi yang telah kami susun berdasarkan hasil penelitian selama 3 hari ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Khususnya juga bermanfaat bagi kami selaku kelompok 01.

Bandung, 10 Desember  2017

Penyusun,

Kelompok 01

Contoh 4

Contoh teks kata pengantar singkat untuk laporan pkl SMK
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya yang telah memberikan bayak kesempatan, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan PKL dengan baik.

Laporan ini disusun guna melengkapi salah satu persyarat dalam menyelesaikan PKL (Praktek Kerja Lapangan) bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Bidang Keahlian Administrasi Perkantoran dan Tata Niaga pada Dunia Usaha, Dunia Industri dalam meningkatkan peran serta mahasiswa.

Dalam penyusunan laporan ini, kami menyadari sepenuhnya bahwa selesainya laporan PKL ini tidak terlepas dari dukungan, semangat, serta bimbingan dari berbagai pihak, baik bersifat moril maupun materil, oleh karena-Nya, kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih antara lain kepada :

    1. Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd, sebagai Dekan Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan, yang memfasilitasi dengan kebijan-kebijakan-Nya.
    2. Dr. Hj. Sri Astuti, M.Pd, selaku Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi, bdiang keahlian Administrasi Perkantoran dan Tata Niaga yang memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan program studi dan mahasiswa khususnya.
    3. Dr. H. Syuaiban Muhammad M.Si, selaku Dosen Pembimbing PKL, atas bimbingan dan arahan-Nya mulai proses PKL hingga tersusunnya laporan ini.
    4. Rika Retnawati, SE., MM, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BAN-PAUD & PNF yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan PKL.
    5. Drs. Didi Pujohadi, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ujian Nasional (UN) yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan PKL. 6.
    6. Semua pihak yang tidak tersebutkan nama-Nya satu persatu.

Penyusunan Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini disusun dengan sebaik-baiknya, namun masih terdapat kekurangan didalam penyusunan laporan PKL ini, oleh karena itu saran dan kritik yang sifatnya membangun dari semua pihak sangat diharapkan, tidak lupa harapan kami semoa laporan Praktek Kerja Lapangan ini dapat bermanfaat bagi pembaca serta dapat menambah ilmu pengetahuan bagi kami.

Jakarta, 30 September 2017

Tim Penyusun

Contoh 5

Yang ke5 yaitu contoh teks kata pengantar pendek untuk buku
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunianya sehingga Buku Panduan Penulisan Thesis Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universaitas Andalas tahun 2010telah dapat diselesaikan. Buku panduan ini merupakan penyempurnaan dari edisi sebelumnya, sebagai pedoman bagi mahasiswa Program Studi MM FE UNAND dalam penulisan thesis serta memberikan petunjuk praktis agar mahasiswa mendapatkan gambaran secara jelas dalam menyelesaikan penulisan tersebut.

Terimakasih disampaikan kepada Prof.Dr.Eddy R. Rasyid (periode 2000-2005) dan Prof.Dr. Herry, SE,MBA (periode 2005-2010) selaku Ketua Program Studi MM FEUA besertasekretaris dan staf. Terimakasih juga disampaikan kepada Dr. Ratni Prima Lita, SE,MM atas kontribusi dalam penyempurnaanbuku ini. Terimakasih kepada Fajri Muharja,SE,MSi,Fajri Adrianto,SE,MBus, Irwan,SE, Sari Dewi Hidayani,SE, Vivi Irawati,Skom,Mkom, Lusi A.Ariyanti,SP yang telah berkontribusi dalam editing serta seluruh staf MM FEUA dan semua pihak yang telah ikut membantu dalam penyelesaian buku ini.

Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam buku ini untuk itu kritik dan saran terhadap penyempurnaan buku ini sangat diharapkan. Semoga buku ini dapat memberi maanfaat bagi mahasiswa MM FEUA khususnya dan bagi semua pihak yang membutuhkan.

Padang, 28 November 2017

Ketua

Dr. Rahmi Fahmy,SE,MBA 

Contoh 6

Contok kata pengantar karya ilmiah
 
Kata Pengantar
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas semua limpahan nikmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Dampak Kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN terhadap Daya Saing UKM di Indonesia” dengan baik.
Adapun maksud dan tujuan kami untuk menyusun karya tulis ini, yaitu dalam rangka memenuhi tugas pelajaran Bahasa Indonesia.

Tidak lupa, penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Sulfa Fariana S.pd selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dengan sabar membantu kami. Serta kepada semua pihak yang telah mendukung dalam proses terciptanya karya tulis ini.

Kami menyadari masih banyak terdapat kekurangan yang ditemukan dalam karya tulis ini. Oleh sebab itu, kami mengharapkan masukan-masukan dan kritik yang membangun sebagai bahan evaluasi guna memperbaiki karya tulis ini.

Surabaya, Desember 2017

Penyusun

Contoh 7

Terakhir adalah contoh kata pengantar skripsi singkat dan pendek
Kata Pengantar
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat serta anugerah-Nya lah penulis dapat menyusun dan meyelesaikan skripsi yang berjudul … ini.

Penyusunan skripsi ini dilaksanakan untuk memenuhi salah satu daripada syarat kelulusan dalam jenjang pendidikan perkuliahan Strata I Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkenan membantu pada tahap penyusunan hingga selesainya skripsi ini, khususnya kepada:

    Bapak Fendri Lukmanto M.Psi selaku pembimbing I
    Bapak Brahmastyo Deika M.Psi selaku pembimbing II
    Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Yogyakarta, yang telah sudi untuk dijadikan obyek penelitian
    Komunitas Dompet Duafa Yogyakarta, yang telah sudi untuk dijadikan obyek penelitian
    Kedua orangtua yang tak henti-hentinya memberikan ketulusan doanya agar proses belajar bisa berjalan dengan lancar
    Dan semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu-persatu dalam kontribusinya membantu proses penyusuna skripsi ini

Penulis sadar bahwa skripsi ini tentunya tidak lepas dari banyaknya kekurangan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas dari bahan penelitian yang dipaparkan. Semua ini murni didasari oleh keterbatasan yang dimiliki penulis.

Oleh sebab itu, penulis membutuhkan kritik dan saran kepada segenap pembaca yang bersifat membangun untuk lebih meningkatkan kualitas dikemudian hari.

Terakhir, harapan penulis semoga skripsi ini dapat memberi manfaat kepada semua pembaca, khususnya di Bidang Psikologi Industri dan Organisasi.

Yogyakarta, April 2017

Penulis