Rangkuman Geografi GUNUNG ; (Pengertian, Manfaat, Jenis-Jenis Gunung Api, Lipatan dan Patahan beserta Contohnya)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran tingkat SMA/SMK kelas X kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang gunung, adapun berikut ini adalah rangkuman / ringkasannya mulai dari pengertian gunung, manfaat gunung, jenis jenis gunung api, lipatan dan patahan beserta contohnya yang ada di indonesia, horst. Semoga dapat bermanfaat

Gunung

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran tingkat SMA/SMK kelas X kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang gunung, adapun berikut ini adalah rangkuman / ringkasannya mulai dari pengertian gunung, manfaat gunung, jenis jenis gunung api, lipatan dan patahan beserta contohnya yang ada di indonesia, horst.

Pengertian Gunung

Pengertian gunung adalah sebuah bentuk tanah yang menonjol di atas wilayah sekitarnya. Gunung juga bagian dari permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Gunung biasanya lebih tinggi dan curam dari sebuah bukit. Gunung terbentuk dari gerakan tektonik lempeng gerakan orogenik atau gerakan epeirogenik.
Beberapa otoritas mendefinisikan gunung dengan puncak lebih dari besaran tertentu. Contohnya, Encyclopædia Britannica membutuhkan ketinggian 2000 kaki (610 m) agar bisa didefinisikan sebagai gunung.

Manfaat Gunung

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang kita dapatkan dari adanya gunung :
  1. Sebagai sarana rekreasi atau objek wisata. Keindahan gunung dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata misalnya ketep pass yang berada di wilayah Magelang Jawa Tengah. Gunung bromo, Dll.
  2. Sebagai pengatur iklim dan penyimpanan air. fungsi gunung mengalirkan air ke daerah-daerah yang memiliki ketinggian yang lebih rendah.
  3. Sebagai sarana untuk bercocok tanam untuk warga, ini dikarenakan suhu udara di gunung atau pegunungan sangat cocok untuk bercocok tanam beberapa jenis sayur dan buah buahan yang tidak dapat tumbuh dengan baik dika di dataran rendah.
  4. Dapat menyuburkan tanah. Abu vulkanik yang dikeluarkan dari gunung berapi akan membuat tanah menjadi subur setelah mengalami proses betahun-tahun. Hal ini lah yang membuat lahan di sekitar gunung berapi menjadi sangat subur untuk ditanami berbagai jenis sayuran.
  5. Material gunung yang bermanfaat. Apabila gunung mengalami erupsi, maka material yang dikeluarkan oleh gunung berapi akan bermanfaat untuk dijual. Material letusan gunung api dalam waktu yang lama akan menyuburkan tanah, pasirnya dapat digunakan untuk bahan bangunan.
  6. Magma yang keluar dari dalam gunung berapi dapat menyebabkan terangkatnya barang material tambang ke muka bumi.

Jenis Jenis Gunung Beserta Contohnya

Secara umum, gunung terbagi menjadi 3 jenis, yaitu gunung api, gunung lipatan dan gunung patahan, berikut penjelasannya:

Gunung Api

Pengertian Gunung api adalah gunung yang terbentuk akibat material hasil erupsi menumpuk di sekitar pusat erupsi atau gunung yang terbentuk dari erupsi magma. Gunung api tidak dijumpai di semua tempat. Gunung api hanya terdapat pada tempat-tempat tertentu, yaitu pada jalur punggungan tengah samudera, pada jalur pertemuan dua buah lempeng kerak bumi, dan pada titik-titik panas di muka bumi tempat keluarnya magma, di benua maupun di samudera (hot spot).
Gunung berapi terbagi lagi menjadi 3 jenis yaitu berdasarkan aktivitasnya, bentuk dan proses terjadinya serta berdasarkan tipe letusannya, berikut penjelasannya:
Berikut dibawah ini adalah jenis jenis gunung api berdasarkan aktivitasnya:
  1. Gunung api aktif adalah gunung api yang masih bekerja dan mengeluarkan asap, gempa, dan letusan.
  2. Gunung api mati adalah gunung api yang tidak memiliki kegiatan erupsi sejak tahun 1600.
  3. Gunung api istirahat adalah gunung api yang meletus sewaktu-waktu, kemudian beristirahat. Contoh, Gunung Ceremai dan Gunung Kelud.
Berikut dibawah ini adalah jenis gunung berapi berdasarkan bentuk dan proses terjadinya:
  1. Gunung api Maar adalah gunung api yang berbentuk seperti danau kawah. Terjadi karena letusan besar yang kemudian membentuk lubang besar di bagian puncak. Bahan-bahan yang dikeluarkan berupa benda padat/effiata.
    Contohnya Gunung Lamongan di Jawa Timur.
  2. Gunung api kerucut atau srato adalah jenis gunung berapi yang paling banyak dijumpai. Berbentuk seperti kerucut dengan lapisan lava dan abu yang berlapis-lapis. Terjadi karena letusan dan lelehan batuan panas dan cair. Lelehan yang sering terjadi menyebabkan lereng gunung berlapis-lapis sehingga disebut strato. Sebagian besar gunung api di Indonesia masuk dalam kategori gunung api kerucut.
    Contohnya Gunung Merapi.
  3. Gunung api perisai atau tameng adalah gunung berapi yang berbentuk seperti perisai, terjadi karena lelehan yang keluar dengan tekanan rendah, sehingga nyaris tidak ada letusan dan membentuk lereng yang sangat landai dengan kemiringan 1 sampai 10 derajat.
    Contohnya antara lain adalah Gunung Maona Loa Hawaii di Amerika Serikat.

Berikut dibawah ini adalah jenis gunung api berdasarkan tipe letusannya :

  1. Hawaian, memiliki tipe letusan dengan pancuran lava ke udara mencapai ketinggian hingga 200m, mudah bergerak dan mengalir secara bebas.
  2. Merapi, jenis ini memiliki tipe letusan dengan ciri guguran lava pijar saat kubah lava runtuh.
  3. Strombolian, memiliki ciri letusan mencapai 500m dengan pijaran seperti kembang api.
  4. Volcanian, memiliki ciri letusan yang membentuk volcano dan disertai dengan awan panas yang padat.
  5. Pelean, gunung api dengan tipe letusan yang paling merusak karena magma yang meletus dari bagian lereng gunung yang lemah.
  6. St. Vincent, gunung api dengan tipe letusan yang disertai longsoran besar dan awan panas yang bisa menutupi area yang sangat luas.
  7. Sursteyan, gunung api dengan tipe letusan dengan vulkanian tetapi kekuatan letusannya lebih besar.
  8. Plinian, gunung api dengan tipe letusan eksplosif yang sangat kuat dengan ketinggian letusan yang mencapai lebih dari500 km.

Gunung Patahan

Apa yang dimaksud dengan pegunungan patahan? pengertian Pegunungan patahan adalah pegunungan dengan struktur geologi patahan/ sesar. Terjadinya struktur patahan itu dikarenakan adanya gerakan mendatar lempeng kerak bumi yang mengenai lapisan batuan yang tidak lentur, sehingga akan mengalami patah-patah.
Sebutkan jenis jenis gunung pataha!
berikut dibawah ini adalah jenis jenis gunung patahan, antara lain:
  • Patahan Normal dapat terjadi jika letak bagian yang terpatah di atas bidang patahan.
  • Patahan Rebah (Thrush Fault) adalah patahan yang terjadi turun ke bawah yang merupakan akibat lanjutan dari lipatan. Apabila tekanan dari salah satu sisi lebih kuat serta berlangsung terus menerus, maka struktur lipatan akan rebah dan porosnya terjadi pada bidang patahan.
  • Sesar geser adalah patahan yang bergeser secara horizontal yang searah dengan garis poros. Contohnya yaitu wilayah yang menjadi pusat gempa di California Amerika Serikat, dan sesar Opak yang merupakan pusat gempa di Yogya karta pada tanggal 27 Mei tahun 2006.
  • Horst adalah segmen atau bagian dari patahan yang menonjol ke atas, kemudian graben adalah segmen yang mengalami turun ke bawah.
Berikut dibawah ini adalah contoh gunung berapi / gunung api yang ada di indonesia, antara lain:
Patahan Semangko
Contoh patahan yang ada di Indonesia adalah Patahan Semangko yang membentang mulai dari Aceh hingga Semaka, Provinsi Lampung.
Patahan Lembang
Patahan Lembang. Patahan Lembang ini berada di wilayah Bandung.
Patahan Opak
Patahan Opak merupakan patahan yang berada di wilayah Yogyakarta.
Patahan Flores
Patahan Flores merupakan patahan yang ada di wilayah Flores, Provinsi Nusa Tenggara.

Gunung Lipatan

Pegunungan lipatan adalah yang disebabkan oleh terlipatnya lapisan (strata) sedimen yang besar karena tekanan dari dalam bumi. Akibat proses pelipatan ini, lebar lapisan sedimen menciut sedangkan tebalnya bertambah.
Lapisan sedimen yang terlipat itu disebut lipatan atas atau disebut juga antiklinal. Sedangkan lapisan sedimen yang terlipat ke bawah dinamakan lipatan bawah atau sinklinal. 
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran tingkat SMA/SMK kelas X kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang gunung, adapun berikut ini adalah rangkuman / ringkasannya mulai dari pengertian gunung, manfaat gunung, jenis jenis gunung api, lipatan dan patahan beserta contohnya yang ada di indonesia, horst.
Ada pegunungan yang disebabkan oleh pengangkatan kerak bumi. Pengangkatan kerak bumi ini khususnya sepanjang garis sesar/garis retakan. Oleh karena itu gunung ini disebut gunung bungkah atau horst.
Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran tingkat SMA/SMK kelas X kurikulum 2013 edisi revisi yaitu tentang gunung, adapun berikut ini adalah rangkuman / ringkasannya mulai dari pengertian gunung, manfaat gunung, jenis jenis gunung api, lipatan dan patahan beserta contohnya yang ada di indonesia, horst.
Berikut dibawah ini adalah salah satu contoh gunung lipatan yang ada di indonesia, antara lain;

Bukit Barisan
Bukit barisan yang membentang di Pulau Sumatera merupakan salah satu contoh dari lipatan. Bukit ini merupakan hasil bentukan dari aktivitas lempeng- lempeng yang ada di bawah permukaan Bumi, yakni lempeng tektonik yang bergerak.
Pegunungan Ijen
Pegunungan Ijen merupakan hasil dari aktivitas lempeng-lempeng bumi yang bergerak atif di bawah permukaan bumi.
Pegunungan Tengger
Pegunungan Tengger merupakan pegunungan yang berada di wilayah provinsi Jawa Timur. Pegunungan ini terbentuk karena adanya aktivitas dari lempeng bumi yang aktif.

Tinggalkan komentar