Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran teknologi rekayasa jaringan atau IT tingkat SMA/SMK kelas 10 semester 1 kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang sistem operasi / operating system, adapun disini kita akan bahas mengenai rangkuman materi sistem operasi mulai dari pengertian secara umum, menurut para ahli, fungsi OS, pengertian BIOS dan DOS, jenis jenis sistem operasi dan contohnya, contoh soal. Semoga dapat membantu
Sistem Operasi
Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi termasuk dalam kelompok system software yaitu perangkat lunak yang berperan dalam menjalankan perangkat keras komputer dan sistem komputer secara keseluruhan.
Pengertian Sistem Operasi secara umum adalah perangkat lunak yang bertugas mengelola penggunaan sumberdaya dalam komputer dan menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk mengakses sumberdaya tersebut.
Berikut dibawah ini adalah pengertian operating system menurut para ahli antara lain:
Menurut JERRY FITH GERALD, Sistem Operasi adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatana atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
Menurut M. SUYANTO, Sistem operasi adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen software yang berfungsi untuk mengontrol seluruh kegiatan di dalam komputer.
Menurut ZAINAL ABIDIN, Sistem operasi adalah program utama dalam sebuah komputer
Menurut FERY INDAYUDHA, Sistem operasi adalah sebuah sistem yang diperlukan untuk dapat menjaankan semua palikasi program/software yang ada di komputer.
Fungsi Sistem Operasi
Fungsi-fungsi sebuah sistem operasi secara umum dapat dilihat pada gambar dibawah ini!
Sebagai Resource manager adalah pengelolaan sumber daya dan mengalokasikannya. Misalnya memori, cpu, disk drive dan perangkat lainnya.
Sebagai Coordinator, mengkoordinasi dan menyediakan fasilitas sehingga aktifitas yang kompleks dapat diatur dan proses secara berurutan.
Sebagai Guardian, menyediakan akses kontrol dengan tugas melindungi file dan mengawasi data dan program.
Sebagai Gate Keeper, berfungsi mengendalikan hak akses pengguna dalam mengendalikan yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa saja yang dilakukannya.
Optimizer ialah sebagai penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi dan penggunannya.
1. Antar muka pengguna (interface)
Fungsi ini merupakan fungsi yang paling mudah dikenali oleh pengguna karena melalui fungsi ini pengguna dapat berinteraksi dengan sistem operasi, perangkat keras maupun perangkat lunak yang lain. Sistem operasi pada dasarnya menunggu input atau instruksi dari pengguna dan kemudian menerjemahkan perintah-perintah tersebut dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer. Antar muka pengguna menjadi tempat bagi pengguna untuk menuliskan atau menyampaikan perintah tersebut.
2. Manajemen Memori
Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan instruksi/data yang akses datanya digunakan oleh CPU dan perangkat Masukan/Keluaran. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang yang bersifat volatile “tidak permanen” yaitu data akan hilang kalau komputer dimatikan.
Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen memori seperti:
- Menjaga track dari memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya.
- Memilih program yang akan di-load ke memori.
3. Manajemen File
File atau berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan, sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut. Umumnya file merepresentasikan program dan data. File dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarkis (direktori, volume, dll.). Sistem operasi mengimplementasikan konsep abstrak dari file dengan mengatur media penyimpanan massal, misalnya tapes dan disk.
Sistem operasi bertanggung jawab dalam aktivitas yang berhubungan dengan manajemen file :
- Pembuatan dan penghapusan file.
- Pembuatan dan penghapusan direktori.
- Mendukung manipulasi berkas dan direktori.
- Memetakan berkas ke secondary-storage.
- Mem-back-up berkas ke media penyimpanan yang tidak permanen (non-volatile).
4. Manajemen Proses
Proses adalah sebuah program yang sedang dieksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. Alokasi sumber daya tersebut dikelola oleh Sistem Operasi. Misalnya, penggunaan memori oleh CPU, file-file yang terbuka, dan penggunaan oleh perangkatperangkat input/output lain. Ketika proses tersebut berhenti dijalankan, sistem operasi akan mendapatkan kembali semua sumber daya yang bisa digunakan kembali.
Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen proses seperti:
- Membuat dan menghapus proses pengguna dan sistem proses.
- Menunda atau melanjutkan proses.
- Menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi proses.
- Menyediakan mekanisme untuk komunikasi proses.
- Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.
5. Manajemen sistem masukan dan keluaran (I / O)
Sistem ini sering disebut dengan device manager. Menyediakan device driver yang umum sehingga operasi Masukan/Keluaran dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup).
Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada perangkat keras, CD-ROM dan floppy disk.
Komponen Sistem Operasi untuk sistem Masukan/Keluaran:
- Penyangga: menampung sementara data dari/ke perangkat Masukan/Keluaran.
- Spooling: melakukan penjadwalan pemakaian Masukan/Keluaran sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.).
- Menyediakan driver: untuk dapat melakukan operasi rinci untuk perangkat keras Masukan/Keluaran tertentu.
BIOS
Pengertian BIOS adalah dari Basic Input/Output System. BIOS adalah kode-kode program yang pertama kali dijalankan ketika komputer dinyalakan (booting). Fungsi utama BIOS adalah untuk mengidentifikasi dan mengenali perangkat keras komputer. Biasanya BIOS akan tersimpan dalam ROM (Read Only Memory) yang ada pada motherboard suatu komputer.
Ketika komputer dinyalakan maka BIOS akan mencoba mengenali bagianbagian komputer berikut ini:
- clock generator.
- processors dan caches.
- chipset (memory controller and I/O controller).
- system memory.
- Semua perangkat PCI
- primary graphics controller
- Mass storage controllers (seperti SATA and IDE controllers)
- Various I/O controllers (such keyboard/mouse and USB).
Jenis Jenis / Contoh Sistem Operasi
Sistem operasi telah berkembang melalui jalan yang panjang. Dari yang paling sederhana sampai yang paling modern dewasa ini. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan terutama sehubungan dengan fungsi-fungsi yang dimilikinya. Pada bagian berikut ini akan dibahas beberapa sistem operasi yang banyak digunakan dan familiar bagi pengguna komputer.
Berikut dibawah ini adalah jenis jenis sistem operasi / operating system, antara lain:
1. DOS
DOS adalah singkatan dari Disk Operating System. DOS merujuk pada perangkat sistem operasi yang digunakan di banyak komputer yang menyediakan abstraksi dan pengelolaan perangkat penyimpan sekunder dan informasinya. Misalnya penggunaan sistem file yang mengelola file-file yang ada pada perangkat penyimpan. DOS biasanya dijalankan dari satu atau dua disc. Hal ini karena pada masa DOS digunakan media penyimpan masih sangat terbatas kemampuannya (paling besar mungkin hanya 1,4 Megabyte).
2. UNIX
UNIX adalah sistem operasi yang mula-mula dikembangkan oleh suatu kelompok di AT & T pada laboatorium Bell. Unix banyak digunakan baik untuk server maupun workstation. Linkungan Unix dan model program client-server menunjukkan bahwa Unix lebih dikembangkan sebaga sistem operasi yang kuat di jaringan komputer dari pada sistem operasi untuk computer personal.
3. Microsoft Windows
Micosoft Windows atau orang lebih sering menyebut Windows saja pada awalnya hanyalah add-on dari MS-DOS karena tingginya tuntutan pada sistem operasi yang berbasis GUI. Versi awal Windows berjalan di atas MS-DOS. Meski demikian Windows versi awal telah menunjukkan beberapa fungsi-fungsi yang umum dijumpai dalam sistem operasi, antara lain: memiliki tipe file executable tersendiri, memiliki driver perangkat keras sendiri, dan lain-lain.
4. Ale Mac OS
Apple Mac OS merupakan turunan dari UNIX melalui jalur BSD (Berkeley Software Distribution). Oleh karena itu kekuatan dalam multi-tasking, multi-user, networking yang ada pada UNIX juga dimiliki oleh Mac OS. Mac OS adalah sistem operasi berbasis GUI. Apple merupakan pelopor dalam penggunaan GUI pada sistem operasi. Penggunaan icon, mouse dan beberapa komponen GUI merupakan sumbangan yang luar biasa bagi perkembangan sistem operasi berbasis GUI.
5. Linux
Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux. Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.
6. Windows Mobile
Merupakan sistem operasi pada smartphone yang mengunakan versi mobile dari sistem operasi Windows. Windows Mobile pertama kali diluncurkan sebagai sistem operasi Windows Pocet PC, yang diluncurkan pada tahun 2000. Hingga kini, penggunaan Windows Mobile lebih dikenal dengan nama Windows Phone, yang sudah mencapat versi ke 10. Windows phone memiliki kelebihan, berupa sistem operasi yang sangat ringan, sehingga cocok diaplikasikan pada sebuah smartphone low end dengan spec yang minimalis. Namun demikian, dukungan aplikasi pada Windows Phone tidak sebanyak dukungan aplikasi pada Android ataupun Apple Software.
7. Palm
Palm adalah salah satu sistem operasi pada smartphone atau PDA Phone yang hanya booming sebentar saja. Saat ini Palm sudah sangat tidak populer, karena sudah kalah bersaing dengan sistem operasi lainnya. Palm dikembangkan oleh Palm, Inc. sebuah perusahaan telekomunikasi asal Amerika Serikat, yang mengembangkan smartphone Palm Treo 680.
8. Solaris
Sistem Operasi Solaris adalah sebuah Sistem Operasi yang berdasarkan UNIX system yang diperkenankan oleh Sun Microsystems pada tahun 1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal karena kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture), Solaris disertifikasi dalam Spesifikasi UNIX walaupun pada awal pengembangannya berdasarkan kepemilikan pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya sekarang ini merupakan Software OpenSource yang biasa dikenal dengan OpenSolaris. Open Solaris adalah OpenSource versi Sistem Operasi Sun Solaris, tetapi Sun Solaris terdiri dari lebih beberapa kode yang tidak hanya inti dari Sistem Operasi misalnya : Source untuk Installer, Desktop, Software.
9. IBM OS/2
Sistem Operasi IBM OS/2 ini dibuat secara bersama-sama oleh International Bussiness Machine Corporation dan Microsoft Corporation, untuk digunakan pada komputer IBM sebagai pengganti Sistem Operasi DOS. Kata OS/2 adalah singkatan dari Operating System/2, Sistem Operasi ini didesain agar dapat menggunakan kemampuan penuh dari Mikroprosessor Intel 80286 , termasuk diantaranya adalah Modus terproteksi (Protected Mode), mampu menjalankan tugas secara Simultan, serta mendukung Memori Virtual, dengan tetap mempertahankan kompatibilitas dengan banyak perangkat lunak MS-DOS yang beredar saat itu
10. Blackberry OS
Merupakan salah satu jenis sistem operasi yang sama seperti sistem operasi Apple, yaitu hanya identic dengan satu jenis smartphone saja. Sistem operasi ini pada awalnya dikembangkan untuk kepentingan bisnis, dengan produk unggulannya adalah Blackberry Messenger. Sistem operasi ini memungkinkan penggunaan smartphone dengan berbagai macam aplikasi dan juga utilitas yang mengarah kepada kepentingan bisnis
11. Symbian
Symbian adalah sistem operasi pada sebuah smartphone. Bisa dibilang Symbian merupakan jenis sistem operasi yang menjadi cikal bakal munculnya smartphone saat ini. Banyak digunakan pada perangkat nokia dan juga Sony Ericsson. Symbian dikembangkan oleh perusahaan teknologi yang bernama Symbian Ltd.
12. Android
Android adalah salah satu OS pada smartphone,tablet PC, dan juga mini PC yang banyak digunakan dan sangat populer hingga saat ini. Android merupakan sistem operasi versi ponsel dari Linux. Sama seperti Linux, sistem operasi Android ini mudah untuk dikembangkan, sehingga hal ini membuat banyak sekali developer yang mengembangkan sistem operasi dengan menambahkan interface tambahan pada sistem operasi android.Hampir semua device smartphone, PC tablet, dan juga mini PC menggunakan sistem operasi Android.
13. Chrome OS
Chrome OS adalah Sistem Operasi besutan Google yang ringan dan berbasis Linux dan standard web untuk personal computer PC. Google Chrome bekerja dengan metode Windowing atau switching (Multi-Tasking). Google Chrome OS menggunakan standard web HTML 5, yang merupakan pengembangan software di browser yang berbasis Sistem Operasi. Jika dilihat-lihat, Chrome OS ini merupakan gabungan dari Linux dan Windows Vista. Chrome OS dirilis pada pertengahan 2010.
Contoh Latihan Soal Sistem Operasi
Cobalah kalian isi soal dibawah ini!
- Sebutkan pengertian sistem operasi!
- Jelaskan fungsi-fungsi sistem operasi!
- Bagaimanakah tahapan-tahapan proses booting suatu computer?
- Jalankan system operasi Linux, kemudian bukalah jendela terminal terminal. Lakukan serangkaian perintah dengan menggunakan perintah ls, cd, find, cat, cp, mv, dan mkdir. Catatlah apa yang kalian temui ketika menjalankan perintah-perintah tersebut.
- Cobalah booting pada system operasi Linux, kemudian cermati jalannya proses booting dan bandingkan dengan proses booting pada Windows. Bagaimanakah menurut kalian perbedaannya?.